Ratusan Tanaman Jati Milik Perhutani Ditebang Orang Tak Dikenal

. – Ratusan tanaman Jati milik Perum di petak 58a, 58e, 80a, dan 61a RPH Beran, BKPH Boto dirusak oleh orang tidak dikenal, pengrusakan tanaman jati tersebut pertama kali ditemukan oleh KRPH Beran, Khusaini Rabu (01/09/2021).

Aksi tersebut terjadi pada hari Rabu, 1 September 2021 antara pukul 01.00 s/d 04.30 WIB dini hari. Karena petugas lapangan pada saat itu sekitar pukul 00.00 melakukan di lokasi tersebut belum terjadi apa–apa, namun menjelang pukul 05.00 WIB patugas melewati lokasi tersebut telah terjadi pengrusakan tanaman jati umur 2 tahun tersebut di petak tersebut dengan menebangi hampir semua tanaman jati yang ada.

Pengerusakan yang diduga dilakukan lebih dari 5 orang lebih tersebut ditengarai akibat sangat ketatnya penjagaan kawasan hutan di tegakan yang kayunya besar-besar, yang mengakibatkan para tidak bisa mencuri kayu. Sehingga melakukan sabotase pengerusakan tanaman jati yang masih muda.

Baca Juga:  Pom Mini dan Toko di Tambakromo Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai 500 Juta

Administratur Perhutani melalui Asper KBKPH Boto Bambang Budiarto mengatakan, pihaknya sampai saat ini telah melaporkan kejadin tersebut kepada pihak kepolisian dan langsung ditindaklanjuti oleh untuk dilakukan identifikasi di lokasi kejadian.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian yang akan menyelidiki atas kejadian ini, dan sampai saat ini kami masih memantau dan mengamankan tempat kejadian sampai dengan selesainya polisi melakukan identifikasi,” katanya.

Sementara itu , AKP Wismo menyampaikan bahwa setelah mendapatkan laporan dari pihak perhutani, Polsek Randublatung langsung menerjunkan petugas untuk melakukan identifikasi di .

“Berdasarkan laporan dari pihak Perhutani kami langsung menerjunkan petugas kami ke lokasi untuk melakukan identifikasi di TKP, untuk selanjutnya kami akan laporkan dan kerjasama dengan untuk menyelidiki siapa dan apa motif dari kejadian ini,” ujar AKP Wismo. (*)

Baca Juga:  Diterjang Banjir Bandang, Bangunan Talud Senilai 130 Juta di Desa Sarirejo Jebol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *