Dugaan Korupsi Honorarium DPRD, Kejari Blora Mulai Lakukan Penyelidikan

“Tanggal 30 Maret 2023 kami menerima surat dari Kejaksaan Tinggi, yang intinya meminta kepada kami untuk melakukan puldata dan pulbaket,” ucap Kasi Intel Kejari Blora, Jatmiko.

***
Anggaran honorarium narasumber anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora yang sempat menghebohkan publik, kini memasuki proses hukum. Pasalnya, aduan dugaan korupsi anggaran honorarium narasumber DPRD Blora Tahun 2021 ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, kini sedang diproses di Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Kasi Intel Kejari Blora, Jatmiko mengatakan pihaknya telah menerima surat dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, untuk melakukan pengumpulan data (puldata), serta pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) terkait persoalan tersebut.
Pihaknya mengaku akan segera bergerak cepat memanggil sejumlah pihak yang terlibat dalam persoalan honorarium narasumber para wakil rakyat tersebut.
“Jadi kami langsung melapor ke pimpinan. Dan pimpinan langsung bergerak cepat dan Insyaallah dalam waktu dekat kita akan laksanakan pemanggilan pihak-pihak terkait,” kata dia.
Menurutnya, proses puldata dan proses pulbaket akan dilaporkan secara bertahap dan berkelanjutan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.
“Kepala kejaksaan Negeri Blora juga sudah mengeluarkan surat perintah untuk melaksanakan klarifikasi. Karena ini masih sifatnya penyelidikan, jadi kami tidak bisa mengungkapkan seluruhnya,” tambahnya.
Sekadar diketahui, dugaan penyelewengan honorarium narasumber DPRD Blora diadukan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, pada 19 Januari 2023 lalu. Diduga terdapat kebocoran dokumen terkait rekapitulasi honorarium narasumber DPRD pada tahun 2021 yang menghabiskan dana hingga Rp 11 Miliar.
Muncul juga daftar lengkap 45 nama masing-masing anggota DPRD penerima honorarium plus berserta besarannya selama setahun. Sebelumnya juga sempat diberitakan, salah seorang tenaga ahli DPR RI, Seno Margo Utomo mengadukan honorarium narasumber dewan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ada di Jakarta, pada 14 Februari 2023 lalu. Dalam surat aduan tersebut, diduga pertanggungjawaban honor dilakukan tidak sesuai ketentuan. Dalam hal ini ketidaksesuaian besaran honor dengan standar honorarium dalam Perpres Nomor 33 Tahun 2020, kegiatan fiktif, hingga ketidakwajaran waktu pelaksana-an kegiatan. Pihak yang diadukannya yaitu 45 anggota DPRD Blora periode 2019 – 2024. (*)

Musyawarah Antar Desa, Jalan Akses Desa Jati-Jegong Sepakat Dibangun Cor Beton 

BLORA.
Bertempat di Balai Desa Jati Kecamatan Jati Kabupaten Blora, Rabu (29/03/2023) digelar kegiatan Musyawarah Antar Desa (MAD) yang diikuti dua desa yaitu Desa Jati dan Desa Jegong Kecamatan Jati. Forum tersebut mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat kedua desa.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Jati Drs Muhari beserta staf, Kepala Desa Jati, Kepala Desa Jegong yang diwakili oleh Sekdes dan perangkatnya, Bhabinsa, Babinkamtibmas, Ketua BPD Desa Jati, Ketua BPD Desa Jegong, serta 10 orang tamu undangan.
Dalam kesempatan itu Camat Jati Drs Muhari menyampaikan rencana akan dibangunnya jalan antar desa yang merupakan akses utama Desa Jati dan Desa Jegong.
“Dengan dibangunnya jalan antar desa  tentunya akan lebih meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di wilayah Desa Jati dan Desa Jegong, dan diharapkan bisa mensejahterakan tarap hidup masyarakat sekelilingnya juga,” tandas Muhari.
Dalam musyawarah kedua desa mufakat, bahwa akses jalan Desa Jati ke Desa Jegong sepanjang 407 meter yang tadinya direncanakan dipaving akan dibangun dengan Cor Beton. Hal itu mengingat di lokasi tersebut tanahnya labil dan sering dilewati truk bermuatan berat. (*).

Jadikan Buka Puasa Bersama sebagai Media untuk Saling Berbagi

Oleh: H. Bambang Sulistya,
Mantan Sekda Blora yang sekarang menjabat Ketua PWRI Blora
SELAMA dalam bulan Ramadan 1444 Hijriah, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengeluarkan larangan menggelar kegiatan buka puasa bersama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dasar pertimbangannya, proses penanganan Covid-19 masih dalam transisi dari pandemi menuju endemi sehingga masih diperlukan kehati-hatian dan demi efisien anggaran.
Ternyata keputusan presiden tersebut memunculkan ragam pendapat dan beda penafsiran yang dapat menjadikan suasana Ramadan makin dinamis.
Secara pribadi saya menilai keputusan Presiden sudah tepat dan tidak perlu dicabut. Karena aturan itu hanya diberlakukan terhadap ASN dan pejabat pemerintah yang dalam melaksanakan kegiatan buka puasa bersama (bukber) akan menggunakan anggaran pemerintah.
Ditiadakannya kegiatan bukber maka dana yang tersedia bisa dialihkan untuk membantu masyarakat, utamanya kepada warga yang kurang beruntung.
Dengan melarang kegiatan bukber bagi ASN dan pejabat, berarti presiden telah mengambil kebijakan yang masuk dalam kategori BBC (Bijaksana, Berani dan Cerdas).
Di tengah situasi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan hidup dan menderita  Presiden Jokowi berani mengambil keputusan bijaksana, apalagi di bulan Ramadan ini para pejabat dan ASN dimotivasi untuk melakukan penggalangan dana bagi warga miskin agar bisa berbuka puasa bersama. Kalau langkah itu dapat dilakukan maka akan tercipta silaturahmi antar warga miskin makin meningkat.
Sementara itu budaya kepyur/sedekah/berbagi di bulan suci dari orang-orang yang berkemampuan  seperti para pejabat dan ASN jika dapat digalakkan dapat membuat situasi masyarakat makin kundusif, karena wong cilik bisa menikmati bulan Ramadan dengan rasa suka cita dan penuh rasa syukur.
Buka bersama bagi masyarakat Indonesia sudah menjadi tren, terutama bagi generasi melenia. Berbagai manfaat ajang berbuka puasa bersama antara lain, Pertama; untuk meningkatkan silahturahmi dan memperkokoh persaudaraan bahkan bisa sebagai perekat kerukunan umat.
Kedua, buka bersama menjadi media dan ruang untuk saling berbagi sekaligus untuk membumikan budaya komunikasi ramah lingkungan yang mampu mencairkan kebuntuan hubungan.
Ketiga, sebagai wahana rekreasi keluarga yang paling murah tapi meriah yang langsung bisa dirasakan dan menghibur.
Selanjutnya keempat, bisa dimanfaatkan buka bersama sebagai ajang reuni dan merayakan hari ulang tahun. Seperti yang kemarin saya lakukan, sambil berbuka puasa dengan keluarga bisa dimanfaatkan untuk merayakan ulang tahun.
Rasanya hidup itu nikmat dan bahagia disaat berbuka puasa bersama bisa merayakan ulang tahun dan berada di tengah keluarga.
Kelima, berbuka puasa bersama mampu menumbuhkan spirit ritual makin berkualitas. Karena selesai berbuka puasa bersama dapat dilanjutkan dengan kegiatan ibadah solat berjamah.
Keenam, mengungkit perekonomian masyarakat karena berbuka puasa bersama dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan pengusaha UMKM melalui pemanfaatan dan pembelian produk-produknya untuk buka puasa bersama.
Ketujuh, berbuka puasa bersama juga bisa sebagai wujud untuk mengamalkan keimanan dalam kehidupan nyata di masyarakat. (*).

Tingkatkan Perekonomian Mikro, Pemerintah Desa Gaplokan Lakukan Betonisasi Jalan Poros dan JUT

BLORA.-

Pembangunan infrastruktur jalan diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi sebuah desa. Hal itu yang menjadi tujuan Pemerintah Desa Gaplokan Kecamatan Japah, Kabupaten Blora membangun jalan poros desa dan jalan usaha tani (JUT) pada awal Ramadhan, yang dimulai pada tanggal 24 Maret 2023 lalu.
Jalan poros desa yang dibangun, lokasinya berada di lingkungan Rt. 02 Rw 01 dengan 662 meter dan lebar 3 meter, dengan tebal Cor setebal 15 cm. Sementara jalan JUT berada di lingkunga Rt.01 Rw 01 dengan panjang 170 meter dan lebar 2,50 meter, dengan tebal cor 15 cm. Mutu Beton K.250.
Berada di kawasan perbukitan yang banyak ditumbuhi pohon Jati, Desa Gaplokan yang berjarak 6 Km dari kota Kecamatan Japah ini merupakan akses menuju Bendungan Randugunting yang berada di Desa Kalinanas.
Kepala Desa Gaplokan Tomo mengatakan, bahwa pembangunan jalan poros dan jalan JUT dengan menggunakan betonisasi itu menelan biaya Rp 406.000.000 yang dikeluarkan dari anggaran Dana Desa Tahun 2023.
“Dibangunnya jalan ini diharapkan bisa meningkatkan roda perekonomian sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa,” ujarnya kepada wartawan, Senin (27/3/2023).


Menurut Tomo, dengan dibangunnya jalan poros menuju lokasi wisata Bendungan Randugunting diharapkan juga bisa bisa meningkatkan perekonomian mikro di Desa Gaplokan, khususnya usaha kuliner.
“Sehari-hari di sepanjang jalan ini selalu ramai. Apalagi saat malam minggu, banyak kawula muda yang datang ke wilayah ini untuk sekedar refreshing,” tambah Tomo.
“Di bulan Puasa seperti sekarang ini banyak pengunjung yang datang ke bendungan untuk ngabuburit, menunggu waktu buka puasa,” paparnya.
Desa Gaplokan yang memiliki udara sejuk dan nyaman, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Disamping itu ada juga warga desanya yang berstatus sebagai petani hutan dengan memanfaatkan lahan Perhutani yang tidak produktif dengan model kerja sama.
“Dengan memiliki jalan bagus, diharapkan warga Desa Gaplokan bisa lebih berinovatif sehingga kedepannya bisa memiliki kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkas Tomo. (*)

SILPA APBD Tahun 2022 setara Hutang Daerah, PKN: Kinerja Keuangan Pemkab Blora Buruk

BLORA. –

Bupati Blora Arief Rohman, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pelaksanaan APBD 2022 kepada pimpinan DPRD, Senin (27/3/2023).
Di dalam LKPJ yang diserahkan melalui Rapat Paripurna DPRD Blora itu disebutkan, ringkasan pelaksanaan anggaran APBD Kabupaten Blora Tahun 2022. Masing-masing pendapatan daerah ditargetkan Rp 2.203.164.422.569,00 tercapai 2.176.850.305.646 atau 98,81 persen.
Pendapatan tersebut terdiri dari PAD yang ditargetkan Rp 314.441.617.697,00 ternyata tercapai hingga 103,67 persen, yakni sebesar Rp 325.966.473.177,00.
Sedangkan Pendapatan dari Dana Transfer Pusat menurut Bupati dari target Rp 1.888.722.804.872,00 tercapai Rp 1.850.883.832.469,00 atau 98 persen.
Sementara itu untuk belanja daerah yang diperkirakan Rp 2.575.860.759.798,00 telah terealisasi sebesar 93,03 persen. Yakni sebesar Rp 2.396.215.621.703,00. Kemudian pembiayaan daerah daerah target Rp 375.496.337.229,00 terealisasikan Rp 365.321.093.790,00 atau 97,29 persen. Terdapat SILPA Rp 145.955.777.733,00.
‘’Kami berharap capaian ini bisa ditingkatkan lagi di Tahun 2023 ini. Mengingat kebutuhan pembangunan di Kabupaten Blora masih banyak,’’ ujar Bupati.
Adapun indikator capaian kerja tahun 2022, IPM mencapai 69,9 %, Indeks Pembangunan Gender 84,92 %, tingkat Pembangunan Infrastruktur Daerah 78,92 %, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 71,31 %, Indeks Reformasi Birokrasi 59,23 %, Pertumbuhan Ekonomi 2,68 %, Laju Inflasi 6,4 %, Angka Kemiskinan 11,53 %.
Dalam sidang Paripurna yang berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD dan dipimpin Wakil Ketua DPRD, Mustopa dengan didampingi Sekda Komang Gede Irawadi, Bupati berharap LKPJ tersebut bisa dibahas bersama dengan teman-teman DPRD. Sehingga nantinya bisa ditetapkan sebagai Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022.
“Tahun 2023 ini, kami bertekad untuk meningkatkan capaian kinerja. Tentunya dengan dukungan teman teman legislatif dari DPRD. Saat ini beberapa pembangunan infrastruktur 2023 juga sudah kita mulai, selebihnya masih proses perencanaan yang diharapkan April nanti bisa mulai dilaksanakan. Mohon doanya,” pungkas Bupati.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD, Mustopa, meminta agar dokumen LKPJ yang diserahkan Bupati bisa segera ditindaklanjuti untuk dibahas bersama. “DPRD memiliki waktu selama tiga puluh hari untuk melaksanakan pembahasan LKPJ ini. Semoga nanti berjalan lancar,” paparnya.
Secara terpisah sekretaris PKN, Fuad Musofa menilai LKPJ APBD 2022 perlu dikritisi. “Bagi PKN ada beberapa catatan kritis dalam LKPJ yang disampaikan Bupati Blora,” tandasnya.
“Pertama terkait rendahnya realisasi anggaran terlihat dari SILPA sebesar 146 Miliar atau setara jumlah Pinjaman Daerah yang diajukan ke Bank Jateng. Ini menunjukkan Kinerja Keuangan Pemkab buruk. Seharusnya angka SILPA sebesar itu bisa dihindari jika perencanaan dan pelaksanaannya berjalan bagus,” tambah Fuad.
Pria yang akrab disapa Gus Fuad ini menambahkan, banyaknya proyek fisik yang dikerjakan di akhir tahun, jelas merugikan masyarakat. Kualitas proyek dipastikan tidak sesuai standard dan itu sekarang banyak ditemukan di lapangan.
“Kedua, indikator kinerja tidak banyak berubah. Angka kemiskinan Blora masih 11,53% atau lebih tinggi dari angka kemiskinan Nasional 9,57%, dan juga masih lebih tinggi dari angka kemiskinan Jateng 10.98%. Dan Blora masih berada di peringkat ke 14 kabupaten termiskin di Jateng, artinya masyarakat belum mendapatkan dampak dari pembangunan”, pungkasnya. (*)

Bambang Sulistya: Ketakwaan Bisa Terwujud bila Umat Islam Memaknai Akronim PUASA

BLORA.-

Suasana Ramadan 1444 H di Masjid Nurul Falah RW V Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora, Jateng mampu menebarkan aroma baru dan menciptakan spirit umat makin bergairah dalam menunaikan ibadah.
Memasuki hari pertama Ramadhan, mantan Sekda Blora H. Bambang Sulistya mendapat amanah untuk menyampaikan kuliah tujuh menit (Kultum) pada kegiatan salat Tarawih berjamaah.
“Saya mengucapkan terima kasih karena sudah 11 tahun sejak purna tugas sebagai abdi masyarakat dan abdi negara, setiap Ramadan bisa berdiri di mimbar kehormatan ini,” ucapnya sebelum menyampaikan materi kultum, di Blora, Senin (27/3/2023).
Pada malam itu, tema kultum yang disampaikan oleh Bambang adalah memaknai akronim PUASA dalam bulan Ramadan. Dijelaskan, umat Islam dimanapun berada patut bersyukur karena memiliki bulan Ramadan, yaitu bulan istimewa yang penuh keutamaan untuk menciptakan manusia yang bertakwa.
Ketakwaan itu bisa terwujud bila umat Islam mau memaknai akronim PUASA.
Yaitu, (P)-Pengendalian diri merupakan kemampuan untuk mengendalikan dirinya sendiri secara sadar agar menghasilkan perilaku selama bulan Ramadan agar tidak membatalkan ibadah puasa.
Secara lahiriah mampu mengendalikan tiga dasar kebutuhan hidup, yaitu makan, minum dan berhubungan seksual dari saat terbit matahari sampai saat matahari terbenam.
Kemudian selama berpuasa harus mampu mengendalikan atau menjaga panca indera kita terutama lisan karena ada ungkapan Mulutmu Harimaumu.
Bahkan untuk saat ini yang harus dikendalikan juga jari jemari tangan kita karena ada ungkapan baru Jarimu Harimaumu.
Sehingga sangat cerdas kalau di bulan Ramadan ada semangat untuk berhenti untuk menebarkan berita hoaks, fitnah dan berita menimbulkan perpecahan dan kebencian antar umat beragama.
“Dalam hal pengendalian di jawa ada pitutur luhur yang perlu direvitalisasi lagi, yaitu nutupi babahan howo songo artinya menutup sembilan lubang yang ada pada diri manusia agar tidak menimbulkan hawa nafsu yang bisa membatalkan puasa Ramadan,” tuturnya.
Menutup dua mata, dua lubang telinga, dua lubang hidung, mulut, lubang kemaluan dan lubang dubur.
(U)-Untuk orang beriman perintah dari Allah agar melaksanakan ibadah puasa di dalam bulan Ramadan. Sehingga selain orang beriman tidak berkewajiban untuk melaksanakan puasa Ramadan seperti orang gila dan atheis atau orang yang tidak percaya kepada Allah dan Rasulnya.
Sebagaimana tersurat dalam surat Al-Baqarah :183, “Hai orang orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.
Kemudian, (A)-Amalan-amalan sebagai umat muslim yang sedang berpuasa di dalam bulan Ramadan sebaiknya dapat dilaksanakan secara ikhlas dan penuh semangat.
Ada sejumlah amalan sunah dalan bulan Ramadan yang bisa dilakukan diantaranya ibadah malam (Qiyamul Lail), membaca Al-Qur’an,mendirikan salat tarawih, itikaf di masjid, mengakirkan sahur, menyegerakan berbuka puasa, memberikan makan buka puasa, bersilaturahmi ,bersedekah, mengkhatamkan Al-Qur’an, mengucapkan tasbih, takmid dan takbir, beristifar dan mencari lailatul qadar.Dengan amalan tersebut dapat membersihkan jiwa dan meningkat kepekaan spiritual.
Selanjutnya, (S)-Sambutlah bulan Ramadan dengan gembira dan semangat menggelora,karena setiap hari dalam bulan Ramadan mengandung K3 (Keberkahan, Keutamaan, Keistimewaan).
Ada ungkapan barang siapa gembira dengan masuknya bulan Ramadan ,maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.
Realita di masyarakat dalam bulan Ramadan tumbuhnya gairah dan semangat solidaritas dan umat muslim berlomba lomba untuk berbuat kebaikan kepada kaum yang lemah.
Berikutnya, (A)-Ada Jaminan orang yang berpuasa di bulan Ramadan masuk surga. Menurut Hadist Riwayat Bukhari Muslim, “Orang yang berpuasa di bulan Ramadan tidak hanya mendapatkan berkah,rahmat dan ampunan, namun Allah juga menjajikan kepada orang yang berpuasa terbebas dari panas api neraka.
Bahkan ada pendapat dari para ulama bahwa ada empat golongan manusia yang dirindukan surga, karena kegiatanya dalam kehidupan didunia di antaranya, pertama berpuasa di bulan Ramadan. Karena berbekal puasa kelak manusia menjadi jujur,sabar,takwa, dan selulu menebar kebaikan.
Kedua,mereka yang senantiasa membaca Al-Qur’an. Ketiga, mereka yang selalu menjaga lidahnya. Empat, mereka yang memberi makan orang yang kelaparan.
“Akhirnya kultum saya tutup dengan patun Ramadan, Buah mangga manis rasanya, Enaknya dimakan saat berbuka puasa, Ikhlaskan niat dalam berpuasa, Semoga terhapus segala dosa kita,” ucapnya. (*).

Lagi, Citilink Berhenti Terbang di Bandara Ngloram Cepu

“Kami selaku operator bandara menghormati segala keputusan maskapai dan selalu berharap banyak maskapai yang dapat terbang dari Bandara Ngloram Cepu, Blora,” ucap Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dewadaru, Ariadi Widiawan.

***

PENERBANGAN maskapai Citilink dari Bandara Ngloram Blora menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ataupun sebaliknya, untuk saat ini ditiadakan. Tidak adanya penerbangan di Bandara Ngloram pada hari ini, merupakan yang pertama kali sejak Januari 2023 lalu.
“Iya (pertama kali enggak ada penerbangan sejak Januari),” ucap Ariadi Widiawan kepada wartawan, Rabu (22/3/2023).
Namun, pihaknya tidak bersedia menjelaskan secara detil alasan maskapai Citilink menghentikan jadwal penerbangannya di Bandara Ngloram.
“Untuk lebih lanjutnya dapat menghubungi maskapai Citilink,” kata dia.
Pada tahun ini, Maskapai Citilink sempat membuka jalur penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandara Ngloram Blora dan sebaliknya, pada 27 Januari 2023 lalu. Selama kurun waktu dua bulan, penerbangan dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu, yaitu tiap Rabu dan Jumat.
Namun sebagaimana diketahui, Maskapai Citilink dulu sudah pernah menghuni rute di bandara pada Januari 2022, dan berhenti beroperasi pada April 2022 dengan alasan terbatasnya mobilitas masyarakat terhadap rute penerbangan Ngloram-Halim (PP).
Meskipun saat ini tidak ada penerbangan komersial, Ariadi memastikan jajarannya siap melayani penerbangan dalam jenis apapun.
“Sehubungan tidak terbangnya pesawat Citilink hari ini yang dapat kami sampaikan, Bandara Ngloram selalu siap melayani penerbangan dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa, selain penerbangan terjadwal seperti Citilink juga melayani penerbangan tak berjadwal misal charter flight maupun emergency landing,” terang dia. (*)

Bulan Ramadhan, Memperdalam Ilmu Agama di Perpustakaan Umum Blora

Oleh: H. Bambang Sulistya, Mantan Sekda Blora yang sekarang menjabat Ketua PWRI Blora

BILA Ramadhan difungsikan sebagai bulan menabur benih kebajikan, maka pada bulan berikutnya tinggal memelihara dan menumbuh kembangkan benih kebajikan tersebut dengan mewujudkannya menjadi pribadi atau karakter yang bermanfaat bagi orang lain.
Ungkapan di atas menjadi motivasi yang mendorong generasi milenial Blora untuk mengujungi Perpustakaan Umum milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora pada bulan Ramadhan 1444 H.
Tak heran pada minggu pertama Ramadhan tahun ini, seperti yang saya temui pada hari Jumat (24/3/2023), pengunjung Perpustakaan Daerah itu didominasi generasi milenial terutama anak anak sekolah.
Saya mencoba menemui dan bertanya kepada beberapa remaja yang sedang asik membaca buku. Mengapa mereka mau datang di Perpustakaan pada di saat sedang menjalankan ibadah puasa, dan kenapa tidak memilih tidur di rumah?”
Achmad seorang santri dari Ponpes Khozinatul Ulum Blora mengungkapkan, bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa dan mulia bagi umat Islam sehingga sangat sayang bila waktu yang ada hanya digunakan untuk tidur, apalagi dihabiskan untuk ngrumpi dan aktivitas yang kurang bermanfaat.
Ia ingin agar waktu yang tersedia diisi dengan berbagai aktivitas yang berdampak positif bagi kehidupan. Salah satunya dengan membaca buku di Perpustakaan yang dapat menambah Ilmu Pengetahuan dan mengasah ketajaman berfikir, sambil menunggu waktu Jumat’an tiba.
Karena sejak pagi sebelum sahur dan selesai salat Subuh waktu yang ada sudah dimanfaatkan untuk kegiatan ritual dan membaca Al-Qur’an.
Berbeda dengan yang disampaikan Bayu, salah satu siswa dari SMAN 1 Blora. Kedatangannya ke perpustakaan untuk membuktikan, bahwa Ramadhan adalah bulan yang produktif dan penuh dengan keutamaan. Sehingga aktivitas yang ia lakukan dalam bulan Ramadan harus mampu mereformasi diri dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk bekal kehidupan di masa mendatang.
Disamping itu membaca bagi Bayu merupakan hoby dan sudah menjadi kebutuhan hidup. Menurutnya membaca itu menghibur dan sarana untuk meningkatkan kemajuan serta kepekaan diri.
Selain untuk meningkatkan motivasi diri dalam penyegaran nurani, mengunjungi Perpustakaan saat bulan Ramadan bagi sayaq bisa menambah rezeki berupa pencerahan. Seperti pelajaran yang bisa dipetik dari sebuah buku berjudul “Memperbaiki Diri melalui Ibadah Ramadan”.
Ada enam hal yang harus kita perbaiki pada diri kita. Pertama, memperbaiki Keimanan kita kepada Allah agar setelah Ibadah Ramadan nanti iman kita kepada Allah dalam keadaan mantap.
Dengan keimanan yang mantap kita akan selalu melaksanakan perintah dan menjauhi segala bentuk laranganNya dalam situasi dan kondisi apapun dan dimanapun kita berada.
Kedua, memperbaiki kedekatan kita kepada Al-Qur’an sehingga setelah bulan Ramadan Al – Qur’an tidak hanya menjadi pedoman kehidupan untuk menuju jalan yang lurus namun juga menjadi cahaya hati untuk selalu berbuat kebaikan kepada orang lain.
Ketiga, memperbaiki kedekatan kita kepada Allah, sehingga setelah bulan Ramadan kita tidak berani melanggar ketentuan ketentuan Allah meskipun tindakan kita tidak ada orang lain mengetahuinya.
Sesuai dengan eranya kita stop untuk menyebarkan berita hoaks, fitnah dan memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
Keempat, makin meningkatkan ketundukkan kita Allah dengan cara banyak berdoa dan mengeliminir perilaku sombong yang saat ini sedang ramai dimasyarakat perilaku flexing sikap konsumtif dan suka pamer barang mewah dan hidup berfoya-foya dengan kemewahan tas mewah, mobil lux, pakai jet pribadi dan pamer isi saldo ATM di tengah mayoritas masyarakat sedang menderita.
Kelima, memperbaiki hubungan sesama muslim sehingga setelah bulan Ramadan kita perlihatkan bahwa umat Islam memang bisa bersatu, berjamaah dan saling kuat menguatkan dalam menegakan nilai-nilai mulia keislaman suka bersilaturahmi dan suka bersedekah serta selalu peduli kepada saudara kita yang belum beruntung.
Keenam, melalui ibadah Ramadan dapat meningkatkan ketajaman hati atau rohani. Sehingga setelah bulan Ramadan kita bisa membedakan antara yang hak dan yang batil, dan kita tidak akan menuruti hawa nafsu untuk mencapai tujuan. (*)

Dukungan kepada Anies Baswedan Semakin Kokoh: Nasdem, Demokrat, dan PKS Tandatangani Piagam Kerjasama

“…bahwa kami telah mencapai kesepakatan untuk secara bulat menetapkan Sdr. H. Anies Rasyid Baswedan, sebagai Calon Presiden 2024-2029.”

(Piagam Koalisi Perubahan, 14 Februari 2023)
***
SATU lagi batu pijak penting tercapai. Tiga partai politik yang telah memberikan dukungan resmi dan mencalonkan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024-2029 telah menandatangani dokumen kesepakatan yang diberi nama “Piagam Kerjasama Tiga Partai: Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera”.
Piagam di tandatangani oleh Ketua Umum Partai Nasdem, H. Surya Paloh; Ketua Umum Partai Demokrat, H. Agus Harimurti Yudhoyono; dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, H. Ahmad Syaikhu.
Penandatangan Piagam ini merupakan bentuk komitmen dari ketiga parpol, sekaligus menjadi ikatan formal kesepakatan ketiganya untuk mengusung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden Republik Indonesia, pada Pemilu 2024.
“…bahwa kami telah mencapai kesepakatan untuk secara bulat menetapkan Sdr. H. Anies Rasyid Baswedan, sebagai Calon Presiden 2024-2029,” demikian isi salah satu butir dari Piagam tersebut.
Kesepakatan untuk mengikat secara formal dukungan tersebut tercapai setelah melalui proses dialog mendalam, pertukaran pikiran, dan suatu musyawarah yang penuh kebersamaan.
“Kesepakatan ini didasari rasa tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang menginginkan Indonesia yang terus menerus lebih baik, untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa sebagaimana yang termuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945,” tutur Willy Aditya, yang mewakili Partai Nasdem dalam tim kecil, mengutip pembukaan Piagam pada dialog dengan media, Jumat, 24 Maret 2023.
Piagam Koalisi berisi enam butir kesepakatan: 1) membentuk koalisi dengan nama Koalisi Perubahan untuk Persatuan, 2) mengusung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024-2029, 3) memberi mandat kepada Calon Presiden untuk memilih Calon Pasangannya, 4) memberi keleluasaan kepada Calon Presiden untuk berkomunikasi dengan Partai Politik lainnya dalam rangka memperluas basis dukungan, 5) membentuk Sekretariat yang merupakan kelanjutan dari Tim Persiapan (Tim Kecil), dan 6) pada waktunya mengumumkan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.
“Sesungguhnya, substansi dokumen dan keenam kesepakatan di atas telah disetujui oleh Calon Presiden Anies Baswedan dan ketiga Pimpinan Partai Politik sejak tanggal 14 Februari 2023, persis setahun sebelum pelaksanaan Pemilu 2024.
Setelah selesai perumusan, maka satu per satu Ketua Umum Partai Nasdem, Ketua Umum Partai Demokrat, dan Presiden PKS membubuhkan tanda tangan di atas dokumen piagam dimaksud,” tutur Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, anggota Tim 8.
“Menyusul selesainya proses penandatangan tersebut, atas permintaan dari para kader partai, relawan, simpatisan dan para pendukung, maka dengan ini diumumkan kepada masyarakat luas bahwa Anies Baswedan, telah resmi menjadi Calon Presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (Koalisi Perubahan). Adapun koalisi terdiri dari Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Anies Baswedan merupakan figur pertama yang telah mengantongi syarat pencapresan. Sejauh ini Suara Koalisi 28%, dan tetap membuka ruang bagi partai lain untuk bergabung,” tegas Sudirman Said, perwakilan Anies Baswedan dalam Tim Delapan.
Dijelaskan bahwa, Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan, menyatakan siap mengemban kepercayaan yang diberikan kepadanya, dengan penuh ikhlas dan menempatkannya sebagai tanggungjawab anak negeri untuk turun tangan ketika “Indonesia Memanggil”.
Tentu Capres menyadari bahwa hal ini tidak mudah, karena makin tampak keadaan yang boleh dikatakan sebagai regresi demokrasi. Bagi Anies Baswedan, hanya dalam demokrasi, rakyat punya kebebasan dalam menyatakan kehendaknya. Hanya dalam demokrasi, rakyat dengan riang gembira menyambut perubahan. Oleh sebab itulah, Capres mengajak warga bahu membahu menghadirkan demokrasi yang berkualitas. Demokrasi yang berbasis pada gagasan, digerakkan oleh gagasan dan pada waktunya mewujudkan gagasan menjadi kenyataan yang menjawab masalah-masalah mendasar dari bangsa.


Capres memberikan apresiasi kepada semua pihak, khususnya pada Tim 8 (selama ini dikenal sebagai Tim Kecil), dan seluruh Pimpinan ketiga Partai Politik yang telah membantu memuluskan jalan perumusan Piagam Koalisi, yang hari ini disampaikan kepada publik. Capres menyadari, berdasarkan Piagam Koalisi, bahwa ada tugas dekat yang harus dikerjakan, yakni menentukan pasangan atau menentukan siapa Calon Wakil Presiden yang memenuhi kriteria yang telah disebutkan dalam Piagam Koalisi.
Untuk itu, Capres memberikan tugas baru kepada Tim 8, untuk membantu proses finalisasi pencarian pasangan, hingga pada waktunya dikomunikasikan pada koalisi, sebelum akhirnya diputuskan oleh Capres dan setelahnya disampaikan pada publik.
“Per hari ini Tim Kecil mendapat tugas dari Calon Presiden Anies Baswedan untuk membantu melanjutkan proses penentuan Calon Wakil Presiden, berdasarkan kriteria yang telah disepakati,” tutur Dr. Sohibul Iman, yang mewakili Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Menurut Sohibul Iman, terdapat lima kriteria Cawapres yang akan mendampingi Capres Anies, seperti tertuang dalam Piagam Koalisi.
“Pertama, dia memiliki kontribusi signifikan pada pemenangan. Kedua, bisa memperkuat barisan koalisi perubahan. Ketiga, memiliki kapasitas dalam membantu jalannya pemerintahan dengan efektif, Keempat, memiliki visi yang sama dengan Capres; dan kelima, mampu membangun kerjasama tim sebagai dwi tunggal,” papar Wakil Ketua Majelis Syuro PKS.
“Kerja-kerja senyap dan intensif dari Tim Kecil terus dilakukan hingga akhirnya membuahkan hasil berupa dukungan resmi seluruh Partai. Sejak hari ini, Jumat Wage 24 Maret 2023 Tim Kecil bersiap melaksanakan tugas baru dari Capres Anies untuk melanjutkan proses berikutnya. Yakni, persiapan proses untuk penetapan calon wakil presiden dari Koalisi Perubahan,” tutur Sugeng Suparwoto, salah satu Ketua Partai Nasdem, anggota Tim 8.
Sugeng menutup dengan menjelaskan bahwa koalisi ini membuka luas ruang bagi partai-partai lain untuk bergabung. “Salah satu butir kesepakatan koalisi mencerminkan spirit kolaborasi dengan kekuatan politik lainnya. Kami terus dan tetap membuka luas ruang koalisi dengan partai-partai lain yang memiliki visi yang sama,” tegas Sugeng Suparwoto.

 

*AHY CALON WAKIL PRESIDEN
Dengan telah tercapainya kesepakatan untuk secara bulat menetapkan saudara H. Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Presiden 2024-2029 dan telah ditandatangani dokumen kesepakatan yang diberi nama “Piagam Kerjasama Tiga Partai: Partai Nasdem,Partai Demokrat,dan Partai Keadilan Sejahtera”.
Berkenaan hal tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Blora Hj Tety Indarti mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Bijaksana, karena saat ini Partai Demokrat sudah punya calon Presiden yang pinter, memiliki karakter yang tangguh dan berani, serta memiliki semangat untuk mewujudkan Perubahan dan perbaikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tety sangat berharap, Calon Presiden sesuai Piagam Koalisi menggunakan kewenangan untuk memilih Ketum Demokrat H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon Wakil Presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
“Dengan pertimbangan AHY sosok pemimpin masih muda, energik, cerdas, relegius, komunikatif dan memiliki kepekaan tinggi kepada nasibnya wong cilik, serta mampu berkontribusi positif terhadap kemenangan dalam Pemilu 2024,” ujar Tety.
Seluruh pengurus, anggota dan relawan Partai Demokrat Kabupaten Blora lanjut Tety, siap mengamankan dan menindaklanjuti operasionalisasi di lapangan untuk menggapai kemenangan.
“Buah anggur, bunga melati. Koalisi Perubahan sudah siap tempur, Insya Allah dalam Pemilu 2024 pasti jadi,” pesan Tety dalam pantun. (*)

Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Harmusa: Kita Wajib Menjaga Keutuhan Negara

KoranDiva-REMBANG. – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Harmusa Oktaviani menggelar sosialisasi 4 pilar di Wavi Joglo, Kelurahan Sidowayah, Kecamatan Rembang pada Selasa (21/3/2023).

Dalam acara tersebut, Harmusa menyampaikan terkait pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama, sebagaimana ramai faham dan isu tentang perpecahan antar umat beragama di Indonesia.

Sebab, menurutnya karakter bangsa itu bersumber dari 4 pilar kebangsaan yang telah menjadi landasan pokok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Adapun, empat pilar kebangsaan itu meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lebih lanjut, kata Harmusa, untuk menangkal paham-paham radikal yang bisa merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, pihaknya mengajak agar semua umat beragama senantiasa memegang teguh empat pilar kebangsaan yang wajib dipedomani oleh setiap warga negara Indonesia.

“Kita wajib menjaga keutuhan Negara dengan tetap menjalin keharmonisan antar umat beragama. Indonesia bukan negara yang berdasarkan pada ideologi satu agama tertentu saja. Semua partai politik dan organisasi masyarakat juga wajib patuh pada Pancasila. Kemudian yang kedua Bhineka Tunggal Ika, Indonesia ini lahir dan diciptakan Tuhan YME dengan keberagaman dan perbedaan mulai dari suku, agama, budaya, bahasa, ras, golongan dan sebagainya. Jangan sampai kita dipecah belah,” ujarnya.

“Yang ketiga adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, NKRI. Ini adalah rumah besar kita yang dihuni kebhinekaan tadi, jangan sampai terpecah belah oleh paham tertentu yang ingin merubah bentuk negara. Kemudian yang keempat adalah UUD 1945 yang merupakan sumber dari segala sumber hukum roda pemerintahan Indonesia. Jika keempat pilar kebangsaan itu bisa benar-benar dijalankan dan diamalkan oleh semua umat beragama, saya yakin Indonesia akan kokoh dan tidak mudah terguncang oleh paham-paham radikalisme,” tambahnya. (*)

Koran Lokal Terpercaya