Tak Ada Mobil Dinas Baru untuk Bupati dan Wakilnya

BLORA. – Bupati dan Wakil Bupati Blora Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati telah dilantik pada 26 Februari lalu.

Meski menduduki jabatan Bupati dan Wakil Bupati, keduanya dipastikan tidak akan mendapatkan fasilitas mobil dinas baru.

“Kayaknya sih belum, ka-rena masih baru,” ujar Ka-bag Umum Setda Blora Ngaliman saat ditemui wartawan.

Ngaliman mengatakan, bupati dan wakil bupati Blora akan mendapatkan fasilitas dua mobil dinas.

“Bupati mobil dinasnya Fortuner (2017) dan Camry tahun 2019. Kalau wakil Bupati, Pajero Sport (2017) sama Altis tahun 2019,” katanya.

Meski dipastikan tidak mendapatkan fasilitas mobil dinas baru, Ngaliman mengaku bupati dan wakil bupati terpilih Blora dapat menghendaki adanya fasilitas tersebut di kemudian waktu.

“Ya karena sementara masih baru, jadi belum ada pe-mikiran ke sana. Barangkali mungkin kalau sudah selang setahun atau bagaimana mungkin ada pemikiran untuk yang baru (bisa),” jelasnya.

Dia menambahkan, tata cara untuk mengajukan mobil dinas baru harus diajukan melalui anggaran. “Kemudian nanti melalui e-katalog. Mendapatkan pengesahan dari DPRD,” terangnya.

Perlu diketahui, Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Blora mengurusi sekitar 90 mobil dinas yang tersebar di wilayah Kabupaten Blora. Selain mengurusi mobil dinas, Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Blora juga mengurusi terkait rumah dinas bupati dan wakil bupati. (*)

Kapolri: Jika Tersangka Sadar dan Minta Maaf, Maka Tidak Ditahan

JAKARTA. – Langkah damai merupakan bagian prioritas penyidik Polkda dalam menangani kasus pelaporan yang berkaitan dengan UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Surat Edaran Kapolri: SE/2/11/2021, yang menjadi komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo da-lam mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat, dan pro-duktif.

Dalam hal ini, penyidik ditekankan untuk melaksanakan restorative justice, terkecuali perkara yang bersifat berpo-tensi memecah belah, SARA, radikalisme, dan separatisme.

Restorative justice merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri.

Sementara itu, jika korban yang tetap ingin perkaranya diajukan ke pengadilan namun tersangkanya telah sadar dan meminta maaf, maka terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan.

“Dan sebelum berkas diajukan ke JPU agar diberikan ruang untuk mediasi kembali,” bunyi SE yang terbit Jumat (19/2) pekan lalu.

Selanjutnya, penyidik diminta agar berkoordi-nasi dengan JPU dalam pelaksanaanya, termasuk memberikan saran dalam hal pelaksanaan mediasi pada tingkat penuntutan.

Penyidik juga diharuskan melakukan pengawasan secara berjenjang terhadap setiap langkah penyidikan yang diambil dan memberikan reward serta punishment atas penilaian pimpinan secara berkelanjutan.

“Surat Edaran ini disampaikan untuk diikuti dan dipatuhi oleh seluruh anggota Polri,” ujar Kapolri dalam Surat Edaran itu. (*)

Pelantikan Bupati Blora Diwarnai Hujan

BLORA. – Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati, Jumat (26/2) lalu resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Blora.

Upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Masa Jabatan 2021-2026 serta pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua De-kranasda Kabupaten Blora bersama 17 Bupati/ Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota se-Provinsi Jawa Tengah di-laksanakan dari Gedung Gradhika Bakti Praja Pro-vinsi Jawa Tengah secara virtual. Sedangkan untuk kabupaten Blora dilaksa-nakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.

Dalam prosesi itu, Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati mengucapkan sumpah jabatan dengan dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan SK Mendagri tentang pengangkatan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah.

“Saya atas nama Pre-siden Republik Indonesia memberikan kepercayaan, dan melantik saudara,” kata Ganjar Pranowo, Jumat (26/2) lalu.

Sementara itu, suasana di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora tampak diselimuti mendung. Tak lama setelah itu, hujan pun turun. Sejumlah pihak keamanan yang bertugas memilih berteduh meng-hindari hujan turun.

Usai reda, karangan bunga yang tersebar di sekitar pendopo tampak berjatuhan akibat angin yang cukup kencang.

Meskipun diwarnai hujan, proses pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Blora tetap berjalan lancar dan khidmat.

Sebelum dilantik, Arief Rohman berjanji akan terus melaksanakan tugas sebagaimana visi misinya selama kampanye. “Tidak ada acara lain, setelah pelantikan gas pol,” ucap Arief Rohman. (*)

Kapolri: Penyidik Harus Bisa Bedakan Mana Kritik, Hoax dan Pencemaran Nama Baik

JAKARTA. – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang kesadaran budaya beretika untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat dan produktif.

Kapolri menyadari bah-wa perkembangan UU 19/2016 tentang perubahan atas UU 11/2008 tentang ITE dinilai kontradiktif dengan hak kebebasan berekspresi masyarakat melalui ruang digital.

“Maka diharapkan kepada seluruh anggota berkomitmen menerapkan penegakan hukum yang dapat memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,’ kata Kapolrui dalam Surat Edaran, Selasa, 23 Februari 2021.

Dalam rangka memberikan rasa keadilan itu, Polri akan lebih mengedepankan langkah edukasi dan persuasif sehingga menghindari adanya dugaan kriminalisasi terhadap orang yang dilaporkan, serta dapat menjamin ruang digital kita tetap bersih dan sehat.

“Dalam menerima laporan dari masyarakat, penyidik harus dapat deng-an tegas membedakan antara kritik, masukan, hoax dan pencemaran nama baik yang dapat dipidana, untuk selanjutnya menentukan langkah yang akan diambil,” tekan Listyo Sigit.

Eks Kapolda Banten ini meminta agar semua jajaran penyidik memegang prinsip bahwa hukum pidana merupakan upaya terakhir dalam penegakan hukum. Sehingga, dalam prosesnya lebih dikedepankan restorative justice dalam penyelesaian perkara.

Namun dengan catatan, pendekatan restorative justice dalam kasus-kasus yang berpotensi memecah belah, SARA, Radikalis-me, dan Separatisme tidak berlaku.

“Terhadap para pihak atau korban yang meng-ambil langkah damai agar menjadi priorotas penyidik untuk dilaksanakan restorative justice terkecuali perkara yang berpotensi memecah belah, SARA, Radikalisme,” demiki-an Listyo Sigit. (*)

Tabrakan Motor, ABG Tewas di Jalan Raya Ngawen-Blora

BLORA. – Pengendara motor berinisial FN (15), Selasa (23/2) lalu tewas akibat tabrakan maut melibatkan dua sepeda mo-tor di Jalan Ngawen- Blora.

Kanit Laka Polres Blora Ipda Solikin Niam mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.15 WIB di depan Kelu-rahan Ngawen. “Satu anak baru gede (ABG) tewas dalam perawatan di Puskesmas Ngawen,” kata Solikin.

Solikin menjelaskan, pengendara berinisial AS bermaksud untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, posisi kendaraan yang dikemudikannya terlalu ke kanan. “Di saat yang bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikendarai FN,” ujar Solikin.

Akibat jarak yang terlalu dekat, kedua pengendara motor tersebut tidak mampu menguasai kendaraannya. “Dua motor tabrakan tersebut langsung ditolong masyarakat,” jelasnya.

Usai mendapatkan laporan terkait kecelakaan tersebut, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan korban serta barang bukti.

Sementara itu, penyebab kecelakaan sendiri masih didalami Unit Laka Lantas Polres Blora. “Kepada orang-tua agar tidak memberikan motor kepada anaknya yang belum cukup umur,” himbaunya. (*)

Perjalanan Menuju RSUD Cepu, Seorang Ibu Melahirkan di Ambulans

Viral, sejumlah foto yang memperlihatkan bidan menolong ibu me-lahirkan di mobil ambulans. Dalam unggahan itu, terlihat sejumlah warga menutup bagian belakang mobil dengan kain bermotif batik saat proses melahirkan.

Pengunggah foto itu menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/02/21), di Dusun Pengkok, Desa Padangan, Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Jawa Timur. Ambulans tersebut tengah dalam perjalanan dari Puskesmas Menden, Blora menuju RSUD Cepu.

Ia menuliskan, mobil tersebut berhenti di Jalan Nasional Padangan-Ngawi sekitar pukul 09.00 WIB Selasa (12/02/21). Di dalam mobil itu ada seorang sopir laki-laki, wanita yang tengah hamil, dan seorang bidan.

Pengunggah foto itu mengaku turut membantu proses persalinan terse-but. Di antaranya adalah menyiapkan kain motif batik. Proses melahirkan itu disebut hanya membutuhkan waktu 15 menit.

Terkait beredarnya foto tersebut, Kepala UPTD Puskesmas Menden Arif Harjono membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan, mobil tersebut te-ngah mengantarkan pasien ke RSUD Cepu melewati Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora. Namun pasien keburu melahirkan di perjalanan.

Arif menambahkan pasien yang melahirkan da-lam ambulans di pinggir jalan tersebut berinisial N. Saat diselamatkan, kata dia, kehamilan yang bersangkutan berusia 38 minggu.

“Kondisi ibu dan anak alhamdulillah baik sehat. Serta sudah stabil diob-servasi di rumah sakit. Dipulangkan tanggal 17 Februari 2021,” ujar Arif kepada wartawan, Senin (23/02/21) lalu.

Sementara itu, dua tenaga kesehatan dalam mobil ambulans Puskes-mas Menden yang mem-bantu proses persalinan tersebut adalah Bidan Siti Umiyati dan Bidan Vera. (*)

Pidato Pertama Bupati Blora setelah Dilantik, Arief: Tahun Ini Pesawat sudah Mendarat di Bandara Ngloram

“Jadi mohon doanya ini terkait bandara, kita serius un-tuk nantinya akhir tahun ini target kita pesawat sudah mendarat di Cepu,” ucap Bupati Blora Arief Rohman, di Gedung DPRD Blora, Jumat (26/2) lalu.


Arief Rohman telah sah dilantik sebagai Bupati Blora, Jumat (26/2) lalu. Dalam pidato pertamanya sebagai bupati pada Sidang Pari-purna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Blora, Arief menyinggung Bandara Ngloram yang jadi Program Strategis Nasional.

Dia mengatakan, bandara yang terletak di Kecamatan Cepu, Blora, sudah mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 45 miliar.

Karena itu, Arief berharap Ban-dara Ngloram akan dapat berope-rasi pada Tahun 2021.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyebut, sejumlah maskapai penerbangan domestik akan meninjau ke Bandara Ngloram.

“Minggu depan, Citilink akan me-ninjau dan juga Wings, Pelita Air juga nelpon dan berkesempatan membuka akses bandara di Cepu,” katanya.

Arief menambahkan lokasi pem-bangunan Bandara Ngloram cukup strategis. Sebab tak jauh dari bandara tersebut, akan ada proyek nasional dan internasional.

“Yang kemarin viral pembebasan lahan di Tuban ini nilainya triliun-an, nanti akses bandaranya rencana kerja sama dengan kita. Bagaimana nanti kita akses dari Tuban ke Blora akan kita perbaiki, karena ini investor Rusia. Jadi membutuhkan akses bandara,” terangnya.

Arief pun berjanji akan memberi-kan anggaran untuk kunjungan kerja para anggota DPRD Blora ke Jakarta, supaya tidak ditempuh dengan transportasi darat.

“Kita kemungkinan melakukan load sheet biar teman-teman (DPRD) kunjungan kerjanya ke Jakarta nanti pakai pesawat dari Cepu. Lha ini, tolong dianggarkan biar teman-teman studi bandingnya ke Jakarta nanti Ngloram (rute) Halim-Cepu, ini menjadi pilihan untuk kita transportasi udara,” jelasnya. (*)

Dengan Dana Swadaya, Warga Pengkolrejo Bangun Jalan Sawah

BLORA. – Kurang lebih 100 orang warga, Selasa (23/02/221), melakukan kegiatan gotong royong di Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah Kabupaten Blora.

Dengan penuh semangat, gotong royong memperbaiki jalan sawah yang menghubungkan Dk. Ngrayudan dengan Dk. Tunjungan pada hari itu dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pengkolrejo, Lasman.

“Jalan ini diperbaiki untuk memperlancar kegiatan pertanian serta pengangkutan hasil panen,” ujar Lasman.

Selain bantuan dari kepala desa, menurut Lasman, dana untuk belanja bahan material bangunan merupakan hasil swadaya masyarakat.

“Dana yang sudah terkumpul dibelanjakan 21 rit batu belah, dan 2 truk batu grosok,” tambah Lasman tanpa menyebut rupiahnya.

Hasil pengamatan wartawan di lapangan, jalan sawah ini memiliki lebar 1,2 meter dengan total panjang 2 Km. “Sampai hari ini, yang sudah diperbaiki hampir 1 Km,” tandas Pak Kades.

Sementara itu Sumadi, seorang relawan pengumpul dana mengaku tidak ada kesulitan dalam memungut dana bantuan dari warga.

Sumadi yang rela keliling desa untuk memungut dana warga menuturkan, bahwa warga desa sangat semangat membayar iuran swadaya maupun dalam gotong royong melakukan perbaikan jalan sawah.

“Perbaikan jalan ini akan di laksanakan setiap tahun, sampai jalan ini lancar untuk digunakan dalam kegiatan pertanian,” ujarnya.

Salah seorang warga desa bernama Jilan, yang ditemui wartawan pada acara gotong membenarkan, bahwa warga desanya cukup semangat dalam membangun jalan sawah.

“Saya berharap jalan ini nantinya bisa memperlancar petani dalam mengangkut hasil panen,” harapnya. (*)

Pendistribusian KKS di Wotbakah Patuhi Prokes

BLORA. – Bertempat di Balai Desa Wotbakah Kecamatan Japah Kabupaten Blora, Senin (22/02/21), dilaksanakan pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada 170 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Acara pendistribusian KKS yang ditangani langsung oleh BRI Unit Japah pada hari itu berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hadir pada acara tersebut, Trisyanto dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Japah. Didampingi Koptu Ari Sugeng selaku Babinsa Desa Wotbakah, dan M. Nur Adib selaku Babinkamtibmas Desa Wotbakah.

Koptu Ari Sugeng mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Wotbakah yang dalam mengikuti pendistribusian KKS bisa tertib dan mentaati protokol kesehatan. “Alhamdulillah pendistribusian KKS di Desa Wotbakah berjalan lancar, warga patuh mengikuti arahan untuk jaga jarak dan pakai masker,” ujarnya. (*)

Taj Yasin Ajak Perguruan Tinggi Berkolaborasi Dengan Pondok Pesantren

SEMARANG. – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memberi gagasan kepada perguruan tinggi di Provinsi Jawa Tengah untuk berkolaborasi dengan pondok pesantren dalam mengajarkan pendidikan agama Islam.

Hal itu disampaikan saat menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) Forum Cinta Tanah Air Silaturrahmi Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi, di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Minggu (21/02/2021).

“Dari pondok pesantren juga mengusulkan agar sekolah tinggi untuk benar-benar menata ulang pendidikan keagamaannya. Yakni pada kurikulum pendidikan keagamaan (Islam),” ujar Taj Yasin.

Taj Yasin menerangkan, dengan adanya kolaborasi tersebut maka para pengajar studi agama Islam di perguruan tinggi akan menggunakan kiai yang berasal dari pondok pesantren. Nantinya dalam penyampaian ilmu, mahasiswa bisa benar-benar menerima ajaran Islam secara utuh.

Namun saat ini, ada beberapa kendala terkait sebagian kiai yang rata-rata tidak memiliki gelar akademis. Maka, Taj Yasin mengusulkan untuk kiai yang mendapat gelar Doktor Honoris Causa agar bisa memberikan studi agama Islam di perguruan tinggi.

“Ada kiai yang mendapat gelar Doktor Honoris Causa. Maka kita usulkan itu, sehingga beliau-beliau bisa memberikan materi keagamaan di kampus,” ucap Taj Yasin.

Rektor Unnes, Fatkhurohman menyambut positif usulan tersebut. Menurutnya, gagasan yang disampaikan bagus dan memang dibutuhkan di kalangan perguruan tinggi.

“Unnes sebagai perguruan tinggi merdeka, memberi ruang untuk para praktisi, ahli di luar akademisi untuk mengajar di Unnes. Sehingga tadi yang disampaikan pak wagub, sangat nyambung,” ungkap Fatkhurrohman. (*)

Koran Lokal Terpercaya