Beranda blog Halaman 116

Prihatin Kekeringan di Wilayah Tambakromo, KKO SMU Negeri 3 Pati Berbagi Air Bersih

0

PATI.-

Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMU N 3 Pati melakukan kegiatan bhakti sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa desa yang terdampak kekeringan di Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati, Jum’at (3/11/2023).
Sasaran pertama kegiatan siswa-siswi kelas XI-XII KKO adalah 2 titik di Desa Sinomwidodo, tepatnya di Dukuh Lemahbang. Sementara untuk sasaran kedua ditujukan 3 titik di Desa Keben RT 06 RW 03.
Didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat, wali kelas KKO Mohammad Iqbal, S.Pd. beserta para siswa terlihat antusias dan bersemangat dalam melakukan kegiatan sosial tersebut.
Kepada awak media, Mohammad Iqbal mengaku prihatin melihat kondisi beberapa daerah di Kabupaten Pati yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan. “Kondisi itulah yang mengetuk hati para siswa kelas XI -12 KKO untuk melakukan donasi air bersih,” ujarnya.


Aris Sugiyanto selaku Bhabinkamtibmas Desa Keben yang turut dalam kegiatan tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik kelas KKO atas kepeduliannya. “Semoga apa yang dilakukan oleh para siswa mendapat balasan yang terbaik dari Yang Maha Kuasa,” ujar Aris seraya berharap agar bencana kekeringan ini segera berakhir.
Menurut Aris, satu bulan terakhir ini menjadi kekeringan yang terparah yang dirasakan oleh para warga. Jika sebelumnya sumur warga masih mampu mencukupi untuk kebutuhan harian, namun satu bulan terakhir ini sama sekali sudah tidak mampu lagi.
Hal senada juga disampaikan oleh Siti Rohani warga setempat yang mengaku bahwa desanya adalah wilayah yang paling kering dan paling susah air di Desa Keben. Siti bersama warga lain berharap ada langkah jitu dan program yang tepat dari pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pada musim kemarau tahun ini. “Mungkin dengan Pamsimas masalah ini dapat teratasi mas,” pungkasnya. (*)

Kemarau Panjang di Kecamatan Todanan, Akibatkan Sumur Warga di Desa Kembang Alami Kekeringan

0

BLORA.-

Kemarau yang berkepanjangan pada musim pancaroba tahun ini memiliki dampak besar bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Todanan, khususnya warga Desa Kembang.
Kemarau panjang menyebabkan terjadinya kekeringan di desa tersebut, hingga faktor sumur ataupun sumber air di sekitar tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari bagi warga Kembang.
“Sudah beberapa pekan terahir ini air bawah tanah, seperti sumur timba, sumur bor, jetpump listrik dan sendang telah mengering,” beber Nardi selaku kepala desa setempat.
“Sementara ini Pemdes Kembang mengoptimalkan pendistribusian air bersih untuk warga,” tambahnya. (*)

Promosi Sekolah, MTs Miftahul Ulum Todanan Gelar Perjusami

0

BLORA.-

Perkemahan Jum’at Sabtu (PERJUSAMI) dalam rangka promosi sekolah, MTs Miftahul Ulum Todanan yang berada di Desa Karanganyar Kecamatan Todanan Kab Blora sukses digelar. Kegiatan tersebut diadakan di halaman MTs setempat dan diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 7 sampai kelas 9 baik putra maupun putri. Kegiatan itu dibuka oleh Tri Wibowo, SE selaku pembina Pramuka di sekolah tersebut mewakili Kamabigus pada Jum’at (27/10/2023).
Dalam sambutannya Tri Wibowo mengatakan, kegiatan Perjusami tersebut dimaksudkan untuk mengenalkan madrasah kepada masyarakat umum, bahwa madrasah yang terletak di komplek Balai Desa Karanganyar itu juga memiliki skil tentang kepramukaan yang tidak kalah dengan sekolah lain.
“Bagi kami kegiatan ini sangat bermanfaat terutama untuk promosi sekolah tersebut, karena persaingan untuk mendapatkan siswa baru sangatlah sulit,” ungkap pria yang biasa disapa Pak Tri itu.
Kegiatan Perjusami ditutup dengan kegiatan upacara penutupan pada Minggu pagi. “Peserta terlihat sangat antusias mengikuti upacara tersebut,” tambahnya.
Selain menjadi ajang promosi Kegiatan Perjusami ini ajang juga menjadi ajang silaturrahmi dalam mempererat tali persaudaraan sesama anggota pramuka demi terbinanya mental dan disiplin dalam kehidupan pramuka penggalang di gugus depan.
Peserta juga diharapkan dapat melatih diri untuk selalu hidup berlomba-lomba dalam kebaikan dan kesederhanaan
Yang terpenting bagi seorang Pramuka sejati adalah untuk pengabdian kepada Bangsa dan Negara serta Agama. Melandasi kehidupan ini dengan Dasa Darma dan Tri Satya dalam kegiatan Perjusami, dan tetap menjaga kekompakan antar sesama anggota Pramuka.
Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut, juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni bela diri dari PN pagar nusa. (*)

7 Bacaleg DPRD Blora dari Partai Hanura Serahkan Berkas Pengunduran Diri ke KPU

0

BLORA.-

Sebanyak 7 orang bakal calon legislatif (Bacaleg) Partai Hanura resmi mengundurkan diri dari pencalonan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora. Hal itu ditandai dengan penyerahkan berkas ke komisi pemilihan umum (KPU) Blora oleh salah satu perwakilan Bacaleg Partai Hanura, Selasa ( 31/10/2023).
Mulyo Wiji Cahyono, salah satu Bacaleg DPRD Blora dari Partai Hati Nurani rakyat (Hanura) mendatangi kantor KPU Blora guna menyerahkan berkas pengunduran diri dari pencalonan DPRD Blora berserta 6 Bacaleg lainnya.
“Kami mengundurkan diri, karena merasa dalam partai ini sudah kurang sehat, dimana kemarin waktu reshuffle kepengurusan saja tidak ada rapat. Tidak ada angin, tidak ada apa-pun, dalam partai kami ternyata ada reshuffle mendadak, surat pemberitahuan ke bawah,” ucap Mulyo Wiji Cahyono usai menyerahkan berkas pengunduran diri di kantor KPU Blora.
Dengan mundurnya 7 orang tersebut, maka Bacaleg Hanura yang akan berebut kursi DPRD Blora menjadi 26 orang. Sebelumnya, Bacaleg DPRD Blora dari partai Hanura yang ditetapkan dalam DCS sebanyak 34 orang.
Farid Nur Rohman, salah satu staf KPU Kabupaten Blora saat dikonfirmasi awak media terkait pengunduran diri 7 Bacaleg Hanura membenarkan adanya penyerahan berkas surat pengunduran diri oleh Bacaleg dari DPC Partai Hanura.
“Sekedar menyerahkan salinan surat pengunduran dari pencalegan Pemilu 2024. Ini tadi sekitar tujuh surat pengunduran diri,” terangnya. (*)

Menjaga Keselamatan Bersama di Jalur Pipa Lapangan Banyu Urip

0

SELEPAS subuh, Masrukin bergegas ke ladang. Pria asal Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro ini tiba sebelum sinar matahari menerangi ladangnya. Pagi itu dia ingin mengamati serangga apa saja yang ada di sekitar tanaman padinya.

Mengamati adalah bagian dari cara Masrukin menemukan predator hama alami. Ketika sudah teridentifikasi, predator alami akan dikembangkan untuk membantu petani mengurangi penggunaan obat kimia. Selain baik secara ekologis, juga mengurangi biaya pembelian obat.
Pengetahuan ini diperoleh Masrukin dari kegiatan Jagong Tani, yang merupakan kegiatan bulanan untuk mendiskusikan soal pertanian bersama ahli pertanian dan sesama petani di desanya. Khususnya para petani yang menggarap lahan di sekitar jalur pipa minyak Lapangan Banyu Urip dan Kedung Keris di Bojonegoro.
Jagong Tani merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Masyarakat yang diprakarsai ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Program ini dilaksanakan di sepanjang 29 kilometer jalur pipa Banyu Urip dan 16 kilometer jalur pipa Kedung Keris. Lebih dari 654 petani dari 23 desa di Kabupaten Bojonegoro ikut serta dalam kegiatan ini.
“Alhamdulillah hasil panen terakhir ini lebih baik dari sebelumnya, semoga akan terus meningkat,” ungkap Masrukin.


Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pertanian menilai baik kegiatan ini. Selain bisa membantu para petani, juga memberi kesadaran tentang pentingnya menjaga keselamatan di jalur pipa minyak.
“Kami mendukung pendampingan petani seperti ini, semoga bisa berkelanjutan,” ucap Kepala Bidang Sumber Daya Manusia dan Pembiayaan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Yuni Arbaatun.
Selama kegiatan Jagong Tani, para peserta juga diberi pembekalan keselamatan oleh relawan pengawasan jalur pipa yang didampingi LSM Inspektra. Para relawan memastikan masyarakat paham mengenai apa yang boleh dan harus dihindari saat beraktivitas di jalur pipa.
“Kami paham bahwa bakar-bakar, menggunakan traktor, dan menanam tanaman berakar tunggak di atas jalur pipa sangat berbahaya,” tutur Masrukin menjelaskan apa yang dia dapatkan dari pendamping.
Selain memahami, kata Masrukin, para petani juga saling mengingatkan. Mereka memberi tahu petugas keamanan EMCL jika ada aktivitas membahayakan pipa. Sehingga masyarakat bisa tetap beraktivitas dengan aman.


External Affairs Manager EMCL, Beta Wicaksono menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya berkelanjutan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memastikan masyarakat aman dan selamat di jalur pipa. Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Lapangan Minyak Banyu Urip yang berada di bawah pengawasan SKK Migas, EMCL berkomitmen mendukung Pemerintah dalam pengembangan sektor pertanian.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang selalu mendukung terciptanya kondisi aman dan selamat di jalur pipa,” ungkapnya.
Dia menegaskan bahwa kolaborasi yang baik ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menyukseskan target produksi nasional dari Lapangan Banyu Urip dan Kedung Keris. Pemerintah menargetkan produksi minyak nasional 1 juta barel per hari pada 2030, sesuai dengan slogan yang dicanangkan oleh SKK Migas, “One team, one goal, one million.” []

Terkait kasus mafia tanah di Blora, Komnas HAM Kirim Surat ke Irwasda Polda Jateng

0

BLORA.-

KOMISI Hak Asasi Manusia (Komans HAM) mengirimkan surat ke Irwasda Polda Jateng terkait dugaan ketidakprofesionalan dalam menangani dugaan penipuan dan atau penggelapan yang dilaporkan oleh Sri Budiyono.
Sebelumnya, Sri Budiyono yang mengaku sebagai korban mafia tanah di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mengirimkan surat ke Komnas HAM pada 15 Agustus 2023 perihal permintaan monitoring dan supervisi proses penanganan perkara di Polda Jateng sesuai laporan polisi nomor LP/B/599/XII/2021/SPKT/POLDA JAWA TENGAH tanggal 7 Desember 2021.
Surat Komas HAM yang dikirimkan ke Irwasda Polda Jateng itu bernomor 1236/PM.00/K/X/2023 tanggal 24 Oktober dan ditembuskan ke Ketua Komnas HAM, Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM, Ketua Kompolnas, Irwasum Polri, Kapolda Jawa Tengah serta Sri Budiyono sebagai pelapor.
Surat tersebut ditandatangani oleh Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Uli Parulian Sihombing.
Pada intinya, dalam surat itu Komnas HAM meminta Polda Jeteng memberikan informasi mengenai penanganan kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan yang dilaporkan oleh Sri Budiyono.
Masih dalam isi suratnya, Komnas HAM meminta Polda Jateng memberikan informasi mengenai kendala dan hambatan yang dialami dalam menangani pengaduan di maksud. Memastikan adanya jaminan kepastian hukum terhadap pengadu. Selain itu, Polda Jateng diminta untuk menyampaikan informasi tersebut, termasuk perkembangan penanganan kasus ke Komnas HAM paling lambat 15 hari sejak surat ini diterima.
Kepada wartawan, Sri Budiyono mengatakan, langkahnya mengadukan kasusunya ke Komnas HAM untuk mendapatkan keadilan.
“Saya sudah menerima tembusan surat dari Komnas HAM yang ditujukkan ke Irwasda Polda Jateng itu. Saya hanya meminta keadlian dan perlindungan hukum,” katanya, Selasa 31 Oktober 2023.
Menurut Sri Budiyono, tak hanya ke Komnas HAM, dirinya juga mengadukan kasunya itu ke lembaga lain seperti Kompolnas, Kapolri, Menkopolhukam, Kementerian ATR BPN, DPR RI, Kantor Staf Presiden (KSP) hingga ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
“Saya juga akan mengirimkan surat ke Ombudsman RI, Komisi Kejaksaan, Mahkamah Yudisial serta lembaga negara lainnya,” pungkas Sri Budiyono. (*)

Bukit Effendi: Saatnya Menjadi Orang Baik

0

BLORA.-

Kuliah tujuh menit (kultum) seusai salat subuh berjamaah, Minggu (29/10/2023) pagi di masjid Nurul Falah Perumnas Karangjati RW V Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora berlangsung dengan suasana penuh pencerahan keimanan dan motivasi kelangitan
Kultum disampaikan oleh Bukit Effendi yang sering dijuluki ustaz pujangga. Mengingat setiap tampil selalu memberi tausiah, selalu diselipkan pantun jenaka dan relegius yang bisa menghibur dan memberi spirit para jemaah.
Namun untuk kali ini dalam memberi kultum yang bertema “Saatnya Menjadi Orang Baik”. Ia tidak menyampaikan pantun tetapi mengukap kata bijak dari H. Bacharuddin Jusuf Habibie Presiden Indonesia ketiga, yaitu “Keburukan orang lain cukup hanya sampai ditelingamu saja.Jangan sampai terucap di lisanmu. Apalagi sampai kau tulis di sosial media”
Ungkapan tersebut sangat tepat bila dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari di tahun politik saat ini.
Apalagi menurut Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia mencatat telah terjadi tren peningkatan hoaks terkait isu pemilian umum (Pemilu) sepanjang 2023.
Peningkatan berita hampir 10 kali lipat isu berita hoaks dibanding tahun 2022.Kondisi yang demikian ini pasti akan menimbulkan keresahaan dan kondisi yang kurang kondusif di masyarakat.
Sehingga sangat tepat kalau sekarang ini saatnya untuk belajar menjadi orang baik. “Seorang muslim yang baik adalah orang yang mampu menjadi manfaat bagi sesama umat dan istiqomah dalam beribadah,” tuturnya.
Bersih dari penyakit hati. Bersikap jujur, iklhas, sabar dalam menghadapi realita kehidupan dan peduli kepada kaum yang belum beruntung.
Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri.Dan Jika kamu berbuat jahat,maka kerugian kejahatan itu untuk dirimu sendiri (QS.Al-Isra:7).
Ada lima tanda orang baik dan bijak, Pertama, Wajhu Mumbasyar (Wajah yang senantiasa menggembirakan). Dia memiliki penampilan diri yang menyenangkan bila dipandang, murah senyum, hangat percakapan dan kehadirannya senantiasa dirindukan.
“Kedua, Lisanun Na’imah (tutur bahasa yang indah). Dia memiliki bahasa yang indah meskipun sederhana, mudah dipahami dan tidak membuat orang tersinggung,” lanjutnya.
Ketiga Qolbur Rahmah (hati yang menyenangkan). Hati adalah cerminan sikap pribadi seseorang.Sikap dan perilakunya memberikan rahmat bagi sekitarnya. Kehadirannya memberi manfaat,kata-kata yang terucap berfaedah buat yang mendengarnya.
Keempat, Shodrul Muftihah (lapang dada). Jiwanya terbuka, jujur, berterus terang dan bertoleransi. Arif menghadapi suasa gembira dan sedih,bijaksana dalam mengambil keputusan.
Lima, Yadul Muftihah (tangan yang senantiasa terbuka). Dia senang membantu siapa saja, bahkan tanpa perlu dimintapun dia akan peka untuk membantu.
“Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat, sabar, iklhas, bersyukur serta istiqomah dalam ketaatan menjalankan perintahNya,” katanya.
Akhirnya ustad pujangga mengajak seluruh jemaah yang hadir, janganlah berpikir untuk sempurna tetapi berpikirlah untuk berguna bagi sesama umat manusia (hairunnas anfauhum linnas) terutama yang saat ini masih banyak saudara saudara kita yang menderita dan duafa. (*).

Polda Jateng Amankan Pelaku Penimbunan Solar Subsidi di Brebes

0

SEMARANG. –

Ditreskrimsus Polda Jateng berhasil mengamankan pelaku penimbunan solar subsidi di Kabupaten Brebes. Pelaku mendapat solar subsidi dengan cara membeli menggunakan jerigen dari dua SPBU di wilayah Brebes.
Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Dwi Subagio dalam keterangan pers mengatakan dari adanya informasi dari BPH Migas tentang adanya penyalahgunaan BBM Subsidi di wilayah Brebes dimana SPBU menjual Solar Subsidi bukan peruntukannya.
“Setelah dilakukan penyelidikan pada 7 September 2023 petugas menemukan 3 unit sepeda motor yang sedang melakukan pengisian BBM Bio solar bersubsidi yang kemudian ditimbun di Gudang di wilayah Bulakamba dan kami amankan pria berinisial AB asal Bulakamba, Kabupaten Brebes,” ujar Dirreskrimsus.
Kombes Pol Dwi Subagyo menambahkan modus operandi pelaku, dimana ada seseorang menggunakan motor membeli solar subsidi di dua SPBU dengan menggunakan surat rekomendasi dinas dan mengisi pakai jerigen.
“Tersangka sudah beroperasi sejak bulan Juni 2023 dan Solar tersebut dijual kembali dengan harga solar industry kepada nelayan di wilayah Tegal,” imbuh Kombespol Dwi Subagyo.


Dari tangan pelaku petugas mengamankan sejumlah barang bukti pendukung yakni Solar subsidi 11 ton, truk tangki kapasitas 8.000 liter bertuliskan PT A.S.S bernopol E 9909 B, satu pick up, termasuk pompa BBM. Pihaknya pun telah memeriksa 18 saksi termasuk dari tim ahli migas.
“Pelaku kita jerat dengan Pasal 55 Undang–Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,- (Enam Puluh Milyar),” ujar Dirreskrimsus. (*)

Peringati HSN 2023, MWC NU Todanan Gelar Pawai Taaruf Santri

0

BLORA.-

Dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN), MWC NU Kecamatan Todanan dan badan otonomnya menggelar kegiatan di lapangan sepak bola Todanan, Minggu (22/10/2023).
Tidak hanya diikuti keluarga besar Nahdlatul Ulama, acara peringatan HSN 2023 yang dihadiri anggota DPRD Blora yang berdomisili di Kecamatan Todanan, Forkompimcam, dan Puskesmas besama PMI sebagai tim medis itu juga didukung oleh ormas keagamaan lain seperti Muhammadiyah, MTA, dan LDII.
Selain dari Banonm NU, peserta upacara ada juga yang dari Lembaga Pendidikan Maarif NU se-Kecamatan Todanan mulai dari jajaran MI hingga SMK sederajat.
Ketua MWC Todanan Muh Syaimuri. mengatakan, bahwa sebelumnya di Ponpes Al Binawa Dukuh Dawe Desa Sendang juga digelar pengajian umum dengan meghadirkan Kyai Anwar Zahid dari Bojonegoro pada hari jumat tanggal 20 Oktober
“Setelah ini seluruh Banom NU akan melaksanakan pembacaan sholawat nariyah di Gedung NU yang di ikuti seluruh banom NU,” ujar Ketua MWC NU Todanan.
Usai upacara dilaksanakan pawai taaruf santri dengan mengambil garis start di lapangan sepak bola dan finish di depan Gedung NU Todanan.


“Melalui rangkaian acara peringatahan HSN 2023 saya juga ingin mengajak kepada semua pengurus ranting se-Kecamatan Todanan untuk mengingat jasa para pendahulu di tingkat kecamatan dengan berziarah ke makam K. Kusmadi di Desa Tinapan,” paparnya.
Puncak acara HSN 2023 di Kecamatan Todanan, pada selasa tanggal 24 Oktober akan dilaksanakan kegiatan istighosah dengan pembacaan rotib Al hadad yang dipimpin langsung oleh Al Habib Nuh al Hadad dari Solo. “Pada acara itu akan dilaksanakan juga pelantikan pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Todanan,” tandas Ketua MWC NU. (*)

Bupati Blora Akui Masih Banyak PR Infrastruktur

0

BLORA.-

Di hadapan sekitar 700 jamaah Rotibbul Hadad di gedung MWC NU Todanan, Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan masih banyak PR tentang infrastruktur yang masih belum terselesaikan. Hal itu terjadi, menurut Arief – karena adanya regulasi pengurangan masa jabatan Bupati yang seharusnya 5 tahun hingga 2026, namun harus terjadi Pilkada kembali pada tahun 2024 besok.
“Kami akui memang masih banyak PR infrastruktur yang belum terselesaikan karena terjadi regulasi pengurangan masa jabatan Bupati yang harusnya 5 tahun tetapi baru 3 tahun harus Pilkada lagi,” ungkapnya.
Bupati Blora yang hadir memenuhi undangan jajaran MWC NU Todanan dalam rangka peringatan hari santri dan pelantikan Pengurus MWC NU Todanan masa khidmat 2023- 2028 itu juga wanti- wanti agar anak-anak untuk tidak berhenti sekolah hanya lulus SD saja, tetapi juga harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,
“Pokonya anak-anak kita jangan cuma lulus SD terus berhenti, tetapi bagaimanapun harus melanjutkan, Kalau SDM kita bagus maka Blora akan maju” imbuh Bupati sembari manambahkan jika akan lebih baik lagi jika anak-anak di Blora juga melanjutkan ke pesantren.
“Jenengan tidak usah kuwatir kalau anaknnya mondok nanti mau jadi apa?” himbau Bupati asal PKB ini.
Bupati Blora Hadir agak terlambat atau 1 jam setelah acara pelantikan jajaran MWC NU Todanan, karena baru pulang dari Surabaya.
“Alhamdulillah, meskipun agak terlambat karena saya baru pulang dari Surabaya, istirahat sebentar dan langsung meluncur kesini,” terang Bupati yang penggemar nasi pecel itu. (*)