Beranda blog Halaman 103

Jalan Rusak Parah, Warga Dukuhseti Demo di Halaman Kantor Kecamatan

0

PATI.-

Ratusan massa yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Dukuhseti (Pemandu) melakukan unjukrasa di halaman Kantor Kecamatan Dukuhseti, Senin 1 April 2024. Mereka menuntut adanya perbaikan jalan raya Puncel – Tayu yang kondisinya udah sangat memprihatinkan dan banyak menimbulkan korban.

Penyebab utama dari kerusakan jalan tersebut adalah banyaknya truk pengangkut material tambang yang melintas dengan over dimensi. Hal itu seperti yang dikemukakan oleh Jubir Pemandu, Izzudin Arsalan, bahwa Jalan Puncel – Tayu masuk golongan III C, yang hanya boleh dilewati kendaraan dengan kapasits 8 Ton. “Faktanya truk-truk yang lewat di atas 15 Ton, bahkan ada yang mencapai 20 Ton,” ujar Izzudin.

Masih menurut Alan pembatasan jumlah truk tambang yang melintas harusnya juga dibatasi, sementara menurut pantauan mereka jumlah truk tambang yang melintas setiap harinya berjumlah ratusan. “Ini kan parah,” pungkasnya,” tandasnya.

Sementara Camat Dukuhseti Agus Sunarko yang hadir di tengah ratusan massa pendemo mengaku siap mengawal aspirasi atau tuntutan warganya. Bahkan dirinya berjanji akan berdiri paling depan jika nantinya tuntutan warganya tersebut tidak dihiraukan.

“Kalau ada perbaikan juga jangan hanya asal-asalan. Perbaikan jalan harus dapat bertahan lama dan tidak gampang rusak,” papar Agsun, panggilan akrab Camat Dukuhseti itu.

Untuk memenuhi tuntutan para pendemo, menurut Angsun sementara waktu ada petugas dari Dinas Perhubungan yang berjaga di beberapa titik lokasi jalan yang dilalui oleh kendaraan tambang tersebut.

Hal senada disampaikan oleh Nita Agustiningtyas selaku Kabid Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan Kabupaten Pati. “Kami akan menempatkan beberapa petugas di jalan raya Puncel -Tayu,” terang Nita. (*)

Harga Gabah Anjlok Hingga 4000, Petani di Blora Merugi

0

BLORA.-

Di bulan April ini sejumlah daerah di Jawa Tengah (Jateng) mulai memasuki masa panen. Di tengah melimpahnya produksi padi, petani mengeluh jika harga gabah basah justru anjlok saat panen raya.
Jika sebelum Ramadan harga gabah basah mencapai Rp 6.000 per kilogram (kg), namun saat ini malah turun menjadi Rp 4.000 per kg.

Hal tersebut disampaikan Suwoto, petani asal Desa Gedebeg Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora. Bahwa biaya oprasional petani setiap tahun meningkat mulai dari pupuk hingga biaya olah sawah yang tadinya 1 bau 800 ribu menjadi 1,2 juta. “Sangat miris nasib petani, pada musim panen harga gabah malah anjlok di kisaran 4000,” ujar Suwoto.

“Bisa dipastikan panen kali ini kami merugi. Belum lagi banyak padi kami yang roboh karena hujan angin, sehingga hasil produksinya tidak maksimal,” katanya.

Suwoto dan petani lain berharap harga gabah basah bisa stabil di angka 6 ribu sampai 7 ribu per kilo. “Pemkab Blora melalui instansi terkait yang membidangi harus memantau ke stabilan harga, biar petani tidak merugi,” tukasnya. (*)

Modus Janjikan CPNS, Seorang Wanita di Blora Terancam Pidana 4 Tahun Penjara

0

BLORA.-

Wanita asal Blora, Jawa Tengah berinisial KN (48) terancam pidana empat tahun penjara karena diduga melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan. Hal itu seperti disampaikan Kasi Humas Polres Blora AKP Sugiman, SH ketika menggelar konferensi pers di Aula Arya Guna, Polres Blora, Selasa (02/04/2024).

Modus dari tersangka adalah menjanjikan kepada korban bahwa akan meloloskan anak korban menjadi karyawan di Kemenkum HAM.

“Modus tersangka adalah menjanjikan kepada korban bahwa dirinya bisa meloloskan untuk menjadi karyawan di Kemenkum HAM namun hingga sekarang tidak terwujud,” papar AKP Sugiman didampingi Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Blora Iptu Suhari, SH, MH, dan Kanit Tipiddum Satreskrim Iptu Junaidi, SH, MH.

Adapun kejadian tersebut pada bulan Januari 2022 dengan korban bernama Sunarti, warga Desa Tempurejo Kecamatan Blora.
Sementara itu Kanit Tipiddum Satreskrim Iptu Junaedi SH MH menyampaikan bahwa tempat kejadian perkara adalah di rumah korban.

“TKP di dalam rumah turut tanah Desa Tempurejo Kecamatan Blora. Tersangka kooperatif atas panggilan yang kami berikan. Dan saat ini dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana 4 tahun penjara,” kata Iptu Junaedi SH MH.

Adapun kerugian korban mencapai RP. 302.500.000 dan barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas diantaranya: screenshot percakapan antara korban dengan tersangka, satu lembar kuitansi senilai 20 juta, satu bendel persyaratan atas nama Ovi dan Hestu yang merupakan anak korban yang dijanjikan masuk menjadi karyawan di Kemenkum HAM.

Lebih lanjut Iptu Junaedi menyampaikan, bahwa proses penyerahan uang dilakukan secara bertahap dengan memberikan secara tunai dari korban kepada tersangka.

Kepada warga masyarakat, Ipda Junaedi berpesan agar selalu hati hati dan waspada terhadap penipuan, baik penipuan secara online ataupun konvensional.

“Belajar dari kejadian ini, kami imbau kepada warga masyarakat agar jangan percaya pada orang orang yang menjanjikan sesuatu kepada kita apalagi dengan imbalan uang atau barang, karena hal itu bisa jadi modus penipuan,” tandasnya. (*)

HIPMI Blora Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Bulan Ramadhan

0

BLORA.-

Dalam rangkaian merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Blora menggelar buka bersama dan santunan anak yatim di Hotel Kyriad ARRA Cepu pada Kamis 29 Maret 2024.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora Siswanto, Ketua Umum BPC HIPMI Blora Sri Endahwati, Dewan Pembina HIPMI Blora Abdulah Aminudin, serta para pengurus dan anggota HIPMI Blora.

Dalam sambutannya, Sri Endahwati menyampaikan rasa syukur atas kerja sama angota beserta pengurus HIPMI Blora, hingga terlaksananya acara tersebut.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat berkumpul bersama anak-anak langit (anak yatim). Terima kasih kepada semua anggota dan pengurus yang telah bekerja keras demi terselenggaranya acara ini,” ujarnya.

Dia berharap HIPMI Blora dapat terus berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi di Kabupaten Blora. “Mari kita terus bersemangat mengambil peran. Menularkan ilmu bisnis kepada pemuda demi kemajuan ekonomi di Kabupaten Blora,” kata dia.

Pada kesempatan ini, HIPMI Blora memberikan santunan kepada belasan anak yatim, sebagai bentuk kepedulian HIPMI Blora terhadap anak-anak yatim di bulan suci Ramadhan ini.

Sementara itu Dewan Pembina HIPMI Blora, Abdullah Aminudin, Dewan Pembina HIPMI Blora, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh HIPMI Blora.

Ia berharap HIPMI Blora dapat terus menjadi wadah bagi para pengusaha muda di Kabupaten Blora untuk mengembangkan usahanya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Dari seluruh ketua-ketua HIPMI yang ditampilkan, sekarang yang memegang negeri ini. Maka ini menjadi catatan pengurus HIPMI Blora, di Blora menjadi ajang perjuangan,” ungkapnya.

Dia berpesan, kalau berjuang untuk orang banyak dan berjuang memegang pemerintahan, harus selesai berjuang untuk dirinya sendiri. Supaya nanti tidak berjuang lagi untuk dirinya.

“Saya bangga dan memberikan semangat, agar pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI, menjadi penentu kebijakan arah pembangunan bangsa Indonesia,” ungkap Abdullah Aminudin.

Dia melihat, HIPMI Blora adalah asosiasi pengusaha yang paling aktif dan terlihat perannya. “Dari seluruh asosiasi pengusaha, dari seluruh perkumpulan pengusaha, yang paling bergerak dan tampak, baru HIPMI,” kata dia. (*)

Kurangi Dampak Bencana Banjir, DLH Pati Tanam 500 Bibit Pohon Buah di Sekitar Goa Larangan

0

PATI.-

Memperingati Hari Air Sedunia, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Kendeng Hijau bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati melakukan penanaman pohon buah di sekitar Goa Larangan di Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati, Minggu (31/3/2024). 500 pohon yang ditanam terdiri dari bibit tanaman Durian, Alpukat, Matoa, Kelengkeng, Jambu Air, dan Mangga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo berharap kegiatan yang dilakukan pada bulan Ramadhan ini dapat bermanfaat dan mampu mengurangi dampak bencana banjir seperti yang belum lama ini terjadi di Kabupaten Demak.
Di sisi lain sebagian warga Pati mempercayai mistik, bahwa bencana banjir yang sering terjadi karena adanya dua ekor ular raksasa yang sowan kepada Kanjeng Sunan Kalijaga, bahkan ada salah satu tokoh yang berpendapat bahwa musibah banjir karena Kuluk Kanigoro terbalik.
“Kita tidak perlu memperdebatkan pendapat masing-masing pihak, yang harus kita lakukan adalah melakukan langkah nyata seperti hari ini,” tegas Tulus.

Sementara itu Camat Tambakromo Mirza Nur Hidayat dalam sambutannya mengatakan, bahwa dirinya mendorong kegiatan penghijauan di lingkungan Pegunungan Kendeng harus dilakukan secara masif oleh para pegiat lingkungan dan lapisan masyarakat di wilayah tersebut.
“Kita tidak perlu saling menyalahkan, karena ini seperti lingkaran setan, yang perlu dilakukan adalah mencari solusi dan melakukan kegiatan seperti ini,” ujar Pak Camat yang juga menjadi salah satu korban bencana banjir di Pati Selatan beberapa waktu lalu.

Meskipun belum bisa membantu menyumbang bibit karena keterbatasan anggaran tambah Camat, dirinya berjanji dibawah kepemimpinannya akan melakukan perubahan yang lebih baik untuk Kecamatan Tambakromo.

Dalam giat ke-15 yang mendapat dukungan dari Asper Tambakromo, Polsek Tambakromo, Koramil Tambakromo dan Satpol-PP Tambakromo kali ini, LSM Kendeng Hijau membentangkan spanduk bertuliskan, Perlahan Tapi Pasti, Sedikit Tapi Berarti.

Juminten, selaku pimpinan Macan Pati Jos merasa bangga bisa turut berpartisipasi dalam giat Lingkungan tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh Onny Firdiansyah pimpinan Laskar Bumi Pesantenan.

Walaupun kegiatan digelar di Desa Larangan, namun kepala desa setempat tidak turut berpartisipasi mengikuti kegiatan tersebut tanpa alasan yang jelas. “Tidak heran kalau Kades di sini tidak hadir,” ujar salah satu peserta yang mengaku sangat kenal tabiat sang Kades. (*)

Bakal Maju Pilkada Jateng, Dico Ganinduto Datang ke Blora Minta Restu

0

BLORA.-

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto yang digadang-gadang bakal maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Tengah Tahun 2024 melakukan safari Ramadhan ke sejumlah daerah diantaranya Blora dan Rembang, pada Sabtu sore (23/3/2024).

Kedatangan Dico ke Blora adalah yang kedua kali, sebelumnya politikus Partai Golkar itu pernah datang ke Kota Samin ini sebagai Relawan 02 dalam kegiatan bersama dengan Denny Caknan dan Gus Miftah di Lapangan Kridosono pada Desember 2023 lalu.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Blora Siswanto mengatakan, Dico ke Blora untuk melakukan safari Ramadhan. Dalam kunjungannya ke Blora, Dico menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama pengurus Partai Golkar Kabupaten Blora.

Ditambahkan oleh Siswanto, bahwa kedatangan Dico ke Blora sekaligus meminta doa restu untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) Jawa Tengah. “Kedatangannya ke Blora intinya silaturahmi dan perkenalan, sekaligus mohon doa restu beliau mau nyalon gubernur Jawa Tengah,” ucapnya, Senin (25/3/2024).

Menurut Siswanto, selain Dico ada beberapa kader Golkar yang mendapat surat tugas untuk peluang maju sebagai calon gubernur. Ada nama Wihaji eks bupati Batang, dan Panggah Susanto yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI serta Ketua DPD Golkar Jateng.

“Kami menerimanya dengan senang hati karena kader Golkar silaturahmi dan siap maju untuk gubernur Jawa Tengah, tapi untuk keputusan siapa yang diusung oleh Partai Golkar kami manut ketua umum Pak Airlangga Hartarto,” terang dia.

“Siapa yang direkomendasikan oleh Ketua Umum kami siap memperjuangkan dan melaksanakan perintah,” imbuhnya. (*)

Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), Warga Jontro Heran karena Banyak yang Pindah Tangan

0

PATI.-

Bertempat di Balai Desa Jontro Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati, beberapa warga bermaksud menemui Kades setempat untuk minta penjelasan dan klarifikasi terkait bantuan beras yang mestinya mereka terima, Jumat (22/3/2024). Namun warga kecewa karena belum mendapatkan jawaban yang jelas dari perangkat desa maupun Kades.

Adalah Didik Nurwahyudi, dan Erika Ariyati Dewi, keduanya warga RT 004 RW 003 Desa Jontro. Menurut Erika, mestinya dia dapat bantuan beras pada Januari dan Februari sebesar 10 kg setiap bulannya hingga enam bulan kedepan. Kenyataannya, beras yang semestinya menjadi haknya kini berpindah tangan ke orang lain tanpa sepengetahuan dan seijin dia. “Ini jelas merampas hak saya, Mas,” tuturnya kepada awak media.

Berbeda dengan Erika, Didik Nurwahyudi, yang namanya tercantum sebagai penerima bantuan, namun tidak mendapatkan undangan atau kupon pengambilan beras dari Kantor Pos. “Lalu siapa yang mengambil dan siapa yang mengalihkan hak saya ke orang lain?” tukas Didik dengan nada kesal.

Sementara itu Kades Jontro Rahmad Wahyudi menjelaskan, bahwa dirinya tidak pernah melakukan pengalihan hak/ mencoret nama-nama yang mendapat bantuan pangan tersebut karena pada tahap pertama pencairan dirinya berada di Jakarta (mengikuti demo Kades). “Yang menyalurkan adalah perangkat desa atau Kring masing-masing perangkat di wilayah kerjanya,” ujar Kades didampingi perangkat dan Bhabinkamtibmas.

Menurut Kades, untuk nama-nama yang semestinya mendapatkan bantuan namun terpaksa dialihkan, bahwa sesuai petunjuk Kantor Pos hal itu boleh dilakukan dengan beberapa kriteria diantaranya, meninggal dunia, sudah mendapatkan bantuan dari DD,ADD, pindah domisili atau dirasa sudah mampu,tegasnya.
“Kami melangkah atas petunjuk dari Kantor Pos, bahkan data penerima sudah kami kirim ke Kantor Pos Wedarijaksa,” imbuhnya.

Berbeda dengan apa yang disampaikan oleh salah seorang perangkat desa, bahwa penggantian atau pengalihan bantuan diduga kuat mengandung unsur suka dan tidak suka sebagai imbas pencalonan atau bahkan pencitraan Kades karena yang bersangkutan akan maju lagi sebagai kepala desa. “Hal itu dilakukan untuk menarik simpati warga supaya dirinya dapat terpilih kembali menjadi Kades,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Cabang Kantor Pos Wedarijaksa, Totok mengaku data yang diberikan oleh Kades Jontro kurang lengkap, sehingga menyulitkan pihaknya. Ketika diminta data siapa saja yang diganti selalu mundur dari waktu yang disepakati. “Desa lain tidak ada kendala,semua lancar dan tidak ada masalah,” paparnya. (*)

Ribuan Benih Ikan Ditebar di 15 Embung di Blora

0

BLORA. –

Ribuan benih ikan ditebar di Embung Rowo Karangjati, Kabupaten Blora, Rabu (20/3/2024). 49.500 ribu benih yang ditebar di 15 embung atau waduk itu terdiri dari ikan nila, tawes, tombro, dan patin.
Bupati Blora Arief Rohman memimpin penebaran ikan yang diinisiasi Dinas Pangan Pertanian Peternakan, dan Perikanan Blora itu. Arief mengatakan, penebaran ikan itu dilakukan sebagai salah satu upaya mempertahankan serta meningkatkan populasi ikan.

Ia berharap penebaran benih ikan dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan angka konsumsi ikan di Blora. Sebab, pada 2022, angka konsumsi ikan di Blora baru mencapai 21,77 kg per kapita per tahun.

Angka tersebut masih rendah dibandingkan dengan angka konsumsi ikan Provinsi Jateng sebesar 38,83 kg/kapita/tahun dan angka angka konsumsi ikan nasional sebesar 56,48 kg/kapita/tahun.

Menurutnya, dalam peningkatan angka konsumsi ikan menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkab Blora. Untuk itu, pihaknya akan terus menyosialisasikan gerakan gemar makan ikan pada masyarakat.

”Sebab ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh manusia. Utamanya, untuk perkembangan sel- sel otak yang dimulai saat janin, balita sampai usia dewasa karena ikan kaya akan asam lemak omega 3, vitamin dan berbagai mineral,” katanya.

Selain itu, Arief melanjutkan, ikan juga menjadi sumber bahan makanan yang ketersediaannya berlimpah dan sangat beragam. Ikan dapat dikonsumsi seluruh lapisan masyarakat dan harganya terjangkau.

Di kesempatan itu, Arief berpesan para masyarakat agar tidak menggunakan alat-alat berbahaya dan merusak lingkungan saat menangkap ikan. Penggunaan obat atau racun, listrik, jala atau jaring dapat menyebabkan ikan yang belum layak panen terperangkap atau matu.

”Saling mengingatkan dan secara bersama-sama menjaga keberadaan dan kelestarian lingkungan agar kegiatan penangkapan ikan di perairan umum dapat terus dilakukan dan diwariskan kepada anak cucu,” terangnya.

Kepala DP4 Blora Ngaliman mengatakan, jumlah ikan yang ditebar di Embung Rowo berjumlah 3000 ekor, yang terdiri dari tiga jenis ikan, yakni tombro, patin, dan tawes.

”Kegiatan ini mendukung upaya peningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Dan di Blora setiap tahun secara rutin juga dilakukan penebaran ikan di embung atau waduk,” ucapnya. (*)

Bulog Blora Diminta Gelontorkan 943 Ton Stok Beras Murah untuk Masyarakat

0

BLORA.–

Pengurus HKTI Kabupaten Blora masa bakti 2024-2029 memanfaatkan momentum Bulan Ramadan 1445 H untuk mengadakan silaturahmi ke Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Blora.

Pada kesempatan itu Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Blora, HM. Kusnanto menyampaikan adanya keluhan masyarakat tentang harga beras di pasaran yang masih tinggi, Senin 18 Maret 2024.

Kedatangan jajaran pengurus HKTI diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi didampingi Asisisten ll Sekda Blora Dasiran, Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora Ngaliman, dan Kabag Perekonomian Sekda Blora Pujiariyanto.

“Ibarat sambil menyelam menangkap ikan, selain untuk bersilaturahmi juga memanfaatkan kesempatan yang bersejarah ini untuk memperkenalkan diri kepengurusan HKTI yang baru dan menyampaikan keinginan agar dalam menjalankan amanah bisa bersinergi dengan Pemkab untuk sesarengan mbangun Blora berkelanjutan,” ujar H.M Kusnanto yang juga mantan Ketua DPRD Blora itu.

Dalam kesempatan itu, Kusnanto juga menyampaikan sebagaian petani saat ini mulai panen raya padi meski curah hujan cukup tinggi. Ia meminta untuk meringankan para petani dalam menangani panen produksi padi, Pemkab dapat membantu terkait gelaran terpalny.

Merespon apa yang disampaikan HKTI Blora, Pemkab Blora meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) Blora untuk menggelontorkan 943 ton beras yang menjadi stok gudang Bulog melalui pasar murah yang masif dilakukan Pemda, dan operasi pasar yang dilakukan Bulog.

“Kalau perlu sampai menjelang Idulfitri 1445 Hijriah, Bulog bisa melakukan penjualan stok beras yang saat ini di gudang ada sebesar 943 ton digelontorkan ke masyarakat dengan harga jual Rp 10.800,” ujar Komang.

Pengurus HKTI Singgih Hartono pun memberi masukan agar Sekda Blora beserta pihak OPD terkait, melakukan pengecekan langsung ke gudang Bulog Blora untuk mengetahui stok ketersedian beras di Kabupaten Blora.

Hal itu kata Singgih, sebagai bentuk kepekaan yang tinggi dari Pemda Blora untuk memberi solusi terhadap permasalahan yang sedang dialami masyarakat terkait kenaikan harga beras.

Sementara pengurus HKTI Anton Sudibdyo juga meminta agar Pemkab Blora memberi perhatian tetang nasib petani tebu Blora. Menurutnya, walaupun Blora sudah memiliki pabrik gula GMM Bulog, namun keberadaan pabrik gula tersebut belum memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan petani tebu Blora.

Menanggapi itu, Pemkab kata Sekda Blora, sudah mengundang rapat dengan berbagai pihak terkait termasuk pihak Bulog Blora untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Pemda Blora, disampaikan Komang menyampaikan terimakasih atas kehadiran para pengurus HKTI dan sangat berharap agar kiprah HKTI ke depan bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk membangun Bumi Blora Mustika. (*).

Ikuti OlympicAD VII Tingkat Nasional, Santri Muhammadiyah At-Tajdid Cepu Gondol 4 Medali Perunggu

0

BANDUNG.-

Sejumlah santri Pontren Muhammadiyah At-Tajdid Cepu mengikuti Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VII tingkat nasional yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 6-8 Maret 2024.
Sementara itu hasil perolehan santri dan asatidz dalam olimpiade adalah sebagai berikut:
A. SMA
1. Febrianika Nurhayati S, kls 5 (XI) Juara 3 Medali Perunggu 🥉, Lomba Mapel Kebumian jenjang SMA-MA Muhammadiyah
2. Ust M. Guntur Setiwento P, S.Pd. (Kepala Sekolah SMA), Juara 3 Medali Perunggu 🥉, Lomba Best Practice (Praktik Baik) pengelolaan Sekolah Madrasah Jenjang SMA-MA Muhammadiyah
B. SMP
1. Ahmad Ahsan R, kls 3 (IX), Juara 3 Medali Perunggu 🥉, Lomba Tahfidz Qur’an jenjang SMP-MTs Muhammadiyah
2. Jauza Izdihar Y, Gracehilmi C.R., Jihan Hasna R, kls 2 (VIII), Juara 3 Medali Perunggu 🥉, Lomba Dakwah Digital jenjang SMP-MTs Muhammadiyah
Total Perolehan 4 Medali Perunggu. (*)