Beranda blog Halaman 133

Kepercayaan Publik terhadap Jokowi 90%, Partai Demokrat Klaim Rakyat Ingin Perubahan

0

JAKARTA.-

Kepercayaan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencapai 90% versi survei LSI Denny JA terbaru. Partai Demokrat (PD) tak mempersoalkan hasil tingkat kepercayaan ke Jokowi menurut survei tersebut.
“Kami tidak mempermasalahkan apapun hasil survei terkait kinerja Presiden Jokowi. Jangankan 90%, 100% pun boleh saja. Kami tidak akan mempertanyakan hal teknis seperti tingkat sebaran responden, metodologi yang dipakai, dan lain-lain,” kata Wasekjen Demokrat Renanda Bachtar kepada wartawan, Selasa (11/7/2023).
Renanda mengaku lebih percaya dengan apa yang didengar di masyarakat. Dia mengklaim partainya telah banyak berkeliling ke daerah-daerah dalam menyerap aspirasi rakyat.
“Kami lebih percaya dengan apa yang kami dengar sendiri di masyarakat. Kami banyak keliling ke berbagai daerah. Bertemu dengan nelayan, petani, buruh, tokoh masyarakat, pengusaha kecil sampai pengusaha kelas menengah,” ujarnya.
Hasilnya, sebut Renanda, mayoritas rakyat merasa kurang puas dengan kinerja pemerintahan saat ini. Dia lalu mengaitkan kepercayaan publik kepada Jokowi itu dapat dibuktikan dengan seberapa besar masyarakat ikut mendukung capres yang di-‘endorse’ Jokowi nantinya.
“Mayoritas dari mereka merasa kurang puas dengan apa yang terjadi saat ini. Mereka ingin ada perbaikan hidup. Ingin ada perubahan dari situasi ekonomi, politik, dan penegakan hukum yang berkeadilan. Jadi biarlah kredibilitas survei yang terkesan bombastis seperti itu kita uji nanti dengan fakta seberapa besar masyarakat mendukung capres yang di-endorse oleh Presiden,” lanjut Renanda.
Survei LSI Denny JA menyebut tingkat kepercayaan publik terhadap Jokowi mencapai 90%. Dari angka tersebut, mayoritas responden adalah pendukung dari calon presiden Prabowo Subianto.
Survei digelar selama periode 30 Mei-12 Juni 2023. Metode survei menggunakan multistage random sampling yang melibatkan 1.200 responden.
Wawancara dilakukan tatap muka menggunakan kuesioner. Survei diklaim dengan margin of error sebesar +/- 2.9%.
Dalam survei itu, kepercayaan publik terhadap Jokowi sebesar 90 persen. Dari kelompok ini, sebanyak 36,1 persen mendukung Prabowo.
“Tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden mencapai 90,0% yang sangat percaya atau cukup percaya, paling banyak memilih Prabowo hingga mencapai 36,1%,” papar peneliti LSI Denny JA, Hanggoro Doso Pamungkas dalam paparannya, Senin (10/7). (*)

Inovasi Baru, Melon Organik Bisa Dipanen pada Usia 60 Hari

0

BLORA.-

Inovasi baru di bidang pertanian dipertunjukkan oleh salah seorang petani milenial yang cerdas dan kreatif bernama Agus Supartoyo di kebun melon Asha Farm miliknya, di Dukuh Sawur, Desa Sambongrejo Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Senin (10/7/2023).
Bupati Blora Arief Rohman hadir memenuhi undangan Agus, dan ikut memanen buah melon premium jenis Kinanti, Kirani, dan Adinda di kebun Green House berukuran 20X 50 m yang diperkirakan berisi planter bag tanaman melon sedikitnya 1.400 batang.
Hadir mendampingi Bupati Blora, Plt Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Ngaliman beserta para kepala bidang di DP4, Camat Sambong Hartanto beserta Sekcam, para Penyuluh Pertanian Lapangan(PPL) Kecamatan Sambong dan ketua kelompok beserta anggota.
Mengawali sambutannya, pria yang akrab disapa Mas Agus itu mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, dan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Blora. Karena di tengah padatnya acara kedinasan, bupati hadir memenuhi undangan pribadinya.
“Kami sangat berharap mendapatkan spirit dan dukungan moral dari bapak Bupati agar usaha budidaya melon secara organik ini bisa terus berkembang dan sukses, utamanya dalam penanganan pasca panen,” kata Agus.
Ia mengungkapkan pengalamannya, semula usahanya berternak ayam kemudian beralih budidaya tanaman melon di dalam Green House.
“Hanya dalam tempo 60 hari sudah bisa panen dan hasil sangat menjajikan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ucapnya.
Setiap tahun bisa empat kali panen. Setelah petik perdana hanya dalam waktu 4-5 hari produk melon premium organik sudah habis dibeli oleh konsumen yang langsung datang ke kebun untuk memetik sendiri.
Kegiatan memetik buah melon dan langsung menikmati buah melon di kebun adalah merupakan sensasi yang menarik dan menghibur.
Bupati Blora Arief Rohman, mengungkapkan rasa gembiranya atas kegiatan petik panen perdana melon organik berkualitas yang diprakarsahi oleh Mas Agus petani milenial yang patut ditiru dan mendapatkan apresiasi positif.
Gus Arief, sapaan Bupati Blora, juga merasa bangga ternyata di Blora ada petani melenial yang mampu berinovasi dengan menanam tanaman melon organik di Green House.


Langkah cerdas dari Agus ternyata sangat menginspirasi dan memotivasi bagi kita semua, utamanya bagi para Penyuluh Pertanian Lapangan(PPL) dan para petani agar bisa membakitkan semangat dalam berusaha tani.
Blora dulu dikenal daerahnya tandus dan kering. Namun kenyataan berkat penanganan usaha tani profesional yang penuh dengan inovasi mampu meyakinkan kepada kita semua bahwa bekerja di bidang pertanian itu mengutungkan dan menjajikan serta mampu menjamin kesejahteraannya.
Untuk itu Bapak Bupati meminta kepada para petugas DP4 agar bisa bersinergi dengan Agus untuk ditularkan ilmunya kepada para petani lainnya dan Para PPL diminta selalu berinovasi dalam mewujudkan budidadya pertanian organik di Kabupaten Blora.
Mengingat Blora gudangnya sapi Jawa Tengah yang sangat berlimpah ruah kotoran hewan sebagai bahan utama pupuk organik.
Bupati juga merespon usulan dari para petani tentang pengadaan embung dan penyediaan bibit buah buahan yang unggul.
Sebelum mengakhiri sambutan Bupati mengajak kepada seluruh warga masyarakat ayo datang di kebun melon Asha Farm untuk memetik melon dan menikmatinya.
Berbagai harapan dan pesan dari para peserta yang hadir, diantaranya Camat Sambong Hartanto.
Menurut Camat Samvong, kegiatan panen melon yang diusahakan oleh petani milenial, Agus, adalah teladan yang baik yang perlu ditularkan kepada petani yang lain.
Dikatakannya sudah saatnya petani Blora mengadakan revolusi mental dalam berusaha tani.
“Tidak lagi mengandalkan pupuk unorganik yang harga mahal dan berdampak negatif terhadap kesuburan tanah tapi awali menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan dan produktif meningkatkan kualitas hasil,” ungkapnya.
Camat Sambong akan gencarkan sosialisasi penggunaan pupuk organik kepada kepala desa dan perangkatnya sebagai contoh di masyarakat tani.
Kemudian dari PLT Kepala DP4 Ngaliman menyampaikan akan segera menindaklanjuti arahan Bupati untuk menyebarluaskan berbagai inovasi yang telah diterapkan di Kebun melon Asha Farm kepada para petani di daerah lainnya.
Bahkan Budidaya melon ala Asha Farm akan di jadikan role model untuk berusaha tani secara profesional.
Disamping itu Ngaliman akan menggerakan dan mengajak petugas dan berbagai elemen masyarakat untuk menikmati sensasi memetik dan menikmati buah melon.
Untuk gerakan penggunakan pupuk organik dalam berusaha tani Ia sudah meminta ke PPL agar mensosialisasikan dan memberikan contoh kepada petani tentang budidaya pertanian organik.
Sedang penyediaan bibit buah buahan yang berkwalitas juga pada 2023 sudah dipersiapkan untuk diperbantukan kepada para petani.
Ngaliman meyakini bahwa hanya dengan menerapkan budaya inovasi di bidang pertanian maka pertanian di Blora akan semakin menarik bagi generasi milenial untuk berkiprah dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Karena inovasi mampu menciptakan perubahan yang positif dan menguntungkan,” tegasnya. (*).

Pensiunan PNS Blora, Joko Sayogyo Tekuni Pembuatan Lampu Hias dari Bahan Limbah Kayu Jati

0

BLORA.-

Belajar hidup bugar ala Mahatir Mohammad yang pada usia 96 tahun masih aktif menjalankan tugas sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia. Mahatir juga masih mampu bersepeda, berjalan masih kokoh dan tegak, pikiran masih tajam, matanya pun masih awas.
Dengan resep Mahatir, bahwa hidup jangan pernah berhenti untuk beraktivitas, berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat, hal itu dijadikan motivasi oleh Joko Sayogyo untuk selalu beraktivitas positif dalam menikmati kehidupan setelah purna tugas dari pegawai negeri sipil (PNS).
Selama mengabdi di pemerintahan, dia pernah bertugas di Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, dan di kantor Kecamatan Todanan Kabupaten Blora.
Ketika bekerja di Dinas Kehutanan ia pernah studi banding ke sebuah perusahan yang mengolah limbah kayu jati. Ditambah lagi kondisi alam Blora yang hampir 50% wilayahnya merupakan hutan Jati dan menjadi penghasil kayu jati berkualitas.
Berbekal pengalaman saat masih aktif bekerja Dinas Kehutanan, Joko Sayogyo sekarang menekuni kegiatan membuat hasta karya dengan memanfaatkan limbah kayu jati yang dikombinasi dengan paralon hingga menghasilkan produk menarik berupa lampu hias yang bisa menambah keindahan ruang tamu.
“Lampu hias itu saya kerjakan sendiri, dan saya pasarkan secara online. Alhamdulillah, ternyata banyak konsumen yang tertarik,” kata Joko Sayogyo saat bersiaturahmi ke rumah mantan Sekda Blora, Bambang Sulistya, Minggu (9/7/2023).
Setiap hari, Joko Sayogyo mampu membuat satu buah lampu hias yang dikerjakan secara mandiri, dengan santai tanpa dibebani target. Dan hasilnya, bisa memberikan keuntungan yang berlipat. Dari modal yang dikeluarkan untuk sebuah lampu hias, Joko Sayogyo dia bisa bisa menjual dengan harga tuju kali lipat dari modal yang dikeluarkan.
Aktivitas lain yang dijalani oleh Joko Sayogyo untuk mengisi masa pensiun diantaranya aktif memelihara burung ocehan dan membudidayakan tanaman tebu. Karena rumahnya dekat Pabrik Gula GMM Bulog.
*TAMU ISTIMEWA
Kedatangan Joko Sayogyo di rumah pribadi mantan Bambang Sulistya pada hari Minggu (9/7/2023), menurut mantan Sekda Blora itu bak durian runtuh. Karena sosok Joko Sayogyo sosok tamu istimewa dan inspiratif.
“Istimewa karena Pak Joko bertandang ke rumah saya dilandasi niat tulus untuk bersilahturahmi, dan kedatangannya semata-mata ingin mengungkapan rasa rindu yang sudah lama terpendam dalam hati,” ujar ketua PWRI Kabupaten Blora itu.
Menurut Bambang kerinduan sudah lama, sejak lima tahun yang lalu ketika memasuki purna tugas dan belum pernah ketemu dengan dirinya. Banyak hal yang ingin dicurhatkan. Salah satunya ingin menyampaikan ucapan terima kasih atas banyak hal yang pernah ia nikmati selama aktif bekerja baik di Dinas Perkebunan Kabupaten, di Dinas Kehutanan Kabupaten Blora maupun di kantor Kecamatan Todanan.
Dan yang sangat sulit untuk dilupakan adalah berubahnya ijazah atas nama Joko Sayogyo, dari gelar Sarjana Muda Pertanian menjadi Sarjana Pertanian.
“Pak Joko tak pernah membayangkan proses perubahan ijazah tersebut, bahkan berkat perubahan strata ijazah ia bisa mendapatkan amanah menjadi pejabat tanpa mahar,” tuturnya.
Semua itu bisa terwujud karena suntikan motivasi dan gemblengan mental yang didapatkan selama bekerja dan berjuang tanpa pamrih yang selalu mengedepankan sikap loyalitas harga mati serta pengabdian yang tulus, prasojo ora neko neko.
Disamping itu ia juga bercerita tentang perilaku inspiratif selama memasuki ke masa Purna Tugas. elama pensiun Joko selalu mengamalkan prinsip hidup B3S. Merupakan sebuah akronim yang diyakini mampu memberi kontribusi positif dalam menjalani kehidupan di masa purna tugas.
(B1)- Berdoa merupakan permohonan kepada Allah terhadap sesuatu hal yang dipanjatkan oleh seseorang baik ketika mengalami kesusahan, musibah dan ujian maupun sedang mengalami kemudahaan,kegembiraan dan kebahagian dalam kehidupan di dunia.
Ia sangat yakin akan dahsyatnya dan mustajabnya kekuatan doa dalam menyelamatkan kehidupan sehari hari karena janji Allah itu pasti akan ditepati.
Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat Ghafir ayat 60 memerintahkan kepada umatNya untuk berdoa kepadaNya, serta Allah berjanji akan mengabulkan permintaannya.
Bahkan dalam Hadist Tirmidzi dan Ibnu Majah tersurat, “Tidak ada sesuatu yang lebih mulia disisi Allah Swt selain berdoa”
“Pak Joko juga meyakinkan kepada saya bahwa dengan berdoa perasaan makin tenang penuh kedamain dan hidup makin terarah, percaya diri serta optimis,” ujarnya.
(B2)-Bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Bijaksana. Karena dengan bersyukur berarti kita selalu mengucapkan terimakasih kepada Allah atas kenikmatan serta pahala yang kita peroleh akan semakin berlipat ganda.
Mengingat dengan kita pandai bersyukur maka hidup penuh dengan berkah, merasa tercukupi berapapun rejeki yang didapat. Bukan tak mungkin rejeki tersebut dapat memberikan manfaat bagi orang lain sehingga bisa mendatangkan berkah bagi diri kita.
Disamping itu dengan bersyukur kita bisa menangkal hadirnya penyakit hati seperti sikap sombong,arogan, pendedam, iri dan dengki.
(B3)-Beraktivitas dan berkiprah selama purna tugas masih menjadi kegiatan utama untuk memanfaat waktu tersedia. Jangan pernah berdiam diri apalagi waktu yang kita miliki hanya habis untuk digunakan kegiatan yang tidak mempunyai nilai manfaat, bermalas malasan,mengeluh dan mengerumpi menyebar gosip apalagi menyebar berita hoaks.
(S)-Sabar adalah sikap mulia untuk menahan diri dari emosi dan keinginan serta bertahan dalam situasi sulit atau sedang mengalami musibah dengan tidak mengeluh. Sabar itu mudah diucapkan tapi dalam tataran praktis perlu perjuangan dan tekad yang kukuh.
“Ia selalu ingat pesan dari orang bijak bahwa orang yang marah itu sebenarnya orang yang sedang sakit sehingga perlu dihindari dan dikendalikan,” tuturnya. (*).

Dipimpin Ngaliman, DP4 Kabupaten Blora Akan Wujudkan 5M

0

BLORA.-

Dinas Pangan, Pertanian, Peternaan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora ke depan akan mewujudkan 5M. Yaitu, Memperhatikan, Membimbing, Membina, Membantu dan Memperjuangkan kepada para petani, peternak, pekebun dan perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing mereka dalam Sesarengan Mbangun Blora.
Hal itu disampaikan sekretaris DP4 Ngaliman yang sejak tanggal 27 Juni 2023, ditunjuk sebagai Plt kepala DP4. “Sesuai arahan Bapak Bupati ke depan harus bisa mewujudkan 5M,” ujarnya, Kamis (6/7/2023).
Menurut Ngaliman, hal itu diawali dengan mengkondisikan dan membangkitkan semangat dari seluruh sumber daya manusia yang ada di DP4 supaya tumbuh rasa kekeluargaan, kebersamaan, kerukunan dan kinerja sesuai harapan Bupati.
Kamis (6/7/2023), Ngaliman mengambil alih apel pagi untuk memberikan spirit dan mendorong agar dalam setiap mengemban amanah dan melaksanakan tugas kedinasan bisa mensikapi dengan kiprah bekerja secara keras, cerdas, iklhas dan tuntas.
Ia mengajak semua petugas untuk membuka lembaran baru, semangat baru dan membangun kebersamaan dan kekompakan.
Langkah riil setelah apel pagi diadakan foto bersama dan nanti hasil foto akan dipasang diruang loby untuk memotivasi diri pentingnya kebersamaan.
Kemudian Jumat (7/7/2023) diselenggarakan senam bersama dengan menghadirkan pelatih senam yang mampu menumbuhkan keceriaan, semangat muda dan kebersamaan.
Berbagai respon dari para petugas DP4 diantara para pegawai di administrasi berkomentar merasa senang dan bergairah lagi adanya semangat membangun kebersamaan apalagi ada senam kebugaran dengan menghadirkan instruktur yang bening dan menarik hati mungkin baru pertama kali setelah dinas ini bergabung ada kegiatan semacam ini.
Sementara para petugas lapangan yang disuarakan oleh Suwito yang pada saat Hari raya Iduladha ikut berkorban sapi di kantor atas inisiatif sendiri bersama teman teman arus bawah.
“Merasa bersyukur bahwa di DP4 telah ada seorang yang telah diberi amanah oleh Bapak Bupati, sekarang suasana di kantor jadi adem ayem dan penuh kedamaian semoga suasana itu akan memberi pengaruh positif bagi peningkatan kinerja,” ungkapnya.
Lain halnya ungkapan dari salah satu pejabat Kabid DP4 yang bernama Lilik.Ia merespon secara positif langkah awal yang dilakukan Ngaliman.
“Semoga itu semua sebagai indikasi ke depan keluarga besar DP4 makin guyup,kompak , penuh nuansa kekeluargaan dan kebersamaan,” harapnya.
Sehingga Visi dan Misi Bapak Bupati dibidang pertanian dalam arti luas dapat segera terwujud. (*)

Menang Telak, Sukarjiyo Ajak Warga Kembali Bersama Menata Desa Genjahan

0

BLORA.-

Pelaksanaan pemilihan kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Blora yang digelar serentak di 27 desa pada Sabtu ( 9/8/2023) secara umum bisa dibilang lancar, aman dan tertib. Hal itu tak lepas keterlibatan dan sinergitas yang baik dari seluruh masyarakat, aparat pemerintah, TNI dan polri.
Seperti halnya pelaksanaan Pilkades di Desa Genjahan Kecamatan Jiken yang diikuti 2 calon yakni Agus Legiwo dengan nomor urut 1, dan calon Kades baru Sukarjiyo nomor urut 2 dengan tanda gambar jagung. Agus Legiwo adalah cakades petahana, sementara Sukarjiyo merupakan purnawirawan Polri yang sebelumnya bertugas di satuan Propam Polres Blora.
Awalnya sempat diwarnai ketegangan, hingga diberlakukan buka tutup portal pada malam hari sebelum dilaksanakan pemungutan suara. Hal itu dilakukan untuk antisipasi warga asing yang masuk ke wilayah Desa Genjahan dengan niatan negatif sehingga dapat mengganggu jalannya proses pemungutan suara.


Namun pada akhirnya semua berjalan lancar, tertib dan aman. Dari penghitungan surat suara sebanyak 1.558, hingga pukul 15.00 WIB, perolehan akhir Sukarjiyo selaku calon kades baru menang telak di atas lawannya kades petahana dengan meraih 1.256 suara. Adapun Agus Legiwo hanya meraih 280 suara, sementara 22 suara dinyatakan tidak sah.
Sebagai pemenang Sukarjiyo menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemungutan suara tersebut. Kepada masyarakat Desa Genjahan ia mengajak untuk tetap menjaga kondusifitas usai Pilkades dengan segera menyudai perbedaan dukungan tersebut, dan kembali bersama-sama menata Desa Genjahan.
“Terima kasih kepada Camat Jiken, Kapolsek Jiken, dan Danrmail Jiken, khusus kepada masyarakat Desa Genjahan dimohon tetap bersatu. Mulai hari ini saya sampaikan, kembali lagi kepada satu wilayah–yaitu Desa Genjahan”, ucap Karjiyo. (*)

Diamuk si Jago Merah, Rumah Milik Janda di Wotbakah-Japah Terbakar Habis

0

BLORA.-

Sebuah rumah milik warga Desa Wotbakah RT 02 RW 01 Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, ludes diamuk si jago merah. Satu paket gamelan hingga barongan juga ikut terbakar. Rumah tersebut milik warga bernama Tin, janda allmarhum Sunarto, mantan Pegawai Perhutani.
Warga yang rumahnya berdekatan, Nyiptaningsih (54) mengatakan, bahwa rumah tersebut kosong tidak berpenghuni.
“Rumah itu digunakan untuk menyimpan barang barang perabotan rumah tangga, meja, kursi, almari dan ranjang tempat tidur. Juga ada seperangkat gamelan, satu set barongan, dan kambing,” katanya.
Warga yang lain, Sucipto saat berada di tempat kejadian menjelaskan, kebakaran berawal sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu rumah dalam kondisi kosong.
“Rumahnya terbakar habis. Rumah dari kayu dan tembok setengah badan. Waktu kebakaran rumahnya tidak ada orangnya,” terangnya.
Sucipto merinci beberapa barang-barang berharga yang ikut terbakar. Diantaranya satu set gamelan, satu set barongan, padi 35 karung, sebuah motor dan kambing juga ikut mati karena terbakar.
“Gabah 35 sak (karung), gamelan komplet, barongan komplet, kambingnya mati satu,” katanya.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Japah Iptu Isnaeni, bahwa rumah itu kosong atau tidak ditempati. “Kerugiannya banyak lah pokoknya,” kata dia.


Api diduga kuat karena adanya korsleting listrik. Ketika api muncul warga langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.
Sementra itu Kepala Desa Wotbakah Etik Dwi Andrayani kepada wartawan mengatakan, bahwa rumah korban yang terbuat dari kayu membuat api cepat menjalar. Sebagian rumah warga lain yang berdekatan juga ikut terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Korban tidak ada. Satu rumah beserta isinya habis. Rumah tetangga sebelahnya ikut kebakar sedikit, pinggirnya,” ucapnya. (*)

Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-77 di Mapolsek Randublatung Digelar Pengajian Umum

0

BLORA.-

Acara peringatan Hari Bhayangkara ke-77 di halaman Mapolsek Randublatung, Selasa (4/6/2022) diisi pengajian umum dengan menghadirkan Kiyai Ali Muchsin dari Desa Wulung Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora. Sebelum pengajian dimulai, digelar pentas Kadroh Anida pimpinan Siti khoirunisa dari desa Kediren Kecamatan Randublatung.
Peringatan Hari Bhayangkara yang mengusung tema “Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju” itu dihadiri Plt Camat Randublatung Wahyu Triatmoko S.Kom,S.Mi, Danramil Randublatung Kapten Chb Sudiyono, dan kepala desa se Kecamatan Randublatung, serta para Pensiunan Polri juga masyarakat sekitar.
Dalam sambutan pembukaan, Kapolsek Randublatung Kompol Les Pujanto mengatakan, bahwa malam itu merupakan puncak peringatan Hari Bhayangkara di Polres Blora. Terakir di Polsek Randublatung.
“Terima kasih kepada semua tamu undangan yang hadir malam tasyakuran Hari Bhayangkara 77 ini,” ucapnya.


Sementara itu Danramil 09/Randublatung Kapten Chb Sudiyono dalam sambutannya menyampaikan pesan sehubungan dengan tahun politik.
“Saya menghimbau kepada TNI, Polri, ASN agar supaya bisa menjaga netralitas. Jangan berpolitik praktis,” ujar Sudiyono yang pada malam itu masih menyempatkan waktu untuk menyawer penyanyi kadroh. “Untuk nambah kas,” katanya.
Dalam tausiyahnya, Kiyai Ali Muksin menguraikan perihal tumpeng, karena sebelumnya ada acara pemotongan tumpeng.
“Sebuah penghargaan karena malam ini saya diberi kesempatan untuk memberikan ceramah dalam rangka Hari Bhayangkara 77 di Polsek Randublatung. Semoga kedepan Polri selalu dicintai rakyat dan semakin jaya,” pesannya.
Terkait tumpeng, Kiyai Ali Muksin mengatakan, bahwa tumpeng ada sejak zaman para wali, tumpeng sebagai metode kerukunan antar umat Islam di zaman dulu sampai sekarang. Karena itu, sebagai Hamba Allah kita harus rukun,” pesan Kiyai. (*)

Hari Libur, Taman Kota I Love Blora Banyak Dikunjungi Warga Bersama Keluarga

0

BLORA.-

Blora pantas mendapatkan predikat kota yang ramah anak-anak, setelah Bupati H. Arief Rohman meresmikan Taman Kota “I Love Blora”, yang letaknya di lahan bekas Gedung Sasana Bhakti, atau sebelah utara Alun-alun Blora, atau samping kanan rumah dinas Bupati Blora pada Minggu (25/6/2023).
Animo anak-anak bersama keluarga untuk datang ke Taman “I love Blora” untuk bermain dan bersuka ria makin banyak terutama pada saat hari libur dan waktu sore hari.
Di taman itu telah hadir pemandangan yang indah, elok dan menawan hati dengan aneka warna bunga bougenville, wahana swafoto dan tersaji mainan anak-anak.
“Sambil momong cucu saya menikmati sensasi gebyar dan hiruk pikuk anak-anak dengan asyik bermain, wajah ceria penuh gelak tawa sambil berkejar-kejaran untuk puaskan rasa kegembiraan mereka,” kata Bambang Sulistya Ketua PWRI Blora, Selasa sore (4/7/2023).
Karena bisa ketemu teman bermain ayunan, seluncuran, naik tangga dan melihat warna warni bunga serta aneka kupu-kupu yang sedang berterbangan.
“Saya jadi ingat sepenggal syair sebuah lagu anak-anak yang nama lagunya “Di Taman Bunga” karya penyanyi legendaris Koes Plus, bunga-bunga di dalam taman, indah berseri selalu, menari kupu-kupu, menawan hatiku,” ungkap Bambang.
Mantan Sekda Blora itu menyebut peresmian taman I Love Blora merupakan keputusan yang cerdas dan bijaksana. Karena keberadaan taman tersebut selain bisa dijadikan tempat rekreasi, bermain dan membangun komunikasi informal antar warga masyarakat yang mengantar anaknya bermain, dan yang selesai berolahraga dari Alun-alun Blora.
Taman juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau yang dapat menjadi paru-paru kota yang berfungsi sebagai sumber oksigen, menurunkan suhu udara, memberikan suasana sejuk serta bisa dijadikan area resapan air yang berguna bagi kehidupan.
Bahkan sejalan dengan amanah UU No 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Diminta setiap daerah perkotaan sekitar 30% harus memiliki ruang terbuka hijau dengan komposisi 20% digunakan untuk ruang publik dan 10% untuk privat.
“Ruang terbuka hijau memiliki fungsi ekologi, rekreasi, estetika dan fungsi pendidikan serta fungsi ekonomis,” jelasnya.
Kesemuanya itu memberi korelasi positif bagi lingkungan hidup dan mewujudkan nilai manfaat yang berguna bagi kehidupan umat.
Dalam tataran praktis taman I love Blora bisa dijadikan tempat bermain anak-anak yang mengasikan dan sebagai upaya mencegah bermain di jalan yang berisiko tinggi terhadap keselamatan diri dan sekaligus mengalihkan kebiasaan anak-anak bermain telepon genggam (gawai) untuk belajar aneka kehidupan yang ada di taman.
Untuk memberikan tambahan daya tarik taman agar makin digemari dan dijadikan idola rekreasi bagi anak-anak dan masyarakat, menurut Bambang Sulistya, kedepan perlu disempurnakan lagi dengan menambah tempat permainan anak.
Adanya gasebo untuk tempat ngobrol dan istirahat, lengkapi berbagai tanaman yang memiliki bunga yang menarik dan menawan misalnya tanaman anggrek dan tanaman bunga melati serta kalau malam masih dimanfaat untuk tempat rekreasi bagi generasi melenial bisa dilengkapi pemasangan lampu-lampu lampion.
“Ada pantun pelipur suka, sungguh indah taman I Love Blora, dihiasi aneka warna bunga, betapa senang anak-anak di bumi mustika, bertemu dan bermain dengan teman sebaya,” ujarnya. (*).

Kagama Blora Support Kegiatan Mahasiswa KKN-PPM UGM di Desa Tunjungan dan Kedungrejo

0

BLORA.-

Sejumlah perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta di Desa Tunjungan dan Desa Kedungrejo Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora telah melakukan langkah yang cerdas dengan melakukan silaturahmi kepada Ketua Pengurus Cabang Keluarga Alumni Gajah Mada (Kagama) Kabupaten Blora.
Kedatangan perwakilan mahasiswa itu disambut baik dengan penuh rasa kekeluargaan oleh Ketua Pengcab Kagama Blora, Achlif Nugroho Widi Utomo di ruang kerja Komisi D DPRD Blora, Senin (3/7/2023).
“Alhamdulillah, Pak Achlif menerima kami dengan kekeluargaan, kami sampaikan maksud dan tujuan, mohon petunjuk dan arahan, serta kemitraan,” kata Pramesti, salah satu mahasiswa KKN-PPM UGM.
Secara tak terduga, mereka juga berkesempatan bertemu dengan Bupati Blora H. Arief Rochman usai mengikuti agenda rapat paripurna DPRD Blora.
Perwakilan mahasiswa KKN-PPM UGM dalam rombongan diantaranya Devina selaku ketua tim, Aida, Pramesti, Wahyu dan Audi.
Selain untuk bersilaturahmi mereka juga menyampaikan proposal kemitraan, optimalisasi kawasan agropolitan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melaluhi kegiatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat di desa Tunjungan dan Kedungrejo Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jateng.
Dalam proposal tersebut secara lengkap telah direncanakan baik sasaran, dukungan anggaran, aksi nyata maupun harapan yang akan dicapai selama pengabdian KKN PPM selama 50 hari kalender mulai 27 juni sampai 13 Agustus 2023.
Diantaranya, upaya peningkatan kreativitas dan pendidikan anak sekolah, peningkatan daya saing yang akan mendorong perkembangan perekoniman berbasis pertanian dan pariwisata, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kepedulian masyarakat akan kesehatan, kerapian dan kebersihan lingkungan.
Sementara respon dan tanggapan dari Ketua Kagama pengurus cabang Blora terhadap adik-adik KKN selama berada di tengah- tengah masyarakat berpesan agar bisa membawakan diri dan bersikap yang santun, beretika dan mampu memberikan tauladan yang baik bagi masyarakat.
“Tunjukkan jati diri positif yang menjadi cerminan attitude Universitas Gadjah Mada yang merupakan kampusnya orang pinter-pinter dan siap berjuang untuk membuat perubahan serta perbaikan bagi masyarakat,” kata Achlif Nugroho Widi Utomo.
Sehingga memberikan kesan positif yang mendalam dan akan selalu dikenang bagi masyarakat.
Mas Uut juga sangat berharap ada karya nyata yang dapat ditinggalkan baik dalam bentuk kegiatan kemasyarakatan di bidang sosial, keagamaan, pemberdayaan ekonomi maupun kegiatan pendidikan dan olahraga di masyarakat yang memiliki dampak positif bahwa kegiatan KKN PPM UGM sangat bermanfaat dan bersejarah bagi kemajuan daerah.
Selain itu dari Pengcab Kagama Blora membuka diri untuk nantinya memberikan support baik dalan bentuk kolaborasi kegiatan, memberikan masukan dan koordinasi lainnya yang dibutuhkan.
Sementara itu Bupati Blora Arief Rochman meminta agar kegiatan KKN mampu mengembangkan potensi yang ada di Kabupaten Blora dan memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Blora juga mengingatkan para adik- adik KKN bahwa kehadiran mahasiswa UGM di Kabupaten Blora harus bisa membawa perubahan yang punya nilai manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu mantan Sekda Blora Bambang Sulistya (alumni UGM/penasihat Pengcab Kagama Blora), memberikan spirit ungkapan bijaksana dari Presiden Indonesia yang pertama Bung Karno, Gadjah Mada sumbermu, Gadjah Mada mata airmu. Mengalirlah laut pengabdian kepada rakyat bukan kepada kemuktian diri.
“Selamat ber KKN -PPM di Bumi Blora Mustika, semoga memberikan perubahan dan peningkatan bagi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. (*).

Diduga Tidak Netral, Anggota Panitia Pilkades Desa Genjahan Mengundurkan Diri

0

BLORA.-

Salah seorang anggota panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Genjahan Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora mengundurkan diri dari kepanitian.
Pria bernama Juminto itu memilih mengundurkan diri dari kepanitiaan karena dirinya sering berkunjung ke rumah salah satu calon kepala desa, sehingga diduga tidak netral.
Ketua Panitia Pilkades Desa Genjahan Sudarsono mengatakan, Juminto yang juga seorang perangkat desa setempat, tidak mau dinasihati dan tetap berkunjung ke rumah salah satu calon Kades.
“Yang sering dikunjungi itu rumahnya calon bernama Agus Legiwo. Sudah kami tegur tapi dia tidak mau mendengar. Yang bersangkutan ingin bebas dan tidak mau terikat oleh kepanitiaan,” ujarnya saat ditemui wartawan di balai desa setempat, Senin ( 3/7/2023).
“Karena panitia harus netral, dia secara sadar mengundurkan diri tanpa ada paksaan,” imbuhnya.
Menurutnya, Juminto telah membuat surat pernyataan pengunduran diri secara sah di atas materai. “Dia diganti dengan panitia lainnya,” terang dia.
Sekedar informasi, pemilihan kepala desa di Desa Genjahan diikuti oleh dua orang calon yaitu Kades petahana bernama Agus Legiwo dan Sukarjiyo. Rencananya Pilkades akan di laksanakan pada hari Sabtu, 8 Juli 2023 mendatang. (*)