Beranda blog Halaman 119

Peringati HUT TNI ke-78, Koramil 09 Randublatung Gelar Sholawatan Maulud Nabi

0

BLORA.-

Bertempat di Lapangan Gelora Randublatung, Koramil 09 Randublatung menyelenggarakan peringatan Maulud Nabi yang bertepatan dengan HUT TNI ke-78 dengan menggelar pengajian akbar bertajuk “Randublatung Bersolawat”, Jum’at (6/10/2023)
Acara yang dimeriahkan Grup Hadroh Syababur Rosul juga dari Tuban, Jawa Timur itu juga menghadirkan Habib Syarif Husein Bafaqih dan Habib Abubakar Bafaqih dari Tuban.
Tampak hadir Bupati Blora H. Arif Rohman M.Si, Kasdim 0722 Blora Mayor Inft. Bani, Danramil Mayor Chb Sudiyono, Kapolsek AKP Pujiyono SH, Camat Randublatung Drs Bukhri, Ketua MWC NU Randublatung, dan para tokoh masyarakat serta ulama se-Kecamatan Randublatung.
Sebelum sholawatan dimulai, ribuan jamaah yang berkumpul di Lapangan Gelora mendapat suguhan kesenian yang ditampilkan di atas panggung yang dibawakan oleh grup kadroh dari SMP Negeri 1 Randublatung, mubaligh kecil, serta grup kadroh Syababur Rosul dari Tuban.


Ketua panitia Drs Warsidi dalam sambutannya menyampaikan kepada ribuan jamaah terkait HUT TNI ke-78 yang dirangkum bersama peringatan Maulid Nabi dan Sholawatan. “Dirgahayu TNI ke-78. Semoga TNI tetap jaya dan dicintai oleh seluruh rakyat,” ucapnya.
Lebih lanjut Drs Warsidi mengaku sangat bangga dengan situasi malam itu karena TNI Polri selalu bersinergi dalam menjalankan tugas.
“Kami dari MWC NU, sangat mendukung kegiatan seperti malam ini, karena bersholawat bisa menciptakan kerukunan antar umat beragama, dan Insyaallah akan mendapatkan syafaat dari Nabi Besar Muhammad SWT di hari akhir nanti,” pesannya. (*)

Sholawatan di Desa Kediren Banyak Dihadiri Kaum Hawa

0

BLORA.-

Peringati Maulud Nabi di Desa Kediren Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora dimeriahkan dengan kegiatan sholawatan dengan menghadikan Habib Abdilah Alaydrus dari Jepara. Kegiatan digelar di lapangan belakang balai desa setempat, Minggu (8/10/2023).
Guna memupuk jiwa nasionalis dan menambah rasa iman kepada Allah dan Rosulullah, grup Kadroh Rijalul Ansor dari Randublatung mengawali acara dengan melantunkan lagu lagu nasional dengan nada kadroh.
Acara sholawat yang dimulai pukul 20.30 Wib dipimpin langsung oleh Habib Abdilah Alaydrus dari Jepara yang dikombinasi dengan tausiyah kerohanian. Tidak selang lama Bupati Blora Arif Rohman S.MSi tiba di lokasi cara. Sebelumnya bupati menghadiri acara sholawatan juga di Desa Jipang Kecamatan Cepu.


Bupati langsung naik panggung dan menyapa kepada ribuan jamaah. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan agenda pembangunan infrastruktur, di Blora selatan khususnya.
“Mohon doanya para jamaah yang hadir malam ini, setelah rampung bangun jalan Temulus – Sumber Kradenan dan Sambong – Klatak Jati yang sebentar lagi selesai, insyaallah langsung bangun jalan Randublatung – Getas perbatasan Ngawi Jatim juga tahun ini mulai dikerjakan, sehingga transpot ke Ngawi bisa lebih lancar dan cepat,” kata Arif.
Lebih lanjut bupati berharap terkait RSUD di Randblatung semoga akhir tahun atau awal tahun 2024 segera bisa diresmikan,” pungkasnya.
Di sela sela sholawatan itu Kepala Desa Kediren Juwadi S.Sos. saat ditemui di kantor menyampaikan alasan banyaknya kaum hawa dibanding laki-laki yang hadir pada malam itu. “Mungkin populasi manusia di abad ini banyak lahir bayi perempuan dibanding yang jenis kelamin laki-kaju,” ujar Juwadi berkelakar. (*).

Soedadyo Ajarkan Tujuh Langkah untuk Terus Berkarya Nyata

0

BLORA.-

Sehat itu hebat, bermanfaat, dan menjadi jimat bagi para wredatama dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat hingga akhir usia.
Itulah ungkapan yang disampaikan oleh Sekretaris Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora, H. Soedadyo ketika memberikan pencerahan dengan tema “Spirit Tujuh Rahasia Super Sehat dan Super Tua” kepada para pengurus PWRI Kabupaten Blora, Sabtu (7/10/2023) di ruang pertemuan Kantor PWRI Kabupaten Blora, Jateng.
Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Tranmigrasi dan Sosial Kabupaten Blora termasuk sosok pemimpin di kota satai yang punya banyak talenta dan super sibuk karena lebih dari 15 buah organisasi yang diikuti termasuk saat ini juga di beri amanah sebagai wakil ketua Muhammadiyah Kabupaten Blora dan Sekretaris KORMI Kabupaten Blora.
Ia punya sesanti BPK dalam hidupnya, yaitu bermanfaat, produktif dan Komitmen untuk bisa membantu kepada kaum yang belum beruntung.
“Adapun tujuh Rahasia Super Sehat dan Super Tua merupakan tujuh langkah yang harus diamalkan dalam hidup sehari-hari agar bisa hidup panjang usia seperti Bapak Mahatir Mohamad umur 95 tahun masih menjadi Perdana Menteri Malaysia,” tuturnya di Blora, Senin (9/10/2023).
Diantaranya tujuh langkah tersebut sebagai berikut, pertama, orang harus banyak bergerak untuk terus berkarya nyata walaupun sudah purna tugas.
“Jangan pernah berpangku tangan, malas malasan apalagi punya kesukaan gemar mengeluh, sambat dan merasa diri sudah tidak bermanfaat,” jelasnya.
Upayakan setiap hari harus ada aktifitas positif sejak bangun tidur sampai istirahat malam.Setiap aktivitas jangan dinilai atau diukur dapat menghasilkan uang atau tidak tapi nilailah aktivitas yang dilakukan memberi manfaat baik pada diri sendiri maupun orang lain.
Hindari kegiatan yang merugikan orang lain seperti kegiatan ngrumpi,ghibah apalagi provokasi yang menyebapkan perpecahan kerukunan,persatuan dan kesatuan bangsa.
Kedua, makan jangan terlalu banyak hanya 80% dari kenyang yang penting asupan gizi seimbang dan hindari makanan yang terlalu manis,asin dan berkolesterol.
Tiga, mencegah makan daging dan memprioritaskan makanan vegetarian seperti menu sopo tahu, gado- gado,ketoprak,sup jagung,sate jamur,opor tahu,plencing kangkung dan pecel sayur lauk tahu tempe.
Keempat, memiliki tujuan hidup yang jelas,yaitu ingin hidup bahagia dunia dan akherat sehingga kegiatan olah raga rutin dijalankan menjadi kebutuhan hidup dan ibadah diamalkan dalam kehidupan nyata suka berbagi dan silaturahmi.
Kelima, dalam menjalani hidup secara teratur,disiplin tidak terburu buru, kemrungsung seperti ada yang mengejar ngejar dan tidak grusa-grusu.
Sehingga menjalani hidup secara alami dengan nuansa hati tenang penuh rasa kegembiraan.
Keenam, berani menghadapi realita kehidupan dengan penuh rasa syukur dan sabar.
Ketujuh, mampu menciptakan hubungan kekeluargaan yang kuat dan harmonis diantara keluarga sendiri, saudara, sahabat dan teman teman seperjuangan. “Ungkapan rukun agawe santosa dan crah agawe bubrah menjadi motivasi kehidupan dalam pergaulan hidup sehari hari,” jelasnya.
Kemudian dalam pencerahan tersebut juga muncul gagasan cerdas tentang upaya menyembuhkan penyakit lambung dari H.Winarno mantan Kepala Inspektorat kabupaten Blora.
Mengingat selësai acara tersebut akan dilanjutkan kegiatan menjenguk salah seorang anggota PWRI yang sedang berbaring di rumah sakit karena sakit lambung.
H. Winarno sudah biasa memanfaatkan daun Afrika untuk menyembuhkan penyakit lambung dengan cara meminum godokan daun afrika.
Kebetulan H.Winarno di halaman rumahnya juga ada tanaman daun Afrika. Bahkan menurut penjelasan ahli kesehatan daun afrika juga bermanfaat selain menyembuhkan penyakit lambung juga dapat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, mengobati kanker payu dara,mencegah penyakit jantung dan membatu mengobati diabetes.
“InsyaAllah, lantaran daun Afrika ini penyakit lambung sembuh, ini sudah saya alami,” terangnya.
Demikian berbagai ikhtiar untuk mewujutkan sehat tanpa obat dan membangun kebahagian hidup dengan resep untuk mengamalkan tujuh rahasia super sehat dan super tua semoga dapat memberi manfaat dan berkah bagi kita semua khususnya para Wredatama. (*).

Tahun Politik, Bambang Sulistya: Pentingnya Menjaga Mulut

0

BLORA.-

Di dalam tahun politik ada kesan, atas nama kebebasan berpendapat dan keterbukaan informasi yakni munculnya eforia orang bebas tanpa kontrol mengeluarkan ucapan di luar kelaziman dan kepantasan hingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Selaku tokoh masyarakat di Perumnas Karangjati Blora Bambang Sulistya mengatakan, berdasarkan hasil survey saat ini udara bebas di Bumi Nusantara sudah tercemar tidak hanya polusi udara tapi juga polusi suara dari kelompok masyarakat yang memiliki predikat WTS (Waton Suloyo).
“Berkenaan dengan hal tersebut tadi pagi seusai salat subuh berjamaah saya memberikan kultum (kuliah tujuh menit) di Masjid Nurul Falah Perumnas Karangjati Blora Jateng dengan tema MU,” tuturnya Minggu (8/10/2023).
Mantan Sekda Blora itu menandaskan, MU bukan kepanjangan dari Manchester United klub sepakbola profesional Inggris yang memiliki julukan Setan Merah, melainkan MU adalah Menjaga Ucapan.
Mengapa ucapan harus dijaga karena menurut Imam Al Ghazali seorang filsuf dan teolog muslim Persia mengungkapkan bahwa, “Bencana paling besar bagi manusia adalah selama manusia tidak bisa mengendalikan lisan”.
Bahkan ada pepatah Arab yang menyebutkan bahwa ucapan manusia lebih tajam dari jarum. Karena ucapan dapat menembus apa apa yang tidak mungkin di tembus oleh jarum.
Di Jawa banyak ungkapan yang berkaitan ucapan yang dapat dijadikan pitutur yang bijak, diantaranya, Ajining diri soko lati lan ajining raga soko busono.
Kemudian ungkapan lain lamun siro iso ngomong nanging ajo brebeki kuping. Sak dawa dawane lurung isih dawa gurung. Dalam bahasa Indonesia ada ucapan “Mulutmu Harimaumu”.
Sementara dalam sebuah Hadist Riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya berkata baik atau diam”.
Dari hadist ini kita memperoleh petunjuk bahwa perkataan baik itu lebih di kedepankan dan sikap diam diperintahkan pada saat tidak berkata yang baik.
Disamping itu perintah untuk diam,yaitu perintah untuk tidak mengatakan yang buruk yang dibenci atau dimurkai oleh Allah.Ingat Islam tidak menyukai omong kosong (QS Al- Shaff (61:2) dan sangat mencela ucapan yang menyebakan bencana karena lisan seperti ghibah, fitnah, adu domba dan kabar bohong.
Dalam ajaran Islam hanya mengajurkan berucap perkataan baik yang bisa menumbuhkan kasih sayang sesama umat,pembelajaran iman, pelurusan kemungkaran dan saling menasihati.Dalam konteks ucapan ini nasehat menjadi sangat penting.
Bagi orang yang berucap, nasehat diperlukan agar ucapannya tidak menebarkan kebencian dan menyakitkan lawan bicara.Kemudian Sikap diam sendiri ternyata juga memiliki nilai keutamaan yang dapat dirumuskan dalam sebuah akronim DAMAI.
Yang maknanya, (D)-Dapat melahirkan ketenangan hati dan meningkatkan imunitas diri bagi umat yang berani mengambil sikap diam.
(A)-Anti hoaks dan bisa mencegah penebaran aib seseorang. (M)-Menghindari diri dari permusuhan dan musibah. (A)-Ada jaminan bagi seseorang yang mengambil sikap diam membuka peluang masuk surga.
Sebagaimana tersurat dalam Hadist Riwayat Ibnu Hibban bahwa sesungguhnya sikap diam dapat mengusir setan dan menjadi penolong masuk surga.
(I)-Ibadah paling mudah dan paling ringan setiap umat dapat melaksanakan dan dampaknya luar biasa bagi kehidupan. Bahkan sikap diam adalah identitas dan perhiasan bagi golongan umat alim.
Di akhir kultum disampaikan Bambang Sulistya bahwa menjaga ucapan/lisan ibarat pisau bermata dua, bila digunakan pada hal-hal yang baik maka akan mendatangkan kemaslahatan (kebaikan), namun sebaliknya bila digunakan pada hal hal yang buruk maka kemudharatan pua (keburukan) akan mengiringinya. “Dan sikap diam adalah emas,” ucapnya.
Sebelum mengakiri pencerahan Bambang Sulistya menyampaika sebuah pantun untuk kita semua.
Menyiram tanaman di taman Perumnas, airnya bersal dari masjid Nurul Falah, Janganlah berucap kalau membuat hati panas agar hidup kita jadi barokah.
Selesai kultum semua peserta dapat mengambil bibit buah buahan secara gratis di teras masjid agar dapat ditanam untuk memperoleh amal jariah.
Susana berubah jadi gayeng penuh rasa kekeluargaan ketika peserta yang mengikuti kultum sedang mengambil bibit karena bisa pulang sambil membawa oleh oleh bibit jambu krista. “Semoga berkah,” ucapnya. (*)

Keluarga Besar Panwaslu Kecamatan Pati Kirim Bantuan Air Bersih ke Wilayah Winong

0

PATI.-

Keluarga Besar Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Pati, Sekretariatan dan PKD se Kecamatan Pati melakukan giat sosial pengiriman bantuan air bersih ke Dk. Gendohan Desa Sarimulyo, Kecamatan Winong Kabupaten Pati, Sabtu (7/10/2023).
Warga tak mampu menyembunyikan rasa kegembiraan melihat datangnya truk tangki yang mengirim bantuan air. Saat mobil air tangki datang warga langsung menyerbu untuk mengambil air dan langsung habis setelah air dimasukkan dalam terpal penampungan warga memindahkan ke wadah-wadah ember, galon, dan lainnya.
Ketua Panwascam Pati Edi Kiswanto mengatakan, giat sosial ini bertujuan untuk memupuk semangat berbagi dengan sesama, menumbuhkan semangat kebersamaan antara Panwascam Pati-Sekertariatan dan Pengawas Kelurahan/ Desa (PKD). “Di samping itu agar sinergitas di internal kami bisa kondusif jelang Pemilu 2024 yang sudah dekat,” katanya.
“Sambil mengirim air, kami juga melakukan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif pada warga walaupun secara kewilayahan bukan tupoksi kami di Kecamatan pati, namun sebagai satu tubuh lembaga penyelenggara dibawah Bawaslu Pati kami merasa punya andil yang sama,” paparnya.
Dukuh Gendohan sangat membutuhkan bantuan air bersih, ada sekitar 400 KK yang bergantung bantuan air bersih, warga dukuh ini kesulitan air bersih sejak 2 bulanan yang lalu dan kurang lebih terdapat 7 penampungan air bersih yang siap menerima bantuan dari semua pihak (Paramadina, Warga Gendohan).


Panitia giat sosial, Susi yang juga perwakilan dari Pengawas Pemilu Kelurahan/ Desa (PKD) mengatakan, dana sosial pengiriman air bersih ini murni dari iuran pribadi semua Panwascam Pati, Sekertariatan dan 29 PKD se Kecamatan Pati.
“Dari dana yang terkumpul kami belikan dapat 2 tangki air selanjutnya kami salurkan ke dua titik lokasi yaitu di Rt. 02 Rw. 04 dan Rt 04 Rw 04 Dk. Gendohan Ds. Sarimulyo, Kecamatan Winong. Semoga kami bisa mengirimkan bantuan di hari berikutnya. Terima kasih semuanya atas kerjasama, dukungan dan partisipasinya semoga berkah. Aamiin,” ujarnya.
Mewakili warga Dukuh Gendohan, Sujak mengucapkan banyak terima kasih dan berharap banyak pihak-pihak yang terus peduli pada warga dukuhannya. “Semoga Allah membalas kebaikan bapak ibu semua dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin,” tandasnya. (*)

Spirit M5 untuk Menambah Semangat dan Panjang Usia

0

BLORA.-

Agar bisa tetap Sehat, Produktif dan Bermanfaat disarankan untuk mengamalkan M5 dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikan penasehat PWRI Blora, H. Soekardi yang sekarang sudah berusia 90 tahun.
Dalam acara rapat pengurus Persatuan Wredatama RepIublik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora di ruang pertemuan setempat, H. Soekardi memaparkan makna 5M pada Sabtu (7/10/2023).
Akronim M5 bila dimaknai sepenuh hati bisa untuk menambah semangat hidup dan panjang umur bagi para lansia yang tergabung dalam pengurus PWRI Kabupaten, sehingga perlu ditularkan sebagai pengalaman pribadi yang selama ini telah dijalani dan terbukti memberi hasil.
(M1) – Melaksanakan ibadah secara teratur dan tepat waktu serta diupayakan secara berjamaah.
Sebagai seorang muslim salat lima waktu dan salat sunah tidah pernah lowong bahkan amalan langsung diwujudkan dalam tindakan nyata untuk selalu peduli dan berbagi kepada sesama umat yang saat ini sedang menderita.
Apa yang dilaksanakan dalam menebar kasih sayang kepada kaum lemah dilandasi dengan niat baik dan keiklhasan.
(M2) – Minum air putih hangat setiap pagi sebelum kegiatan wudu salat tahajud dengan keyakinan bahwa di dalam mulut banyak produk enzym yang sangat bermanfaat bagi kesehatantubuh yang langsung bisa terbawa air minum ke perut saat pagi hari.
(M3) – Menjadikan budaya silaturahmi sebagai kebutuhan hidup sehari-hari karena dengan silaturahmi membuat hati jadi senang dan hidup makin tenang serta punya banyak teman.
Sepekan sekali di rumah pribadi selalu diagendakan kegiatan tembang kenangan dengan para teman teman purna tugas dan sahabat yang suka menyanyi.
(M4) – Menikmati keindahan alam bersama keluarga,sahabat dan teman sejawat dengan melaksanakan kegiatan tamasya baik di wilayah Blora maupun ke tempat wisata di luar kabupaten Blora.
Ia punya prinsip biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tamasya tidak akan membuat hidup miskin atau sengsara malah hasilnya sebaliknya hidup makin bahagia dan hilang duka lara.
(M5) – Membiasakan hidup sehat tanpa obat dengan melakukan kegiatan olah raga secara rutin, makan dengan menu gizi sesuai kebutuhan dan seimbang. Utamanya sering makan sayur sayuran, buah-buahan dan hindari makanan terlalu manis, asin, berkolestorol serta istirahat yang cukup paling lambat jam 23 malam harus sudah tidur.
Wejangan H. Soekardi menjadi sebuah anugrah yang tak ternilai bagi pengurus dan anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia(PWRI) Kabupaten Blora.
Sebagai penasehat, H.Soekardi yang saat ini sudah berumur 90 tahun adalah sosok tokoh masyarakat kota satai yang memiliki hoby menyanyi dan menikmati keindahan alam atau gemar bertamasya bersama keluarga di alam terbuka.
H. Soekardi adalah mantan Kepala SMAN 1 Blora yang sampai saat ini masih banyak aktivitas kegiatan sosial kemasyarakatan, kegiatan seni budaya tembang kenangan dan keroncong serta sangat peduli kepada kaum yang belum beruntung dengan selalu aktif berbagi memberi paket sembako kepada kaum duafa.
Ada pitutur yang bijak sebelum mengakhiri wejangan yang bertuah, yaitu dalam pergaulan hidup sehari-hari jangan pernah menghina, memfitnah apalagi menyakiti orang lain tapi tebarkan terus aura kasih sayang dan spirit guyub rukun sesarengan mbangun Blora Mustika. (*)

Pulang Kampung, Bukhri Jabat Camat Randublatung

0

BLORA.-

Bertempat di Balai Kantor Kecamatan Randublatung telah dilaksanakan serah terima matriil jabatan camat Randublatung Kabupaten Blora, Senin (2/10/2023).
Acara dimulai pukul 01.30 Wib diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dilanjutkan penanda tanganan serah teima jabatan dari Plt Camat Randublatung Wahyu Triatmoko S.Com kepada Camat baru Drs. Bukhri, M.Si yang sebelumnya njabat Camat Jepon Kabupaten Blora.
Serah terima tersebut dihadiri oleh Forkopincam diantaranya Danramil 09 Randublatung Kapten Chb. Sudiyono, Kapolsek yang diwakili Iptu Jaikun,Kalur Wulung bersama Isteri, Kalur Randublatung bersama Isteri, Kades se-Kecamatan Randublatung bersama Isteri,dan Kepala Sekolah SMP, SMA sedrajat se-Kecamatan Randublatung, dan penderek dari Kecamatan Jepon.
Pada kesempatan itu Plt Camat Wahyu Triatmoko S.Con mengemukakan beberapa hal yang disampaikan kepada tamu ungdangan. “Selamat datang pak Bukhri semoga langsung betah karena pak Bukri ibarat pulang kampung,” ucap Wahyu.
Lebih lanjut Wahyu mengucapkan terima kasih kepada Danramil, Kapolsek,dan Kades se-Kecamatan Randublatung yang selalu bersinergi dalam melaksanakan tugas kesehariannya,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu Bukhri camat yang baru menyampaikan beberapa hal yang terkait keberangkatannya dari Jepon,
“Saya dan rombongan berangkat dari Jepon sekitar pukul 10.30 Wib, ternyata sampai sini sudah disambut oleh teman-teman lama sehingga suasana basi menjadi hangat dan gembira”, kelakarnya.
Selanjutnya Drs Bukri sedikit cerita perihal hingga dia diangkat jadi Camat. “Memang jadi camat itu enak,karena segala pekerjaan tinggal perintah, namun demikian mau berangkat jadi camat itu ujiannya sangat sulit,” tutur Bukri.
Sementara itu perwakilan dari Ketua Praja Randublatung yang diwakili oleh Kepala Desa Pilang Suyatno S.Sos mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir pada siang itu,
“Saya mewakili teman-teman Praja mengucapkan selamat datang pak Bukhri beserta rombongan dari Jepon dan terima kasih kepada Mas Wahyu yang selama kurang lebih 5 bulan sebagai Plt Camat Randublatung berjalan baik, lancar tidak ada halangan yang berarti,” ucap Yatno. (*).

Kasus Pengisian Perangkat Desa Tambakromo Memanas, Polisi Panggil Panitia dan Perangkat Desa Terpilih

0

PATI.-

Kasus pengisian perangkat desa Tambakromo mulai memanas. Dalam menindaklanjuti laporan, Polresta Pati sudah memanggil pihak-pihak terkait mulai dari panitia pengisian perangkat desa, calon perangkat desa, dan perangkat desa terpilih pada waktu itu.
Polisi tampaknya tidak main-main dalam menindaklanjuti laporan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan seleksi perangkat Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati pada Tahun 2016.
Sukardi bin Sumo Legiyo, warga Desa Tambakromo RT.06 RW.01 yang Kadus dan anggota dalam panitia pengisian perangkat desa tahun 2016 itu mengaku telah mendapat panggilan polisi.
Kepada awak media Sukardi membeberkan, bahwa pada saat pengisian perangkat desa Tambakromo dirinya hanya sebagai anggota biasa. “Saat itu saya mendapat honor 2 juta rupiah, urusan lain saya tidak tahu menahu,” katanya.
Sukardi juga menceritakan kondisi dua orang teman yang lain yaitu Bayan Tosa dan Maji yang dalam kepanitiaan menjabat sekretaris dan bendahara. “Sebenarnya mereka ingin mengembalikan honor yang pernah mereka terima,” ujarnya.
“Ada juga teman lain yang pasrah menerima hukuman karena sudah merasa bingung menghadapi kasus tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu Kanit Iidik III Sat Reskrim Polresta Pati, IPTU Reyhan Kusuma S.Tr.K.,MH.,MM membenarkan bahwa ada pemanggilan terhadap perangkat desa Tambakromo atas nama Sukardi pada hari Kamis tanggal 5 Oktober 2023, pukul 13.00 WIB. (*)

“Pasar Tayu Bersholawat” Hadirkan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Jepara

0

Bertempat di halaman pasar tayu bagian selatan, paguyuban pedagang Pasar Tayu mengadakan acara bertajuk “Pasar Tayu Bersholawat” dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW pada Rabu (4/10/2023). Acara yang dibuka dengan tari sufi dengan iringan hadrah al Habsyi dari Tayu-Pati itu menghadirkan pembicara kondang, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Jepara.

Dalam kegiatan yang diprakarsai oleh paguyuban pedagang pasar itu juga dilaksanakan acara pemberian pemberian santunan kepada yatim piatu dan warga kurang mampu.
Dalam sambutannya, Didik Nurwahyudi selaku ketua panitia dan juga ketua paguyuban mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan turut mendukung suksesnya acara tersebut. “Untuk para donatur dan relawan serta rekan-rekan pedagang Pasar Tayu, semoga setelah berlangsungnya acara hari ini, jumlah pengunjung Pasar Tayu akan bertambah, dan mampu melipatgandakan pendapatan juga rizky para pedagang,” ujarnya.
Sementara itu Rumadi, SH selaku kepala Pasar Tayu mengaku senang dan bangga melihat kompak dan guyub-rukunnya paguyuban pedagang Pasar Tayu.
“Saya berharap acara seperti ini dapat digelar setiap tahun meskipun dari pihak pasar hanya mampu memfasilitasi tempat saja,” katanya.
Rumadi mengakui, bahwa inisiatif dari kegiatan tersebut adalah murni dari rekan-rekan pedagang. “Saya setuju sekali Mas untuk acara ini diselenggarakan tiap tahun, karena dapat meningkatkan jumlah pengunjung pasar dan pendapatan juga meningkat serta meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (*)

Curi Emas di Rumah Warga Bleboh-Jiken, Pria Asal Jepara Diamankan Polisi

0

BLORA.-

Unit Reskrim Polsek Jiken Polres Blora menangkap HS (35), pria asal Bangsri, Jepara karena melakukan tindak pidana pencurian dengan bemberatan di rumah warga Desa Bleboh Kecamatan Jiken Kabupaten Blora pada Senin (18/10/2023).
Awal kejadian saat korban meninggalkan rumah, bepergian ke Cepu untuk berbelanja sekitar pukul 10.00 WIB, sorenya ketika korban pulang dan membuka kunci pintu rumah lalu ke dapur, korban mendapati pintu dapur sudah dalam keadaan terbuka.
“Jadi si Pelaku ini masuk dengan membobol pintu dapur, kemudian masuk ke dalam kamar korban dan mengambil perhiasan emas seberat kurang lebih 200 gram di dalam lemari pakaian di kamar Korban,” ucap Kapolsek Jiken Iptu Zaenul Arifin, S.H., M.H.
Hasil penyelidikan yang dilakukan Polres Blora mengarah ke HS yang berada di wilayah Kabupaten Jepara, selanjutnya polisi menangkap pelaku pada tanggal 21 September 2023.
“Awalnya pelaku tidak mengaku, namun setelag dilakukan interogasi dan penggeledahan di rumah pelaku, ditemukan 1 tas kecil berisi perhiasan emas, di rumah pelaku juga ditemukan Linggis kecil yang merupakan alat kejahatan,” imbuh Iptu Arifin.
Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Jiken untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, pelaku diancam Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan.
Akibat kejadian tersebut, Korban ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp. 78.000.000,- (Tujuh puluh delapan juta rupiah). (*)