Beranda blog Halaman 77

Reorganisasi dan Pelatihan Pengurus sebagai Upaya Memberdayakan Lumbung Pangan Masyarakat

0

Korandiva – BLORA.- Pengembangan program lumbung pangan di Kabupaten Blora mengalami banyak hambatan, dari 20 desa yang menerapkan hanya 5 Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) yang mampu mandiri dalam mengelola cadangan pangannya. Sementara 15 desa lainnya mengalami stagnasi atau bahkan mangkrak.

Kepala Bidang Pangan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora Nugraheni Wahyu Utami, S.P. mengatakan, selain dikarenakan rendahnya kompetensi pengurus LPM, kondisi seperti itu juga akibat dari kerusakan peralatan dan sarana pendukung lumbung pangan, serta terbatasnya akses terhadap pemasaran dan permodalan yang memadai.
Mengatasi permasalahan tersebut, Dinas P4 tengah melakukan reorganisasi pengurus LPM yang ada, serta mengadakan pelatihan untuk memperkuat kapasitas pengurus agar lebih efektif dalam mengelola lumbung pangan.

“Selain itu, kita juga lakukan kolaborasi dengan pelaku bisnis lain untuk memperluas akses permodalan dan pemasaran, termasuk bekerja sama dengan kelompok tani, badan usaha milik desa, serta sektor perbankan dan toko yang memasarkan hasil pertanian,” paparnya.

Wahyu Utami menjelaskan, bahwa langkah-langkah yang ditempuh mencakup pengadaan alat dan sarana baru untuk menggantikan peralatan yang rusak.
Melalui upaya ini diharapkan pengelolaan lumbung pangan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa di Kabupaten Blora,

Terkait bantuan untuk rehab lanjut Wahyu, akan diberikan kepada Lumbung Pangan yang aktif sebagai bentuk reward. “Untuk yang tidak aktif, sementara akan dilakukan pembinaan terkait kelembagaan dan manajerial dulu,” pungkasnya. (*)

Diduga Lakukan Perampasan Dana Simpan Pinjam, Sekretaris Desa Sogo Didemo Warganya

0

Korandiva – BLORA.- Sekitar 200 warga Desa Sogo Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, menggelar aksi unjuk rasa pada Minggu siang (15/12/2024), menuntut transparansi dalam pengelolaan dana desa.

Aksi ini digelar di depan rumah Kepala Desa Sogo, dengan berbagai tuntutan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Para demonstran menyoroti sejumlah persoalan, seperti penggelapan mobil siaga desa, pemotongan honor lembaga desa, dan penyalahgunaan Siltap perangkat desa yang diduga dilakukan oleh oknum tertentu, termasuk Sekretaris Desa.

Selain itu, warga juga mempertanyakan kualitas pembangunan jalan usaha tani yang diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati.

Mereka juga menyoroti ketidaksesuaian pembayaran tunggakan material proyek desa meskipun anggaran sudah dicairkan. Salah satu isu yang paling mencuat adalah perampasan dana simpan pinjam yang digunakan tanpa keterbukaan oleh pihak tertentu di tingkat RT.

Warga juga mendesak pengungkapan transparansi penggunaan hasil lelang Bondo Desa untuk tahun 2021 hingga 2024, yang dinilai tidak jelas. Mereka juga mengkritisi pengelolaan BUMDES yang terkesan kurang transparan dan tidak menguntungkan bagi masyarakat.

Para peserta aksi berharap agar Pemkab Blora, melalui PMD dan Inspektorat, segera melakukan audit dan investigasi terhadap dugaan penyalahgunaan dana desa ini, yang diduga melibatkan Sekretaris Desa Sogo.

Aksi tersebut berakhir dengan damai, namun warga tetap menuntut penyelesaian masalah demi keadilan dan kemajuan desa.

Rayakan HUT ke-3, KORMI Gelar Senam Sesarengan Bupati dan Wakil Bupati Blora di Alun-alun

0

Korandiva – BLORA.- Pengurus dan anggota KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) Kabupaten Blora menggelar senam sehat sesarengan (bersama) Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si dan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST,MM. di Alun-alun Blora, Sabtu (28/12/2024).

Ketua KORMI Blora H. Subekti, SP., menyampaikan, acara tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora yang diperingati setiap tanggal 11 Desember. Selain itu dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-3 KORMI Blora serta memasyarakatkan olahraga.
“Atas nama KORMI kami juga mengucapkan selamat tahun baru 2025, semoga di Tahun 2025 mendapatkan kesuksesan,” tandas Subekti.

Dijelaskan, ada sejumlah penghargaan/prestasi yang diraih di FORDA Jateng 2024.
Pertama, dari Induk Olahraga (Inorga) PLBSI (Persatuan Liong dan Barongsai Indonesia) mendapatkan prestasi juara pertama dan menjadi peserta terfavorit dari cabang lomba Barongsai Yunior Tradisional pelajar.

Kedua, dari Inorga Asosiasi Intruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (ASIAFI) menyabet juara ketiga dari cabang perorangan senam aerobik dance freestyle atas nama pesenam Farida Nur Santi.
Ketiga, dari Inorga Yayasan Jantung Indonesia(YJI) mendapatkan penghargaan juara harapan satu dari Senam Lansia Jantung Sehat perorangan atas nama Dyah Lilis Werdiningsih.

Subekti juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Blora serta pimpinan OPD serta jajarannya.
“Terima kasih, Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, kita diberi doorprize beraneka ragam, terutama Pak Bupati, ini memberikan hadiah kulkas. Selanjutnya kami ucapkan terima kasih kepada keluaga petugas kebersihan dari DLH Blora, serta ibu-ibu darin keluarga Nasrani. Tak lupa kami ucapkan Selamat Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,” ujarnya.

Lebih lanjut Subekti menjelaskan, KORMI Blora secara resmi sudah mengkoordinir enam olahraga, sedangkan yang lainnya masih dalam proses.
“Totalnya di Jawa Tengah itu ada 46 cabang olahraga, jadi sekali lagi kami sampaikan, KORMI Blora saat ini sudah masuk tataran juara, meskipun baru enam organisasi olahraga,” ucapnya.
Subekti, di akhir sambutannya juga menyampaikan pantun/parikan,”Sayur opor pakai ketupat, makannya di kursi lipat, dengan berolahraga badan menjadi sehat, bareng Bapak Bupati menjadi lebih semangat”

Pada kesempatan itu Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman.S.IP., M.Si., menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan selamat ulang tahun ke-3 KORMI Blora.
“Semoga keberadaan KORMI Blora bisa mejadi wadah untuk berkumpulnya wadah-wadah yang ada di bawah KORMI untuk bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk Kabupaten Blora, dan tentunya kami memberikan apresiasi, semoga KORMI akan terus maju ke depan. Salam sehat untuk semuanya,” kata Bupati Blora.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati Blora Arief Rohman bersama Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada petugas kebersihan DLH Blora dan sejumlah anak yatm piatu dari berbagai yayasan.
Suasana makin semarak ketika dilakukan pengundian aneka doorprize, para peserta yang berhasil mendapatkan hadiah hiburan sangat senang dan berucap syukur.

Kemudian, tibalah saatnya Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati tampil ke panggung didampingi Ketua KORMI Blora dan pengurus lainnya, untuk melakukan undian hadiah utama berupa kulkas. Beruntung, salah satu peserta dari Cepu mendapatkan hadiah utama itu.
Undian hadiah sepeda dari Bank Jateng juga tak kalah menarik menjadi harapan bagi para peserta, hingga akhirnya diundi oleh Kepala DP4 Blora Ngaliman,SP,MMA, didampingi Kepala DLH Blora Istadi Rusmanto, ST., MM., dan pengurus KORMI Blora.

Suasana makin semarak manakala Kepala Dalduk KB Blora Achmad Nur Hidayat SH., MSi., MM., selaku Ketua Badan Pelaksana Klub Jantung Sehat Blora tampil pada saat senam yang dipandu oleh instruktur handal Blora, yaitu Pambayun, Lilis, Susi dan Tutik Sudarwati (iik).

Dengan gaya yang khas, Achmad Nur Hidayat bergoyang dipanggung sambil membagikan saweran berupa uang kepada peserta senam.
Beragam kostum yang dikenakan oleh ratusan peserta menambah suasana kegiatan sangat menghibur, gayeng dan meriah.
Sedangkan Komite Olah Raga Rekreasi Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora mengenakan seragam terbaru dan istimewa berwarna kuning dipadukan dengan warna hijau bergambar logo KORMI Kabupaten Blora.
Menurut H.Harsono pelaksanaan senam barsama Bupati di Alun-alun Blora diikuti oleh 300 orang peserta.

Sementara ketua panitia penyelenggara Sugeng Saptono, SP., MMA., menginformasikan bahwa panitia menyediakan secara gratis paket makan pagi menu istimewa kepada seluruh peserta senam bersama Bupati Blora.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya acara ini. Ada kurang lebihnya kami mohon maaf kepada semua peserta yang hadir, mari terus membumikan olahraga di Blora, supaya sehat dan bisa berkontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Blora,” ucapnya. (*).

Jaksa Narkoba

0

KEPUTUSAN Kejaksaan Negeri Blora yang hanya memberikan sanksi mutasi tugas terhadap jaksa Rezmi Angga Aprianto–yang terbukti positif menggunakan narkoba menimbulkan keprihatinan dan kontroversi. Sebagai seorang aparat penegak hukum, Angga seharusnya memberikan teladan yang baik bagi masyarakat. Namun, kenyataannya ia malah melanggar hukum yang seharusnya ditegakkannya. Mutasi tugas ke Nusa Tenggara Timur sebagai “hukuman” menggambarkan ketidakseriusan dalam menangani kasus penyalahgunaan narkoba, apalagi yang melibatkan seorang jaksa yang seharusnya menjadi pelindung hukum.

Indonesia memiliki peraturan yang sangat ketat mengenai penyalahgunaan narkoba, dengan ancaman hukuman berat bagi para pelaku, baik itu pengedar maupun pemakai. Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika memberikan sanksi yang jelas terhadap pengguna narkoba. Namun, keputusan ringan yang diberikan kepada Rezmi Angga menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara aturan yang ada dengan praktik penegakan hukum yang berlaku. Hal ini membuka pertanyaan besar mengenai konsistensi dan integritas sistem hukum di Indonesia.

Angga sebagai seorang jaksa seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal kedisiplinan dan ketaatan pada hukum. Namun, bukannya menjadi teladan, dia malah melanggar hukum yang seharusnya dia tegakkan. Tindakannya yang menggunakan narkoba jelas bertentangan dengan kode etik profesi dan sumpah jabatan yang diambilnya saat menjadi aparat penegak hukum. Dengan demikian, sanksi ringan yang diberikan terhadap Angga hanya akan merusak citra institusi kejaksaan dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.

Selain melanggar Undang-Undang Narkotika, Angga juga terbukti menabrak Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1947 tentang Sumpah Jabatan untuk Hakim, Jaksa, dan Panitera. Dalam peraturan tersebut, setiap jaksa diharapkan untuk menjaga kehormatan, integritas, dan etika profesi. Penggunaan narkoba jelas merupakan pelanggaran yang merusak martabat profesi seorang jaksa. Oleh karena itu, dengan hanya memberikan mutasi tugas tanpa sanksi lain yang lebih berat menunjukkan adanya ketidakseriusan dalam menegakkan aturan dan menjaga integritas aparatur negara.

Tindakan Kejaksaan Negeri Blora yang hanya memberikan mutasi tugas sebagai hukuman juga menunjukkan adanya ketimpangan perlakuan hukum antara aparat penegak hukum dan masyarakat biasa. Sebagai warga negara, Rezmi Angga seharusnya diperlakukan sama di hadapan hukum. Jika masyarakat umum yang terjerat kasus narkoba dapat dikenakan hukuman yang berat, maka seorang jaksa yang terbukti positif menggunakan narkoba juga seharusnya mendapatkan sanksi yang setimpal, bukan sekadar mutasi tugas.

Dengan tidak diterapkannya sanksi hukum yang tegas terhadap Rezmi Angga, muncul kesan bahwa aparat penegak hukum di Indonesia kebal hukum. Hal ini dapat merusak keper-cayaan publik terhadap sistem hukum yang ada.
Oleh karena itu, sangat penting bagi institusi hukum untuk menunjukkan ketegasan dalam menegakkan hukum, tanpa memandang jabatan atau status sosial seseorang. Agar sistem hukum di Indonesia tetap dipercaya dan dihormati, tindakan tegas harus diambil terhadap setiap pelanggaran hukum, termasuk yang dilakukan oleh aparat penegak hukum sendiri. (*)

Panen Bawang Merah di Desa Nglanjuk, Berdayakan Perempuan dan Tingkatkan Ekonomi Warga

0

Korandiva – BLORA.- Panen bawang merah di Desa Nglanjuk Kecamatan Cepu, kabupaten Blora mampu memberdayakan dan menambah pendapatan warga desa setempat, khususnya para perempuan.

Sebanyak 20 orang ibu-ibu dilibatkan sebagai tenaga panen dan pembersihan bawang merah di lahan bawang merah yang diprakarsai oleh Wiji, kepala desa setempat pada 18 Desember 2024.
Di atas lahan seluas 3.000 meter2 itu Wiji bisa memanen bawang merah jenis “tunjuk” sebanyak 3 Ton. Meski hasil panen ini dinilai kurang maksimal, Wiji selaku kepala desa megnaku bersyukur atas rezeki yang diberikan.

Dengan harga bawang merah yang mencapai Rp 40.000 per kilogram di pasaran, panen ini menjadi berkah tersendiri bagi warga Kepala Desa Nglanjuk.
“Alhamdulillah, ibu-ibu di sini bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari pekerjaan memanen bawang merah dengan ongkos seribu per kilo,” ujarnya ketika ditemui di ladang, Rabu (18/12/2024.

Hal senada disampaikan Mulyati, Ketua RT 01/RW 02 Desa Nglanjuk, bahwa ibu-ibu di desanya merasa senang dilibatkan memanen bawang merah karena satu harinya mendapatkan upah rata-rata Rp 50 ribu. Waktu bekerjanya fleksibel, dilakukan dengan santai dilakukan sambil bergurau.

“Semoga kedepan kami bisa kembali menanam bawang merah dan melibatkan lebih banyak warga perempuan. Daripada hanya menghabiskan waktu dengan kegiatan yang tidak produktif, lebih baik mereka mendapat penghasilan tambahan,” ujar Mulyati.

Panen bawang merah ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Harapannya, keberhasilan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. (*)

Retta Nathania Hadoko, Ingin Membela Jawa Tengah di Berbagai Event Catur

0

Korandiva – BLORA.- Lagi, Claretta Nathania Handoko berhasil meraih prestasi di kejuaraan catur tingkat internasional. Dia meraih medali perak dalam ajang Fédération Internationale des Échecs (FIDE) Rate Standar and Blitz 2024, 15 Desember lalu.

Retta yang memiliki ibu kandung kelahiran Kampung Baru Cepu itu berencana akan gabung ke pusat pelatihan nasional (Pelatnas) pada Januari 2025 nanti.

Kepada wartawan Diva, atlet berusia 13 tahun itu mengaku setiap tahun 2 kali pulang ke Cepu guna menengok kakeknya, Bpk. Supardi, ST.MT yang pensiunan Migas dan mantan atlet Marathon Cepu.

Kedekatannya dengan sang kakek membuat Retta, salah satu atlet Catur andalan Jawa Timur itu sempat berkeinginan pindah ke Jawa Tengah beberapa tahun lalu. “Saya ingin sekolah di Cepu dan membela Jawa Tengah di berbagai event Catur,” ujar gadis penggemar ayam goreng dan ice cream itu, Jumat (20/12/2024).

Berbagai prestasi yang pernah diraih Retta di antaranya;
1. Emas kejurkot (2018, 2019, 2020, 2021, 2022, 2023, 2024)
2. Emas kejurprov (2024)
3. Emas Kejurnas (2024)
4. Perunggu Popda (2024)
5. Perak Fide Rate Internasional (2024).

Pada Tahun 2025 Retta dipanggil Pelatnas di Jakarta oleh Pengurus Besar Catur Indonesia guna membela bangsa Indonesia di berbagai even di luar negeri.
Tantangan berat mau tidak mau harus dijalani Retta sejak berhasil menjadi Juara Kejurnas dan menyandang gelar Master Percasi Wanita.

Besar harapan Retta mendapat hasil yang terbaik di event dengan level yang lebih tinggi lagi guna membanggakan nama Cepu (Jawa Tengah) sebagaimana support yang selama ini didapatkannya dari Heru Setoaji (pecatur handal asli Cepu), Tommy (Master Nasional Suyud) yang juga sempat membela Grobogan, dan selalu sparing dengan Retta di saat Retta pulang ke Cepu untuk menjenguk kakeknya. (*)

SMK Kristen Blora Gelar Perayaan Natal Tahun 2024 dengan tema, “Saya Ingin Jadi Gembala”

0

Korandiva – BLORA.- Bertempat di gedung sekolah, SMK Kristen Blora menggelar perayaan Natal 25 Desember 2024 dengan tema, “Saya ingin jadi gembala”. Acara yang diikuti oleh semua siswa, guru, staff, stik holder, komite dan tamu undangan itu dibuka oleh Ketua YPAC Blora Yohanes Ariwibowo.

Dalam sambutannya Yohanes Ariwibowo menyinggung tema Natal tahun ini, “Saya ingin jadi gembala, kita maknai tema ini dengan tindakan yang nyata. Seperti gembala yang semangat dan tanggung jawab”.

Pada kesempatan itu, ketua YPAC Blora juga mengajak anak-anak dan guru SMK Kristen Blora tetap semangat dan tanggung jawab agar SMK Kristen Blora tetap eksis.
“Anak-anak harus jadi gembala tangguh dan kreatif. Menghadapi tantangan masa depan harus semangat,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala SMK Kristen Sri Rusmini menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2024.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung, semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini bisa mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan semangat kebersamaan diantara seluruh warga sekolah,” pungkas nya. (*)

Rayakan HUT ke-41, SMA Negeri 2 Blora Gelar Bakti Sosial dan Jalan Sehat

0

Korandiva – BLORA.– Rayakan HUT ke-41, SMA Negeri 2 Blora menggelar berbagai kegiatan dengan melibatkan seluruh guru dan siswa. Rangkaian kegiatan mulai dari bakti sosial, tanam pohon dan pemberian bibit pada masyarakat sekitar, donor, bazar hingga pagelaran wayang dan jalan sehat itu dilaksnakan mulai hari Senin hingga Kamis 18 Desember 2024.

Kepala SMA Negeri 2 Blora Drs Slamet Joko Waluyo M, Pd mengatakan, bahwa kegiatna dalam rangka hari ulang tahunsekolah itu dimaksudkan untuk memberikan inspirasi guna mewujudkan sekolah idaman (inovatif, damai dan menyenangkan) bagi siswa SMADA.

Dalam sambutannya Drs Slamet Joko Waluyo menekankan pentingnya pendidikan yang menyenangkan baik secara akademik maupun non-akademik sesuai bakat siswa masing-masing sehingga siswa tidak merasa tertekan.
“Kita wujudkan pendidikan berkarakter dan berakhlak mulia, idaman bagi semua,” tuturnya.

Joko berharap sekolah yang dipimpinnya dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan sesuai visi misi SMADA. Juga juga mengapresiasi seluruh sivitas akademika yang telah berkontribusi dalam memajukan sekolah ini, ditengah kemajuan teknologi dan global.

“Kami bersyukur atas loyalitas bapak dan ibu guru SMADA sehingga tercipta berbagai kegiatan meriah ini dengan tujuan semangat kekeluargaan dan kreatifitas dikalangan siswa,” ujarnya kepda wartawan, Kamis (19/12) lalu.

Sementara itu Humas SMAD menyampaikan, bahwa kegiatan ini terselenggara atas kerjasama keluarga besar SMADA mulai guru hingga siswa. Momen melibatkan siswa dalam kegiatna HUT SMADA juga menjadi kesempatan sekolah dalam memberikan pendidikan yang berkualitas kepada generasi muda.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung sekolah ini hingga 41 tahun keberadaannya, kami berharap agar SMA Negeri 2 Blora terus berkiprah,” katanya.

“Dalam kegiatan kali ini kami juga mengandeng perguruan tinggi yang ada di Blora seperti STTR dan UT agar terjalin kolaborasi, ada juga beberapa mitra universitas maupun instansi lainnya,” pungkasnya. (*)

Sinomwidodo Kecewa, Pembangunan Drainase Tidak Sesuai Harapan

0

Korandiva – BLORA.- Sunarto, warga Desa Sinomwidodo, mengeluhkan pembangunan drainase Jalan Angkatan Lor-Godo, Kecamatan Tambakromo, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pati. Proyek senilai Rp198.429.000,00 tersebut dimulai 13 November 2024 dan dijadwalkan selesai 22 Desember 2024.

Pembangunan drainase tersebut menyisakan bongkahan cor bekas jembatan yang dibongkar para pekerja, dan ditinggalkan begitu saja di halaman depan rumah Sunarto. Selain itu, drainase di depan rumahnyapun hanya ditinggikan beberapa sentimeter, dan tanpa ada pembuatan cor beton baru pengganti jembatan yang memadai untuk menyebrangi drainase.

Sunarto merasa geram karena hanya lingkungan rumahnya yang tidak dibangun secara adil. Sementara itu, lokasi lain diperbaiki semua. Termasuk drainase di depan tokonya tidak ada perbaikan sama sekali hingga terlihat lebih rendah dari bangunan yang baru.

“Saya tidak pernah memiliki masalah dengan CV. Aneka Investa, namun pembangunan ini tidak adil mengapa mereka hanya melewati pembangunan yang ada di depan rumah saya saja,” ujarnya. (21/12/2024).

Sunarto meminta pihak berwenang memperhatikan masalah ini dan memastikan pembangunan infrastruktur yang merata dan adil. Ia berharap proyek tersebut dapat diselesaikan dengan memperhatikan kebutuhan warga.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pati diminta untuk menanggapi keluhan ini dan memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan infrastruktur. (*)

Peringati HUT ke-46, Puskesmas Sambong Gelar Jalan Sehat Berhadiah Sepeda Listrik dan Mesin Cuci

0

Korandiva – BLORA.- Puncak acara kegiatan HUT ke-46 Puskesmas Sambong ditandai dengan kegiatan jalan sehat menempuh jarak 3 Km dengan mengambil Start dan Finish di halaman puskesmas setempat. Kegiatan jalan sehat berlangsung mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB, Minggu (15/12/2024).

Sepekan sebelumnya telah digelar rangkaian kegiatan mulai Senin (9/12/) hingga Minggu (15/12/2024) antara lain kegiatan Safari KB, Donor Darah, sunatan massal gratis.

Kegiatan ini juga dimeriahkan hiburan panggung dari AB MUSIC Pojokwatu, Sambong dengan menampilkan artis Mbak Laras.
Ratusan peserta tampak antusias dan senang selama perjalanan sambil menerima pembagian kupon gratis yang mencantumkan ratusan hadiah hiburan dan hadiah utama berupa sepeda listik, mesin cuci, dan sepeda gunung.

Salah satu peserta jalan sehat yang beruntung adalah Juwito, warga Dk. Delok Ds Pojokewatu yang sehari-hari bekerjasa sebagai penjaga honorer di SD Negeri 3 Sambong. Juwito mengaku gembira mendapatkan hadiah sepeda listrik.

Sebagaimana informasi yang dikumpulkan awak media, Puskesmas Sambong berdiri pada 12 Desember 1978 di lokasi kantor kecamatan lama (Jln Cepu-Blora Km.6). Di atas bangunan semi permanen, Puskesmas Sambong pada waktu itu disebut balai pengobatan.

Selanjutnya pindah ke tempat yang baru berjarak 500 meter ke arah timur, pada Tahun 1984 menempati bangun permanen yang sudah dilengkapi pelayanan UKP dan UKM. Pada Tahun 2012 pindah lokasi lama yang ditempati hingga sekarang.

Kepala UPTD Puskesmas Sambong, Eny Purwaningsih, STr. Keb. Bdn.MM mengatakan, kemajuan yang dicapai oleh UPTD Puskesmas Sambong selain meningkatnya pelayanan kepada masyarakat juga sinergi lintas sektoral dalam mewujudkan masyarakat sehat.

“Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT UPTD Puskesmas Sambong bertujuan untuk mengenalkan program-program kesehatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, meningkatkan kerjasama lintas sektoral dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujar Eny. (*)