Beranda blog Halaman 127

Banyak Sapi “Hilang”, Kabupaten Blora Tolak Program Bantuan UPPO

0

“Karena banyak kandang UPPO yang kosong dan ketika petugas PPL meninjau sapi yang diperbantukan tidak ada, mungkin itu yang menjadi alasan dinas pangan tidak mau menerima bantuan sejenis untuk tahun ini,” ujar Agus Nugroho, Ketua Kelompok Tani Margo Rahayu di Kecamatan Jepon.

***

DITOLAKNYA bantuan program UPPO dari Kementerian Pertanian tahun ini oleh Dinas Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, menjadikan puluhan kelompok tani kecewa karena harus kehilangan kesempatan untuk produksi pupuk organik sendiri.
Seperti disampaikan Ketua Kelompok Tani Margo Rahayu, Agus Nugroho yang mengaku proposalnya sudah di ACC oleh Anggota DPR RI Komisi IV, Firman Subagyo selaku pemberi aspirasi. “Dinas pangan tidak memberikan rekomendasi, hingga harus mundur dalam waktu yang tidak jelas,” ujarnya, Senin (14/8) lalu.
Menurut Agus, program UPPO ini sifatnya hibah, jadi kalau ada sapi yang “hilang” itu sudah menjadi tanggung jawab kelompok tani.
Plt Kepala DP4 Kabupaten Blora, Ngaliman, SP, MMA ketika dikonfirmasi, Senin (14/8/2023) menegaskan, bahwa penolakan program UPPO tahun ini dikarenakan penyakit mulut dan kuku (PMK) masih menyerang ternak di Blora.
“Tahun ini kami fokus pemberantasan PMK melalui program vaksin,” ujarnya.
Mendampingi Plt Kepala DP4, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian dan Peternakan DP4, Lilik Setyawan, SP, MM menambahkan bahwa dalam program UPPO yang diterima oleh kelompok tani berupa uang tunai sebesar Rp 200 juta.
“Itu harus diwujudkan berupa kandang, rumah kompos, bak vermentasi, kendaraan roda tiga, dan 8 ekor sapi, serta alat pembuat pupuk organik,” paparnya.
Walaupun itu program hibah lanjut Lilik, dinas pangan sebagai tim teknis dalam pembinaan dan monitoring tetap akan dimintai tanggung jawab jika terjadi penyalahgunaan bantuan tersebut.
Pada Tahun 2022 Blora mendapat 14 bantuan program UPPO namun ketika petugas mengunjungi kandang ada sapi yang tinggal 1 atau 2 ekor saja. Alasan kelompok tani, sapinya berkurang karena mati terserang PMK.
“Untuk mengurangi risiko sapi yang hilang dengan alasan mati, tahun ini kami akan berantas PMK di Blora melalui program Vaksin,” tandasnya. (*)

Meriahkan Hari Olah Raga Nasional, KORMI Akan Gelar Senam bersama Bupati Blora

0

BLORA.-

Dalam rangka mangayubagya peringatan Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia sekaligus memeriahkan Hari Olahraga Nasional 2023, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora berencana akan menyelenggarakan Senam Bersama Bupati di Alun-alun Blora.
Dipimpin H. Subekti, ketua KORMI Blor yang mantan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Blora, agenda tersebut dibahas dalam rapat di ruang pertemuan kantor Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), Senin (21/8/2023).
Rapat dihadiri sebagian pengurus KORMI Kabupaten Blora, di antaranya H. Mahbub Junaidi, Kepala Bappeda Kabupaten Blora, H. Harsono seorang pengusaha, H.Umartono mantan Asisten II Setda Blora, Letkol Purnawirawan Sri Harjanto, Mulyono, Lilis, Pambayun dan Sugeng Saptono.
“Jadi ini agenda rapat evaluasi kegiatan dan rencana menyelenggarakan senam bersama Bupati dalam rangka mengayubagya HUT ke-78 RI dan memeriahkan Hari Olahraga Nasional besok Minggu 3 September 2023 di Alun-alun Blora,” kata H. Subekti, Ketua KORMI Blora.
Subekti menegaskan, sejak diberi amanah oleh Bupati untuk menjadi ketua Kormi hanya siap melaksanakan amanah tersebut tanpa berpikir lagi dana yang mendukung aktivitas karena mengandalkan kepedulian dari para anggota pengurus dan dukungan mitra kerja terkait.
Dijelaskannaya, berbagai event di tingkat provinsi diikuti seperti di Purwokerto,Solo dan kegiatan KORMI di Pekalongan. Untuk kegiatan di tingkat Kabupaten KORMI selalu aktif berpartisipasi diantaranya dalam memeriahkan hari jadi kota Blora dan HUT RI serta HUT KORMI Blora dengan melaksanakan kegiatan secara swadaya senam bersama yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan menghadirkan Bupati di Bendung Randu Gunting Japah Blora.
Disamping itu dalam berbagai pelaksanakan kegiatan KORMI juga mengikhtiarkan seragam kaos olahraga secara gratis dari berbagai sponsor agar bisa dinikmati para peserta senam dengan hati gembira.
Bahkan pengurus KORMI masih menyediakan aneka doorprize bagi para peserta dan membagikan paket sembako kepada kaum duafa.
Berkenaan dengan hal tersebut H. Subekti mengharapkan kepada para pengurus agar ikut nyengkuyung dan membatu secara ikhlas segala aktivitas KORMI yang selama ini selalu berorientasi untuk kesehatan dan kebugaran masyarakat, menciptakan hubungan harmonis bagi pecinta olahraga rekreasi dan melestarikan kekayaan budaya daerah yang bisa memberikan hiburan kepada masyarakat.

Dalam rapat itu, penasehat KORMI Blora, H. Bambang Sulistya menyampaikan beberapa pesan yang terkristalisasi dalam sebuah akronim DPR.
Artinya, (D)-Dukung model kepemimpinan KORMI ala H.Subekti yang selalu banyak mendengar, siap berkorban, suka kepyur dan langsung aksi nyata tanpa banyak janji dan argumentasi.
(P)-Prioritaskan dengan dana yang terbatas kepada berbagai kegiatan olahraga rekreasi yang diikuti oleh banyak orang dan memberikan dampak positif bagi kesehatan, kerukunan, kekeluargaan dan hiburan bagi masyarakat.
Sehingga peran pengurus Kormi menjadi kata kunci bagi berkembangnya olah raga rekreasi di Kabupaten Blora.
(R)-Rawat terus hubungan kerjasama yang harmonis dan saling menguntungkan dengan berbagai pihak terkait .Bangun komunikasi yang ramah lingkungan dan tumbuhkan sikap keterbukaan, rasa kekeluargaan serta miliki kepekaan kepada kaum yang belum beruntung.
Sehingga dalam setiap Kormi menggelar kegiatan akbar olahraga rekreasi upayakan ada pemberian doorprize dan pembagian sembako kepada kaum duafa.
Sementara itu H. Mahbub Juanidi, Kepala Bappeda Blora yang jugas salah seorang pengurus KORMI yang selama ini aktif, secara pribadi memberi dukungan kegiatan KORMI yang dilakukan secara swadaya. Baik dalam membantu dana maupun memberi bantuan bahan doorprize.
Meskipun termasuk pejabat yang sangat sibuk, namun hebatnya masih menyempatkan diri hadir dalam rapat dan memberi spirit serta motivasi sebagai berikut.
Bahkan sudah dipesan secara khusus oleh Bupati Blora H.Arief Rohman agar KORMI mendapatkan perhatian khusus, mengingat aktivitas selama ini memberi kontribusi positif bagi kesehatan dan kerukunan masyarakat.
Disamping itu para pengurus KORMI adalah para sebior yang masih memiliki semangat tanpa pamrih secara pribadi namun hanya ingin semata-mata mengabdikan diri untuk mendukung Sesarengan Bangun mBlora.
Ia meyakini KORMI Blora dengan kepengurusan yang memiliki niat baik, berbuat terbaik kedepan makin berkembang dan makin maju guna mendukung kesehatan masyarakat di bumi Blora Mustika.
Berdasarkan hasil rapat telah diputuskan bahwa kegiatan Senam bersama Bupati dilaksanakan Minggu 3 September 2023 di Alun-alun Blora serta disediakan doorprize dan pembagian sembako kepada kaum duafa serta makan pagi bersama Bupati dengan seluruh peserta senam. (*).

Semarakkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Perhutani Kembali Bagikan Infak kepada Anak Yatim

0

BLORA.-

Kegiatan Qotmil Quran diikuti pembangian infak kepada anak yatim dilaksanakan di Mushola Attaqwa Perhutani KPH Randublatung, Senin (21/8/2023). Acara yang dimulai pukul 8.30 Wib itu dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kecamatan Randublatung, karyawan dan karyawati KPH Randblatung, serta anak yatim bersama orang tuanya.
Administratur/ Kepala KPH Randublatung melalui Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Rastam menyampaikan, bahwa dalam acara peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, Perhutani KPH Randublatung juga ada kegiatan seperti lomba dan donor darah.


“Semoga pemberian infak ini bermanfaat untuk anak yatim dan jadi amal kebaikan bagi kita semua,” kata Rastam.
Masrinah (34), salah satu orang tua dari Muh. Hafis Maulana selaku penerima infak mengucapkan terima kasih kepada Perhutani.
“Saya terima kasih kepada bapak dan Ibu yang telah memberi bantuan anak kami, muda-mudahan amal bapak ibu mendapat balasan dari Allah SWT, Aamiin,” ucapnya. (*).

Karnaval Budaya Kecamatan Kradenan, Kades Mendenrejo dan Istri Tampil sebagai Arjuna dan Srikandi

0

BLORA.-

Pemkab Blora kembali menyelenggarakan karnaval budaya di wilayah Kecamatan Kradenan, Minggu (20/8/2023). Ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat dan istansi, sejak pagi sudah memadati Jalan Menden Goito hingga Lapangan Joko Bodo di Dukuh Bapangan yang menjadi garis Start-nya.
Semarak karnaval yang dibuka langsung oleh Camat Kradenan pada hari itu dimeriahkan berbagai pentas kesenian serta budaya asli Kapubaten Blora.
“Saya berikan apresiasi atas terselenggaranya karnaval budaya ini. Selain untuk memperingati HUT ke-78 RI, diharapkan kegiatan ini juga dapat sebagai upaya untuk melestarikan seni dan budaya di Kabupaten Blora yang mampesona,” ujar Camat Kradenan Tarkun SH, M. Si.


Karnaval budaya Kecamatan Kradenan diramaikan oleh pentas Drum Band, iring-iringan patung Semar, serta kelompok sedulur sikep, dan peserta dari Puskesmas Menden yang berpakaian puno kawan seperti Semar, Gareng, Petruk, Bagong sebagai simbol abdi masyarakat, dan peserta dari SD Negeri, MI, SMP hingga SMA se Kecamatan Kradenan.


Karnaval budaya semakin meriah saat arak-arakan Kepala Desa Mendenrejo Supari beserta Isteri melintas di depan panggung kehormatan. Dengan memakai busana tokoh wayang Arjuna dan Srikandi dengan mengendarai kereta kencana lyang ditarik kuda, menjadi pusat perhatian penonton di sepanjang rute yang dilewati karnaval budaya pada hari itu.
Pemberangkatan perserta karnawal dilakukan oleh Camat, Danramil dan Kapolsek dangan naik mobil Dinas Kepolisian dari Polsek Kradenan. (*).

DeGeGa, Demak Green Garden Garden Resmi Dibuka untuk Umum

0

DEMAK.-

Di tengah hingar-bingar perayaan HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Wisata Alam Demak Green Garden (DeGeGa) resmi dibuka untuk umum. Senam Merah Putih bersama Dahlan Iskan menandai pembukaan obyek wisata alam yang berlokasi di Desa Gempolsongo Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah itu pada Minggu 20 Agustus 2023.
Sebagai obyek wisata air terbesar di Kabupaten Demak, DeGeGa memiliki banyak pilihan wahana seru yang cocok untuk keluarga. Wahana bebek air, ATV, perahu, delman, kereta keraton, mini car, becak mini, waterboom, hinga jetski tersedia di Demak Green Garden.
Obyek wisata DeGeGa di kawasan wisata Rowomijen ini juga menyediakan berbagai macam menu kuliner. Di dalamnya terdapat De’ Cafe dan Resto yang menyediakan tempat yang cocok untuk event komunitas seperti meeting, reuni, ataupun acara lainnya. DeGeGa juga menerima bookingan tempat untuk rombongan wisata.

Melalui Senam Merah Putih, tokoh nasional sekaligus mantan menteri BUMN di era pemerintahan SBY, Dahlan Iskan hadir dalam pembukaan DeGeGa. Di usianya yang sudah tidak tampak muda lagi (72 Th), Dahlan Iskan masih tampak sehat, segar dan energik saat mengikuti senam sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.

DeGeGa yang secara resmi dibuka oleh Bupati Demak Dr. Hj. Eistianah. SE itu dihadiri oleh Sekda Demak, Kapolres Demak, Dandim Demak, dan Kepala Dinas Pariwisata Demak.
Tampak hadir juga Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto, S.Pd. M.H. bersama Istri, Sri Endahwati, S.T. yang dikenal aktif sebagai Ketua HIPMI Kabupaten Blora.
Siswanto yang akrab disapa Mas Sis itu hadir dalam kapasitasnya menemani sang istri yang mendapat undangan khusus dari Ketua HIPMI Provinsi Jateng, Rudy Prasetyo yang tidak lain adalah owner DeGeGa.

Pria yang akrab disapa Mas Rudy itu menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh undangan yang sudah mau datang, hadir, dan mengikuti acara pembukaan DeGeGa.

“Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada Bapak Dahlan Iskan, Ibu Bupati Demak, Bapak Kapolres, Bapak Dandim dan sahabat baik saya Mas Siswanto, wakil ketua DPRD Blora dan Ibu Endah yang jauh-jauh juga sudah berkenan hadir memenuhi undangan kami,” sambutnya.

Sementara itu Bupati Demak Eistianah yang merupakan adik dari pemilik DeGeGa mengatakan, walaupun Kabupaten Demak memiliki wisata religi seperti Masjid Agung Demak, Ziarah Makam Sultan Kerajaan Demak, dan Ziarah Makam Sunan Kali Jaga di Kadilangu yang banyak dikunjungi oleh jamaah muslim dari berbagai penjuru tanah air, dia menghimbau kepada masyarakat Demak khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya untuk mau berkunjung juga ke wahana wisata alam Demak Green Garden.
Karena selain banyak wahana yang ditawarkan, harga tiket masuk DeGeGa sangat ekonomis. Lokasi wisata Degega juga dilengkapi lahan parkir yang luas yang mampu menampung Bus Pariwisata, Mini Bus dan kendaraan bermotor. “Pokoknya rekomended sekali,” ujar Eistianah yang di akhir sambutannya meminta kepada Dahlan Iskan untuk memberikan saran dan masukan demi kemajuan DeGeGa.
Dalam sambutan singkatnya, Prof. Dr. (H.C.) Dahlan Iskan yang lahir di Magetan 17 Agustus 1951 menyatakan kekagumannya dengan Wahana Wisata Demak Green Garden (DeGeGa). Kagum dengan Ide kreatifnya Ibu Hj. Muryanti Halim (orang tua dari Mas Rudy) yang sudah menyulap tanah seluas 70 Ha, yang dulunya rawa-rawa sekarang jadi sebuah tempat wisata alam yang banyak diminati warga sekitar.

“Saya tidak bisa membayangkan, bagaimana ramainya Wisata Alam Degega ini 10 Tahun yang akan datang. Saya yakin Indonesia akan lebih maju lagi sektor pariwisatanya dengan adanya Wisata alam ini,” ujar Dahlan.
Ini adalah bisnis masa depan, tentu saja Kabupaten Demak akan banyak terbantukan dengan Wahana Wisata Alam Degega ini,” tambahnya.
“Saya akan berkunjung setiap tiga tahun sekali kesini, saya akan lihat perkembangannya. Jangan setahun sekali, nanti pohon-pohon yang baru ditanam ini tidak tumbuh-tumbuh,” candanya sambil melempar senyum khasnya mengakhiri sambutannya. (*)

Estafet Tunas Kelapa Jawa Tengah Diserahterimakan di Tugu Blandong, Kunduran-Blora

0

BLORA

Estafet Tunas Kelapa (ETK) Gerakan Pramuka tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah sampai di perbatasan Blora-Grobogan, tepatnya di Desa Gagaan Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora, Selasa (22/08/2023). Serah terima dilakukan oleh H.M. Fatah, S.Ag,M.Ed selaku Ka Kwarcab Kabupaten Blora kepada Ka Kwacab Kabupaten Grobogan untuk dilanjutkan ke rute berikutnya.
Proses serah terima ETK di tingkat Kwarcab Kabupaten Blora dilaksanakan mulai Senin pukul 08.00 hingga pukul 14.30 WIB. Dengan mengambil Start awal dari depan Pendopo Kabupaten Blora, berakhir di perbatasan Blora – Grobogan, tepatnya dekat Patung Blandong di Desa Gagaan Kecamatan Kunduran.


Upacara serah terima ETK itu berlangsung dalam durasi 10 menit, dan dilakukan dengan formasi 9-20-14-8. Yaitu 9 orang pembawa bendera merah putih, 20 orang membawa bendera pramuka, 14 orang membawa tunas kelapa dan 8 orang membawa tongkat pramuka. Peserta diambil dari adik-adik Penggalang di kepramukaan.
Dan demi menyambut pasukan Estafet, peserta kemah dikerahkan semua, untuk baris disepanjang jalan raya Kunduran – Purwodadi untuk menjadi pagar betis Pramuka, serta sorak gembira yel – yel Pramuka berkumandang di sepanjang jalan sambil melambaikan bendera merah putih.
Bersamaan dengan kegiatan Serah Terima Estafet Tunas Kelapa, pasukan Estafet Tunas Kelapa, Kwaran tingkat Kecamatan Kunduran juga melaksanakan kegiatan Perkemanahan Jambore Ranting, yang pesertanya dari sekolah dan madrasah yang ada di Kecamatan Kunduran.


Ketua Kwartir Ranting Kunduran Drs. H. Marsudi WS,S.Pd.M.Pd menjelaskan, bahwa masing-masing sekolah mengirim peserta 2 regu. “1 regu putra dan 1 regu putri dari setiap pangkalan satuan pendidikan,” ujar Marsudi. Sementara itu kegiatan perkemahan di bumi perkemahan yang diikuti oleh semua peserta kemah berjalan lancar.
Menurut Marsudi, kegiatan perkemahan yang dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Gagaan semata-mata untuk partisipasi dalam rangka memperingati Hari Kepramukaan 14 Agustus 2023.
“Perkemahan di Desa Gagaan juga diselenggarakan dalam rangka menyambut pasukan Estafet Tunas Kelapa tingak Kwarti Daerah Jawa Tengah,” ujarnya. (*)

Masjid Baitul Makmur, Trembul-Ngawen Akan Dibangun dengan Anggaran 4 Miliar Lebih

0

BLORA.-

Pembangunan Masjid Baitul Makmur di Desa Trembul, Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora sudah dimulai, Selasa 22 Agustus 2023. Acara peletakan batu pertama masjid yang berada di Jl. Raya Blora Purwodadi KM 17, tepatnya depan gudang beras Trembul UD. Sumber Makmur itu dihadiri oleh Bupati Blora, H. Arief Rohman,S.IP, M.SI.
Tempat ibadah berkapasitas kurang lebih 100 jamaah yang dibangun di atas lahan berukuran 23×120 meter persegi itu memiliki lahan parkir yang dapat menampung 30-50 kendaraan bermotor.
Ketua panitia pembangunan Masjid Baitul Makmur Yudi Setiyawan menjelaskan, bahwa pembangunan masjid Baitul Makmur bertujuan untuk mempermudah akses ibadah bagi warga sekitar, juga bagi para musyafir yang lewat untuk melaksanakan sholat 5 waktu.
“Di lokasi ini juga dibangun rest area untuk menambah kenyamanan para musafir yang ingin beristirahat sejenak, sambil menikmati kopi dan minuman lain,” papar Yudi kepada wartawan Diva.
Anggaran pembangunan masjid yang diperkirakan akan menelan biaya 4 s/d 5 miliar itu menurut Yudi, akan menggunakan dana pribadi seorang tokoh masyarakat bernama Murdono, yaitu pemilik gudang beras Trembul UD. Sumber Makmur.
Sementara itu Murdono yang tidak lain adalah kepala Desa Tengger Kecamatan Japah mengatakan, bahwa pihaknya dapat bantuan dari Pemkab Blora berupa uang tunai sebesar 10 juta yang merupakan hibah dari bantuan BAZNAS.
“Di awal kegiatan pembangunan sekarang ini sudah menelan dana hampir 500 juta untuk pengurugan lahan dan sebagainya,” ujar Murdono.


Bupati Blora yang hadir bersama Ketua BAZNAS Blora H. Sutaat, S.Pd pada kesempatan itu menyerahan bantuan berupa uang tunai untuk pembangunan masjid. Di depan para tamu undangan, Bupati Blora yang akrab disapa Mas Arief memberikan apresisasi kepada panitia pembangunan masjid.
“Alhamdulillah, di ruas jalan raya provinsi, jalan raya Blora-Purwodadi ini akan dibangun tempat ibadah. Semoga menjadi ikon utama sarana prasarana tempat ibadah, khususnya masyarakat sekitar dan masyarakat luas umumnya.” ujar bupati.
Selain Forkompincam Kecamatan Ngawen, tampak hadir pada kesempatan itu adalah Kepala Dinas UMKM (Usaha Kecil Miko Menengah) Kabupaten Blora, Kiswoyo,SH,M.SI yang ikut mendampingi Bupati Blora dalam peletakan batu secara simbolis.
Hadir pula dalam kesempatan itu antara lain Ketua MWC NU beserta BANOM Muslimat, Fatayat, Ansor, dan Banser NU Kecamatan Ngawen.
Salah seorang warga Desa Trembul, Muhammad Amin yang ikut hadir dalam acara tersebut mengaku senang dan sangat mendukung pembangunan tempat ibadah di ruas jalan provinsi itu. “Masjid ini dibangun di lokasi yang jauh dari pemukiman warga, cocok untuk musyafir yang lewat,” ucapnya. (*)

Karnaval Umum di Randublatung, Ajang Kreatif dan Pamer Potensi Pembangunan

0

BLORA.-

Karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI untuk kategori TK, SD, SLB dan SMP sedrajat kembali digelar di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, Sabtu (19/8/2023).
Start dimulai dari depan Kantor ex Kawedanan Randublatung pada pukul 8.30 Wib, peserta karnaval pertama dilepas oleh Plt Camat Randublatung Wahyu Triatmoko S.Com dan disaksikan oleh Forkompincam Randublatung, yaitu Dan Ramil Randublatung Kapten Chb Sudiyono, Kapolsek Randublatung Kompol Les pujiyanto, dan Ketua Panitia Agustusan Suwit S.Ag.S.Pd.M.Pd, serta para pejabat lainnya.
Sementara peserta karnaval kategori SMA/Umum Sekitar pukul 11.30 Wib, mulai start di tempat yang sama di depan Kantor ex Kawedanan.
Peserta karnaval yang terdiri dari anak-anak dan pelajar hingga orang dewasa begitu atraktif dalam menampilkan berbagai potensi pembangunan dan seni budaya dari berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia.


Ada peserta yang menampilkan pakaian adat Papua, Bali, Jawa, Batak dan lain sebagainya. Tak mau kalah, peserta dari SLB Negeri Randublatung pun mampu menyedot perhatian ribuan penonton. Selain menamampilkan beberapa pakaian adat, mereka juga ada juga yang pakai kursi roda.
Cukup lumayan panjang rute yang dilalui, dari kantor EX kawedanan menuju Jl.Raya Randublatung, Jl Diponegoro, Jl.Stasiun sampai Finish di Lapangan Gelora, Randublatung.
Masyarakat tampak begitu antusias menyaksikan karnaval di sepanjang rute, apalagi ketika melihat drum band dari SMK Muhammadyah Unggulan yang pada kesempatan itu tampil atraktif.
Plt Camat Randublatung Wahyu Triatmoko memberikan apresiasi kepada masyarakat Randublatung yang memiliki semangat tinggi untuk menyelenggarakan karnaval kemerdekaan.
“Saya sangat bangga melihat berbagai kreativitas yang semuanya bagus. Karnaval seperti ini bisa menjadi ajang unjuk kreativitas anak-anak sekaligus menanamkan jiwa nasionalis cinta tanah air,” ucap Wahyu. (*).

“Ratu Laut Selatan” Meriahkan Karnaval di Kunduran

0

BLORA.-

Semarak karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 Republik Indonesia digelar di Kunduran, Kabupaten Blora, Sabtu 19 Agustus 2023. Karnaval besar-besaran yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Kunduran itu bertajuk, “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”.
Selain melibatkan instansi pemerintah dan kelompok masyarakat, acara karnaval juga didukung oleh sebuah yayasan pendidikan terbesar di wilayah Kunduran, yaitu Yayasan Al Huda yang mengerahkan seluruh anak didiknya mulai dari RA, MI, MTS juga SMK-nya untuk turut andil dalam memeriahkan event tahunan itu. Mereka diterjunkan dalam barisan karnaval dengan berbagai kostum hingga menjadi pandangan mata yang apik.
Lautan manusia yang berasal dari luar maupun dalam kelurahan Kunduran datang secara berbondong-bondong memenuhi kiri-kanan ruas jalan propinsi yang menjadi rute peserta karnaval. Mereka mendapat pengamanan langsung dari jajaran TNI Polri, dan Satpol PP Kecamatan Kunduran.
Tampak ikut memeriahkan karnaval, istri anggota DPRD Kabupaten Blora. Wanita yang akrab disapa Mbak Dian dengan nama lengkap Deatiningsih itu tidak lain adalah istri dari H. Suyono dari Fraksi Partai Perindo.
Berpose di depan maskot “ASEM GEDE” yang merupakan peserta karnaval dari RT 01/03 Kelurahan Kunduran, Mbak Dian yang mengenakan kostum Ratu Laut Selatan itu sempat menjadi sorotan dari ratusan pasang mata. Ibu dua anak tersebut asli warga kelurahan kunduran Rt 01/03, Kecamatan Kunduran blok Asem Gede.


“Saya senang sekali bisa bergabung untuk memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatam Kunduran ini. Semoga kedepannya bisa semakin meriah, semeriah tahun ini,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Camat Kunduran Suharto, SE. SH. M.Hum menegaskan, bahwa kegiatan karnaval terselenggara berkat hasil gotong royong masyarakat. Dari sekian banyaknya peserta karnaval tidak ada satupun yang dipungut biaya. Selaku camat yang mewakili dari seluruh jajaran pemerintahan Kecamatan Kunduran, Suharto mengucapakan terima kasih kepada seluruh warga yang senantiasa menjaga keutuhan serta keharmonisan dalam menjalin silahturahmi antar sesama.
“Melalui karnaval, kerukunan antar warga kita ciptakan demi kemajuan dan kesejahteraan umum. Saya bersukur karnaval bisa berjalan damai dan tentram serta tidak ada ketersinggungan antara satu dengan yang lain,” paparnya ketika dikonfirmasi wartawan Diva di lokasi.
Tampak hadir dalam kegiatan karnaval di Kunduran antara lain salah satu badan Add Hock KPU Kabupaten Blora, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) beserta jajaran Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kecamatan Kunduran, dengan mascot pemilu 2024 si SURA dan si SULU.
Masngut,S. Pd.I selaku ketua PPK beserta anggotanya mengaku sengaja ikut memeriahkan kegiatan karnaval dengan tujuan mensosialisaikan penyelengaraan Pemilu 2024.
“Tujuannya, agar masyarakat Kunduran melek dan peduli atas terselenggaranya Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang,” tandasnya.
Seorang penonton bernama Khoirul yang mengaku datang dari Todanan mengatakan, bahwa dia yang datang bersama dua orang rekannya merasa puas dengan penampilan peserta karnaval di Kunduran. “Cukup bagus, dan teman-teman juga mengaku puas menyaksikan karnaval di sini,” ujarnya. (*)

Salat Jumat Berjamaah Tanpa Gangguan adalah Wujud Kemerdekaan

0

BLORA.-

Ratusan jamaah shalat Jumat di Masjid Nurul Falah Perumnas Karangjati RW V Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora Kabupaten Blora, diajak bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan dan kenikmatan hingga peringatan kemerdekaan RI yang ke-78.
KH Ahmad Mubaidi bin Djoeremi Taher selaku khotib Jumat dalam khutbahnya mengambil tema Kiat Menjaga Rasa Aman di Alam Kemerdekaan.
“Salah satu hikmah kemerdekaan adalah adanya rasa aman. Dengan rasa aman hari ini kita masih berkesempatan untuk hadir dirumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dan kebutuhan,” tuturnya Jumat (18/8/2023).
Yaitu salat Jumat berjamaah tanpa gangguan dari pihak manapun. Sungguh suatu karunia dan nikmat yang sangat besar bagi bangsa Indonesia dan mungkin jarang dimiliki oleh bangsa-bangsa lain.
Karena hingga kini kita masih bisa menikmati rasa aman dan memiliki kebebasan untuk melakukan aktifitas ibadah tanpa dihantuhi adanya perasaan takut. “Semua itu semata-mata karena pertolongan dari Allah SWT,” ucapnya.
Sebagaimana Allah berfirman: “Dan yang memberikan mereka rasa aman dari ketakutan” (QS.Al- Qurays:4).
Sementara ketika kita mengikuti pemberitaan di mas media tentang saudara saudara muslim:di Yaman, Palestina, Afganistan, Burma, Suriah dan di Chechnya betapa berat kehidupan mereka.
Untuk sekedar hanya keluar rumah guna memenuhi kehidupan sehari-hari mereka harus berjuang antara hidup dan mati. Karena ada ancaman keamanan yang selalu mengintai dan menghantuhi baik serangan ledakan bom maupun ganguan acaman yang lain dari kelompok masyarakat yang sedang bertikai.
Untuk pergi ke masjid beribadah salat Jumat seperti hari ini merekapun diliputi rasa resah dan takut atas keselamatan jiwa mereka.
Sayang, ada sebuah ironi, saudara-saudara muslim yang sedang berjuang dalam kehidupan sehari-hari antara hidup dan mati di berbagai negara tersebut namun saudara saudara kita di tanah air masih ada yang melakukan perbuatan maksiat bahkan berbuat kufur terhadap nikmat Allah.
Seharusnya kita malu kepada Allah yang telah memberikan nikmat aman kepada kita. Mestinya yang kita lakukan adalah membantu perjuangan mereka.
Kalau belum bisa membantu minimal kita ikut mendoakan kepada mereka yang saat ini mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi di negaranya sendiri agar memperoleh kemenangan, perlindungan, keselamatan dan keamanan.
Mendoakan kepada saudara-saudara kita yang sedang terdzolimi adalah termasuk perbuatan yang mulia dan sesuai anjuran dari Nabi Muhammad SAW sebagaima tersurat dalam Hadist Riwayat Bukhari no 6011 dan Muslim no 2586.
Rasulullah pernah bersabda, Perumpamaan orang orang yang beriman dalam hal saling mengasihi,mencintai,dan menyayangi bagaikan satu tubuh.
Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit,maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga dan panas(turut merasakan sakitnya.
Menurut KH Ahmad Mubaidi mantan pimpinan Kantor Pos Bekasi yang sudah purna tugas sejak tahun 2016 bahwa kondisi aman di negara Indonesia yang kita cintai ini, tidak terlepas dari bersatu padunya antara ulama dan umara dalam menjalankan roda pemerintahan.


Ada beberapa kiat untuk menjaga rasa aman yang perlu kita pahami dan pedomani sebagai warga negara yang baik, sehingga negara yang kita cintai berdasarkan Pancasila tetap dalam keadaan aman, tenteram dan dijauhkan dari perpecahan. Langkah-langkah tersebut terkristalisasi dalam akronim M3.
M1-Menaati pemerintah/penguasa atau pemimpin yang ditunjuk. Beberapa dalil yang menjelaskan akan kwajiban kita sebagai seorang muslim untuk taat kepada pemerintah baik dari Al Qur’an maupun As-Sunnah diantaranya,
“Wahai orang-orang beriman, taatlah kepada Allah, taatlah kepada Rasul dan kepada pemimpin diantara kalian”(QS An-Nisa:59).
Kemudian dalam Hadist Riwayat Tirmidzi, “Aku berwasiat kepada kalian agar bertakwa kepada Allah serta dengar dan taatlah kalian kepada para penguasa walaupun yang memimpin kalian adalah seorang budak dari habasyi (Hitam Legam).
Bahkan Imam Al-Qurtubi membawakan perkataan salah seorang ulama di dalam kitab tafsirnya Al-Jaami’ Li Ahkaami Al Quran jilid 6 halaman 429 mengenahi ayat di atas bahwa ketaatan kepada pemimpin itu wajib jikalau sejalan dengan ketaatan kepada Allah dan tidak wajib jika didalamnya ada kemaksiatan kepada Allah.
Berkenaan dengan hal tersebut demi menjaga keutuhan keamanan negara, kita disuruh untuk tetap bersabar dalam menghadapi para pemimpin. Meskipun terdapat sikap yang tidak disukai pada diri mereka.
Nabi bersabda, “Barang siapa melihat sesuatu yang tidak disukai dari pimpinanya, maka hendaknya kita bersabar”(HR Bukhari).
Ada suatu petuah agung tentang adab memberi nasehat dari Imam Asy Syafii, “Berilah nasehat kepadaku ketika aku sendiri, jauhilah memberikan nasehat kepadaku di tengah-tengah keramaian, sesungguhnya nasehat di tengah-tengah manusia itu termasuk pelecehan yang aku tidak suka mendengarnya, jika engkau menyelisihi dan menolak saranku, maka janganlah engkau marah jika kata katamu tidak aku turuti”
M2-Memperbaiki diri sendiri dan keluarga adalah menjadi prioritas utama sebelum melakukan koreksi dan penilaian orang lain.Ingat sebuah ungkapan gajah di pelupuk mata tidak kelihatan tapi semut diseberang lautan tampak.
Kita sering melihat dan mencari kesalahan orang lain namun lupa bahwa dirinya dan keluarganya penuh dengan kesalahan.
Bukankah kita diperintahkan untuk menjaga diri kita dan keluarga kita dari api neraka. Sebagaimana Allah berfirman, “Wahai orang-orang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka” (QS.At-Tahrim:6).
M3-Memegang teguh ajaran Nabi Muhammad SAW untuk diamalkan dalam kehidupan sehari hari.
Dari Al-Irbadh bin Sariyah bahwasanya Nabi Salallahu’alaihissalam bersabda, Sungguh, orang yang masih hidup diantara kalian sepeninggalanku, niscaya ia akan melihat perselisihan yang banyak,maka wajib atas kalian berpegang teguh atas sunahku dan sunnah para khulafa’ Rasyidin yang mendapat hidayah.
Peganglah erat erat dan gigitlah dengan gigi gerahan kalian.Dan jauilah oleh kalian setiap perkara baru dalam agama, karena sesungguhnya setiap perkara baru dalam agama adalah bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat.(HR Abu Daud dan Ibnu Majah).
“Dirgahayu ke-78 Republik Indonesia semoga Indonesia menjadi negara yang makin aman, maju, kuat dan sejahtera di bawah lindunganNya,” ungkapnya. (*).