Beranda blog Halaman 94

Dinamika Zonasi dalam PPDB, Sekolah Favorit di Blora Kelebihan Pendaftar

0

Korandiva-BLORA.- Meski sejumlah sekolah mengalami penurunan pendaftar siswa baru, namun kondisi sebaliknya justru dialami oleh SMP Negeri 1 Blora.

Tiga tahun terakhir SMP yang berada di Jl. Dr. Sutomo Nomor 38 Blora itu selalu kelebihan pendaftar. Bahkan tahun ini panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terpaksa menolak hampir separo dari pendaftar yang mencapai 600 siswa.

Saat ini sekolah tersebut mempunyai 10 kelas di setiap jenjangnya sehingga dari Kelas 7 sampai Kelas 9 total ada 30 rombel dengan jumlah total siswa sebanyak 960 siswa.

Kepala SMP Negeri 1 Blora Ainur Rofiq mengungkapkan, banyaknya pendaftar disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah adanya label sebagai sekolah terbaik dan favorit yang melekat sejak dulu, sehingga menjadikan animo masyarakat tinggi dan berebut mendaftar di SMP Negeri tertua di Blora itu.

Rofiq menambahkan, prestasi guru maupun siswa yang berhasil ditorehkan juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mendaftar di SMP tersebut. “Alhamdulillah, semakin kesini prestasi guru dan siswa semakin membaik,” imbuh Rofiq.

Kegiatan ekstra kurikuler yang disediakan SMPN 1 Blora mencapai 25 jenis. “Salah satunya ekstra robotic yang satu-satunya hanya ada di Blora ini,” katanya.

Sementara itu, panitia PPDB mengaku, dalam sosialisasi pihaknya tidak menggunakan trik khusus. Secara zonasi SMP 1 Blora hanya memiliki 1 sekolah kantong, yaitu SDN Tempelan. “Secara zonasi kami hanya memiliki 1 kantong sekolah yaitu SD Tempelan yang memiliki kelas pararel,” ungkap Karno, salah satu panitia PPDB.

Selama ini panitia hanya mengeshare informasi penerimaan siswa baru melalui media sosial sekolah dan pamlet. “Secara teknik, kami hanya sosialisasi biasa melalui medsos sekolah dan menyebar pamlet. Secara zonasi, justru dalam melakukan seleksi masuk kami tidak bisa mencari kualitas yang bagus karena seleksinya hanya berdasarkan jarak,” ungkap Karno.

Hal yang sama terjadi di SMP Negeri 2 Cepu yang dari dulu sudah dikenal sebagai sekolah favorit. Setiap masa PPDB, sekolah yang berada di Kampung Baru Kelurahan Karangboyo Cepu tersebut selalu diserbu pendaftar.

“Tahun ini ada 279 pendaftar, sehingga ada kelebihan 55 pendaftar, karena tahun ini kami hanya menerima sesuai kuota yaitu 224 siswa baru,” ungkap Ketua Panitia PPDB SMP Negeri 2 Cepu, Suprapto.

Suprapto menjelaskan bahwa setiap tahun sekolah yang sudah memiliki 9.529 alumni ini selalu diserbu pendaftar. “Ya, setiap tahun selalu kelebihan pendaftar. Pendaftar yang tidak diterima, kami alihkan ke sekolah lain,” katanya.

Alumni IKIP PGRI Semarang ini menuturkan, tahun ini pendaftar yang melalui jalur zonasi ada 141 pendaftar, jalur prestasi 96 pendaftar, jalur perpindahan orang tua ada 8 pendaftar, serta melalui jalur afirmasi sebanyak 34 pendaftar.

Suprapto menambahkan, letak geografis yang membuat SMP Negeri 2 Cepu tidak pernah kekurangan pendaftar. “Prioritas kami yang berasal dari Kelurahan Karangboyo. Tetapi ada pendaftar melalui jalur prestasi berasal dari Jakarta, Kedewan, Padangan, Sambong, dan Nglanjuk,” ujarnya.

Lembaga pendidikan yang berdiri 17 Pebruari 1979 ini semakin diminati masyarakat dikarenakan sering mengukir prestasi bergengsi. “Banyaknya prestasi sekolah yang membuat masyarakat ingin anaknya menimba ilmu di sini,” ujar Suprapto.

Sementara itu kondisi yang berbeda terjadi di SMPN 3 Todanan Satu Atap. Sejak berdiri Tahun 2005 lalu, sekolah ini tidak pernah memiliki siswa banyak. Bahkan, pada awal berdirinya hingga pertengahan 2010 akses jalan menuju sekolah yang berada di Dukuh Banat Desa Bedingin Kecamatan Todanan itu sangat memprihatinkan. Jika musim hujan, guru di sekolah tersebut terpaksa harus meninggalkan sepeda motornya di jalan persawahan karena jalan yang ada tidak bisa dilalui.

Kepala SMP Satu Atap Todanan Sutar menjelaskan, sistem zonasi yang diterapkan pemerintah tidak berpengaruh pada PPDB di sekolahnya. “Sistem Zonasi tidak mempengaruhi PPDB di sekolah kami, karena selama ini secara gegrafis sekolah kami terisolir, sehingga sekolah yang sebenarnya dekat sekalipun enggan mendaftar di sini,” kata Sutar.

Saat ini siswa keseluruhan sebanyak 39 siswa. Semua berasal dari SDN 2 Bedingin.

“Alhamdulillah sekarang siswa SDN 2 Bedingin mayoritas masuk di SMP Satu Atap, kalau dulu siswa SDN 2 sendiri enggan mendaftar,” katanya. Pada PPDB tahun ini, pendaftar Kelas 7 yang baru berjumlah 10 siswa. (*)

“Mimpi dan Harapan Blora Masa Depan”

0

Diselenggarakan oleh: FORUM PEMRED MEDIA BLORA

LATAR BELAKANG
Generasi muda merupakan benih masa depan bangsa. Mereka lah yang kemudian akan menjadi tombak perubahan maupun kemajuan bangsa mendatang. Pemahaman dan juga sikap kepedulian serta kepekaan terhadap berbagai isu dan kondisi sekitar menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh para generasi muda kita sejak dini.

Dengan mulai memahami berbagai persoalan yang dihadapi bangsa atau bahkan dunia, generasi muda dapat tumbuh menjadi masyarakat yang peka, bijak, partisipatif, dan kritis dalam menghadapi berbagai persoalan maupun tantangan yang mungkin dapat muncul seiring perubahan zaman. Salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk menumbuhkan sikap tersebut adalah melalui internalisasi budaya literasi.

Menurut National Institute for Literacy (NIFL), literasi merupakan kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, dan masyarakat.

Seperti dikatakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, aktivitas budaya literasi dapat dilakukan dalam beragam cara, salah satunya adalah pembiasaan membaca dan kemudian dari hasil bacaan akan muncul keinginan untuk menulis karya. Melalui aktivitas menulis karya tulis, peserta didik dapat menuangkan gagasan kritis dari hasil pembacaan dan memacu peserta didik untuk terus berkarya (menulis) karena dengan menulis mereka memiliki pengetahuan.

Kabupaten Blora dengan luas wilayah 1.820 km2 atau 182.058 ha memiliki kekayaan sumber daya alam yang cukup melimpah berupa hamparan hutan jati terbesar di Indonesia. Dan, dari 16 kecamatan yang ada, semuanya mempunyai lokasi atau lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas).

Memasuki usianya yang ke-275, Blora degan jumlah penduduk 921.470 jiwa masih menyimpan segudang permasalahan dalam menyongsong Bonus Demografi 2045, diantaranya;
 Minat Investor masuk ke Blora masih minim.
 Persentase penduduk miskin di Blora pada Tahun 2023 sebesar 11,49 persen.
 Jumlah pengangguran di Blora hingga pertengahan 2023 mencapai 17.627 orang.

Oleh karena itu, Forum Pemred Media Blora bersama Pemerintah Kabupaten Blora mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja dengan Tema “Mimpi dan Harapan Blora Masa Depan” yang diharapkan generasi muda Blora dapat memberikan ide/gagasannya tentang sumber daya alam yang ada di Blora sehingga output dari lomba tersebut dapat diterapkan dan menjadi solusi bagi permasalahan ekonomi yang ada di Kabupaten Blora.

TUJUAN
 Memberikan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan aspirasi dan berkarya secara positif. Meningkatkan minat baca siswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan.
 Membentuk generasi muda yang bijak dan cerdas dalam menghadapi arus perkembangan zaman.
 Mendorong terbentuknya sikap peduli, kreativitas dan daya bersaing secara sehat pada kaum pelajar.
 Mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi dalam bidang literasi.
 Melatih dan mengembangkan kemampuan siswa untuk berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan.
 Mengembangkan pemikiran generas muda Blora dalam mengkaji permasalahan lingkungan seperti kurangnya minat investor masuk ke Blora yang berdampak pada minimnya penyerapan tenaga kerja di Blora.
 Genarasi muda yang masih berstatus pelajar SLTA dan Mahasiswa dapat memberikan kontribusi dalam membantu pemerintah dan masyarakat setempat dalam mengatasi permasalahan ekonomi yang ada.

SASARAN KEGIATAN
1. Mahasiswa
 Peserta adalah mahasiswa / mahasiswi asal Blora dengan melampirkan KTP/Kartu Mahasiswa saat pendaftaran.
 Peserta merupakan mahasiswa Diploma maupun Strata 1 dari seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta.
2. Pelajar
 Peserta adalah siswa perorangan dan terdaftar pada SMA/SMK/MA sederajat se Kabupaten Blora.
 Usia minimal 17 tahun ditunjukkan dengan melampirkan KTP/kartu pelajar.

JADWAL KEGIATAN:
Tanggal 26 Agustus – 6 September 2024
Pengiriman Karya Peserta

Tanggal 10 September 2024
Pengumuman 10 besar finalis

14 September 2024
Presentasi Finalis dan Pengumuman Pemenang

16 September 2024
Penyerahan Tropy dan Hadiah.

MEKANISME PERLOMBAAN
Penulisan Esai (Babak Seleksi)
1. Artikel dikirimkan via e-mail ke forumpemredblora@gmail.com dengan Subjek: Artikel-Nama Sekolah-Nama Peserta paling lambat 6 September 2024.
2. Panjang esai 2 – 3 halaman, ukuran kertas A4, spasi 1.5, jenis font Times New Roman, ukuran 12, margin atas-bawah 4 cm, kiri-kanan 3 cm. File dalam format Ms.Word.
3. Artikel ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
4. Artikel yang dikirimkan menjadi hak milik FORUM PEMRED MEDIA BLORA dan dapat disebarluaskan oleh panitia melalui media massa dengan mencantumkan nama penulis.
5. Sepuluh finalis dengan karya terbaik akan diumumkan pada tanggal 10 September 2024 melalui Medsos dan Media Cetak (Koran Diva, Media Edukasi, Monitor Ekonomi, dan Opini Publik).
6. Para finalis yang terpilih akan memasuki tahap perlombaan berikutnya, yakni presentasi.
Presentasi (Babak Final)
1. Pada hari presentasi (14 September 2024) para finalis wajib untuk membawa bahan presentasi yang disimpan dalam flashdisk sebagai backup file.
2. Finalis wajib hadir pukul 08.00 untuk proses registrasi ulang. Tidak ada penambahan waktu bagi yang datang terlambat.
3. Tiap peserta akan mengambil undian berisikan nomor yang menentukan urutan tampil saat presentasi. Apabila tidak hadir saat panggilan presentasi, maka giliran peserta akan dilewati.
4. Peserta akan dipanggil kembali setelah semua peserta tampil, dan apabila tidak hadir juga maka peserta akan dinyatakan gugur
5. Durasi presentasi setiap finalis adalah 7 – 9 menit, dengan toleransi tambahan waktu sebanyak 20 detik. Setelah melewati batas toleransi waktu (9 menit 20 detik), maka panitia akan menghentikan presentasi.
6. Saat presentasi, panitia akan memberikan tanda-tanda sebagai berikut:
Kartu hijau: Mulai melakukan presentasi
Kartu kuning: Sisa waktu 1 menit (diangkat di menit ke-8)
Kartu merah: Waktu habis (diangkat di menit ke-9)
7. Peserta dapat menggunakan properti atau alat peraga lainnya.
8. Peserta dapat dibantu oleh 1 orang operator selama presentasi dan/atau menggunakan pointer presentasi.
9. Peserta dapat mengenakan seragam sekolah atau pakaian lainnya sesuai keperluan presentasi. Setelah presentasi, peserta akan memasuki sesi tanya jawab di mana dewan juri akan mengajukan 2 pertanyaan kepada peserta sehubungan dengan materi yang disampaikan.

SYARAT DAN KETENTUAN PERLOMBAAN
 Hasil karya yang diikutsertakan dalam Lomba merupakan hasil karya orisinil dan berlum pernah diikutsertakan dalam perlombaan lainnya.
 Peserta yang tidak mengirimkan esai dan/atau tidak hadir saat tahap presentasi dinyatakan gugur.
 Keputusan panitia dan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat.
 Forum Pemred Media Blora memiliki hak untuk mempublikasikan seluruh hasil karya serta mencantumkan identitas nama para peserta dalam publikasi tersebut.
 Peserta dan pemenang wajib hadir saat pengumuman pemenang.

HADIAH-HADIAH:
Kategori Mahasiswa
 Juara 1 : e-sertifikat + uang pembinaan Rp 2.000.000
 Juara 2 : e-sertifikat + uang pembinaan Rp 1.500.000
 Juara 3 : e-sertifikat + uang pembinaan Rp 1.000.000
 Harapan 1-3 : e-sertifikat
 10 besar finalis : e-sertifikat apresiasi

Kategori Pelajar
 Juara 1 : e-sertifikat + uang pembinaan Rp 1.000.000
 Juara 2 : e-sertifikat + uang pembinaan Rp 750.000
 Juara 3 : e-sertifikat + uang pembinaan Rp 500.000
 Harapan 1-3 : e-sertifikat
 10 besar finalis : e-sertifikat apresiasi

DEWAN JURI
1. Oerip Daryanto (Suara Merdeka)
2. Abas A. Darsono (Koran Diva)
3. Bambang Sartono (Opini Publik)

PENYELENGGARA:
*FORUM PEMRED MEDIA BLORA
bekerjasama dengan
* Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Blora

CONTACT PERSON:
0813-9032-1777 (Hary)

Meriahkan HUT Kemerdekaan ke-79, Kelurahan Randublatung Gelar Jalan Sehat Berhadiah

0

Korandiva-BLORA. Tri Tunggal Forkopincam Randublatung Kabupaten Blora melepas peserta jalan dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-79, Minggu (11/8/2024).

Mengambil tempat garis Start dan Finish di jalan ex Kawedanan Randublatung kegiatan jalan sehat berhadiah pagi itu diikuti ratusan peserta dari kalangan ibu ibu melenial dan anak anak pelajar SD, SMP serta kalangan remaja.

Sekitar pukul 10.30 Wib peserta memasuki garis Finish sekaligus lokasi panggung hiburar dangdut. Sambil menunggu hadiah diundi, peserta menikmati suguhan hiburan sambil berjoget.

Tampak Camat, Danramil, dan Kapolsek setempat naik panggung. Ketiga pejabat di tingkat kecamatan itu duet kompak menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Maju Takgentar serta lagu perjuangan lainnya.

Di sela sela acara, Camat Randublatung Drs Bukhri S.Mi juga menyampaikan rasa bangga dan gembira karena warga Randublatung masih memiliki jiwa Patriot yang besar dan semangat luar biasa.

“Saya yang dituakan di Kecamatan Randublatung ini merasa bangga karena saya melihat di desa-desa juga diadakan banyak lomba. Itu menandakan guyub rukun gotong royong masih kental banget,” ujarnya.

“Semangat kegotong-royongan harus terus terjaga, semoga semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” pesannya. (*).

Satnarkoba Polres Blora Tangkap Tiga Pengedar Sabu di Perempatan Biandono

0

Korandiva-BLORA.- Tim Satresnarkoba Polres Blora berhasil mengamankan terduga pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Gatot Subroto Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis, (8/8/2024).

Selain mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu kurang lebih 0,72 gram. Polisi juga langsung menahan tiga orang yang mana dua diantaranya adalah mantan narapidana kasus serupa alias residivis.

Kasat Resnarkoba Polres Blora AKP Edi Santosa, SH, MH menjelaskan, ketiga orang yang sudah ditahan adalah Jumali alias Minti (34 tahun), Teguh Budi Tiskandar alias Teguh Benggol (53 tahun), dan Rohmat Utomo (46 tahun yang semuanya adalah warga Kabupaten Blora.

“Waktu dan lokasi penangkapan pada Kamis (8/8/2024) sekira pukul 23.00 di sebelah barat perempatan lampu merah Biandono turut Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang disita dari pria berinisial J yakni dua paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip warna bening, kemudian dibungkus menggunakan kertas grenjeng rokok. Lalu dimasukkan ke dalam bungkus rokok Gudang Garam Surya 12. “Total Barang Bukti (BB) sabu kurang lebih 0,72 Gram,” tambahnya.

Barang bukti lain yakni satu buah handphone merk Oppo warna hitam dengan SIM cardnya, satu potong celana pendek warna abu-abu, seperangkat alat hisap bong terbuat dari botol plastik yang terdapat dua buah sedotan plastik warna putih lalu dua buah cottonbud dan satu buah korek api warna hijau.

Sementara barang bukti yang disita dari pria yang diketahui merupakan residivis bernama Rohmat Utomo yakni satu buah handphone merk Samsung Galaxy A51 warna hijau toska bersama nomor SIM cardnya.

Kronologi penangkapan berawal pada bulan Agustus 2024 petugas Satresnarkoba Polres Blora mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di wilayah Kecamatan Blora khususnya di sekitar perempatan Bangkle sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya, sampai akhirnya petugas Satresnarkoba mencurigai seorang yang sedang melintas di Jalan Gatot Subroto dengan mengendarai sepeda motor Vario 125 warna hitam dengan Nomor Polisi K-6276-CY yang diduga akan melakukan transaksi narkotika tersebut.

“Selanjutnya petugas mendatangi dan mengamankan orang tersebut, kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa dua paket narkotika jenis sabu,” terangnya.

Menurut AKP Edi Santosa pada saat dilakukan penggeledahan disaksikan oleh para saksi, dan para pelaku mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya. Lalu, pihak kepolisian melakukan interogasi lebih lanjut dan mengamankan para pelaku dan barang buktinya.

“Barang bukti tersebut dibawa ke kantor Satresnarkoba untuk dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” jelasnya.

Pelaku yang telah diamankan sebagai pengedar. Mereka disebut melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

Tim Analis Dinas PMD Blora Tinjau Langsung Enam Prodi di UNNES

0

Korandiva-BLORA.- Dalam rangka monitoring pelaksanaan perkuliahan umum bagi mahasiswa semester 3 asal Kabupaten Blora peserta program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), tim analis dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora mengunjungi di Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (08/08/2024).

Tim analis dari Dinas PMD Blora yang berkunjung ke UNNES adalah Supriyati, S.AP. (Analis Kebijakan Ahli Muda), Ronny Maylana P., S.IP. (Analis Kebijakan Ahli Pratama), Andre Wahyudi, S.IAN. (Analis Desa dan Kelurahan), dan Muhammad Adhif Alfi C., S.A.P. (Analis Desa dan Kelurahan).

Salah seorang analis dari Dinas PMD Blora Supriyati mengatakan, bahwa kunjungannya ke UNNES merupakan yang pertama kali dari kegiatan monitoring pelaksanaan perkuliahan umum mahasiswa RPL Desa yang direncanakan setiap kali tatap muka di Universitas Negeri Semarang.

Kedatangan personil Dinas PMD Blora di UNNES disambut oleh Prof. Dr. Nanik Wijayati, M.Si selaku Koordinator RPL UNNES, didampingi Lulu April Farida, S.Pd., M.Pd (Kepala Kantor Urusan Internasional), Hendra Dedi Kriswanto, S.Pd, M.Pd (Tim RPL UNNES), dan Agestia Putri Nusantari (Tim RPL UNNES).

“Kami mengunjungi kelas-kelas di enam prodi yakni Sosiologi Antropologi, Pendidikan Luar Sekolah, Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, dan Pendidikan Ekonomi,” ujar Supriyati ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (09/08/2024).

Ditambahkan oleh Supriyati, di dalam setiap kelas, tim analis Dinas PMD Blora berinteraksi dengan dosen wali dan dosen pembimbing terkait kendala-kendala yang dihadapi baik dari mahasiswa maupun dosen dalam memberikan materi perkuliahan kepada mahasiswa RPL Desa dari Kabupaten Blora.

“Salah seorang mahasiswa dari prodi Sosiologi Antropologi mengaku tidak keberatan terkait UKT yang harus dibayarkan, dia juga merasa terbantu dikarenakan mendapatkan subsidi UKT 50% yang dibiayai oleh Pemkab Blora,” papar Supriyati.

Usai melaksanakan peninjauan ke dalam kelas pada masing-masing prodi, tim analis Dinas PMD Blora diundang ke ruang rapat Rektorat UNNES untuk bertemu dengan Wakil Rektor I Unnes.

Pada kesempatan itu Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., Akt. selaku wakil rektor bidang I UNNES berpesan agar Pemerintah Kabupaten Blora yang diwakili Dinas PMD Blora untuk membantu memberikan motivasi kepada semua mahasiswa RPL desa dalam mengikuti pembelajaran, baik daring maupun luring yang diselenggarakan UNNES.

“Pesan lain dari wakil rektor agar segera melakukan proses pencairan pembayaran beasiswa 50% biaya UKT semester 3 guna penyelesaian pengisian progres KRS,” lanjut Supriyati.

Kepada wartawan, Supriyati mengaku senang mendapat kesempatan mengunjungi mahasiswa RPL Desa yang tengah mengikuti perkuliahan umum di Unnes secara langsung, sehingga tahu bagaimana mahasiswa ketika di kelas, bagaimana interaksi mereka dengan dosen, dan keluh kesah mereka selama masa perkuliahan yang sudah mulai masuk semester 3.

“Tentunya tantangan mereka akan semakin bertambah dengan mulai masuk ke fase pengerjaan tugas akhir,” kata Supriyati.

Informasi lain yang didapat oleh tim analis Dinas PMD Blora ternyata tugas akhir (skripsi) bukan merupakan satu-satunya syarat untuk lulus dari UNNES, akan tetapi terdapat alternatif lain seperti halnya publikasi dan project yang dikerjakan oleh mahasiswa. (*)

Menuju Pilkada Blora 2024, Pasangan ASRI Terima Rekomendasi dari Ketum Partai Demokrat

Korandiva-BLORA.– Pasangan bakal calon kepala daerah (Bacakada) Arief Rohman dan Sri Setyorini (ASRI) menerima surat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk maju pada Pilkada Blora 2024 pada bulan November mendatang.

Penyerahan surat rekomendasi itu diberikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada pasangan Arief Rohman dan Sri Setyorini bersama sejumlah Bacakada lain dari berbagai daerah, di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Jakarta, Kamis malam (8/8) lalu.

Tampak hadir mendampingi dalam acara penyerahan rekomendasi para pengurus dari DPC Demokrat Blora, ada Tety Indarti (ketua DPC Demokrat Blora), Bambang Sulistya (Sekretaris DPC Demokrat Blora), dan pengurus DPC PKB Blora Mustofa yang ikut hadir ke Jakarta.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam sambutannya mengatakan setidaknya dalam penyerahan surat rekomendasi calon kepala daerah kurang lebih ada 100 kabupaten/ kota se Indonesia.

“Tentu ini setelah melewati berbagai proses dan tahapan yang menjadi kewajiban kami secara internal, untuk melihat pontensi atau kans kemenangan dari masing masing kandidat,” ucapnya.

AHY menambahkan, tentu diantara sekian banyak kandidat yang kami usung, cukup banyak kader partai Demokrat, dan tak hanya itu ada juga dari partai partai sahabat.

“Kami berkoalisi dengan semua partai di setiap tingkatkan dan tentunya kami berharap mereka semua langsung menyusun langkah-langkah taktis selanjutnya strategi dan menyiapkan diri sebaiknya untuk bisa masuk pada masa kampanye dan pilkada untuk bisa memenangkan pilkada pada akhirnya,” pungkasnya.

Arief Rohman, saat dihubungi Kamis malam (8/8), membenarkan bahwa dirinya bersama Sri Setyorini telah menerima rekomendasi dari Partai Demokrat yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta.

“Iya Alhamdulillah tadi malam kami berdua (bersama Sri Setyorini) diundang ke Jakarta untuk menerima rekom yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sebagai pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati,” ucap Arief Rohman.

“Tentunya dengan arahan ini kami siap memenangkan pilkada 2024 ini,” tambahnya.

Tety Indarti DPC Ketua DPC Demokrat Blora saat dikonfirmasi mengatakan akan mendukung penuh pasangankan asri dipilkada serentak 2024 -2029.

Menurut Tety, pasangan ini (ASRI) diharapkan kedepan dapat lebih baik, bisa menyempurnakan kebaikan yang sudah terlihat seperti pembangunan yang saat ini sudah berjalan baik. Dan tentunya merubah wajah Blora yang notabenya banyak kemajuan di pemerintahan mas Arief bupati incumben.

“Harapan kami kedepan pasangan Asri ini bisa melakukan pembangunan lebih merata di 16 Kecamatan dan dapat dinikmati seluruh masyarakat di Blora dari segala jenis, lapisan dan dengan hadir nya asri ini lebih dapat memberikan ketenangan, kesejahteraan dan memberikan rasa nyaman disemua lapisan, baik dari ujung kecamatan jati, cepu dan semuanya di 16 Kecamatan mudah mudahan bisa merata terutama di pembangunan infrastruktur,” pungkasnya.

Sebelumnya, pasangan yang dikenal dengan ASRI itu telah mengantongi rekomendasi untuk maju dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blora dari 5 partai yaitu PKB, NasDem, PSI Perindo dan Gerindra dan ditambah kali ini Demokrat sehingga untuk saat ini ada 6 partai yang sudah memberikan Surat rekomendasi. Adapun pembukaan masa pendaftaran bakal calon Bupati dan bakal calon wakil bupati akan dibuka 27 Agustus mendatang. (*)

Akhir Bulan Suro, Kades Mendenrejo Gelar Tasyakuran dan Pentas Wayang Kulit Semalam Suntuk

0

Korandiva-BLORA.- Di penghujung akhir Bulan Syuro, tepatnya pada malam Jumat Legi (2/8/2024), dilaksanakan acara tasyakuran dengan menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk di rumah kediaman Supari, kepala Desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.

Pagelaran wayang kulit dengan cerita Pandowo Syukur pada malam itu dibawakan oleh Dalang kondang asal desa setempat, Ki Muda Sutarno.

Dalam kegiatan tasyakuran yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini juga ada pemberian santunan kepada 70 anak yatim piyatu yang merupakan warga dari beberapa dukuhan di Desa Mendenrejo.

Acara tasyakuran dengan kegiatan istighotsah diawali dengan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil oleh para santri yang dipimpin oleh Romo Kyai Nurkolis, dan ditutup dengan doa yang dibacakan Kyai Diri dari desa setempat juga.

Supari selaku tuan rumah menyampaikan rasa syukur dan mengaku bahagia sekali karena pada malam akhir bulan Suro dapat melaksanakan tasyakuran sebagai agenda rutin tahunan.

Kades Mendenrejo itu juga mengucap terima kasih kepada seluruh tokoh dan warga desa, juga Forkopincam yang hadir pada malam syukuran dan bisa menyantuni 70 anak yatim piatu.

“Kebetulan malam ini pas tirone anak kula lanang, Muhammad Fata Nurrohman engkang sampun yuswo 7 tahun. Karena doa Bapak Ibu sekalian semoga jadi anak yang soleh,” tuturnya.

“Selanjutnya ini ada pagelaran wayang kulit dalang Ki Muda Sutarno monggo ditonton sambil tirakatan,” pungkas Supari. (*).

TP PKK Apresiasi KORMI Blora Gelar Senam Wisata di Pantai Kelapa Tuban

Korandiva-BLORA.- Ikut berperan serta dalam menumbuhkan semangat berolahraga rekreasi masyarakatm Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora yang telah ikut berperan serta dalam menumbuhkan semangat berolahraga rekreasi masyarakat dengan menyelenggarakan senam wisata. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora Hj. Ainia Sholichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI, memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pengurus KORMI Kabupaten Blora menyelenggarakan senam wisata yang dilaksanakan di Pantai Kelapa Tuban, Jatim, Sabtu 3 Agustus 2024.

“Kegiatan semacam ini memiliki peran yang sangat penting bagi anggota masyarakat untuk mewujudkan sehat dan bahagia dalam menikmati kehidupan, saya menyampaikan salam hormat dari Bapak Bupati Blora kepada seluruh peserta senam wisata, yang semula beliau akan hadir langsung, tetapi karena ada tugas kedinasan yang tidak bisa diwakilkan ke Semarang, maka hari ini mohon izin,” ujar Hj. Ainia Sholichah dalam sambutannya pada acara senam wisata di Pantai Kelapa Tuban.

Hj. Ainia Sholichah mengatakan sangat mendukung sekali kiprah pengurus KORMI Kabupaten Blora dan akan menularkan kegiatan olahraga rekreasi senam kebugaran jasmani di lingkungan PKK Kabupaten/ Kecamatan/ Desa/ Kelurahan.

Mengingat banyak manfaat yang diperoleh melalui senam wisata ini, selain kebugaran jasmani juga bisa bersilaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat sekaligus juga dapat melaksanakan kegiatan sadar wisata untuk menghibur diri dan perekat persaudaraan serta kerukunan.

Bahkan, istri Bupati Blora Arief Rohman itu memberi spirit agar para peserta supaya menyosialisakan dan membumikan gerakan pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi produk Eco Enzym yang punya nilai bagi kehidupan, serta membagikan produk EE kepada seluruh peserta, bantuan dari Ketua Organisasi EE Nusantara Kabupaten Blora.

Suasana semakin meriah dan akrab, ketika Hj. Ainia Sholichah menyumbangkan suara emasnya dengan menyanyikan lagu Ikan Dalam Kolam karya Husein Bawafie seorang tokoh musik melayu. Ternyata alunan lagu tersebut mampu membuat decak kagum dan sangat menghibur dari para peserta senam.

Sekretaris KORMI Blora H. Soedadyo mewakili Ketua KORMI Blora Ketua KORMI Blora Subekti SP., MMA., mengajak seluruh peserta yang hadir untuk melakukan tepuk tangan sehat dengan amalan 5A. Yaitu Awak Sehat, Ati Senang, Awet Urip, Ana Gunane, Ajeg Ibadahe. Setiap selesai diucapkan kata-kata tersebut diikuti tepuk tangan bersama para peserta senam.
Diinformasikan bahwa kegiatan senam wisata pantai dihadirkan para pelatih/instruktur handal dan profesional di antaranya Pambayun, Lilis, Susi, Tini, dan Iik.

“Tujuan utama diselenggarakan senam wisata pantai adalah untuk memotivasi bangkitnya kembali semangat mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga rekreasi masyarakat Indonesia di pantai Kelapa yang ASRI,” tuturnya.

Disamping itu sebagai wahana silaturahmi untuk meningkatkan K5. Yakni, Kekeluargaan, Kerukunan, Kekompakan, Kebahagian dan Keimanan. Sekaligus untuk menindak lanjuti arahan Bupati Blora Arief Rohman dalam mewujudkan masyarakat sehat dan bahagia KORMI siap nyengkuyung sesarengan MBangun Blora berkelanjutan.

Sehingga di masa depan dan seterusnya KORMI masih bisa menyelenggarakan senam wisata bersama Bupati di obyek wisata yang lebih keren dan menghibur.
“Nyang sawah ojo nandur telo, manuk gelatik notoli pari, ora butuh opo-opo, Butuhku Blora tetep Asri,” ucapnya dengan pantun saat mengakhiri sambutan.

Di puncak acara H.Harsono wakil KORMI memberi inovasi kepada peserta dengan mengajak semua peserta untuk senam bergembira ria, menyanyi dan berjoget bersama sambil membagikan dorprise dan saveran dana bagi perserta yang tampil beda serta istimewa. (*).

Mimpi Catung

0

KoranDiva-Blora, – Sesuai dengan tahapan dan jadwal Pilkada 2024, pendaftaran pasangan calon yang diusung partai politik atau gabungan partai politik dilakukan pada 27 hingga 29 Agustus 2024 mendatang.

Walaupun tinggal menghitung hari dalam menyambut Pilkada Blora 2024, ternyata baru ada satu koalisi partai yang mengusung pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati. Koalisi dimaksud adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), NasDem, PSI, Perindo, dan Gerindra yang akan mengusung pasangan calon Arief Rohman dan Sri Setyorini yang dikenal dengan pasangan ASRI.

Partai lain yang juga dikabarkan mendukung gerbong PKB diantaranya Partai Soli-daritas Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). PKS juga dikabarkan merapat ke Bacabup Blora Arief Rochman.

Dengan bergabungnya Gerindra dalam gerbong PKB berarti sudah membatalkan rencana adanya poros baru di Pilkada Blora 2024, sehingga partai besar yang masih dimungkinkan membentuk poros baru hanyalah PDI Perjuangan (PDI-P) dan Golkar, ditambah Partai Demokrat dan PPP.

Poros baru yang kabarnya sedang berproses adalah koalisi PPP dengan PDI-Perjuangan yang akan mengusung paslon Abu Nafi dan Andhika. Namun keberadaan Sri Setyorini berpeluang untuk menggagalkan koalisi tersebut karena kakak kandung Wakapolri Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto itu ternyata juga merupakan putri dari seorang tokoh penganut Sukarnoisme yang memiliki kedekatan dengan pengurus PDI-P di tingkat pusat.

Sementara Golkar Blora belum menentukan sikap. Bergabung dengan gerbong PKB atau menciptakan poros baru? Bukan tanpa alasan, karena Golkar hingga sekarang masih memedomani hasil survey yang menyebut nama Arief Rohman (PKB), Abu Nafi (PPP), Siswanto (Golkar), dan Tri Yuli (PDI-P) mendapat persepsi positif dan disukai publik.

Melihat manuver politik Arief Rohman yang terus bersilaturahmi ke partai-partai di tingkat pusat, banyak pihak meramalkan bahwa dalam Pilkada Blora 2024 tidak akan muncul paslon lain kecuali ASRI. Tidak sedikit dari mereka meyakini akan terjadi calon tunggal (catung) dalam Pilkada Blora kali ini.

Wacana calon tunggal dalam Pilkada Blora bukan baru kali ini saja, pada Pilkada Blora Tahun 2020 juga sempat muncul wacana calon tunggal yaitu pasangan calon Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati (Arief-Etik) yang diusung oleh PKB dan PDI-Perjuangan.

Andai saja tidak terjadi pandemi Covid-19 mungkin Pilkada Blora 2020 terjadi catung. Namun akibat dari pandemi berdampak penundaan tahapan Pilkada 2020, hingga lahirlah koalisi baru yang mengusung paslon Umi-Agus (Gerindra dan PPP), dan paslon Tutik-Riza (Demokrat-Golkar-Hanura).

Bila sampai terjadi Catung, maka paslon ASRI akan melawan kotak kosong. Dan untuk menang dalam Pilkada paslon tunggal harus memperoleh lebih dari 50 persen suara sah.

Jika pada Pilkada Blora 2020 mimpi Arief Rohman untuk menjadi catung belum kesampaian, mungkinkan pada Pilkada 2024 ini paslon Arief Rohman-Sri Setyorini benar-benar bakal menjadi catung?
Kita tunggu saja hasil manuver politik yang akan dilakukan PDI-Perjuangan dan Partai Golkar.
***

Istri Kaget, Tiba-tiba dalam Kartu Keluarga Statusnya Berubah “Cerai Tercatat”

0

Korandiva-BLORA.- “Petugas Dukcapil memberitahu bahwa memang ada perubahan di Kartu Keluarga saya makanya E-KTP saya tidak bisa. Terus saya minta untuk diprintkan copy-an KK yang terbaru, dan saya kaget karena KK saya sudah berubah menjadi CERAI TERCATAT. Padahal saya belum bercerai,” ujar Sulistiowati, ketika ditemui wartawan pada Jumat, 2 Agustus 2024.

***
masyarakat diminta selalu update KK jika terjadi perubahan data dalam anggota keluaganya seperti alamat, pendidikan, status dan lainnya, agar memiliki data yang akurat. Namun betapa kagetnya wanita bernama Sulistiowati (30) ketika mengetahui di dalam KK-nya yang baru ada keterangan CERAI TERCATAT.

Padahal, warga Ds. Singonegoro Kecamatan Jiken Kabupaten Blora itu mengaku masih bersatus istri dari suaminya yang bernama Rendra Fauzie Izam Asiz.

Persoalan ini berawal ketika Sulistiowati hendak mengurus klaim Jamsostek secara online pada Ma-ret 2024, ternyata KTP-nya invalid, dan dia diarahkan untuk datang ke Dukcapil untuk update E-KTP.

Sulistiowati melakukan konfirmasi ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Blora. Petugas kantor Dukcapil pada waktu itu membenarkan, bahwa status Sulistowati memang sudah bercerai berdasarkan Akte Cerai No. 1446/AC/20213/PA.BLA.
Hasil klarifikasi ke Pengadilan Agama Kabupaten Blora ternyata tidak ada pengajuan perceraian atas nama Sulistiowati dan suami. “Akte cerai nomor dimaksud ternyata atas nama orang lain,” ujarnya.

Setelah itu, didampingi perangkat desa Sulstiowati datang lagi ke kantor catatan sipil untuk minta penjelasan.

“Petugas Dukcapil tampak bi-ngung lalu mencari-cari dokumen belum ketemu, saya disuruh kembali 2 minggu berikutnya,” tambah Sulistiowati.

“Dua minggu saya dipanggil lagi untuk diperlihatkan pada KK saya yang baru, dan tertulis status “kawin tercatat”, ujar Sulistiowati kepada wartawan.

Menurut Sulistiowati, suaminya telah melakukan pemalsuan data dengan menggunakan akta cerai palsu yang diajukan ke catatan sipil untuk pindah tempat ke alamat baru di Tegal Gunung (rumah ibunya), sekaligus pindah agama dari Islam ke Katolik.

“Dia minta surat keterangan dari catatan sipil sebagai dasar untuk pernikahan di Semarang,” tambahnya. (*)