Beranda blog Halaman 122

Asisten Pemkab: Kawasan Wonorejo Ada 5 Sertifikat, 2 Milik Pemkab Blora yang 3 Milik Pak Singgih

0

BLORA.-

Warga Wonorejo, Cepu yang menggeruduk Pemkab Blora, Senin (25/09/2023) diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Irfan Agustian Iswandaru dan melakukan audensi.
Ratusan warga yang awalnya bermaksud mendatangi kantor Bupati Blora, namun karena di hari yang sama ada dua acara audiensi yakni Lidah Tani dan Wonorejo, akhirnya untuk warga kawasan Wonorejo dialihkan ke Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Blora.
“Warga Wonorejo diterima di inspektorat karena di hari yang sama ada dua permintaan audiensi lidah tani dan Wonorejo,” ujar Irfan.
“Tidak ada kata menolak, Pemkab harus menerima dengan baik. Karena pertimbangan keamanan dua titik konsentrasi massa harus dipisah yang Lidah Tani di Pemda, yang Wonorejo di Inspektorat. Jadi dalam kesempatan ini baik kami dan seluruh tim sudah menjawab 5 pertanyaan yang tertua di surat audiensi tadi,” papar Irfan.
“Tadi sudah kita dengar bersama, mereka mengambil sikap masih harus melanjutkan proses, menurut mereka ya, karena dari 5 sertifikat itu kan 2 milik Pemkab, 3 milik Pak Singgih. Yang 2 milik Pemkab itu sudah habis terbagi ke 1.143 sertifikat, jadi lebih lanjutnya mereka akan mengusulkan ke pusat untuk penyelesaian yang Pak Singgih,” pungkas Irfan Agustian Iswandaru.


Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan (ATR BPN) Kabupaten Blora, Rarif Setiawan, menyampaikan bahwasannya dari pertanahan sendiri sudah memberikan kontribusi, yakni dengan menerbitkan sertifikat HGB.
“Terkait pertanyaan-pertanyaan yang sudah dijawab semuanya oleh tim, sedikit menambahkan bahwa permasalahan Wonorejo ini Kantor Pertanahan sudah berkontribusi aktif untuk menyelesaikannya diantaranya menerbitkan sertifikat HGB kurang lebih 1.143,” ucapnya.
“Memang belum semuanya, dalam artian masyarakat yang menempati lokasi Wonorejo ini belum tersertifikat semua, terlebih yang berada di lokasi tanah yang menjadi milik Pak Singgih, dan ini merupakan bagian dari permasalahan perdata antara keduanya Pak Singgih dan masyarakat. Monggo nanti diselesaikan diantara keduanya. pemerintah dan kantor pertahanan Kabupaten Blora ini siap memfasilitasi manakala permasalahan di antara keduanya selesai,” terangnya. (*)

Satlantas Polres Blora Sosialisasikan Tibcarlantas di Kampus AKBID Blora

0

BLORA.-

Pendidikan masyarakat serta sosialisasi tertib lalu lintas oleh Satuan Lalu Lintas Polres Blora dilaksanakan di kampus Akademi Kebidanan Politeknik Kesehatan Blora, Selasa pagi (26/9/2023). Tujuannya, untuk memberikan pemahaman pentingnya tertib lalu lintas antisipasi laka lantas.
IPDA Hadi Sutomo, S.H., M.H., selaku Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Satuan Lalu Lintas Polres Blora memberikan edukasi pentingnya standar keamanan lalu lintas di jalan raya.
“Disini kami ajak semua mahasiswi menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya,” kata Ipda Hadi sambil menambahkan, bahwa tertib berlalu lintas menjadi cermin budaya bangsa.


“Tidak lupa kami sampaikan hal yang masih menjadi perhatian umum adalah penggunaan knalpot brong, Bupati sudah mengeluarkan Perbub tentang larangan penggunaan knalpot brong pada kendaraan baik roda 2 maupun roda 4, karena mengganggu kenyamanan masyarakat.” tambah Ipda Hadi.
Kegiatan Dikmas Lantas serta himbauan tertib berlalu lintas kepada mahasiswi akbid Politeknik Kesehatan Blora bahwa tertib berlalu lintas sangat penting bagi pengendara demi keselamatan di jalan raya berjalan lancar, aman dan kondusif. (*)

Belum Ada Titik Terang terkait Sertifikat HGB, Ratusan Warga Wonorejo Geruduk Kantor Bupati Blora

0

BLORA.-

Banyaknya permasalahan yang belum terselesaikan pasca terbitnya sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan), ratusan warga kawasan Wonorejo Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora geruduk Kantor Bupati Blora, Senin (25/09/2023).
Ratusan Warga kawasan Wonorejo tersebut menggeruduk kantor Pemerintah Kabupaten Blora dalam rangka untuk melakukan audiensi terkait beberapa masalah yang belum terselesaikan pasca terbitnya Sertifikat HGB warga Kawasan Wonorejo.
Audiensi ratusan warga kawasan Wonorejo tersebut diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Irfan Agustian Iswandaru dan Kepala Kantor Pertanahan (ATR BPN) Kabupaten Blora, Rarif Setiawan di ruang pertemuan Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Blora.
Lukito selaku koordinator warga kawasan Wonorejo mengatakan, bahewa kekuatan terkuat pada ada rakyat. “Dan hak-hak masyarakat harus terpenuhi,” tegasnya.


Dari pernyataan tersebut kemudian perwakilan warga serta pengurus RT / RW di kawasan Wonorejo mengajukan audiensi kepada Bupati Blora untuk menyampaikan 5 (lima) poin sebagai berikut;
1. Warga tidak menerima slip pembayaran ke Bank BPD Blora ketika sedang mengurus SHGB pada waktu di Pendopo Kecamatan Cepu.
2. Surat Perjanjian yang harusnya dipegang oleh kedua belah pihak yaitu pihak warga dan pihak Pemkab, namun sampai saat ini warga tidak menerima Surat Perjanjian tersebut.
3. Terbitnya SPPT yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Blora.
4. Permasalahan fasilitas umum seperti (mushola, masjid, sekolah, TPQ, diniyah, pondok pesantren, dan makam) yang belum terselesaikan sampai sekarang, padahal Mentri ATR/BPN pada saat kunjungan di Pondok Pesantren Al Muhammad Cepu memprioritaskan fasilitas umum untuk dihibahkan, dan bupati juga setuju pada saat itu.
5. Sebagian masyarakat kawasan Wonorejo, tepatnya di Jatirejo belum mendapatkan haknya padahal masyarakat sudah menempati tanah tersebut. Kemudian muncul Sertifikat HGB atas nama PT. Griya Cemerlang Putra atau perusahaan milik Singgih Hartono padahal belum pernah ada sosialisasi atau pemberitahuan dari pihak terkait maupun dari pemerintah Kelurahan sampai Kabupaten. Sementara itu telah 2x muncul somasi dari kuasa Hukum PT. Griya Cemerlang yang ditujukan kepada warga karena dianggap membangun di atas tanah Singgih Hartono.
Masyarakat kawasan Wonorejo menuntut 5 poin tersebut. Dan terdapat kejanggalan-kejanggalan lainnya terkait kinerja Pemerintah Kabupaten Blora selama proses pengurusan dan penyelesaikan tanah kawasan Wonorejo. (*)

Lepas Kontingen Tim Bola voli menuju Turnamen Provinsi, Kapolres Blora Berpesan Jaga Sportivitas

0

BLORA.-

Pasca dikukuhkan menjadi ketua PBVSI Kabupaten Blora, Kapolres Blora AKBP Agus Puryadi, S.H., S.I.K., M.Si., Senin siang (25/9/2023) melepas Tim Bola Voli Kabupaten Blora bertanding di turnamen tingkat provinsi di Kabupaten Kudus.
Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto, yang juga menjadi pengasuh Tim Bola Voli Kabupaten Blora “Jati Mustika” didampingi pelatih, ikut serta dalam pelepasan tim di Mapolres Blora.
“Dulu saat pendidikan, saya juga sempat aktif berolahraga, salah satunya adalah bola voli. Karena itu sedikit banyak saya tahu dan bisa bermain voli, jadi setelah saya dilantik menjadi ketua di Kabupaten Blora saya tidak kaget karena seluk beluk Voli saya sudah paham,” tutur AKP Agus.


Kapolres Blora berharap tim voli yang dilepas ini dapat mengharumkan nama Kabupaten Blora di kancah provinsi dan juga nasional, apalagi hingga Internasional.
“Saya dukung selalu apa yang menjadi tujuan baik untuk Kabupaten Blora, utamanya di bidang bola voli, saya harap pulang dari Kudus semuanya sehat tanpa kekurangan apapun apalagi pulang berkelebihan, yaitu menang. Tapi tetap utamakan sportivitas dan ikuti arahan dan bimbingan dari senior-senior kalian ini,” papar AKBP Agus Puryadi. (*)

Antisipasi Kerawanan Pemilu 2024, Polres Blora Gelar Simulasi Sispamkota

0

BLORA.-

Kepolisian Resor Blora (Polres Blora) Polda Jawa Tengah telah menyiapkan beberapa langkah strategis dalam upaya pengamanan menghadapi Pemilu 2024 mendatang.
Hal itu terlihat pada kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan kota (Sispamkota), yang dilaksanakan di lapangan Kridosono Kabupaten Blora, Senin (25/09/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blora yang diwakili oleh Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Kapolres Blora AKBP Agus Puryadi, SH, SIK, M. Si, Dandim 0721/Blora Letkol Czi. Yuli Hartanto, SE, Danyonif 410/Alugoro Blora Letkol Inf Muhammad Arif serta Forkopimda Blora lainnya.
Turut hadir Ketua DPRD Blora yang diwakili oleh Wakil Ketua Siswanto, Dansubdenpom Blora, Ketua KPU Blora, dan Ketua Bawaslu Blora serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan Sispamkota diawali dengan Apel Gelar Pasukan Sispamkota dengan pasukan apel merupakan anggota gabungan dari Anggota Polres dan Polsek jajaran Polres Blora, anggota TNI Kodim 0721/Blora dan Yonif 410/Alugoro serta anggota BPPD, Dinrumkimhub dan Satpol PP Blora yang dipimpin oleh Kapolres Blora AKBP Agus Puryadi, SH, SIK, M. Si.
Kapolres Blora AKBP Agus Puryadi, SH, SIK, M. Si mengatakan Simulasi pengamanan Pemilu itu untuk memastikan personel Polres Blora telah siap mengawal rangkaian kegiatan di tahun Politik.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pengecekan dan kesiapan personil, sarana dan prasarana sehingga jika terjadi situasi kontigensi dalam tahapan Pemilu tahu 2024 di kabupaten Blora dapat diantisipasi secara bersama sama dengan cepat dan tepat dalam proses penangannya,” kata Kapolres Blora.
“Latihan ini merupakan bentuk simulasi ketika situasi keamanan di kabupaten Blora menjadi tidak kondusif, (anarkis massa) dampak dari Pemilu 2024 maka diperlukan penanganan yang sesuai dengan Undang Undang, Protap dan SOP yang berlaku,” lanjut Kapolres.


Berbagai adegan dalam pengamanan tahapan pemilu diperagakan pada simulasi tersebut.
Seluruh satuan kerja (Satker) Polres Blora diterjunkan, bahkan anggota Polsek jajaran pun ikut dilibatkan.
Untuk meminimalisir tingkat kerusuhan pada saat berlangsungnya tahapan pemilu. Simulasi Sispamkota ini sebagai pembuktian bahwa Polri siap mengawal pemilu 2024.
“Dengan kegiatan ini pula kami menunjukkan ke publik bahwa Polri yang nantinya akan berkolaborasi dengan TNI dan seluruh stakeholder, siap melaksanakan kegiatan pengamanan tahapan Pemilu di tahun depan,” jelas Kapolres.
Adapun tema Sispamkota kali ini adalah Melalui Pelatihan Sispamkota Kita Tingkatkan Kemampuan Penanganan Konflik Sosial Dalam Rangka Antisipasi Gangguan Keamanan Pada Pelaksanaan Pemilu Tahun 2024, Guna Memelihara Kamtibmas Di Wilayah Hukum Polres Blora. (*)

Gelar Patroli Malam hari, Polsek Ngawen Targetkan Obyek Vital

0

BLORA,-

Guna mengantisipasi tindak kriminal Curat, Curas, Curanmor, Polsek Ngawen melaksanakan patroli dengan sasaran obyek vital dan pemukiman padat penduduk, Minggu malam (24/9/2023).

AKP Lilik Eko Sukaryono, S.H., selaku Kapolsek Ngawen mengingatkan kepada anggotanya untuk selalu mengikuti Standar Operasional Prosedur dalam bertugas, baik di kantor maupun saat berpatroli. Adanya SOP adalah untuk mengantisipasi bilamana ada kejadian yang memerlukan tindakan cepat.
“Patroli juga harus mengikuti SOP yang ada, selain menggunakan kendaraan dinas, patroli dialogis kepada masyarakat juga sangat penting, karena Polri dan masyarakat dapat saling bertukar informasi yang ada, baik tentang kamtibmas maupun hal lain yang menjadi perhatian Polri,” kata AKP Lilik.


Dalam melaksananakan patroli, personel tidak boleh sendirian sebab bila terjadi tindak kriminal ataupun kejadian menonjol, personel dapat menangani bersama.
“Patroli malam hari berfokus pada obyek vital, perkantoran, perbankan, pertokoan, giat hiburan masyarakat dan pemukiman penduduk, untuk mengantisipasi tindak kriminal,” tambah Kapolsek Ngawen.
Kegiatan patroli malam hari dilaksanakan secara bergantian, jadi ada yang berpatroli, ada juga personel yang bertugas menjaga mako Polsek Ngawen. (*)

Kunci Sukses Seorang Triwanto, Jemput Kebiasaan Pagi dengan BIJAK

0

BLORA.-

Dalam kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar di rumah makan Monosuko di Kota Blora tanggal 22 September 2023, mantan anggota DPRD Blora, Bambang Sulistya bertemu dengan seseorang bernama Triwanto yang saat ini menjabat sebagai direktur di salah satu koperasi simpan pinjam yang kantor pusatnya di Kabupaten Blora.
Bertemu pria muda berusia 40 tahunan itu, Bambang Sulistya yang pernah menjabat Sekda Blora mengaku seolah mendapat pelajaran kehidupan yang sangat istimewa. “Dia sosok pemimpin generasi milenial yang memiliki multi talen,” ujar Bambang, Jumat (22/9/2023).
Triwanto yang memiliki ribuan karyawan yang tersebar di berbagai kabupaten di Jawa Tengah, ternyata memiliki kepedulian tinggi terhadap kehidupan di masyarakat yang saat ini dilanda kemarau ekstrem.
“Tahu banyak masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih, dirinya turun langsung ke masyarakat untuk membatu droping air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih,” kata Bambang.
Bahkan tak tanggung-tanggung, Triwanto mengemudikan sendiri truk tangki untuk mengantar air. Hal itu dilakukan sebagai upaya belajar bersyukur agar hidup menjadi makin berkah.
Dalam menjalankan tugas sehari hari di kantor, pria yang akrab disapa Mas Tri menggunakan sesanti “Loyalitas Tanpa Batas”. Setiap penugasan dari atasan selalu disikapi secara profesional, penuh tanggung jawab dan tuntas serta semangat gaspoll.
Selain itu ia juga suka menghibur masyarakat dengan ikut tampil berperan dalam kesenian ketoprak. Disamping itu Mas Tri juga memiliki spirit dalam mengemban amanah selalu mencintai pekerjaan apapun yang diemban dengan sepenuh hati tanpa banyak bicara yang penting bekerja sebagai ujud untuk beribadah.
Ada lima kebiasaan pagi hari yang selalu dilakukan dalam menjemput kesuksesan hidup yang patut kita teladani. Saat ini baru berumur 40 tahun tapi kariernya moncer dan cemerlang.


Lima kebiasan pagi tersebut terumuskan dalam sebuah akronim BIJAK yang maknanya, (B): Bangun pagi hari sebelum pukul 04.00 pagi dengan harapan masih ada waktu untuk melaksanakan ritual pagi bagi yang beragama Islam melakukan salat tahajud dan salat subuh serta tersedia cukup waktu untuk mempersiapkan tugas kedinasan yang akan dilaksanakan.
Ia meyakini bangun pagi lebih awal dapat meningkatkan ketenangan, produktifitas dan mendapatkan banyak energi serta tumbuhnya sikap untuk mampu mengendalikan diri dari berbagai perilaku yang tidak terpuji.
“Bahkan bangun pagi dapat juga menghadirkan inspirasi dan ide cerdas yang berkontribusi positif bagi kehidupan,” ujar Mas Tri.
(I):Ikhtiar secara konsisten agar setiap pagi seteh bangun tidur selalu melaksanakan terapi air putih hangat. Dengan kebiasaan untuk minum air putih hangat segelas sesaat bangun tidur memberikan banyak manfaat diantaranya mulai dari peningkatkan metabolisme, melancarkan pencernaan, kulit lebih bersih,peningkatan kebugaran dan kekebalan tubuh.
(J): Jadikan olahraga pagi sebagai sebuah kebiasaan untuk menjaga kesehatan fisik dan metal. Olahraga selama 20-30 menit setiap pagi hari dapat membantu mengurangi stres dan menghilangkan gejala penyakit mental dan berfungsi untuk meningkatkan energi dan fokus dalam berpikir.
(A): Aktif memanfaat waktu pagi hari untuk melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas diri dengan menumbuhkan semangat membaca dan budaya menulis.
Sangat memberi manfaat bila di pagi hari dipergunakan untuk melakukan reformasi diri dengan cara membiasakan diri untuk membaca berbagai informasi baik dari koran, buku maupun serapan berbagai info dari media sosial.
Apalagi dibiasakan untuk menulis berbagai hal yang bermanfaat bagi orang banyak nisca hidup terasa damai dan penuh dengan harapan.
Karena ada ungkapan siapa saja yang menguasai informasi dan mampu menuliskan ungkapkan isi hati dan harapan, maka mereka akan menjadi pemenang dalam kehidupan.
(K): Konsumsi untuk sarapan pagi dapat dipastikan dengan asupan yang sehat.
“Artinya sudah membiasakan diri setiap pagi selalu berupaya untuk sarapan pagi dengan asupan gizi yang seimbang,” ungkapnya.
Mulai dari serat, karbohidrat, protein, hingga lemak sehat.Dalam tataran prakmatis setiap sarapan pagi Ia selalu berupaya mengkonsumsi serat berupa sayur hijauan,jus buah,vdan telur kadang dilengkapi minum madu atau minum susu segar.
Demikianlah lima kebiasaan positif di pagi hari yang terangkum dalam akronim BIJAK yang patut untuk ditiru dan diteladani guna menciptakan kesuksesan dalam kehidupan.
Ada ungkapan bijak Hati yang gembira adalah obat sehat paling istimewa dan mulai hari ini belajarlah setiap hari menyenangkan hati orang lain. (*)

Butuh Guru TK, MI, dan MTs, Yayasan Al Huda Kunduran Gelar Fit And Proper Tes

0

BLORA.-

Pada hari Sabtu dan Minggu (9-10 September 2023), Yayasan Al Huda Kecamatan Kunduran mengadakan test uji kompetensi calon guru dan pegawai madrasah. Kegiatan Fit and Propertes selama dua hari itu dilaksanakan di Lantai II Aula SMK NU Kunduran.
Formasi yang dibuka oleh Yayasan Al Huda antara lain calon guru TK, MI, MTs sampai dengan calon guru dan pegawai SMK. Dan semua pelamar adalah lulusan S1 Sarjana Pendidikan.
Ketua Yayasan Al Huda Kunduran H. Kamsi Musthofa Umar yang pada kegiatan fit and propertes ini bertindak selaku ketua panitia rekrutmen mengatakan, bahwa mulai dari rangkain pembentukan tim seleksi hingga pelaksanaan pada hari “H” dilaksanakan secara transparan.
“Tidak ada sedikitpun yang ditutupi. Pengiriman undangan langsung di sampaikan kepada masing-masing pelamar,” ujarnya.
Menurut Kamsi, semua pelamar diperlakukan adil dan tidak dibeda-bedakan. Dan semua pelamar harus mengikuti tes ini, tanpa terkecuali.
“Ada 1 pelamar yang mengundurkan diri karena dia sudah diterima di sekolah lain,” tambahnya.


Salah seorang anggota Tim Pengawas Yayasan Al Huda H.M. Marsudi WS,S.Pd,M.Pd. mengatakan, bahwa diadakannya fit and propertes ini dikarenakan yayasannya benar-benar sedang membutuhkan guru.
”Apabila dari proses rekrutmen ini tidak bisa mendapatkan guru sesuai kriteria, kami akan mencarikan guru melalui jalur organisasi PGRI,” tegasnya.
Ummu Sulha, salah seorang peserta tes kepada awak media mengaku puas dan senang mengikuti fit and propertest yang diadakan oleh Yayasan Al Huda karena mendapat perlakuan yang sama dengan peserta lain.
”Awalnya saya nerfes tapi setelah saya mengikuti jalannya tes ini malah merasa senang karena kami diperlakukan yang sama dengan peserta lain,” ujarnya. (*)

Desa Singget Terima Bantuan Tiga Truk Tangki Air Bersih dari BPBD Blora

0

BLORA.-

Desa Singget Kecamatan Jati, Rabu (20/9/2023) menerima bantuan tiga tangki air dari BPBD Blora. Masing-masing tangki berisi 5.000 ribu liter air bersih. Warga pun berduyun-duyun ikut mengantri pembagian air, ada yang bawa jirigen, ember, juga ada yang membawa klenting.
Salah seorang warga yang ikut antri, Nunung (34) kepada wartawan mengaku senang karena sudah tiga kali desanya mendapat kiriman air bersih dari BPBD Blora.


“Ya senang, Pak. Walaupun dapat jatah air bersih lima jerigen, tapi ya lumayan karena bisa memenuhi kebutuhan air bersih untuk satu hari,” kata Nunung.
Usai pembagian air, seorang petugas BPBD Blora, Rahmad Setiawan SE kepada wartawan mengatakan, semenjak Kabupaten Blora mengalami krisis air bersih pihaknya setiap hari mengirimkan air ke desa-desa. “Setiap hari puluhan tangki berkapasitas lima ribu liter dikirim ke desa-desa yang membutuhkan,” ujarnya. (*).

Jelang Pemilu 2024, Riyanta Gandeng Masyarakat Kunduran untuk Percepatan Pembangunan

0

BLORA.-

“Perjalanan menuju kursi parlemen pusat di Jakarta tak semudah membalikkan telapak tangan”. Itu adalah sepenggal kalimat yang disampaikan oleh Riyanta, SH, salah satu anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dalam pertemuan santai di Warung Makan Sate Tegar Gagaan, Kunduran, Blora, Selasa (19/9/23).
Pada kesempatan itu Riyanta mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam meraih kemenangannya pada Pemilu 2024 mendatang. “Ayo bersama kita gerak, jalan lurus kedepan demi mencapai kesejahteraan,” ujarnya.
Riyanta mendorong agar para kepala desa ikut mendukung percepatan pembangunan malalui sektor pemerintahan desa masing-masing. “Segera buat Peraturan Desa (Perdes) pemerataan tanah untuk kepentingan pembangunan. Atau Bupati dan DPRD Blora yang membuat Perda (Peraturan Daerah) tentang pemerataan tanah untuk kepentingan pembangunan. Dimulai dari pelebaran jalan provinsi dari Todanan ke Pucakwangi (Pati), Ngawen atau Todanan ke arah Kunduran dan Jalan Doplang Kecamatan Jati. Dan Jalan Japah arah Kecamatan Sumber (Rembang),” paparnya.


Riyanta yang lahir di Sleman Yogyakarta, 25 Mei 1960 pada kesempatan itu juga bercerita tentang perjalananan hidupnya yang pernah jualan gethuk di seputar Alon alon Kendal, lalu masuk Tamtama Polri hingga terakhir berpangkat Kopral Polisi, dan kini menjadi anggota DPR RI.
Pria 60 tahun yang akrab disapa Pak Riyanto ini berharap pada sisa usianya ini bisa mengabdikan diri kepada masyarakat, khususnya di sektor perekonomian masyarakat yang saat ini sangat dibutuhkan.
Dalam rangka mengajak masyarakat melek Pemilu 2024, Riyanta berharap agar warga masyarakat mendukung para calon-calon putra daerah yang benar-benar mampu dan siap memajukan daerahnya, khususnya di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah III yang mencakup wilayah Pati, Grobogan, Blora dan Rembang. (*)