Beranda blog Halaman 108

Korban Puting Beliung yang Rumahnya Roboh di Desa Ngliron-Randublatung Terima Bantuan dari Camat, PMI Blora dan Lazismu

0

BLORA.-

Sumadi, salah satu penduduk Dukuh Talkidang, Desa Ngliron Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora yang pada 26 Januari 2024 lalu rumahnya roboh disapu puting, menerima bantuan dari PMI Blora beserta Camat dan Lazismu Randublatung, Kamis (1/2/2024).

Bantuan dari PMI diserakan langsung oleh Subkor Pelayanan Kesehatan Dinkes Blora Eko Wahyudi didampingi Kepala Dinas PMDI Blora Yayuk Windrati, bantuan dari Kecamatan diserakan oleh Camat Randublatung Drs,Bukri M.Si, sementara bantuan dari Lasizmu diserahkan oleh petugasnya.

Penyerahan bantuan berupa sembako, beras minyak goreng, dan uang itu disaksikan oleh Kepala Desa Ngliron, Babinsa, Babinkamtibmas desa setempat, dan masyarakat sekitar.

Camat Randublatung Drs Bukri M.Si, pada kesempatan itu menyampaikan pesan kepada masyarakat sekitar, agar semua warga agar selalu waspada karena bencana datangnya tanpa pemberi tahuan terlebih dulu.

“Jangan dilihat besar kecilnya, namun sumbangan ini merupakan kepedulian pemerintah kepada rakyatnya. Mungkin tidak besar nilainya, semoga dapat sedikit meringankan beban pak Sumardi sekeluarga,” kata Camat.

Eko Wahyudi yang didapingi Yayuk Windrati juga menyampaikan pesan kepada keluarga korban yang rumahnya roboh agar sabar menerima musibah.

“Pak ini amanah dari PMI ada sumbangan berupa sembako ya mungkin tidak banyak, semoga bermanfaat meringankan beban keluarga Pak Suwardi,” ucap Eko.

Sementara itu Kepala Desa Ngliron Muntono S.Sos mengucapkan terima kasih kepada Camat, PMI dan PMD serta Lazismu Randublatung yang telah penuh perhatian kepada warganya yang telah terkena musibah angin puting beliung.

“Semoga semua bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban yang kena musibah,” ujar Muntono. (*).

Anggota KPPS Tambakromo Senam Bersama Petugas Pemilu

0

KoranDiva-PATI. – Jum’at 02 Februari 2024, bertempat di halaman Balai Desa Tambakromo Kecamatan Tambakromo, Pati, puluhan anggota KPPS melakukan kegiatan senam bersama petugas Pemilu. Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB – 08.00 WIB itu berlangsung meriah.

Rita Sugiarti selaku ketua PPS Desa Tambakromo mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Kegiatan seperti ini perlu dilakukan karena belajar dari pengalaman pada pemilu sebelumnya, banyak anggota KPPS yang meninggal dunia selain karena faktor usia juga karena masalah kesehatan dan kebugaran,” katanya.

Menurut Rita, kegiatan serupa akan dilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2024 mendatang. Dia juga berterima kasih pada semua anggota KPPS yang hadir yang mau meluangkan waktu di sela kesibukan masing-masing.

“Mudah-mudahan kegiatan minggu depan makin meriah dan peserta makin banyak,” pungkasnya. (*)

Di Randublatung, Nenek 62 Tahun Tewas Gantung Diri di Pohon

0

BLORA.-

Subuh pukul 04.30 Wib, Jumat (2/2/2024), warga Dukuh Beran RT.02 RW.03 Kelurahan Randublatung Kabupaten Blora digegerkan kabar ditemukan tubuh seorang nenek bernama Ngadinem (62) tewas tergantung di pohon mangga di belakang rumah sendiri.

Korban diketahui pertama kali oleh suami korban bernama Suyahman (64). Usai menjalankan solat subuh Suyahman melihat isterinya sudah tidak ada di tempat tidur.

Suyahman yang sudah curiga lalu mencari keberadaan istrinya di sekitar rumah. Betapa kagetnya Suyahman menge-tahui tubuh isterinya dalam posisi nggantung di pohon mangga.

Selanjutnya Suyahman minta tolong kepada Ramelan, perangkat kelurahan yang selanjutnya melaporan ke Polsek, Koramil, dan Satpol PP, serta Puskesmas Randublatung.

Petugas yang datang di tempat kejadian perkara (TKP) melakukan pemeriksaan dengan seksama, dan tidak ditemukan adanya kekerasan.

Kapolsek Randublatung AKP Pujiono menyatakan, korban meninggal karena gantung diri dengan menggunakan tali tampar di atas pohon mangga. “Di bawahnya ada satu kursi diduga digunakan untuk memanjat,” ujarnya.

Dimungkinkan karena penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh, tambah Kapolsek. (*).

Di Blora, Pencairan DD dan ADD 2024 Dibagi Dua Tahap

0

BLORA

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, merencanakan proses pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam dua tahap untuk Tahun Anggaran (TA) 2024.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, S.IP melalui Kepala Bidang Penataan, Pengembangan dan Pengelolaan Keuangan Desa, Suwiji, SH, MM mengatakan, untuk pencairan DD dan ADD di Blora tidak diperlukan penyusunan peraturan bupati (Perbup) karena regulasi terkait tata cara dan syarat pengajuan dana desa tahun 2024 sudah diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 146 tahun 2023. “Pemkab tidak wajib membuat Perbup terkait hal ini,” ujarnya, Kamis (1/1) lalu.

Ditambahkan, perihal pencairan DD dan ADD harus sesuai PMK 146 yang mana batas ajuan Dana Desa Tahap I tanggal 15 Juni 2024. “Target kami bulan April sudah salur untuk semua desa,” tambahnya.

Sehubungan dengan hal itu Wiji menjelaskan, pihaknya sudah membuat surat edaran pemberitahuan kepada seluruh camat untuk disampaikan kepada pemerintahan desa pada 11 Januari lalu.

Terkait data-data yang harus segera dicukupi oleh desa sebelum pengajuan dana desa berproses, yaitu data terkait anggaran BLT DD, program ketahanan pangan, program Penanganan dan pencegahan stunting, realisasi BLT DD 2023, Silpa dana desa 2023.

“Karena data tersebut harus kami input dulu di aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN),” papar Wiji.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa, Heksa Wismaningsih, S.STP, MH, bahwa ADD Tahap 1 targetkan sudah bisa dicairkan pada bulan Maret 2024. “Tetapi dikembalikan ke desa masing-masing, mau mengajukan persyaratannya kapan,” katanya. (*)

Senam Bersama Forkompincam, Goyangan Anggota PPK Sambong Bikin Heboh

0

BLORA.-

Guna menjalin silaturahmi dan kekompakan jelang dilaksanakannya Pemilu 2024, Panwaslucam Sambong melaksanakan senam bersama Forkompimcam Kecamatan Sambong pada Jumat (2/2/2024).

Senam perdana yang digelar di halaman Puskesmas Sambong mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 08.30WIB itu berlangsung heboh karena ulah salah seorang anggota PPK Sambong bernama Mujianto.

Karena semangatnya dalam menghayati musik lagu berjudul “Blenjani”, pria berbadan gemuk yang memiliki perut buncit itu dengan lincahnya melakukan goyang heboh.

Tentu saja dalam kegiatan olahraga yang dipimpin inspektur senam bernama Mbak Titik itu, pandangan semua mata tertuju pada Mujianto yang tak sadar dirinya menjadi pusat perhatian teman-temannya.

Kepada wartawan, Kepala Puskesmas Sambong Eny Purwaningsih, STr. Keb. Bdn membenarkan, suasana di halaman Puskesmas pagi itu menjadi ramai dan heboh karena ulah seorang peserta senam. “Kelincahan salah satu peserta dalam bergoyang membuat peserta lain makin semangat,” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Sambong AKP Tejo Utomo, SH, MM berharap, senam bersama Forkompimcam ini bisa dilaksanakan kontinyu setiap Jumat pagi. “Selain bisa menjadikan badan sehat, senam bersama juga untuk menjalin silaturahmi yang guyub rukun dan kompak,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Danramil Sambong Kapten Chb Moh Rifai, bahwa senam bersama di tingkat Forkompimcam diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi dan meningkatkan kekompakkan. “Kami siap mengintruksikan anggota untuk ikut senam bersama,” ujarnya. (*)

Kecil-kecil Cabe rawit, 12 Atlet PJSI Blora Borong Prestasi dalam Pertandingan Judo Tingkat SD se-DIY dan Jateng

0

BLORA.-

Kecil-kecil cabe rawit, sebutan itu sangat pas untuk 12 para atlet judo yang tergabung dalam Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Pasalnya, mereka telah berhasil menorehkan prestasi dalam pertandingan judo tingkat Sekolah Dasar (SD) se-DIY dan Jateng pada Selasa (30/01/2024).

Emas, Perak dan Perunggu yang diperoleh 12 atlet judo Blora tersebut tak lepas dari kegigihan dua orang pelatihnya yaitu Serma Andianto, anggota kodim 0721/Blora, dan Ipda Nandika Yudha Pratama.

Ipda Nandika Yudha Pratama selaku pelatih klub Judo Waza Blora melalui pendamping pelatihnya Nandisya Dwinta Yudha Putri saat dihubungi melalui pesan WhatsAp mengatakan, bahwa dengan hasil ini PJSI Kabupaten Blora bertengger pada peringkat 4 (empat) dalam klasemen total perolehan medali dari 19 Pengkab/klub.

“Allhamdulilah dalam pertandingan judo tingkat sekolah dasar se-DIY dan Jateng yang diselenggarakan di Padepokan PJSI D.I.Y tanggal 27- 28 Januari 2024, kita berhasil menorehkan prestasi dengan meraih 4 (empat) emas 2 (dua) perak dan 6 (enam) perunggu,” ucapnya.

“Alhamdulillah kami mulai berlatih jadi satu di GOR Mustika dan dilatih oleh (Serma Andianto anggota kodim 0721 Blora),” tambahnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga menyampaikan bahwasannya apa yang sudah ditorehkan saat ini, sebagai pemantik semangat berlatih.

“Anak-anak jangan cepat puas dan semakin giat lagi berlatih. Semoga Judo Blora semakin berkembang dan maju,” ungkapnya.

Berikut daftar nama peraih prestasi, Juara 1, Nazil Annaqi Adzka (-27 Kg Putra kategori 6-9 tahun), Kennan Najamuddin Narendra (-29 Kg Putra kategori 9-12 tahun), Ahmad Milanisti Duta Nusantara (-33 Kg Putra kategori 9-12 tahun), Daiva Azqianu Alby Ismawan (+60 Kg Putra kategori 9-12 tahun).

Juara 2, Khanza Al Adzra Putri Laksono (+32 Kg Putri kategori 6-9 tahun), Ilyas Aufa (+60 Kg Putra kategori 9-12 tahun).

Juara 3, Ken Dzakiandra (-23;Kg Putra kategori 6-9 tahun), Narendra Wirayudha Putra Infantri (-23 Kg Putra kategori 6-9 tahun), Wahyu Riyadlus Sholihin (-28 Kg Putra kategori 9-12 tahun), Sandara Najwa Rahadian (-52 Kg Putri kategori 9-12 tahun), Hana Fadlillah Basri (-28 Kg Putri kategori 6-9 tahun), Muhammad Wudda (-29 Kg Putra kategori 6-9 tahun). (*)

Diwarnai Kegiatan Bakti Kesehatan, Wakapolri Resmikan RS Bhayangkara di Blora

0

BLORA.-

Rumah Sakit Bhayangkara Blora yang berlokasi di Jalan Raya Blora-Purwodadi tepatnya di Desa Jagong Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora, sudah beroperasi usai diresmikan WakapolrI, Komjen Pol Drs. Agus Andrianto pada Selasa (30/1/2024).

Rumah Sakit Bhayangkara yang masuk kategori rumah sakit Tingkat IV itu dibangun di atas lahan seluas 22.629 M², lokasinya 20 km dari pusat Kota Blora dan 42 km dari pusat Kota Grobogan.

Rumah Sakit Bhayangkara yang dibangun guna menjadi rumah sakit rujukan anggota Polri dan masyarakat umum itu dalam pembukaannya juga digelar acara bakti sosial dan bakti kesehatan di sekitar lokasi rumah sakit.

Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pemeriksaan gigi dan mata, serta pab smear. Sedangkan kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan meliputi khitanan massal serta pembagian paket sembako sebanyak 5.000 paket untuk warga kurang mampu.

Dalam kegiatan yang dihadiri sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri dan Polda Jateng ini, turut hadir Forkopimda Jateng Dan Forkopimda Kabupaten Blora, serta beberapa undangan lainnya.

Dalam konferensi pers di depan media, Wakapolri Komjen Agus Andrianto mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Blora. Dirinya berharap keberadaan rumah sakit ini bermanfaat serta bisa meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Blora.

“Terima kasih pemerintah Kabupaten Blora telah menghibahkan tanahnya, semoga pembangunan bisa dilanjutkan,” kata Wakapolri yang juga putra kelahiran Blora itu.

Komjen Agus selanjutnya menjelaskan tentang fungsi sosial rumah sakit yang harus diutamakan dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang belum mendapatkan akses kesehatan dan masyarakat kurang mampu.

“Semoga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Untuk fungsi sosial ini agar dikoordinasikan dengan BPJS dan instansi terkait,” ungkapnya.

Wakapolri berharap agar RS Bhayangkara Blora terus dikembangkan sehingga meningkat dari rumah sakit tingkat 4 menjadi 3, atau bahkan tingkat yang lebih tinggi.

Dirinya juga memberikan masukan agar perekrutan tenaga medis dan tenaga kesehatan memberikan prioritas kepada warga lokal dan sekitarnya sehingga turut mendorong penyediaan lapangan kerja bagi putra-putra daerah setempat.

“Polri akan terus berupaya untuk mengembangkan fasilitas pelayanan kesehatan baik dari segi sarana dan prasarana, sumber daya manusia pelayanan dan lain-lain, termasuk di rumah sakit ini. Sehingga ke depan kualifikasi rumah sakit ini dapat terus ditingkatkan,” pungkas Wakapolri. (*)

Sinkronisasi, KKI Blora Berharap Bappeda Memasukkan GDPK ke Dalam RPJPD

0

BLORA.-

Bertempat di ruang pertemuan Dinas Pengendalian Penduduk (Dalduk) dan KB, digelar kegiatan sinkronisasi GDPK dengan Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Blora, Senin 22 Januari 2024.

Acara yang diprakarsai oleh Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Kabupaten Blora itu dihadiri oleh Kepala Bappeda Blora Mahbub Djunaidi, S.Pd., M.Si beserta staf. Kegiatan awal tahun itu juga melibatkan dewan pengawas dan pengurus KKI Blora serta Kepala Dinas Dalduk KB bersama Kabid.
Ketua KKI Kabupaten Blora Darwanto mengatakan, kegiatan yang melibatkan dewan pengawas dan pengurus KKI Blora serta Kepala Dinas Dalduk KB bersama Kabid itu guna memasukkan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) ke dalam RPJPD Blora.

“Selain itu pertemuan juga membahas pengalihan proses publikasi dan skenario GDPK dari Dindalduk KB ke BAPPEDA,” ujarnya.

Menurut Darwanto, proses perjalanan GDPK dipublis ke organisasi atau dinas lain setelah dikaji ulang dengan proyeksi dari BPS.

“Impian kami, bahwa KKI mampu menciptakan program pembangunan berwawasan kependudukan,” tambahnya.
Pada kesempatan itu Darwanto juga menjelaskan, bahwa 5 pilar GDPK sebagai substansi arah kebijaksanaan kependudukan yaitu, kuantitas penduduk, kualitas penduduk, dan pembangnan keluarga. “Ditambah lagi mobilitas penduduk dan administrasi kependudukan,” tandasnya.

Ketua Dewan Pengawas KKI, Mamik Slamet pada kesempatan itu memberikan sumbang saran terkait GDPK 5 pilar. “Semoga 5 pilar bisa terakomodir dalam proses sosialisasi GDPK,” ucapnya.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Blora Dr Hajar Ahmad Chusaini, ST, MT., mengatakan, bahwa GDPK yang ada masih perlu kajian sinkronisasi hasil perhitungan dari Dukcapil dan dari BPS. “Kalau boleh tahu, apa yang menjadi goal dari perjuangan GDPK,” ujarnya dengan nada tanya.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Penggerakan Dindalduk KB, Anton Suwoto, S.Kep.,Ners., MM pada kesempatan yang sama mengatakan, bahwa GDPK merupakan tugas wajib dari BKKBN Pusat yang harus dijabarkan ke dinas terkait di kabupaten. Harapannya GDPK bisa diambil alih BAPPEDA sebagai pemotor.

“Dasar pembuatan GDPK diambil dari Dukcapil karena pada Tahun 2019 Sesus Penduduk 2020 belum mulai,” harapnya.
Sementara itu Kepala Bappeda Blora Mahbub Djunaidi mengatakan, bahwa GDPK sudah dibahas di internal Bappeda namun masih ada korelasi proyeksi dengan BPS. “Masih perlu ada diskusi antar OPD yang relevan,” tandasnya. (*)

Puting Beliung Sapu Wilayah Randublatung, Sebuah Rumah Warga Desa Ngliron Rata dengan Tanah

0

BLORA.-

Puting beliung yang menyapu Desa Ngliron Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, tepatnya di Dukuh Talkidang RW.02/RT.06 mengakibatkan rumah milik Sumadi, salah satu penduduk setempat roboh rata dengan tanah serta puluhan rumah lainnya gentengnya berjatuhan pada Jum’at (26/01/2024).

Salah seorang saksi mata Kepala Dusun Talkidang, Pariman (42) membenarkan bahwa angin yang menerjang pedukuhannya siang itu sangat kencang.

“Siang itu sekitar pukul 11.30 WIB cuaca mendung disertai awan hitam tampak gelap sekali. Saat itu tahu-tahu angin yang datang terlihat muter-muter dari arah selatan, menyapu perkampungan hingga membuat rumah milik Sumadi roboh,” paparnya.

Pasca hujan dan angin mulai mereda, Kepala Desa Ngliron Muntono S.Sos mendatangi tempat kejadian (TKP) lalu melapor ke Polsek Randublatung dan BPBD Blora.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun istri Sumadi yang bernama Rindi Setiyowati sempat tertimpa reruntuhan kayu ketika hendak menyelamatkan diri.

“Ada luka di bagian kepala, dan langsung dilarikan ke PKU Randublatung hingga mendatkan 11 jahitan. Karena tidak mambahayakan korban langsung diperbolehkan pulang,” kata Muntono.

Petugas yang datang dari Polsek Randublatung, Kasi Trantib, dan anggota Pol PP serta BPBD Blora lansung cek lokasi. Rumah ukuran 8 x 12 cm yang roboh terbuat dari kayu jati mengalami kerusakan cukup berat. Ditapsir kerugian materi sebesar 60 juta. (*).

Koperasi PWRI Primkoptama Subur Gelar RAT Tahun Buku 2023

0

BLORA.-

Koperasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Primkoptama Subur Kecamatan Jepon Kabupaten Blora menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2023, Sabtu (27/1/2024).

Hadir dalam kegiatan RAT Bambang Wisnu mewakili Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Blora, Sukimin mewakili Camat Jepon ,Ketua PWRI Kabupaten Blora, Ketua PWRI Kecamatan Jepon, pengurus dan anggota Primkoptama Subur.

Secara singkat Ketua Primkoptama Subur masa bhakti 2022-2024, Hj Tasmi melaporkan bahwa selama mengemban amanah Ia selalu menyelenggarakan RAT tepat waktu dan untuk RAT tutup buku 2023 Primkoptama Subur masih mampu memberi SHU sebesar Rp7.407.500.dan melayani secara prima kepada para anggota.

Ketua PWRI Kecamatan Jepon, H.Rajiman Santarko mantan Camat Tunjungan dan Anggota DPRD masa bhakti 2014-2019 mengungkapkan bahwa ketua Koperasi Wredatama adalah sosok pemimpin yang jujur, berani dan suka berbagi sering dijuluki Srikandi Primkoptama Subur bahkan dua anaknya Tasmi sudah jadi profesor di Perguruan Tinggi di Ambon.

“Kinerja pengurus Prikoptama Subur bagus dan kreatif terbukti dalam mengelola koperasi masih menghasilkan SHU dan mampu menyelenggarakan RAT tepat waktu,” ucapnya.

Ia mengimbau kepada para pengurus dan anggota Koperasi agar di tahun politik ini bisa menjaga diri dan siap sebagai panutan serta tidak menjadi golput dalam pesta Demokrasi pada tanggal 14 Februari 2024.

“Selaku ketua PWRI Kabupaten Blora saya memberikan apresiasi positif atas terselenggara Rapat Anggota Tahunan Primkoptama Subur berarti mengindikasikan bahwa Koperasi Sehat dan pengurusnya memiliki komitmen untuk mengemban amanah dalam mewujudkan kesejahteraan para anggota,” kata Bambang Sulistya, Ketua PWRI Blora.

Dikatakannya, saat ini tinggal tersisa waktu 21 hari pesta Demokrasi akan digelar. Untuk itu sebagai upaya menumbuhkan spirit para anggota PWRI agar memiliki tekad bahwa pesta demokrasi harus kita sabut dengan riang gembira dan penuh harapan.

“Saya mengajak seluruh yang hadir untuk berdiri dan menyanyikan bersama Jingle Pemilu Tahun 1971,” ujarnya.

Ajakan tersebut disambut dengan antusias dan suka cita. Karena lagu mars Pemilu di era orde baru ciptaan Mochtar Embut seperti mengingatkan kembali masa lalu, setiap akan ada Pemilu mars itu selalu berkumandang dan setiap warga hafal syair dan lagunya.

Untuk membangkitkan memori syair lagu saya bacakan diluar dugaan peserta seperti suara koor menirukan syairnya dengan irama lagu sebagai berikut Pemilihan Umum telah memanggil kita/Seluruh rakyat menyambut gembira/Hak demokrasi Pancasila/Hikmah Indonesia Merdeka/Pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya/Pengemban Ampera yang setia/Dibawah Undang Undang Empat Lima/Kita menuju ke pemilihan umum.

Selesai menyanyanyikan lagu tersebut nampak pancaran wajah mereka ceria dan gembira.
Memang para generasi manula lagu itu sangat dikenal dan populer. Karena enam kali pemilu 1971,1977,1982, 1992 dan 1997 digunakan sebagai lagu resmi mars pemilu.

Lagu itu kerap diputar menjelang dan sesudah siaran berita RRI. Setelah suasana peserta RAT sudah merasa terhibur langsung saya titipkan bekal untuk menyambut dan mendukung sukses pesta demokrasi 2024 dengan mengamalkan akronim PEMILU 2024 yang maknanya sebagai berikut:

(P) – Pilihlah wakilmu dan capres/cawapres yang dapat dipercaya dengan landasab kreteria Shidik (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Fatonah (Cerdas),Tablig (menyampaikan kebenaran), Prasojo (Sederhana), Loma (Suka berbagi) dan Nekat (berani).

(E) – Enyahkan pemikiran negatif tentang pesta Demokrasi.Saat ini sepertinya pesta demokrasi diwarnahi suasana dalam meraih kemenangan ditempuh dengan cara saling menghujat, saling membatai, saling membuka aib dan saling memfitnah.
Sehingga beda pilihan dianggap musuh dan lawan yang harus dihabisi.Mestinya beda pilihan hal yang biasa,beda pilihan adalah sunatulah dan berkah serta beda pilihan kita tetap paseduluran selawase. Beda pilihan tidak memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
Ada sebuah pesan dari bapak Proklamator RI Bung Karno:”Pemilihan Umum jangan menjadi tempat pertempuran perjuangan kepartaian yang dapat memecah belah kerukunan umat dan persatuan Bangsa Indonesia”.

(M) – Menangkal dan melawan berbagai berita hoaks,provokasi, fitnah dan adu domba yang dapat menciptakan situasi kurang kondusif, sehingga langkah cerdas yang harus diambil adalah stop menyebarkan berita hoaks dan berhati-hati dalam merespon berbagai berita yang kita terima jangan mudah merespon apalagi bersumbu pendek atau emosi.

(I) – Ingatkan kepada seluruh eleman masyarakat bahwa pemilu diselenggarakan dalam rangka untuk memilih dan menyeleksi para pemimpin pemerintahan baik eksekutif maupun legistatif guna mewujudkan Pemerintahan yang demokratis, kuat dan memperoleh kepercayaan serta dukungan dari rakyat.

(L) – Lestarikan dan budayakan Semboyan Bhineka Tunggal Eka dalam pergaulan hidup sehari hari apalagi di saat ini suhu politik sudah meninggi.
Sehingga perlu perekat persatuan dan kesatuan bangsa yang kukuh dan kuat.Ingat tak selamanya perbedaan itu menyakitkan dan menakutkan tapi perbedaan itu indah dan menghibur seperti warna pelangi di langit nan biru.

(U) – Ujudkan Pemilu 2024 menjadi pemilu yang gembira penuh kasih sayang, penuh kedamaian dan bisa menjaga keutuhan NKRI.

Ada ungkapan bijak bahwa Pertemanan dan kekeluargaan lebih berharga dari perbedaan politik. Pemilu hanya berlangsung lima tahun sekali sementara hubungan kekeluargaan kita dapat berlangsung sepanjang masa.

“Semoga Pesta Demokrasi 2024 akan berjalan lancar penuh kasih dan kedamaian serta Primkoptama Subur makin maju dan sejahtera,” ucapnya. (*).