Beranda blog Halaman 125

Peringati Tiron Kembar, Dua Kades Nanggap Wayang Kulit Semalam Suntuk

0

BLORA.-

Memiliki hari kelahiran (tiron) yang sama seseorang biasanya memiliki watak dan kegemaran yang sama pula. Hal itu berlaku untuk sosok Kades Doplang Agus Supriyono dan Kades Pingkol Jagong Sugiyono S.Pd.SH.MH. Mereka memiliki hari kelahiran sama-sama hari Ahad Pon, dan keduanya juga penggemar wayang kulit.
Maka keduanya sepakat hari kelahirannya, Rabu Pon, 30 Agustus 2023 diperingati dengan menggelar pentas wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Amar Pradopo Sleng dari Solo. Dipentaskan di rumah kediaman Agus Supriyono di Desa Doplang Kecamatan Jati Kabupaten Blora.
Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, diawali pentas Ketoprak humor dari masyarakat Doplang sendiri.
Tampak hadir Anggota DPR RI Riyanta SH, Bupati Blora Arif Rohman M.Si, Camat Jati Drs. Muhari, Danramil Jati, Kapolsek Jati dan tamu undangan lainnya,dan juga semua penonton di siapi tempat duduk.
Di kesempatan itu kedua Kades Agus Supriyono dan Sugiyono S.Pd,SH,MH naik panggung menceritakan ihwal kebersamaannya memperingati hari kelahiran dengan nanggap wayang kulit.


“Awalnya guyon maton, tapi karena kita berdua sepakat sehingga bisa terlaksana pegalaran wayang kulit ambil lakon Raden Nakulo dan Raden Sadewo gugat,” kata Agus.
Sugiyono Kades Pengkol Jagong juga mengungkapkan isi hatinya di hadapan penonton mengatakan, pihaknya mengaku bangga sekali karena malam ini kita dihadiri Bupati Blora dan Anggota DPR RI komisi 2 PDI Perjuangan, Riyanta SH dari Jakarta.
“Selain pagelaran wayang kulit malam ini saya ingin buat gebrakan mengajak teman- teman Kades se Kecamatan Jati agar selalu guyup rukun membangun dengan harapan lebih maju lagi di kecamatan Jati ini,” ungkap Sugiyono.
Di saat wayang limbukan Bupati Arif Rohman M.Si naik panggung menyempatkan menyanyi berama enam sinden dan bintang tamu yaitu gareng, melantumkan lagu pepeling.
Bupati dalam sambutannya mengatakan, bahwa tidak lama lagi di Blora juga didirikan kampus Instintut Seni Indonesia (ISI). “Lahan sudah tersedia,”
Bupati mengkapkan terkait pembangunan jalan, seperti ruas jalan Randublatung sampai Getas kecamatan Kradenan sudah disetujui Kementrian PU. “Insyaallah tahun ini bisa dikerjakan, seperti jalan Temulus sampai Sumbur dan Sambong sampai Klatak Doplang juga rampung akir tahun ini,” tambahnya. (*).

Sertijab Kades Bekutuk, Kholil: Warga yang Kemarin Tensinya Tinggi Sekarang Dinetralkan Lagi

0

BLORA.-

Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Desa (Kades) Bekutuk Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, dari Kades lama Kholil kepada Kades baru Triana Kriswandini dilaksanakan di balai desa setempat, Rabu (30/8/2023).
Setelah dilakunan pendanda tanganan Sertijab oleh Kades lama dan Kades baru yang diisaksikan oleh Camat Randublatung, dilanjutkan serah terima fisik. Pada hari itu diserah-terimakan juga Kerua Tim PKK lama kepada Ketua Tim PKK yang baru.
Pada kesempatan itu mantan Kades Kholil menyampaikan pesan kepada Kades baru Triana Kriswandini dan masyarakat Desa Bekutuk, bahwa setelah Sertijab semuanya sudah menjadi tanggung jawab Kades yang baru.
“Mbak Ana, ini tanggung jawap saya baik fisik maupun non fisik sudah saya serahkan semua. Semoga mba Ana sebagi Kades yang baru bisa menjadikan desa Bekutuk kedepan lebih baik,” ucapnya.
Kepada masyarakat Desa Bekutuk khuusnya Kholil berpesan, agar yang kemarin tensinya agak tinggi mulai sekarang bisa dinetralkan lagi.
“Mari kita hidup rukun dan saling memaafkan, karena hidup rukun akan lebih aman dan damai,” pesan Kholil.


Pada sambutan perdanyanya sebagai Kades terpilih, Triana Kriwandini menyampaikan terima kasih kepada Forkompincam Randublatung dan tamu undangan yang hadir.
“Saya ucapkan syukur kepada Allah SWT, karena ijin-Nya bisa terpilih menjadi Kades di desa bekutuk, dan terima kasih kepada warga masyarakat yang memberikan kepercayaan kepada kami. Insya Allah semuanya akan kami laksanakan dengan tulus, semoga bisa lebaik,” ungkap Ana”.
Di ujung acara Plt Camat Randublatung Wahyu Triatmoko S. Com, menyampaikan pesannya kepada Kades yang baru agar segera beradaptasi. “Dengan semua perangkat agar selalu berkordinasi dengan bawahannya, karena tanggung jawab seorang Kades itu tidak ringan,” pesan Wahyu. (*)

Puluhan Gunungan Ramaikan Acara Sedekah Bumi di Desa Gagaan, Kunduran

0

BLORA.-

Arak-arakan puluhan gunungan berupa hasil bumi, Rabu (29/8/2023) lalu menggegerkan warga Desa Gagaan Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora. Aksi yang digelar dalam rangka Gas Desa/Sedekah bumi itu juga mengundang simpati warga sekitar.
Gunungan merupakan ikon utama di acara sedekah bumi yang digelar setiap tahun di Desa Gagaan. Gunungan diarak mulai dari rumah kepala desa hingga punden gagaan.
Kepala Desa Gagaan, Darso mengatakan, gunungan dari hasil bumi merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Semua warga Gagaan turun ke area Punden Gagaan, guna mengikuti acara tersebut,” ujarnya, Rabu (29/8/2023).
Segenap perangkat Desa Gagaan ikut meramaikan arak-arakan gunungan. Kades Desa gagaan beserta perangkat desa menjadi barisan utama arak-arakan pada hari itu.
Acara tersebut mendapatkan pengamanan dari TNI- POLRI, guna mengamankan lalulintas serta mengantipasi terjadi kericuhan saat acara berlangsung.
Kepada wartawan, Darso mengaku bangga melihat antusias warganya yang terjun ikut meramaikan gas deso dengan membuat gunungan. Setiap perwakilan RT membuat satu gunungan.


Walaupun setiap gunungan menghabiskan biaya jutaan rupiah, namun demikian warga Gagaan tidak merasa rugi sama sekali. Karena selain sebagai wujud syukur atas apa yang di peroleh dari hasil bumi, acara gas deso juga bisa menciptakan rasa kebersamaan antar RT.
“Alhamdulillah semua warga kami guyub rukun, ikut serta memeriahkan gas deso ini tanpa sedikitpun mempunyai rasa sedih dan semua senang mengukuti arak-arakan gunungannya,” papar Darso.
“Ada perwakilan RT yang membuat 2 gunungan, bahkan ada yang sampai 4 gunungan. Sehingga banyak sekali gunungan yang kita arak pagi ini,” tandas Pak Kades itu.
Penonton yang ikut menyaksikan acara gas deso tidak hanya dari warga setempat melainkan juga dari luar wilayah Kunduran.
Amin, salah saorang Kasi pemerintahan Desa Gagaan mengaku heran, melihat acara sedekah bumi yang begitu ramai, padahal ini hanya acara gas deso dengan arak-arakan gunungan hasil dari bumi gagaan.
“Penontonnya ternyata tidak hanya dari warga kami. Justru banyak penonton yang berdatangan dari luar desa, bahkan dari luar Kunduran, luar biasaa”, ungkapnya. (*)

Terpilih Jadi Kades Brumbung, Tahan Syukuran dengan Menggelar Wayang Kulit Semalam Suntuk

0

BLORA.-

Setelah terpilih dalam pemilihan kepala Desa (Pilkades) serentak dan telah dilantik oleh Bupati Blora pada tanggal 17 Agustus 2023, Tahan resmi menyandang jabatan Kepala Desa Brumbung Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.
Beberapa hari setelah Pemerintah Desa Brumbung menggelar serah terima jabatan (sertijab) kepala desa, Tahan selaku Kades baru menggelar wayang kulit di kediamannya di Desa Brumbung sebagai wujud syukur, Selasa (29/8/2023). Pagelaran wayang kulit yang berlangsung malam hari dihadiri oleh ratusan warga masyarakat Desa Brumbung.
Pada acara syukuran itu, Tahan selaku kepala Desa Brumbung mengatakan, bahwa maksud dan tujuan mengadakan pagelaran wayang kulit adalah dalam rangka wujud syukur karena warga telah memilihnya sebagai kepala Desa Brumbung.


Pagelaran wayang kulit malam itu didalangi oleh Ki Purbo Prayitno dengan lakon Wahyu Mahkutoromo. “Saya akan menjaga amanah yang sudah dipercayakan masyarakat, selain amanah ini sebagai titipan masyarakat yang terpenting juga amanah dari Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga memohon doa dan dukungan warga semoga dalam menjalankan tugasnya bisa mengemban amanat warga serta dapat bekerja membangun desa dan membangun kemitraan bersama elemen-elemen masyarakat. “Supaya kesejahteraan masyarakat Desa Brumbung meningkat secara pasti ke arah yang lebih baik,” tandasnya. (*)

Fasos dan Fasum Perumahan di Bandung Banyak Bermasalah

0

BANDUNG.-

Fasilitas sosial dan fasilitas umum di kompleks perumahan banyak diadukan para penghuninya. Hal itu dikarenakan minimnya sosialisasi dari pengembang perumahan.
Aktivis Perumahan Nur Slamet Imam Syafii (Nurslam) yang merupakan Bakal Caleg DPR-RI dari Partai Perindo mengatakan, di Tahun 2023 ini saja pihaknya mendapatkan sepuluh pengaduan dari masyarakat. Rata-rata berupa tidak tersedianya fasos fasum di perumahan mereka.
“Dan, pengaduan ini bukan hanya tahun ini, tetapi juga pada tahun-tahun sebelumnya. Rata-rata mereka mengadukan soal fasos fasum,” ujar Bacaleg Partai Perindo Dapil Jabar 1 yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi itu, Selasa (29/8/2023).
Nurslam menuturkan dari Ratusan developer Perumahan, baru sebagian kecil yang di serah terimakan ke Pemda, sehingga untuk pencairan dana perbaikan lingkungan dari Pemda setempat terhambat. Jawaban klasik yang sering didapat masyarakat, developer belum serah terima Fasos Fasum ke Pemda setempat.


“Ada yang sudah sampai 30 tahun, perumahan tersebut belum diserah terimakan ke Pemda. Penyebabnya, Developernya sudah tidak ada di Perumahan tersebut alias Kabur,” ujar Sarjana Administrasi dari salah satu Sekolah Tinggi di Kota Jakarta itu.
Nurslam pun bertekad, jika nanti terpilih menjadi anggota DPR akan ikut andil dalam perbaikan undang undang yang selama ini menjadi kendala dalam proses serah-terima Fasos Fasum perumahan.
“Harapannya, masyarakat akan menikmati dana perbaikan lingkungan yang menjadi Impiannya,” tandas Nurslam yang sejak Tahun 2003 sudah menekuni usaha di bidang properti di Kota Bandung dan sebagian di Kota Jakarta itu. (*).

Puncak Acara Peringati HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Kelurahan Wulung Pentaskan Wayang Kulit Semalam Suntuk

0

BLORA.-

Pentas pagelaran wayang kulit dengan dalang kondang Ki Sutarno, digelar di Gedung Serba Guna Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Sabtu (27/8/2023). Kegiatan ini merupakan puncak acara peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI.
Pagelaran wayang kulit yang dihadiri Bupati Blora Arif Rohman M.Si, itu juga diikuti oleh dua orang anggota DPRD Blora, Warsit dan Iwan. Kepala Kelurahan Wulung Abdul Haris SE hadir bersama perangkat kelurahan, begitu juga Danramil Kapten Chb Sudiyono, Kapolsek Kompol. Les Pujiyanto yang juga ikut menyaksikan wayang kulit bersama anggota.
Bupati Blora yang dikenal gemar menyanyi, pada malam itu langsung menyumbangkan suara emasnya dalam lantunan tembang Pepeling dengan iringan suara enam pesinden.
Dalam pidatonya di hadapan dua orang anggota DPRD, bupati mengaku sedang mengusahakan pembangunan insfratruktur di Blora Selatan.


“Sekarang sudah dikerjakan dua ruas jalan desa Temulus sampai Sumber Kecamatan Keradenan, Dukuh Sambong sampai Klatak Kecamatan Jati menggunakan dana Inpres Anggaran Tahun 2023,” ungkapnya.
Sementara itu dari atas panggung, anggota DPRD Blora Warsit berpesan kepada Bupati, terkait dana untuk peringatan HUT RI setiap Agustus mohon dianggarkan dari APBD.
“Jadi panitia biar tidak minta-minta dari masyarakat. Panitia gak repot dan tidak membebani rakayat,” ujar Warsit. (*).

Ribuan Warga Pati Demo, Minta Tambang di Desa Sumbersari Ditutup

0

PATI.-

Ribuan warga dari berbagai dukuh dan desa di lereng Pegunungan Kendeng menggelar aksi turun ke jalan pada Senin 28 Agustus 2023. Mereka berjalan menuju lokasi tambang galian C yang berada di Desa Sumbersari Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.
Dalam aksinya warga menuntut, agar pemerintah kabupaten Pati berani menutup kegiatan penambangan yang selama ini berdampak negatif dan sangat merugikan warga sekitar.
Warga yang protes berasal dari tiga kecamatan diantaranya, Desa Pakis (Kecamatan Tambakromo), Desa Durensawit, Beketel, Purwokerto, Sumbersari (Kecamatan Kayen), serta Desa Tompe Gunung (Kecamatan Sukolilo).
Dalam aksinya, warga bergantian berorasi menyampaikan tuntutan mereka, dari mulai kerusakan jalan yang sudah menahun, debu yang mengganggu pernafasan hingga penglihatan, muatan truk yang melebihi tonase serta tidak ditutup terpal.
Syahronji, salah satu koordinator aksi menyampaikan bahwa pihak tambang harus memperhatikan keselamatan pengguna jalan dengan memperhatikan jam operasional truk tambang.
“Karena sudah ada beberapa anak sekolah dan warga yang menjadi korban kecelakaan akibat kerusakan jalan tersebut,” ujarnya.
Menurut Syahronji, truk yang tidak menutup muatan dengan terpal, mengakibatkan debu berterbangan. “Harusnya dilakukan penyiraman di sepanjang jalan Sumbersari – Kayen,” tandasnya.
Kadus Durensawit, Jamasri mengakui warganya resah dengan keberadaan tambang tersebut. “Warga kami berada di atas, Mas, kami takut terjadi longsor,” katanya.
Masih menurut Syahronji, percuma saja ditanami pohon jika penambangan terus dilakukan. Warga sudah bisa merasakan dampaknya.
“Kami berharap agar tambang ditutup saja. Harapan kami sebelum Pemilu jalan sudah diperbaiki, karena kasihan pengguna jalan lain,terutama anak-anak sekolah,” paparnya.
Sementara itu Camat Kayen,Tri Wijanarko, S.STP, MH yang tampak hadir di tengah-tengah pengunjuk rasa menyampaikan, bahwa tuntutan warga bisa disampaikan secara tertulis.
“Saya berjanji akan melaporkan dan menyampaikan tuntutan tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum, Pj Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pati,” paparnya.
Senada dengan Camat, Kapolsek Kayen, AKP Imam Basuki juga berjanji akan menindaklanjuti laporan dan keluhan yang disampaikan oleh warga. “Saya bersama Muspika akan meninjau jalan dan lokasi tambang,” ujar Kapolsek.
Sebelum bubar sebagian warga juga menuntut agar operasional tambang, saat itu juga dihentikan.
“Kami akan menurunkan aksi yang lebih besar dan massa lebih banyak jika tuntutan hari ini tidak dipenuhi,” teriak salah satu peserta aksi.
Berakhir di Jalan Raya Sumbersari – Kayen, tepatnya sebelah SDN 01 dan SDN 02 Sumbersari, aksi berjalan tertib dan massa membubarkan diri setelah rombongan Muspika bersedia menerima tuntutan mereka. (*)

Hadiri Acara Resepsi HUT RI, Bupati: Akhir Tahun 2023 Randublatung Punya RSUD

0

BLORA.-

BerTempat di halaman Kantor Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, resepsi HUT ke-78 Kemerdekaan RI dibarengi penyerahan hadiah pemenang beberapa lomba dan doorprize.
Ketua panitia tujuh belasan Suwit S.Ag.S.Pd.M.Ag mengatakan, acara yang dihadiri Bupati Blora Arif Rohman M.Si itu diikuti oleh Plt Camat Randublatung Wahyu Teiatmoko S.Com, Danramil 09 Randublatung Kapten Sudiyono, Kapolsek Randublatung Kompol.Les Pujiyanro, Pasukan Paskibraka, dan tamu undangan lainnya.
“Selaku ketua panitia saya berterima kasih kepada masyarakat, karena acara demi acara telah berjalan sukses dan aman,” ucapnya.
Plt Camat Randublatung Wahyu Triatmoko S.Com setelah menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung adanya upacara bendera hingga berjalan lancar.


“Terima kasih juga kepada adik adik pelajar yang semangatnya luar biasa, telah mengikuti beberapa lomba sampai selesai,” ujar Camat.
Sementara itu Bupati Blora Arif Rohman M.Si dalam sambutannya mengatakan, bahwa sebentar lagi di Randublatung ada RSUD. Akhir Tahun 2023 ini sudah selesai dibangun.
“Ada dua ruas jalan yang mulai dikerjakan yaitu Jalan Temulus sampai Sumber Kecamatan Kradenan. Sambong Wulung sampai Klatak Kecamatan Jati dengan anggaran biaya lima puluh milyad,” kata bupati. (*)

Selingkuhi Istri Orang, Sekdes Bleboh Digrebek Warganya

0

BLORA.-

Diduga melakukan perbuatan mesum, seorang perangkat Desa Bleboh, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora Jawa Tengah digerebek sedang di dalam rumah perempuan bersuami pada Minggu malam (27/8/2023). Perangkat yang menjabat sekretaris desa (Sekdes) sempat menjadi bulan-bulanan warga yang geram atas ulahnya, yang bermain-main dengan istri orang berinisial S.
Sekdes Bleboh itu tertangkap basah sedang berada di dalam kamar rumah S di Dusun Nanas, Desa Bleboh, Kecamatan Jiken.
Menurut keterangan, awalnya warga curiga dengan keberadaan sepeda motor Sekdesa yang diparkir tak jauh dari rumah S. Warga juga ada yang melihat Sekdes tersebut berjalan mengendap-endap menuju ke arah rumah S. “Karena curiga, kemudian warga berbondong-bondong mendatangi rumah S,” ujar salah seorang warga.
Dan, kecurigaan tersebut benar terbukti, lantaran warga mendapati Sekdes malam itu sedang berduaan dengan S di dalam kamar. Penggerebekan dilakukan oleh oleh warga sekira pukul 23.00 WIB.
Ketika ditanya warga, Sekdes sempat berkilah bahwa dia sedang menjahitkan bajunya ke rumah S, namun warga tak mempercayai alasan Sekdes tersebut. “Alasannya jahit baju, Mas. Tapi logika saja lah, jahit baju apa sih kok sampai harus datang jam 12 malam?” seloroh warga.
“Apalagi menemui perempuan malam hari ketika suaminya sedang tidak ada di rumah. Pintunya juga tertutup, kan ngawur alasannya itu,” ucap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kapolsek Jiken Iptu Zaenul Arifin membenarkan, ada dugaan Sekdes masuk rumah perempuan di Dusun Nanas. Alasannya disuruh bantu apalah, dicurigai warga, terus diamankan,” ucap Kapolsek Jiken.
“Diamankan beberapa orang dan sempat ada yang melukai. Sementara korban melapor ke Polsek Jiken, dan saat ini masih proses pemeriksaan saksi-saksi dulu,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Desa (Kades) Bleboh Leles Budiyanto saat berada di Polsek Jiken belum bisa bertemu awak media. Dia masih dimintai keterangan oleh Kepolisian. (*)

Ikuti Konsolidasi Bacaleg, Nur Slamet Imam Syafii Siap Genjot Suara Partai Perindo Kota Bandung dan Cimahi

0

BANDUNG.-

Bacaleg DPR RI Dapil Jabar I, Nur Slamet Imam Syafii (Nurslam) menghadiri Rapat Konsolidasi DPW, DPD, Bacaleg se-Jawa Barat di Hotel Golden Flower, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (16/8/2023).
Nurslam mendengarkan pemaparan dari Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Rapat konsolidasi itu dihadiri ratusan kader dan bacaleg Partai Perindo dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Menurut Nurslam, acara konsolidasi yang digelar tersebut sangat penting bagi partai. Pidato ketua Umum Perindo dalam rapat koordinasi membuat Bacaleg lebih mantab dalam pencalonan dan lebih termotivasi untuk terus maju.
“Saya termotivasi untuk ikut andil di dalam membangun negara, terutama di Dapil Jabar 1 yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi,” ujar pria yang sejak Tahun 2003 menekuni usaha di bidang properti di Kota Bandung dan sebagian Kota Jakarta itu.


Pesan Hary Tanoe untuk segera memanaskan mesin partai di Jabar, menurut Nurslam akan memberi efek positif bagi partai untuk mendulang suara. Sementara sebagai Bacaleg dia sudah melakukan kegiatan kemasyarakatan dengan melakukan pendekatan ke warga dengan memperkenalkan diri di lingkungan Dapil dengan datang ke sesepuh daerah setempat.
“Saya intens bertemu dengan organisasi yang saya geluti yaitu Jaringan Properti Indonesia (JPI) dan organisasi Muhammadiyah di Kota Bandung dan Kota Cimahi,” ujar pria yang mendapat pendidikan SD hingga SMA di Muhammadiyah Blora itu dan sarjana di Selesaikan di Sekolah Tinggi Di Jakarta Ambil Jurusan Administrasi Niaga. (*)