Beranda blog Halaman 79

H. Umar Sholeh, Ketua PWRI Kelurahan Kauman Masa Bhakti 2024-2029

0

Korandiva – BLORA.– Betempat di Balai Kelurahan Kauman, Pengurus PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Kabupaten Blora melantik pengurus PWRI Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora masa bhakti 2024-2029, Minggu (8/12/2024).

Ketua panitia penyelenggara pelantikan PWRI Kauman Soekardjono mengatakan, bahwa kegiatan pelantikan pengurus PWRI tersebut sengaja diagendakan bertepatan dengan masyarakat Blora yang menyambut peringatan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora dengan sesanti “Guyub Rukun Nyawiji,Gumregah mBangun Blora”.

“Kami sangat mengharapkan spirit Hari Jadi Kabupaten Blora mampu membangkitkan motivasi dan inspirasi kepada para pengurus PWRI Kelurahan Kauman untuk berkiprah dan berkarya nyata dalam memberikan pengabdian yang memiliki nilai manfaat bagi nusa bangsa dan negara,” ungkapnya.

Disamping itu dengan adanya kepengurusan yang baru diharapkan semoga mampu memberi nuansa baru yang dapat menciptakan penyegaran dan harapan bagi para wredatama. Sehingga gairah guyub rukun paseduluran sak lawase tetap menjadi perekat dalam pergaulan hidup sehari hari.

“Kalau dulu ada ungkapan, mangan ora mangan sing penting kumpul. Kalimat tersebut mengandung falsafah hidup yang sangat mendalam,yaitu prinsip persatuan dan kebersamaan yang perlu kita tingkat mantabkan kembali,” ujarnya.

Selanjutnya Jatmiko, mewakili ketua PWRI Kauman masa Bhakti 2020- 2024 menyampaikan informasi bahwa dinamika yang terjadi selama mengemban amanah sebagai pengurus lama adalah sulitnya mengembangkan peningkatan jumlah anggota dan justru terjadi penurunan jumlah anggota PWRI karena meninggal dunia.

Ia sangat berharap dengan pengurus PWRI yang baru bisa mengatasi penyakit menahun tersebut dan mampu memberi perubahan dan perbaikan dalam mengelola organisasi sebagai wadah satu satunya melabuhnya para purna tugas ASN. Sehingga para anggota PWRI makin bahagia dan sejahtera.

Sementara Ketua PWRI Kauman yang baru, H. Umar Sholeh BA., mengatakan sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Bijaksana karena tidak pernah bermimpi disaat usia senja masih diberi amanah untuk menjadi ketua PWRI.

Umar siap melaksanakan tugas secara ikhlas dan profesional untuk memberi pelayanan sesuai AD/ ART PWRI. Bahkan dengan semangat pengabdian gaspol akan diwujudkan dalam pengabdian kepada masyarakat. Tentu dengan harapan masih diberi kesehatan lahir batin dan selalu dalam lindunganNya. Ia melandasi tekadnya karena termotivasi oleh sebuah ungkapan jawa “Wong urip iku kudu urup”.

H. Umar adalah mantan pengajar SMK Negeri Blora yang sudah purna tugas 15 tahun silam.
Dalam kesempatan itu Jatmiko SH., Kasi Pembangunan mewakili Kepala Kelurahan Kauman, memberi apresiasi positif terhadap kiprah kepada para senior, walau sudah purna tugas ternyata semangat pengabdian tidak pernah padam.

“Bisa jadi teladan dan inspirasi bagi kami yang muda dalam memberi pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.
Ia ikut memberi motivasi kepada pengurus semoga para pengurus PWRI yang baru selalu diberi kesehatan prima dan tetap berdaya guna bagi masyarakat.

Ketua PWRI Kabupaten Blora Ir. H. Bambang Sulistya., M.MA., mengucapkan terimakasih kepada para pengurus PWRI yang lama atas pengabdian selama ini yang ikhlas tanpa pamrih disertai sesanti bahwa semua aktivitas selama ini dimaknai sebagai bentuk ibadah.
“Kepada para pengurus PWRI utamanya Ketua yang baru saya berpesan agar dalam mengelola organisasi dari para wredatama hendaknya mampu mengamalkan akronim N-3,” tutur, mantan Sekda Blora itu.

N (1) – Nyenengke kepada para anggota yang rata-rata sudah berumur diatas 60 tahun bahkan ada yang lebih dari 80 tahun. “Jangan membuat program kegiatan seperti ketika kita masih aktif bekerja. Buatlah program aktifitas yang mendorong para anggota sehat, bahagia dan makin takwa. Jangan diberi kewajiban yang menambah beban perasaan dan pemikiran apalagi diminta pengorbanan dana,” jelasnya.

N (2) – Ngayomi terhadap para anggota yang sedang mendapat ujian hidup dan mengalami musibah. Termasuk memberi spirit dan solusi kepada para anggota yang saat ini sedang mengalami kesulitan hidup dan gangguan kesehatan.

N (3) – Ngedan untuk kebaikan dan upaya memperjuangan peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan bagi para purna tugas. Sehingga pengurus harus siap berkorban dan aktif melakukan komunikasi ramah lingkungan keberbagai pihak utamanya kepada pimpinan daerah dan para pemangku kepentingan.
“Kita patut bersyukur bersyukur dan bangga bahwa salah satu anggota keluarga besar PWRI Kabupaten Blora kemarin pada saat pesta demokrasi pilkada 2024 mendapat amanah menjadi wakil Bupati Blora terpilih Hj Sri Setyorini dan berpasangan dengan Dr. H. Arief Rohman. S.IP., M.Si, Bupati terpilih (ASRI) dengan memperoleh kemanangan 83,75% masa bhakti 2025-2025,” terangnya.

Hj. Sri Setyorini adalah isteri dari H. Subekti, SP., MMA., mantan kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Blora yang saat ini sebagai Ketua PWRI Kelurahan Mlangsen Kecamatan Blora.
“Mari kita beri dukungan, bantuan dan doakan semoga Bupati dan Wakil Bupati terpilih amanah dan berkah serta mampu menciptakan perubahan dan perbaikan bagi Kabupaten Blora yang maju, unggul, dan dapat makin meningkat kesejahteraan masyarakat . Selamat berkarya nyata bagi pengurus PWRI baru dan Selamat Hari jadi ke 275 Kabupaten Blora semoga Blora makin jaya dan keren,” pungkasnya. (*).

Pengurus DPD Pejuang Walisongo Laskar Sabililah Kabupaten Blora Resmi Dilantik

0

Korandiva – BLORA.– Bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Blora digelar deklarasi dan pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pejuang Walisongo Laskar Sabililah, Sabtu (7/12/2024).

Acara yang dihadiri KH Imanudin bin Usman AL Batani, Kiyai kasepuhan NU, Bupati Blora yang diwakili oleh Toha Mustofa S.Si M.Kes itu berlangsung lancar dan aman. Tampak hadir pada acara tersebut mantan Bupati Blora Joko Nugroho, bersama tamu undangan.

Acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran itu dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Kyai Khodiri dari Kradenan, Blora. Selanjutnya para pengurus Pejuang Walisongo Laskar Sabililah dan Kiyai kasepuhan dilantik atau dibaiat oleh Kiyai Solikin dari Grobogan, Jawa Tengah. Penyerahan Surat Kuputusan (SK) secara simbolis juga dilakukan oleh Kyai Solikin.

Dalam puncak acara, KH Imanudin bin Usman Al Batani dalam mauidhotul hasanahnya menyampaikan klarifikasi sejarah yang cukup mengejutkan, menyoroti klaim yang sering disampaikan oleh kelompok Ba’alawi yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW.

“Selama ini kita telah dibohongi oleh narasi yang tidak berdasar dari mereka yang mengklim keturunan Nabi Muhammad SAW. Kita perlu mengkaji ulang sejarah dengan kritis, dan tidak terperangkap oleh dogma yang tidak memilik dasar ilmiah maupun historis yang kuat,” ujar Imanudin dengan tegas.

Dengan nada tinggi Imanudin juga menegaskan bahwa Walisongo merupakan tokh-tokoh sentral dalam penyebaran Islam di Nusantara yang perlu diteladani melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Perjuangan Walisongo bukan saja tentang penyebaran agama, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang adil,” pungkasnya.(*).

Gundala: Dengan Bersyukur Manusia Terhindar dari Sifat Takabur atau Sombong

0

Korandiva – BLORA.- Bersyukur merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh umat muslim, dengan bersyukur manusia terhindar dari sifat takabur atau sombong.

Hal itu disampaikan drh. H. Gundala Wejasena,MP, saat menyampaikan tausiyah kuliah tujuh menit (kultum) setelah salat subuh di Masjid Nurul Falah Perumnas Karangjati RW V Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Minggu pagi (8/12/2024).

Mantan Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora itu membawakan kultum dengan tema “Bersyukur dan berbuat baik adalah ajaran agama Islam yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari”.
Disampaikan, dalam Al-Quran surat Ibrahim ayat 7 Allah berfirman, yang artinya : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambahkan (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras”.
“Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa setiap orang yang bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan, maka akan diberikan kenikmatan yang lebih banyak lagi,” tuturnya.

Beda halnya orang yang tak mau mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT,dia akan mendapatkan ganjaran yang setimpal.
Manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat. Baik bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, orang lain maupun masyarakat luas.
“Mumpung kita masih diberi kesempatan untuk melihat matahari, berusahalah untuk berbuat baik kepada siapapun terutama berbuat baik kepada orang yang pernah memperlakukan diri kita kurang manusiawi,” terangnya.

Karena, lanjut Gundala, dalam ajaran agama Islam berbuat baik kepada siapapun hukumnya wajib, tidak saja kepada semua manusia.
Allah memerintahkan berbuat baik juga untuk hewan dan tumbuhan.Karena semua itu adalah Ciptaan Allah yang wajib kita lindungi dan muliakan.
“Siapapun yang selalu berbuat baik kepada kehidupan niscaya kelak akan memperoleh hasilnya yang bermanfaat bagi diri kita sendiri,” jelasnya.

Sebagaimana tersurat dalam Al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 195 yang artinya : “Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik”.
Dalam Surat Al Baqarah ayat 261 juga disebutkan, yang artinya : “Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui”.

Sebelumnya, mengawali tausiahnya, Gundala menyampaikan bawa kita patut bersyukur pesta demokrasi pilkada 2024 di Kabupaten Blora telah selesai dan berjalan secara luber, jurdil ,aman dan damai.
“Untuk itu kita bersama-sama kembali meningkatkan ibadah kita untuk selalu memakmurkan masjid Nurul Falah.
Walaupun kemarin kita berbeda pilihan namun kita tetap saudara,” ajaknya.

Gundala menyebut ungkapan bijak dari Imam Al Ghazali seorang tokoh terkenal sebagai Bapak Tasawuf Modern pernah menyampaikan pitutur bahwa jarak yang paling jauh dalam kehidupan ini adalah masa lalu.
“Karena pilkada 2024 sudah selesai maka harapan kita adalah mari kita beri dukungan dan bantuan agar pemimpin yang terpilih sebagai pemenang dapat melaksanakan tugas mulia dengan baik dan dapat membawa perubahan Kabupaten Blora lebih maju,unggul, makmur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga bersyukur salat subuh hari ini imamnya adalah Ketua Takmir Masjid Nurul Falah, H. Slamet Pamudji, SH.M.Hum. (*).

Kemenangan Petahana

0

KEMENANGAN petahana dalam Pemilihan Bupati Blora merupakan cerminan dari kepercayaan masyarakat terha-dap kepemimpinan yang ada. Masyarakat Blora memilih pemimpinnya dengan harapan besar agar program-program yang dijanjikan selama kampanye dapat terlaksana dengan baik. Hasil ini mengindikasikan bahwa masyarakat masih menghendaki kelanjutan kepemimpinan yang telah berjalan, namun dengan harapan adanya perubahan yang lebih baik di masa depan. Oleh karena itu, petahana harus menjadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras dan tidak mengulang kesalahan masa lalu.

Kemenangan dalam sebuah pilkada bukanlah semata-mata hasil kerja tim sukses atau kekuatan partai politik yang mendukung. Kemenangan tersebut adalah bentuk kepercayaan rakyat yang memberikan mandat untuk memimpin mereka selama lima tahun ke depan. Dalam konteks ini, petahana harus menyadari bahwa jabatan yang diemban bukanlah untuk kepentingan pribadi atau kelompok, melainkan untuk rakyat. Tugas utama seorang pemimpin adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan menjalankan program-program yang sudah dijanjikan.

Masyarakat Blora telah memberikan suara mereka dengan harapan agar pembangunan di daerah ini bis berjalan lebih baik. Petahana harus segera merealisasikan program-program yang telah disampaikan selama kampanye dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil memba-wa dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari berapa banyak proyek besar yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Dalam periode terakhir ini, petahana memiliki kesempatan untuk meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan dikenang oleh masyarakat Blora. Semua janji yang telah disampaikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Jika selama periode pertama ada kekurangan atau hal-hal yang belum tercapai, kini saatnya untuk memperbaiki dan menunjukkan kemampuan sebagai pemimpin yang bijaksana. Setiap kebijakan yang diambil harus mengutamakan kepentingan rakyat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur.

Penting juga untuk diingat bahwa pemimpin yang baik bukan hanya dilihat dari sejauh mana ia berhasil membawa perubahan besar, tetapi juga dari bagaimana ia dapat membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga sangat penting untuk menciptakan kebijakan yang tepat sasaran. Petahana harus selalu mendengarkan aspirasi masyarakat dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Di akhir masa jabatannya, petahana harus mampu meninggalkan warisan yang berguna dan berdampak positif bagi masyarakat Blora. Warisan ini tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat yang bisa dirasakan secara langsung. Dengan bekerja untuk kepentingan rakyat, petahana akan dikenang sebagai pemimpin yang berhasil mengubah Blora menjadi lebih baik, dan mewujudkan kesejahteraan yang bertahan lama.
***

Tahap Pertama, Program Makan Gratis di Blora Akan Dimulai pada 9 Desember 2024

0

Korandiva – BLORA.- Program makan siang gratis bagi siswa di Kabupaten Blora akan segera dimulai. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo menjelaskan bahwa program ini akan dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional (BGN). Tahap pertama pelaksanaan akan dimulai pada 9 Desember 2024 dengan skema bertahap.

“Kami memulai program ini secara bertahap karena kapasitas dapur umum di Blora baru satu, yang berada di sekitar Lapangan Kridosono. Dapur ini hanya mampu melayani maksimal 3.000 siswa,” ujar Sunaryo, Jum’at (6/12/2024).

Untuk tahap awal hanya sekolah-sekolah di sekitar dapur umum yang akan dilayani. kedepannya, pemerintah akan membangun dapur umum tambahan untuk memperluas cakupan.
“Langkah ini bertujuan agar semua siswa di Blora mendapatkan manfaat dari program ini dalam jangka panjang,” tambahnya.

Sunaryo juga menjelaskan bahwa anggaran tahap pertama mengalokasikan Rp 15.000 per porsi makan siang. Namun ke depan belum ada kejelasan, penyesuaian anggaran dilihat juga nanti keadaan riilnya di lapangan.
“Terkait isu wacana anggaran yang akan dipangkas menjadi Rp 10.000 per porsi, masih belum ada kejelasan, terpenting tahap pertama tetap Rp 15.000 per porsi,” jelasnya.

Program ini menargetkan sekolah-sekolah di Blora yang telah menandatangani kontrak selama lima tahun kedepan dengan SPPG, sehingga telah ada aturan yang jelas.
Di sisi lain, program ini juga dirancang untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Blora. Setiap dapur umum akan membutuhkan sekitar 50 tenaga kerja untuk memasak hingga mendistribusikan makanan.

“Rekrutmen untuk dapur umum ini terbuka bagi masyarakat yang berminat bekerja selama lima tahun. Ini adalah kesempatan besar bagi warga untuk mendapatkan penghasilan tambahan,” tambahnya.
Sunaryo memastikan bahwa program ini tidak serumit yang dibayangkan karena pelaksanaannya bertahap. Ia berharap masyarakat dapat mendukung penuh inisiatif pemerintah pusat yang dirancang untuk meningkatkan gizi siswa.

“Ini bentuk perhatian pemerintah terhadap anak-anak kita. Program ini tidak hanya menyehatkan siswa tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” kata Sunaryo.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar dalam pelaksanaan tahap awal program ini. “Kami optimis program ini akan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi semua pihak,” pungkasnya.

Dengan skema bertahap dan dukungan dari berbagai pihak, program makan siang gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup siswa serta memperkuat ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja. (*)

268,8 M, Dana Desa Blora sudah Tersalurkan

0

Korandiva – BLORA.- Dana Desa (DD) untuk Kabupaten Blora tahun ini lebih besar, nilainya mencapai Rp 268,8 miliar. Jumlah tersebut terdiri DD murni berjumlah Rp 261,6 miliar dan DD tambahan sebanyak Rp 7,2 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora melalui Kepala Bidang (Kabid) Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa, Suwiji mengungkapkan bahwa tahun ini lebih banyak karena terdapat tambahan. “Baik DD murni untuk 271 desa maupun DD tambahan untuk 52 desa sudah selesai disalurkan,” ujarnya, Jumat (5/12/2024).

Diketahui, 52 desa yang memperoleh tambahan DD karena kinerja yang baik. Setiap desa mendapatkan Rp 138,4 juta.
Terkait dana desa tambahan atau insentif dana desa sesuai regulasi, menurut Suwiji setiap tahun akan dibuat mekanisme yang sama. “Jadi dipastikan tahun depan juga akan ada desa yang mendapat dana desa tambahan,” tambahnya.

Suwiji berharap, DD yang sudah tersalur ke 271 desa digunakan sesuai peruntukan. Karena terdapat prioritas program yang harus dijalankan pemdes, seperti anggaran untuk penanganan stunting dan ketahanan pangan. ’’Harus digunakan sesuai peruntukannya,” tandasnya. (*)

Dinsos Jateng Bekerjasama dengan Pertamina Bangun Sarana Air Bersih di Blora

0

Korandiva – BLORA.- PT. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) melaksanakan kegiatan serah terima atas selesainya pembangunan sarana air bersih di Desa Nglebur Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada Kamis (5/12/2024).

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho menyampaikan, bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, serta Cipta Karya (PUBMCK) Provinsi Jawa Tengah.

“Dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah kami bekerja sama dengan Dinas Sosial Jawa Tengah dan juga PUBMCK untuk membantu di Desa Nglebur ini terkait dengan program bantuan air bersih, dalam bentuk Reservoir atau bak penampungan air dan juga pemasangan pipa-pipa penyambungan ke rumah warga,” ucapnya.

Pembangunan sarana air bersih tersebut dilakukan demi mendukung program Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem (PKE) di Desa Nglebur Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora.

“Dan ini merupakan program kolaborasi, untuk program Pengentasan Kemiskinan Ektrem atau PKE, jadi setiap tahun memang ada program PKE yang kita yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, salah satunya adalah program air bersih,” imbuhnya.

Diharapkan program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan airnya bisa digunakan, karena selama ini masyarakat kesulitan untuk mendapatkan air bersih dan harus ngambil sendiri pakai peralatan yang mereka punya untuk mencari air bersih sampai di tengah hutan menggunakan kendaraan sendiri.

“Semoga dengan adanya program bantuan air bersih ini dapat membantu masyarakat disini untuk tercukupnya air bersih,” terangnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Drs. Imam Maskur, M.Si., menyampaikan rasa terimakasih kepada PT Pertamina Patra Niaga yang telah memberikan CSR kepada desa dampingannya.

“Terimakasih saya sampaikan kepada PT Pertamina Patra Niaga yang hari ini memberikan CSRnya kepada Desa dampingan kami, Desa dampingan dari Dinsos Provinsi Jawa Tengah, yakni Desa Nglebur Kecamatan Jiken Kabupaten Blora. Salah satu diantaranya, dari PT Pertamina membantu untuk pemberian akses air bersih keapada masyarakat Desa Nglebur,” ucapnya.

“Dan Allhamdulillah, hampir 300 juta pembangunan ini, yang dibangun mitra kami dari PUBMCK, kemudian yang bangun ini masyarakat Desa Nglebur, jadi Allhamdulillah kita saling berkolaborasi, termasuk di dalamnya Perhutani yang memberikan tanah untuk bak penampungan air bersih ini,” imbuhnya.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Nglebur, Rusdianto, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan berupa sarana air bersih yang diberikan, “Saya sampaikan terimakasih kepada PT Pertamina Patra Niaga, dan juga dari Dinas Sosial Provinsi, karena telah membantu warga desa kami yang sebelumnya banyak kekurangan air bersih, khususnya di musim kemarau. Tetapi Allhamdulillah, dengan adanya bantuan air bersih dari CSR Pertamina ini sangat membantu kebutuhan air sehari-hari,” ucapnya.

“Harapan kami, kepada warga, khususnya yang memanfaatkan air bersih ini, bisa menjaga kelestarian mata airnya, sehingga mata air itu bisa dimanfaatkan terus hingga turun temurun ke anak cucunya,” harapnya.

Perlu diketahui bahwa, Desa Nglebur merupakan salah satu desa yang masuk kategori desa miskin ekstrem di Kabupaten Blora yang menjadi Lokus Program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Tahun 2004.

Program ini dimaksudkan untuk melakukan percepatan penuntasan kemiskinan ekstrem dengan berbagai program dan kegiatan intervensi sepanjang tahun 2024.
Intervens yang telah dilaksanakan antara lain perbaikan data kemiskinan melalui DTKS Jateng, pemberian bantuan usaha melalui KUBE untuk 2 kelompok dengan nilai bantuan Rp. 20 JT/kelompok, bantuan UEP untuk 2 orang senilai Rp. 2 JT/orang, pelaksanaan pelatihan UEP senilai Rp. 5 JT, bantuan jamban dari Dinas Kesehatan untuk 5 rumah tangga serta CSR PT. Pertamina Patra Niaga untk pembangunan sarana air bersih untuk 30 KK dan sarana umum senilai Rp. 296 juta.

Khusus pekerjaan pembangunan sarana air bersih dan pipanisasi dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. Pertamina Patra Niaga, telah dibangun sarana air bersih berupa 1 (satu) bak reservoir, instalasi jaringan perpipaan dan pemasangan 30 (tiga puluh) unit meter untuk 30 KK dengan kategori miskin yang masuk kedalam data DTKS dan atau Data Terpadu Jawa Tengah.
Serta memasang instalasi air / perpipaan tambahan di 1 (satu) Mushola, perbaikan bak penampung yang lama rusak, sekaligus memasang instalasi air ke bak eksisting, sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat yang belum dipasang instalasi air di rumahnya. (*)

P2KPI dan APTRI Blora Bangun Kemitraan dengan Perhutani untuk Budidaya Koro Pedang

0

Korandiva – BLORA.- Pengurus Paguyuban Petani Koro Pedang Indonesia (P2KPI) Anton Sudibdyo bersama Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Blora, Drs H. Sunoto mengadakan silaturahmi kepada Administratur (ADM) Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Blora.

Mereka diterima langsung oleh ADM Perhutani KPH Blora, Ir. Yeni Ernaningsih didampingi Wakil ADM Ir. Arief, di ruang kerjanya, Rabu 4 Desember 2024.

Anton Sudibdyo mengawali pembicaraan dengan sebuah gagasan untuk membangun kemitraan dengan pihak Perhutani dalam upaya pengembangan budidaya Koro Pedang yang saat ini memiliki prospek yang baik dan sangat menjajikan guna meningkatkan kesejahteraan para petani.

Anton juga menceritakan perjalanan malang melintang pengembangan budidaya Koro Pedang dari awal babat alas sampai diundang di hotel berbintang oleh para Bhrahmana yang dekat dengan matahari pengambil kebijakan di kabinet merah putih.

Ia juga mengungkapkan sejak mengikuti deklarasi dan pelantikan kepengurusan PPKPI di Semarang beberapa bulan yang lalu, dirinya aktif mengikuti berbagai seminar dan pelatihan.
Bahkan bersama Letjen Purn.TNI Bibit Waluyo mantan Gubernur Jateng mengadakan festival Koro Pedang di Kalapas Kabupaten Kendal yang secara simbolis melakukan penanaman Koro Pedang seluas 20 ha.

“Mengingat Kabupaten Blora memiliki potensi lahan yang cocok untuk pengembangan tanaman koro pedang kami bermaksud akan membuat demplot tanaman Koro Pedang dengan kerja sama berbagai pihak terkait di lahan hutan sebagai tempat percontohan,” kata Anton Sudibyo.

Ia juga sudah mengetahui kalau tanaman tebu di Kabupaten Blora berkembang pesat di lahan hutan. Sehingga kalau Koro Pedang juga bisa dikembangkan di lahan hutan maka akan menjadi solusi baik bagi upaya mendukung program Pemerintah di Era pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto dan Wakil Presiden Gibran, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengungkapkan koro pedang bisa digunakan sebagai bahan pembuatan susu dan bahan alternatif lain pengganti kedelai untuk pembuatan tempe.
Terkait maksud itu ADM Perhutani KPH Blora Ir. Yeni Ernaningsih menyambut positif dan komunikatif.

“Tentunya dengan catatan, harus ditempuh prosedur secara normatif agar tidak menimbulkan persoalan dikelak kemudian hari. Ibaratnya padang ngarep padang buri,” tegasnya.
Ia siap menyediakan lahan untuk demplot koro pedang di tempat strategis.

Sementara itu Wakil ADM Perhutani KPH Blora Ir. Arief, menjelaskan ada dua wilayah yang bisa digunakan demplot, yaitu di kawasan hutan di kecamatan Kunduran dan Kecamatan Japah.
“Untuk bisa memanfaatkan lahan hutan tersebut juga harus dirembug dengan para petani hutan yang saat ini sudah dikelola utuk penanaman tanaman pangan,” kata Arief.

Dari hasil pembicaraan tersebut akhirnya disepakati pada tahap awal akan segera dilanjutkan kegiatan peninjaun lahan dan membangun komunikasi yang intensif dengan para petani hutan di tempat yang akan diselenggarakan demplot.

Untuk memantapkan langkah pengurus PPKPI Kabupaten Blora akan segera berkonsultasi dengan OPD terkait dan sowan langsung ke Bupati Blora agar mendapat solusi terbaik dalam sesarengan mbangun Blora berkelanjutan. (*).

Rayakan HUT ke-8, Pengurus Kerukunan Ibu Pensiunan Pemda Blora juga Peringati Hari Ibu

0

Korandiva – BLORA.- Bertempat di ruang pertemuan Setda Blora, pengurus Kerukunan Ibu Pensiunan Pemda (KIPP) Kabupaten Blora meyakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 KIPP yang dirangkai dengan peringatan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora dan Hari ibu, pada Selasa 3 Desember 2024. Adapun tema peringatan “Sehat dan Bahagia Bersama”.

Ketua KIPP, Hj Kiswati Sarpin mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur dari ibu-ibu para pengurus dan anggota KIPP kepada Allah yang telah memberi berbagai nikmat kesehatan, kesempatan dan kebahagiaan sehingga sampai saat ini masih tetap eksis diberi kesempatan olehNya untuk berkarya nyata mengabdi kepada nusa, bangsa dan negara.

Selain itu ketua KIPP juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Blora Dr. Arief Rohman, SIP., Msi. yang telah memberi bantuan dan perhatian kepada KIPP. Salah satu wujud bantuan yang sangat dirasakan adalah diberi tempat pertemuan di ruang pertemuan Setda Blora beserta ubo rampe secara gratis setiap pertemuan rutin tiap bulan.

Hj Kiswati memberi motivasi kepada ibu-ibu KIPP yang hadir agar tetap semangat, optimis dan terus menjaga kesehatan tetap prima.
Menurutnya, walaupun sudah senior jangan rapuh karena dimakan usia,tetapi tetaplah memiliki semangat membara seperti generasi milenial. Karena semangat itu merupakan energi kehidupan dan kebahagian.

“Sebagai generasi paripurna hendaknya terus berupaya untuk bisa menjadi teladan atau contoh baik bagi keluarga maupun kepada masyarakat. Berkarya nyata untuk kegiatan sosial dan keagamaan yang memiliki nilai manfaat bagi kepada orang lain khusus bagi orang-orang susah dan kurang beruntung,” tuturnya.

Seperti saat musim kemarau kemarin KIPP telah memberi bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih karena kekeringan. Memberi bantuan paket sembako kepada keluarga miskin. Kunjungan ke anak anak yatim piatu di Panti Asuhan.
Bahkan dalam rangka untuk belajar K3 yakni Kesederhanaan, Kejujuran dan kerukunan, KlPP melakukan anjang sana ke keluarga Samin.

Saat merayakan HUT ke-8 KIPP, memberi dana dan bingkisan sembako kepada tenaga kebersihan yang masih honorer di lingkungan pemerintah daerah disertai doa semoga mereka segera dapat diangkat sebagai pegawai P3K.
Pihaknya juga bersyukur dan senang pesta Demokrasi pilkada 2024 di kabupaten Blora berjalan luber, jurdil, aman,tertib lancar dan damai.

Pasangan ASRI jadi pemenang dengan meraih suara 83,6%. Walau di antara kita berbeda pilihan namun kita saudara.
Ia mengajak untuk mendukung dan bantu Bupati Dr. H. Arief Rohman, SIP., M.Si dan wakil Bupati Hj. Sri Setyorini terpilih untuk sesarengan mbangun Blora yang berkelanjutan.
Sementara salah seorang penasehat KIPP, Sri Setyaningsih memberi respon positif atas arahan ketua KIPP tersebut agar bisa dijadikan motivasi dan inspirasi dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Ia mengakui dan menilai kepemimpinan Hj Kiswati Sarpin adalah sosok pemimpin yang enegik,relegius dan suka berbagi kepada orang orang yang kurang beruntung serta patut diteladani.
Agus, salah seorang pegawai honorer yang mendapat bantuan dana dan paket sembako saat HUT KIPP menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan dan kepedulian tersebut.

Ia berharap semoga semua pengurus dan anggota KIPP selalu dalam lindunganNya sehat dan bahagia. Lemah teles dan lemah garing, Gusti Allah sing bales dan Gusti Allah sing paring. (*).

Antisipasi Kesulitan Pupuk, Komunitas 3GO Pati Gelar Pelatihan Biosaka kepada Petani

0

Korandiva – PATI.- Pelatihan pembuatan biosaka, POC (Pupuk Organik Cair) dan pengenalan N level 1 sukses digelar di Desa Gempolsari Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati pada hari Minggu (1/12/2025). Kegiatan yang digagas oleh Komunitas 3GO (GaGe Go Organik) Kabupaten Pati itu menghadirkan narasumber yang juga sekaligus penemu biosaka, Muhamad Ansar.

Tidak hanya di Jawa Tengah, kegiatan pelatihan juga diikuti oleh petani dari Jawa Timur dan Jawa Barat.
Biosaka merupakan terobosan baru bagi petani yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan pupuk. “Dengan berbiosaka, kesulitan akan kelangkaan dan mahalnya harga pupuk bukan menjadi penghalang bagi para petani,” ujar Muhamad Ansar.

Ansar menjelaskan, bahwa biosaka mampu meningkatkan produktivitas tanaman secara signifikan karena kaya akan hormon, spora, dan bakteri yang bermanfaat.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan biosaka kepada lebih banyak petani sekaligus mendorong mereka untuk menerapkan pertanian organik,” jelasnya.

Ansar menekankan pentingnya berbagi pengetahuan tentang biosaka kepada sesama petani agar pertanian berkelanjutan dapat lebih mudah diakses.

Peserta pelatihan sangat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu tentang pembuatan biosaka, tetapi juga berbagi pengalaman dan tips seputar pertanian organik.

Sementara itu Eny Prasetyowati, Ketua Komunitas Gage Go Organik yang turut mendampingi Muhamad Ansar menyampaikan, bahwa maksud dan tujuan pelatihan adalah untuk menyebarkan teknologi organik yang lebih mudah caranya yaitu Biosaka.

“Pupuk organik Nlevel1 dan POC Rumput. Serta untuk membentuk relawan2 organik baru dari berbagai daerah sehingga tujuan akhir mewujudkan kedaulatan pangan berbasis organik dan kearifan lokal, bisa tercapai,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu Muhamad Ansar juga menegaskan dengan semakin banyaknya petani yang menggunakan biosaka, akan mampu membuat petani semakin mandiri, sejahtera, dan Juga modern.

“Tidak hanya mandiri teknologinya, tetapi juga mandiri finansialnya. Siang ke sawah malamnya happy, kalau belum bisa happy ya bisa ngaji,” tandasnya. (*)