Lomba Mewarnai Koran Diva Disambut Antusias Anak-anak TK se-Blora

Korandiva-BLORA.- Ketika sebagian besar anak-anak kini lebih akrab dengan layar gawai dibanding lembar koran, Dewan Redaksi Koran Diva justru memilih bergerak melawan arus. Menjelang deadline cetak edisi 1067, Kamis malam (7/5/2026), Ketua Dewan Redaksi Koran Diva, Sucipto bersama dua awak redaksi terlihat sibuk menyortir ratusan hasil karya mewarnai kiriman murid-murid TK dari berbagai wilayah di Kabupaten Blora.

Pemandangan itu menjadi penanda bahwa media cetak ternyata belum sepenuhnya kehilangan tempat di tengah serbuan media sosial dan konten digital yang semakin agresif merebut perhatian anak-anak.

Melalui rubrik “Mewarnai Berhadiah”, Koran Diva mencoba menjalankan fungsi media yang mulai jarang disentuh banyak penerbit: media pendidikan. Program tersebut mengajak anak-anak usia dini mengenal koran bukan sekadar sebagai barang bacaan orang tua, melainkan ruang kreativitas dan apresiasi karya.

“Ini luar biasa, hampir seratus sekolah TK mengirimkan karya murid-muridnya,” ujar Sucipto saat proses penjurian berlangsung.

Di tengah menurunnya minat baca media cetak secara nasional, langkah yang dilakukan Koran Diva dinilai menjadi kritik tersendiri terhadap pola konsumsi informasi masyarakat saat ini. Anak-anak kini tumbuh dalam budaya instan media sosial, sementara kedekatan dengan media cetak perlahan memudar.

Karena itu, lomba mewarnai ini tidak hanya soal hadiah dan kompetisi, tetapi juga upaya memperkenalkan kembali eksistensi koran kepada generasi baru. “Selain hadiah, para juara juga mendapat sertifikat sebagai kenang-kenangan,” tambahnya.

Sucipto menegaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan anak usia dini. Menurutnya, kreativitas anak perlu terus dirangsang melalui aktivitas sederhana namun edukatif seperti mewarnai.

“Melalui kegiatan ini, Koran Diva ikut mendukung program pemerintah dalam memajukan pendidikan sejak usia dini,” katanya.

Untuk edisi lomba yang diterbitkan 27 April 2026 lalu, dewan juri menetapkan tiga pemenang utama, yakni Juara 1 diraih Den Raka Mahesa dari TK TRISULA 1 Blora, Juara 2 diraih Aishwa Nahla Regina Adisty dari TK ABA II, dan Juara 3 diraih Kanaya Zalfa Qirani dari TK Islam Nurul Iman Cepu.

Dengan distribusi koran yang telah menjangkau 16 kecamatan di Kabupaten Blora, manajemen Koran Diva optimistis peserta lomba akan terus bertambah. Terlebih, lomba tersebut dibuka gratis khusus pelanggan Koran Diva yang memiliki anak usia TK.

Peserta cukup memotong halaman lomba mewarnai dari koran cetak, kemudian mengirimkannya ke kantor redaksi Diva di Cepu atau menitipkannya di lapak koran milik Mas Parjo di depan Kantor Pemda Blora.

Di saat banyak media berlomba mengejar klik dan viralitas, langkah sederhana Koran Diva ini justru mengingatkan bahwa media massa masih memiliki tanggung jawab sosial: mendidik, membangun kreativitas, dan menjaga kedekatan dengan masyarakat sejak usia dini. (*)

Koran DIVA Cetak Edisi 1067, Terbit Tanggal 11 Mei 2026

spot_img

BERITA TERBARU

BERITA TERKAIT
Related