Sumur Rakyat Blora Dilegalkan, Koperasi-UMKM Kini Suplai Langsung ke Pertamina

Korandiva-BLORA.- Tata kelola sumur minyak rakyat di Blora memasuki fase baru. Koperasi dan UMKM resmi mengantongi legalitas untuk menyuplai minyak mentah langsung ke Pertamina, usai penandatanganan PKS di Pertamina EP Cepu Regional 4.

Tiga entitas utama—BUMD Blora Patra Energi, Koperasi Blora Migas Energi (BME), dan PT Mataram Connection Nusantara—akan mengelola sedikitnya 2.188 sumur rakyat. Langkah ini diklaim menjadi solusi penataan sektor yang selama ini kerap berada di wilayah abu-abu.
Ketua BME Sutrisno menyebut, suplai kini sah secara hukum setelah melalui uji kualitas ketat. Sampel 5.000 liter dari sumur Desa Botoreco hanya mengandung kadar air 0,1 persen—jauh di bawah ambang batas 0,5 persen yang ditetapkan Pertamina.

‘’Kemarin saya bersama Mataram Connection ke Jakarta, untuk menandatangani kerja sama langsung bersama Pertamina melalui PKS dan akan menyuplai ke Pertamina,’’ ujarnya.

Langkah pengelolaan ini juga mendapat lampu hijau dari SKK Migas. Sutrisno menyebut, regulator hulu migas tersebut berharap potensi sumur yang ada bisa dimaksimalkan untuk mendongkrak lifting nasional.

‘’Pesannya Blora bisa meningkatkan produksi minyaknya dan harapannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat lokal,’’ pungkasnya.
Meski mendapat restu SKK Migas dan digadang memperkuat lifting nasional serta ekonomi lokal, skema ini tetap menyisakan pekerjaan rumah: pengawasan, transparansi, dan konsistensi standar di lapangan. (*)

Koran DIVA Cetak Edisi 1066, Terbit Tanggal 27 April 2026

spot_img

BERITA TERBARU

BERITA TERKAIT
Related