Beranda blog Halaman 78

Sinomwidodo Kecewa, Pembangunan Drainase Tidak Sesuai Harapan

0

Korandiva – BLORA.- Sunarto, warga Desa Sinomwidodo, mengeluhkan pembangunan drainase Jalan Angkatan Lor-Godo, Kecamatan Tambakromo, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pati. Proyek senilai Rp198.429.000,00 tersebut dimulai 13 November 2024 dan dijadwalkan selesai 22 Desember 2024.

Pembangunan drainase tersebut menyisakan bongkahan cor bekas jembatan yang dibongkar para pekerja, dan ditinggalkan begitu saja di halaman depan rumah Sunarto. Selain itu, drainase di depan rumahnyapun hanya ditinggikan beberapa sentimeter, dan tanpa ada pembuatan cor beton baru pengganti jembatan yang memadai untuk menyebrangi drainase.

Sunarto merasa geram karena hanya lingkungan rumahnya yang tidak dibangun secara adil. Sementara itu, lokasi lain diperbaiki semua. Termasuk drainase di depan tokonya tidak ada perbaikan sama sekali hingga terlihat lebih rendah dari bangunan yang baru.

“Saya tidak pernah memiliki masalah dengan CV. Aneka Investa, namun pembangunan ini tidak adil mengapa mereka hanya melewati pembangunan yang ada di depan rumah saya saja,” ujarnya. (21/12/2024).

Sunarto meminta pihak berwenang memperhatikan masalah ini dan memastikan pembangunan infrastruktur yang merata dan adil. Ia berharap proyek tersebut dapat diselesaikan dengan memperhatikan kebutuhan warga.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pati diminta untuk menanggapi keluhan ini dan memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan infrastruktur. (*)

Peringati HUT ke-46, Puskesmas Sambong Gelar Jalan Sehat Berhadiah Sepeda Listrik dan Mesin Cuci

0

Korandiva – BLORA.- Puncak acara kegiatan HUT ke-46 Puskesmas Sambong ditandai dengan kegiatan jalan sehat menempuh jarak 3 Km dengan mengambil Start dan Finish di halaman puskesmas setempat. Kegiatan jalan sehat berlangsung mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB, Minggu (15/12/2024).

Sepekan sebelumnya telah digelar rangkaian kegiatan mulai Senin (9/12/) hingga Minggu (15/12/2024) antara lain kegiatan Safari KB, Donor Darah, sunatan massal gratis.

Kegiatan ini juga dimeriahkan hiburan panggung dari AB MUSIC Pojokwatu, Sambong dengan menampilkan artis Mbak Laras.
Ratusan peserta tampak antusias dan senang selama perjalanan sambil menerima pembagian kupon gratis yang mencantumkan ratusan hadiah hiburan dan hadiah utama berupa sepeda listik, mesin cuci, dan sepeda gunung.

Salah satu peserta jalan sehat yang beruntung adalah Juwito, warga Dk. Delok Ds Pojokewatu yang sehari-hari bekerjasa sebagai penjaga honorer di SD Negeri 3 Sambong. Juwito mengaku gembira mendapatkan hadiah sepeda listrik.

Sebagaimana informasi yang dikumpulkan awak media, Puskesmas Sambong berdiri pada 12 Desember 1978 di lokasi kantor kecamatan lama (Jln Cepu-Blora Km.6). Di atas bangunan semi permanen, Puskesmas Sambong pada waktu itu disebut balai pengobatan.

Selanjutnya pindah ke tempat yang baru berjarak 500 meter ke arah timur, pada Tahun 1984 menempati bangun permanen yang sudah dilengkapi pelayanan UKP dan UKM. Pada Tahun 2012 pindah lokasi lama yang ditempati hingga sekarang.

Kepala UPTD Puskesmas Sambong, Eny Purwaningsih, STr. Keb. Bdn.MM mengatakan, kemajuan yang dicapai oleh UPTD Puskesmas Sambong selain meningkatnya pelayanan kepada masyarakat juga sinergi lintas sektoral dalam mewujudkan masyarakat sehat.

“Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT UPTD Puskesmas Sambong bertujuan untuk mengenalkan program-program kesehatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, meningkatkan kerjasama lintas sektoral dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujar Eny. (*)

Protes Anggota PPA BPU SDA TARU ke Dinas Pekerjaan Umum Jateng: “Kontribusi Kami Tidak Diakui”

0

Korandiva – PATI.- Merasa mendapatkan perlakuan yang tidak adil atas jerih payah dan kerja keras yang dilakukan bertahun-tahun, empat orang anggota Pembuka Pintu Air (PPA) BPU SDA TARU melayangkan sikap protes dengan mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah.

Empat orang anggota PPA BPU SDA TARU tersebut adalah Nanang Taroko dari kelompok pengelola (Pokla) Wulan, Daerah Irigasi (DI) Bakalan, Nanang Wahyu Fuadi, Pokla Juana, daerah irigasi Medani, Agus Riyanto, Pokla Wulan, daerah irigasi Siwayut dan Muhammad Chundori, Pokla Randugunting, daerah irigasi Widodaren.

Salah satu dari mereka menyampaikan bahwa dasar dari sikap protes ini adalah terkait dengan rencana mengikuti seleksi P3K. Menurut Nanang keinginan untuk mendaftar tidak bisa direalisasikan karena tidak mendapatkan surat SPTJM Dan surat keterangan kerja dari BPU SDA TARU.
“Kami ingin mendaftar seleksi P3K, tapi tidak bisa mendapatkan surat SPTJM dan surat keterangan kerja,” jelas Nanang.

Sementara itu dari pihak BPU SDA TARU menginformasikan melalui Kasubag TU, Imam Suyuti, bahwa mereka tidak bisa memberikan SPTJM karena formatnya membatasi.
“Tenaga PPA itu digaji atau pengadaannya melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa,” jelas Imam.

Menanggapi pernyataan tersebut, anggota PPA menolak dengan dalih bahwa mereka memiliki bukti kuat bahwa mereka bukanlah pekerja di bawah pihak ketiga. Secara tegas anggota PPA menyatakan sikap kecewa dan merasa tidak dihargai atas kerja keras mereka selama ini. Merasa berkontribusi selama bertahun-tahun, mereka juga menuntut keadilan dan pengakuan.
“Kami memiliki bukti bahwa kami bukan pekerja di bawah pihak ketiga. Kami ingin keadilan,” tegas Agus Riyanto salah satu anggota PPA.

Secara tegas mewakili anggota PPA mereka menyampaikan bahwa akan terus mengupayakan untuk mendapatkan keadilan dan melanjutkan perjuangan hingga pihak-pihak yang berwenang diharapkan memperhatikan dan memberikan solusi yang adil atas masalah yang sedang mereka hadapi.

Atas apa yang sedang bergulir saat ini, diharapkan DInas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Provinsi Jawa tengah segera mengambil sikap untuk menanggapi dan memberikan kejelasan atas status dari anggota PPA tersebut. Sehingga ditemukan titik temu yang adil dan memuaskan terutama untuk kepentingan anggota PPA BPU SDA TARU. (*)

 

Silaturahmi ke Markas GRIP JAYA Sambong, Anggota DPRD Blora Ajak Kawal Program Presiden

0

Korandiva – BLORA.- Anggota DPRD Blora Ir. Siwanto melakukan silaturahmi ke Markas PAC GRIB JAYA Sambong di Dukuh Sidomulyo RT 02/RW 01 Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Blora, Minggu pagi (15/12/2024). Kunjungan anggota dewan dari Fraksi Golkar itu disambut gembira oleh jajaran pengurus PAC GRIB JAYA Sambong yang diketuai oleh Supomo.

Walaupun belum genap sebulan, jajaran pengurus GRIB JAYA Sambong sudah mulai melaksanakan kegiatan positif di masyarakat. Dilantik pada 30 November 2024 pengurus dan anggota GRIP Jaya membuktikan, bahwa kehadiran GRIP Jaya dengan visi misi siap membantu masyarkat, bukanlah ormas yang ditakuti.

Kedatangan anggota dewan ke markas GRIP Jaya pada hari itu bermaksud untuk mengajak pengurus dan anggota ormas untuk mengawal program pemerintah demi menyukseskan kemajuan dan kemakmuran masyarakat Sambong.

“Kehadiran GRIB JAYA bukan semata-mata sebagai Ormas yang ditakuti masyarat melaikan ormas yang dinanti-nantikan masyarakat,” ujar Sugianto Selaku Ketua DPC GRIB JAYA Blora.

“Kami siap untuk membantu masyarat Kecamatan Sambong dan berusaha menjadi Ormas yang membuat masyarakat nyaman tidak untuk menakut-nakuti. Bila ada anggota yang berjiwa menakut-nakuti atau berjiwa seperti Ormas lain kami harap untuk keluar dari keanggotaan atau akan kami keluarkan,” ujar Supomo selaku ketua PAC GRIB JAYA Sambong.

Pada kesempatan itu Siswanto menyampaikan maksud dan tujuannya bersilaturahmi adalah untuk mengajak kerjasamanya dalam mengawal regulasi.
“Kita bakal mengawal program-program Bapak Presiden, dan terkusus untuk membantu masyarakat kecamatan Sambong,” ujar anggota DPRD Blora dari Dapil 2 itu. (*)

Pasca Akreditasi, RSUD Surosentiko Randublatung Gelar Donor Darah, Pasang Impan, dan Khitan Massal

0

Korandiva – BLORA.- Bekerjasama dengan PMI Cepu, RSUD Surosentiko menggelar kegiatan kegiatan bakti sosial donor darah. Pada hari yang sama, RSUD Surosentiko juga menggelar Safari KB bekerjasama dengan Dinas Dalduk KB serta PLKB Kecamatan Randublatung, Kamis (12/12/2024).

RSUD Surosentiko juga menggelar tasyakuran pasca Akreditasi RS dengan mengadakan kitanan masal yang diikuti oleh anak yatim piatu, dan anak-anak dari karyawan RS setempat.

Tiga momen kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Subadra RSUD Surosentiko itu dipantau secara langsung oleh Derektur Utama RSUD Surosentiko Randublatung, dr. Hartono M.M., dibantu para karyawati putri yang tampil cantik pada hari itu.

Dengan wajah gembira, peserta donor maupun para ibu ang antre bongkar-pasang kontrasepsi KB tampak antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut, tak terkecuali anak-anak yang mau dikhitan.

Ditemui awak media di tengah kesibukannya, Direktur Utama RSUD Surosentiko, dr Hartono M.M masih sempat menceritakan sejumlah kegiatan yang digelar pada hari itu.

“Donor darah yang dilaksanakan sampai pkl. 13.00 Wib mendapatkan 24 kantong darah, untuk bongkar pasang terlayani 46 implan, dan untuk pemasangan 70 implant,” kata Hartono.

Menurut Hartono, semua kegiatan dilaksanakan pasca RS mendapatkan akreditasi sebulan lalu. “Alhamdulillah pasca Akriditasi RS kita mengadakan tasyakuran hari ini juga bisa mengadakan bakti sosial mengadakan kitanan 10 anak, 9 anak yatim piyatu 1 anak putra karyawan RS sendiri,” paparnya.

Sesuai pesan yang pernah disampaikan oleh bupati Blora, Hartono berharap agar masyarakat di sekitar Blora Selatan bila sakit tidak perlu berobat ke luar kota dan cukup di RSUD Surosentiko Randublatung.

“Pasca akreditasi, RS ini tahun depan sudah bisa bekerja sama dengan BPJS kesehan, dan terkait pelayanan sudah tersedia 5 dokter umum dan 4 dokter spesialis, 1 Poli OBGYN, 2 Poli Gigi, 3 Poli Anak, 4 Poli penyakit dalam,” tutur Hartono. (*)

Jurangjero Kecewa

0

WARGA Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, baru-baru ini terlibat dalam insiden kerusuhan dengan karyawan PT KRI, sebuah perusahaan tambang batu kapur yang beroperasi di Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang. Kejadian tersebut dipicu oleh dugaan pencemaran udara yang dihasilkan oleh aktivitas tambang yang merambah ke wilayah Kabupaten Blora. Meskipun kedua kecamatan terletak di dua kabupaten berbeda, Gunem dan Bogorejo berbatasan langsung, menyebabkan dampak pencemaran udara yang dirasakan di Desa Jurangjero.

Warga Jurangjero sebelumnya telah melaporkan keluhan mereka terkait polusi udara ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora, namun laporan tersebut tidak mendapatkan respons yang memadai. Kecewa dengan ketidakpedulian tersebut, sekelompok warga akhirnya memutuskan untuk mendatangi lokasi pabrik PT KRI di Rembang. Di lokasi ini, terjadi ketegangan antara warga dan karyawan pabrik, yang berujung pada keributan fisik. Dalam insiden tersebut, tujuh warga mengalami luka-luka, sementara dua di antaranya tertusuk senjata tajam yang diduga digunakan oleh karyawan PT KRI.

Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian di Kabupaten Rembang menetapkan 23 warga Jurangjero sebagai tersangka dan mewajibkan mereka untuk melapor secara rutin. Meskipun insiden ini melibatkan warga dari Kabupaten Blora, Pemkab Blora terkesan tidak cukup sigap dalam menangani persoalan ini. Seharusnya, Pemerintah Kabupaten Blora dan Dinas Lingkungan Hidup Blora lebih proaktif dalam berkomunikasi dan mengajukan protes resmi kepada Pemerintah Kabupaten Rembang untuk segera menangani masalah pencemaran yang merugikan warganya.

Menurut banyak pihak, jika PT KRI terbukti melanggar peraturan lingkungan hidup dalam operasionalnya, maka tugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang untuk memberi teguran atau bahkan melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib guna menghentikan kegiatan pertambangan yang merusak lingkungan. Jika upaya di tingkat kabupaten ini tidak diindahkan, masalah ini seharusnya bisa diangkat ke tingkat provinsi atau kementerian terkait. Dengan begitu, tidak ada alasan bagi Pemkab Blora untuk tidak mengambil langkah konkret dalam melindungi warga mereka.

Bila Pemkab Blora lebih peduli dan sigap dalam menangani masalah ini sejak awal, insiden tawuran antara warga Jurangjero dengan karyawan PT KRI tentu bisa dihindari. Tidak akan ada korban luka atau warga yang harus berurusan dengan hukum akibat masalah yang seharusnya bisa diselesaikan dengan pendekatan lebih bijak dari pemerintah daerah. Pemkab Blora seharusnya hadir sebagai pelindung bagi warganya, bukan hanya sebagai penonton dalam permasalahan lintas kabupaten seperti ini.

Pada minggu lalu, Kepala Desa Jurangjero terpaksa mendatangi DPRD Blora untuk meminta bantuan terkait masalah yang dihadapi oleh warganya dengan Polres Rembang. Hal ini mengindikasikan bahwa warga Jurangjero merasa ditinggalkan dan tidak mendapatkan perhatian yang seharusnya dari Pemkab Blora. Warga harus berjuang sendiri untuk mengatasi masalah polusi dan masalah hukum yang timbul akibat tindakan karyawan PT KRI. Ketidakpedulian Pemkab Blora dalam melindungi kepentingan warganya semakin jelas terlihat, menambah kekecewaan di kalangan masyarakat setempat. (*)

Spirit Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora, Gelorakan Semangat Jumat Berkah

0

Korandiva – BLORA.- Sebagian warga Blora berkeyakinan, hari Jumat, merupakan hari yang istimewa dan hari penuh keberkahan.

Karena dapat dijadikan wahana untuk introspeksi dan evaluasi diri untuk menjadi lebih baik dalam melangkah dan berkiprah di masa akan datang.
Demikian hal itu disampaikan oleh H. Sutardi, SH, salah satu mantan pejabat Pemda Blora.
Di bulan Desember 2024 ini ada beberapa hal penting yang penuh keberkahan untuk disyukuri dan direnungkan.

Seperti sukses Pilkada 2024 lalu, momentum Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora, hingga kado manis bagi Bupati Blora Arief Rohman bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-275 Kabupaten Blora. Karena berhasil meraih gelar doktor manajemen pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,7 kemarin.
Tidak terkecuali bagi tim kemenangan ASRI Perumnas RW V Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora.

Pada Jumat 13 Desember 2024 telah mengadakan kegiatan Jumat Berkah di Warung Makan Monosuko di jalan Nusantara No 50 Jetis Blora.
Menurut Damiri selaku Koordinator/Ketua tim kemenangan ASRI Perumnas bahwa penyelenggaraan Jumat berkah ini dalam rangka menggelorakan semangat berbagi dan sebagai momentum spirit memeriahkan Hari Jadi (Harjad) ke-275 Kabupaten Blora serta sekaligus sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Yang Maha Agung atas terlaksananya pesta Demokrasi Pilkada 2024 di Kabupaten Blora telah berjalan lancar, luber, jurdil, aman, damai dan bermartabat.
“Alhamdulilah pasangan ASRI (Dr.H.Arief Rohman, SIP., M.Si dan Hj Sri Setyorini) mendapat amanah memperoleh kemenangan mencapai 83,75%,” ungkapnya.

Capaian prosentase kemenangan tersebut menempati rangking tertinggi di Jawa Tengah. Disamping itu Damiri juga sangat mengharapkan adanya hubungan para anggota team kemenangan ASRI tetap kompak guyub rukun paseduluran sak lawase.
“Jangan merasa jumawa dan sombong ketika bergaul di masyarakat. Peganglah sesanti menang ora ngasorake kalah ojo mlete,” ucapnya.

Ia mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan dari Bupati dan Wakil Bupat terpilih.
Dengan harapan pasangan itu berdua mampu memimpin Blora yang memberikan perubahan dan perbaikan.
Sehingga dapat mewujud Blora yang Maju,Makmur dan Sejahtera.
Sementara H. Subekti, SP., MMA., mantan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Blora suami dari Hj Sri Setyorini wakil Bupati terpilih mengucapkan terimakasih atas dukungan dan bantuan dari bapak ibu yang tergabung dalam tim kemenangan ASRI Perumnas.
“Semoga amanah yang diberikan kepada istri saya menjadi wakil Bupati terpilih dapat memberi keberkahan dan nilai manfaat bagi kemajuan masyarakat kabupaten Blora,” ujarnya.

Ia juga memberikan apreasiasi positif atas kegiatan jumat berkah yang dilaksanakan oleh tim kemenangan ASRI Perumnas.
H. Subekti SP MMA disaat yang bersejarah ini juga meyerahkan seragam kaos kepada para anggota tim pemenangan ASRI perumnas yang diharapkan dapat dijadikan motivasi dan misi.
Karena di bagian depan kaos bertuliskan ASRI yang merupakan akronim dari Aman, Sehat, Rukun dan Iman.

Sementara di bagian belakang ada pitutur bijak dari Gus Dur kepada umat untuk mewujudkan kerukunan.”Kalau kamu bisa melakukan yang baik untuk semua orang,orang tidak ditanya apa agamamu”
Selanjutnya, menurut Ir. H. Bambang Sulistya,M.MS., mantan Sekda Blora, dipilihnya tempat untuk Jumat Berkah dan syukuran di warung monosuko, karena memiliki keunikan dan falsafah konsep belajar berbagi.”Makan sepuasnya bayar seiklasnya”.

Mungkin di Kabupaten Blora warung semacam ini masih langka. Warung Makan Monosuko diresmikan pembukaanya oleh Bupati Blora Arief Rohman pada 14/9/2022.
Setiap hari rata-rata dihadiri 60-80 orang yang makan di Warung Monosuko. Mayoritas orang yang datang di warung makan tersebut selain orang-orang yang kurang beruntung juga anak anak sekolah SD, SMP dan SLTA.

Pemilik Warung makan Monosuko adalah almarhum Martono yang semasa hidup termasuk wirausahawan dibidang agribisnis ayam yang sukses dan hidupnya prasojo serta suka kepyur/berbagi/sedekah kepada kaum duafa.
Bambang Sulistya juga memberikan ucapan selamat atas diraihnya gelar Doktor sehingga bupati Blora kini memiliki gelar Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.
“Pencapaian ini, menandai prestasi akademik yang diraih Pak Bupati Arief Rohman,” ucapnya.
Di mana selama ini dikenal dengan komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan bagi aparatur desa di Kota Sate.

Bupati Blora Arief Rohman berhasil lulus dalam ujian disertasi dengan berjudul ”Pengembangan Model Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Aparatur Desa Berbasis Rekognisi Pembelajaran Lampau”.
Disertasi tersebut, mendapatkan apresiasi tinggi dari para penguji.
Sebab, dianggap mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi sumber daya aparatur desa.
Dalam disertasinya, Bupati Arief Rohman mengembangkan model yang inovatif untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dengan pendekatan rekognisi pembelajaran lampau (RPL).
Yakni, sebuah metode yang menilai pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki aparatur sebelum mereka mengikuti pelatihan formal. (*).

Meriahkan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora, KORMI Akan Gelar Senam Bersama Bupati

0

Korandiva – BLORA.- Bertempat di Kantor KORMI di Komplek GOR Mustika Blora, pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora menggelar rapat khusus bertepatan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora, Rabu (11/12/2024).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KORMI Blora H. Subekti, SP.,M.M.A., dengan agenda utama adalah membahas rencana kiprah KORMI dalam rangka mengayubagya dan memeriahkan Hari jadi Kabupaten Blora.

“Karena sudah keempat kali ini setiap Hari Jadi Blora KORMI selalu berpartisipasi aktif memeriahkan dengan menyelenggarakan kegiatan olahraga bersama Bupati Blora dengan masyarakat penggemar olahraga rekreasi,” kata Subekti. Selain itu berpartisipasi pembagian bantuan paket sembako kepada orang yang kurang beruntung dan memberikan dorprise yang menarik kepada para peserta olahraga rekreasi yang hadir.

Dalam mengawali sambutan H.Subekti menyampaikan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan ucapan terimakasih kepada seluruh pengurus dan anggota KORMI atas doa, dukungan dan bantuan kepada istrinya Hj Sri Setyorini sebagai calon wakil Bupati yang berpasangan dengan Dr.Arief Rohman SIP Msi sebagai calon Bupati Blora (ASRI) dalam pesta demokrasi pilkada 2024 pada 27 November 2024 memperoleh kemenangan mencapai 83,75%.

“Capaian prosentase kemenangan tersebut menempati rangking tertinggi di Jawa Tengah,” ujarnya.
Ia juga mengajak kepada peserta yang hadir untuk kembali bersatu padu menjadi keluarga besar Kormi yang guyub rukun paseduluran sak lawase.
“Ingat beda pilihan itu berkah dan realita kehidupan itu kehendak Allah,” tuturnya.

Disamping itu H.Subekti juga masih sangat mengharapkan kepada pengurus dan anggota KORMI untuk tetap memberikan doa,dukungan dan bantuan serta pengawasan agar dalam melaksanakan tugas pengabdian bisa berjalan lancar dan sukses serta mampu mewujudkan Blora yang makin maju,makmur dan sejahtera.

Dalam pelaksanakan kegiatan KORMI untuk memeriahkan Hari Jadi ke 275 agar diupayakan lebih semarak dan akbar dibanding tahun sebelumnya.
“Rencananya berupa senam bersama dengan Bupati Blora berserta unsur Forkompinda dan para penggemar olahraga rekreasi dari berbagai kelompok senam yang ada di kota sate,” jelasnya.
Selanjutnya juga akan diberikan bantuan paket sembako untuk para petugas kebersihan dan anak anak yatim piatu yang berasal dari berbagai yayasan.

Disamping itu juga akan dibagikan hadiah dorprise yang menarik.
Menurut H.Harsono pelaksanaan senam barsama Bupati akan dilaksanakan pada Minggu 29 Desember 2024 di Alun-alun Blora yang diikuti oleh 300 orang peserta.
Sementara ketua panitia Sugeng Saptono, SP., MMA., menginformasikan bahwa panitia menyediakan secara gratis paket makan pagi menu istimewa kepada seluruh peserta senam bersama Bupati Blora. (*).

Diduga Dipalsukan, Belasan Salinan Penetapan Dispensasi Nikah PA Blora Terancam Dibatalkan

0

Korandiva – BLORA.- Belasan Salinan Penetapan Dispensasi Kawin Pengadilan Agama Kabupaten Blora diduga dipalsukan oknum tak bertanggung jawab. Dimana awalnya ditolak, jadi dikabulkan. Jumlahnya fantastis. Sekitar 17 berkas dari 15 KUA se-Kabupaten Blora.

Kepala Kemenag Kabupaten Blora, Roziqun mengatakan belum bisa memberikan keterangan secara gamblang. Alasannya belum ada kejelasan. “Kalau sudah ada kepastian saya kabari,” katanya singkat.
Pihaknya juga tidak menjawab, bagaimana status pernikahan belasan anak yang sudah dinikahkan tersebut. Apakah akan dibatalkan, atau dinikahkan ulang. “Kita menunggu saja hasilnya,” bebernya.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Blora, Kholid, mengaku ada 17 berkas salinan penetapan Dispensasi Kawin atau Dispensasi Nikah dari PA yang sudah dikumpulkan dari masing-masing KUA se-Kabupaten Blora. Pengumpulan sendiri dilakukan sekitar 2 minggu yang lalu.
Selanjutnya pihak Kemenag Blora menyerahkan berkas tersebut ke PA untuk diteliti dan dikaji. Apakah benar dipalsukan atau tidak. “Saat ini belum dapat surat resmi bahwa itu dipalsukan. Kita menunggu,” terangnya. Pihaknya juga tidak mau berandai-andai terkait nasib puluhan anak yang sudah dinikahkan akibat dari Dugaan pemalsuan Salinan Penetapan Dispensasi Nikah atau Kawin tersebut. Apakah akan dibatalkan atau seperti apa. “Saya tak mau berandai-andai,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Peradi Blora, Zaeinuddin menegaskan, pihaknya memang pernah dipanggil ke PA untuk diskusi dan menyikapi terkait dugaan pemalsuan Salinan Penetapan Dispensasi Nikah/Kawin oleh oknum tak bertanggung jawab tersebut. Bahkan pihaknya dijanjikan akan diberikan surat resmi berserta dokumen yang diduga dipalsukan untuk mengklarifikasi oknum anggotanya yang diduga melakukan pemalsuan dokumen tersebut. “Saya masih menunggu surat resmi dari PA. Ini sebagai dasar saya nanti untuk mengklarifikasi yang bersangkutan. Benar atau tidaknya,” jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang ia terima berkas yang diduga dipalsukan itu adalah Salinan Penetapan Dispensasi Pengadilan Agama terkait Dispensasi Kawin atau nikah. Dimana, awalnya ditolak jadi dikabulkan. (*)

SMPN 1 Todanan Gelar Pelatihan AI untuk Guru dan Siswa

0

Korandiva – BLORA.– SMPN 1 Todanan, Kabupaten Blora, menyelenggarakan Pelatihan Dasar Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk guru dan siswa pada Selasa (10/12/2024).

Kegiatan bertema “Literasi untuk Kesejahteraan” ini berlangsung di aula sekolah dengan menghadirkan instruktur dari Kreator Era AI (KEAI) Jawa Tengah, Gunawan Trihantoro dan Faza Ilham.

Kepala SMPN 1 Todanan, Totok Sunarto, S.Pd. membuka acara dengan bertanya, “Apakah anak-anak sudah mengenal apa itu Artificial Intelligence?” Pertanyaan ini disambut antusias oleh peserta yang serempak menjawab, “Kenal!”
Totok menyampaikan harapannya, “Anak-anak diharapkan fokus pada materi yang disampaikan agar mampu memanfaatkan AI untuk pembelajaran yang lebih inovatif.”

Gunawan Trihantoro, Sekretaris KEAI Jawa Tengah, menjelaskan, “Pelatihan ini memberikan pengetahuan dasar tentang AI untuk membantu meningkatkan kreativitas.”
Ia menambahkan, “Guru dan siswa yang adaptif terhadap teknologi akan lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajaran.”

Pelatihan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan teknologi AI, tetapi juga mengintegrasikannya ke dalam dunia pendidikan.
Gunawan menegaskan, “AI dapat menjadi alat penting dalam menciptakan pembelajaran yang modern dan relevan dengan kebutuhan zaman.”

Selama pelatihan, siswa didampingi langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Anis Rikianawati, S.Pd.
“Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap materi yang disampaikan,” ujar Anis.

Sebagai hasil akhir, peserta pelatihan berkolaborasi menyusun buku kumpulan cerpen berjudul “Peran Pelajar di Era Algoritma.”
“Buku ini menjadi salah satu bentuk aplikasi nyata dari pelatihan yang telah diberikan,” imbuhnya. (*)