Beranda blog Halaman 90

Ratusan Peserta Ikuti Lomba Layang-layang Hias Bupati Blora Cup 2024

0

Korandiva-BLORA.– Lomba layang-layang hias Bupati Blora Cup 2024, kerja bareng Blora Sosial Media (Blosmed) dengan Kelurahan Mlangsen (Blora Kota) yang digelar di area persawahan jalan baru, Kelurahan Mlangsen, Minggu (8/9/2024), sore, benar-benar menjadi hiburan warga.

Ada yang menarik di lomba yang tahun ini sudah diselenggarakan ketiga kalinya. Jumlah peserta meningkat, yakni mencapai ratusan. Mereka selain dari lokal Blora, sebagian diantaranya datang dari luar kota. Seperti dari Solo, Ngawi, Tuban, Rembang, Bojonegoro, Klaten dan beberapa daerah lainnya.

Begitu dibuka Bupati Blora, Arief Rohman, ratusan motif layang-layang hias terbang menghiasi langit Blora. Mulai layangan bapangan, layangan tiga dimensi (3D). Motifnya juga sangat bervariatif, diantaranya motif dokar, gerobak lontong, gerobak bakso, kapal, tokoh pewayangan, Burung Garuda, kayu jati. Dan bahkan ada yang membuat layangan hias dengan motif karikatur Bupati Blora, Arief Rohman.

Bratasena, panitia lomba menyatakan, lomba layang-layang hias tersebut digelar masih dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI ke -79. Karena berbagai kesibukan, lomba baru terlaksana pada awal bulan September ini.

“Lomba layang-layang ini ada penilaiannya. Nantinya diambil juara 1 hingga 3. Selain itu adanya layang-layang Naga sebagai eksebisi juga akan diberikan apresiasi sebagai peserta dengan karya terbaik,” papar Bratasena.

Sena sapaan akrabnya mengaku, tema dalam lomba layang-layang kali ini mengangkat kearifan lokal. Sehingga para peserta bisa berkreasi membuat kearifan lokal yang ada di Blora. Setidaknya ada 120 peserta yang ambil bagian, baik dari Blora maupun luar Blora.

“Ada yang buat motif dokar, gerobak lontong, gerobak bakso, kapal, tokoh pewayangan, Burung Garuda, bahkan ada yang membuat karikatur Bupati Blora. Peserta ada yang dari solo, Ngawi, Tuban, Rembang, Bojonegoro. Untuk kegiatan ini kami lakukan setiap tahunnya, dan ini merupakan tahun ke-3,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Arief Rohman saat datang ke lokasi mengapresiasi lomba layang -layang hias tersebut. Dia mengatakan, tidak menyangka antusias pecinta layang-layang dan dan masyarakat yang luar biasa.
“Ini luar biasa, Pesertanya banyak dari luar Blora, penontonnya juga banyak yang hadir hingga selesai,” ungkapnya.

Bupati berharap, event seperti ini terus diselenggarakan setiap tahunnya. Sehingga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Blora. “Kegiatan seperti ini sangat positif. Semua bergerak, UMKM, hingga menjadikan wisata hiburan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berikut juara dari lomba layang-layang hias tersebut. Juara I diraih Cak Pank dengan motif layangan Dokar 3 D. Juara II, diraih Niam dari Tuban, Jawa Timur yang menerbangkan layang-layang motif Brotoseno hitam, sementara juara III diraih Niam dari Solo dengan motif layangannya, Tayub Tradisonal.

Sedangkan untuk juara harapan, masing-masing harapan I diraih Iqbal (Blora) dengn motif layangan lontong tahu 3 D, Harapan II Hariyanto dari Blora, motif layangan Barongan. Juara Harapan III diraih Jari dari Rembang, dengan motif layangannya Sawangan. (*)

BCF 2024, Bentuk Cawe-cawe Pemkab Blora dalam Tumbuh Kembangkan Budaya Tayub

0

Korandiva-BLORA.- Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora ikut menyemarakan tayub massal 3.000 penari dalan rangkaian acara Blora Culture Festival 2024 di lapangan Kridosono Blora, Sabtu (7/9/2024).

“Kami memberi respon positif terhadap terselenggaranya Blora Culture Festival (BCF) 2024. KORMI juga telah mengirimkan penari tayub untuk memberi dukungan dan berpartisipasi menyukseskan gelar tayub massal,” ujar Subekti, Pengurus KORMI Kabupaten Blora, Sabtu (7/9/2024).

Hal itu, menindaklanjuti Surat No 005/078-3 tertanggal 20 Agustus 2024 dari Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora.

Ia juga merasa senang dan bangga karena dengan adanya kegiatan tersebut secara langsung juga ikut membangkitkan dan memsyarakatkan olahraga rekreasi di Kabupaten Blora.

“Karena sangat bermanfaat, selain dapat menghibur masyarakat, menumbuhkan semangat persaudaraan dan Kerukunan juga ikut nguri uri budaya leluhur serta dapat memotivasi generasi milenial agar ikut merasa memiliki bahwa budaya tari tayub mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan umat untuk tetap dilestarikan,” ungkapnya.

Sementara itu H.Soedadyo, Sekretaris KORMI mengungkapkan dengan digelarnya BCF 2024 berarti Pemerintah Kabupaten telah hadir dalam ikut cawe-cawe mempromosikan dan menumbuh kembangkan budaya tayub kepada masyarakat luas sehingga seni tayub makin dicintai dan digandrungi oleh masyarakat.

Termasuk menggelar BCF 2024 merupakan keputusan yang bijak dan cerdas dari Bupati Blora Dr. Arief Rohman karena dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan agenda penyerahan sertifikat pencatatan inventarisasi dari Kementerian Hukum dan HAM yang memutuskan dan menjelaskan bahwa tayub Blora telah resmi dicatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) yang merupakan bentuk pengakuan penting atas keberagaman budaya tradisional yang dimiliki oleh Kabupaten Blora.

“Dengan adanya sertifikat tersebut tak perlu dikawatirkan lagi budaya tradisional yang dimiliki akan diakuhi atau diklaim kekayaan intelektual oleh pihak lain,” ucapnya.

Beberapa warisan budaya tradisional yang telah tercatat dalam KIK selain Tayub,yaitu wayang krucil,jipang panolan,Jamasan dan kirab pusaka Kyai Bismo,Sedulur Sikep,Wayang tengul,Grebeg Sedekah Bumi, serta tradisi perang nasi di desa Gedang Dowo dan Jamasan pusaka Mbah Ndoro Balun.

Dalam kesempatan yang sama, H.Harsono Wakil Ketua KORMI sangat berharap agar BCF ditahun yang akan datang bisa diselenggarakan oleh Bupati lebih semarak,variatif dan peserta lebih banyak lagi karena kegiatan seni tayub dapat meningkatkan imunitas diri dan penangkal stres.
Lain halnya kesan yang diungkapkan oleh Pambayun dan Windrati pengurus KORMI yang ikut menjadi peserta BCF 2024.

Ia menyampaikan uneg-uneg bahwa gelar BCF selain dapat menghibur diri juga dapat dijadikan forum silaturahmi akbar yang bisa jadi ajang sesarengan mbangun K3-Kerukunan, Kekeluargaan dan Kebahagian. (*).

Ikuti FGD Penjaminan Mutu RPL Desa di Solo, PMD Blora: Tahun Depan Akan Buka Program RPL Desa S2

0

Korandiva-BLORA.- Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang saat ini mewadahi mahasiswa RPL Desa Kabupaten Blora dan Kabupaten Semarang, UNNES yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang dikerjasamakan oleh Kemendes PDTT RI menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) di Solo tgl 4-5 September 2024.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut diantaranya; Kepala BPSDM Kemendes PDTT RI Prof. Lutfia Nur Laili, Wakil Rektor 1 UNNES Prof Dr Zaenuri, SE, MSi, Ketua Prog RPL Desa UNNES Prof. Dr Nanik Wijayati, MSi.

Sementara peserta FGD anara lain Dinas PMD Kabupaten Blora, Semarang, Pemalang, Grobogan, Demak, Kudus, Bojonegoro, Kendal, Magelang, serta seluruh jajaran Prodi UNNES program RPL Desa.

Selain diskusi tentang evaluasi pelaksanaan RPL Desa yang sudah berjalan di Kab Blora & Kab Semarang, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan sosialisasi bagi kabupaten lain yang belum melaksanakan program RPL.

Pada kesempatan ini Dinas PMD Kabupaten Blora yang diwakili oleh Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Blora, Heksa Wismaningsih ditunjuk menjadi salah satu narasumber best practice pelaksana teknis subsidi APBD bagi mahasiswa RPL desa.

Menurut Heksa, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa adalah program afirmasi untuk memberikan pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal atau nonformal atau informal, dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal di tingkat S1.

Hasil belajar sebelumnya di perguruan tinggi (hasil belajar formal) diakui melalui asesmen untuk transfer kredit.
“Hasil belajar sebelumnya dari pengalaman kerja, pelatihan, belajar mandiri dan lain-lain (hasil belajar nonformal dan informal) diakui melalui asesmen dan rekognisi untuk memperoleh sks/kredit,” ujarnya.

Heksa menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa dan pembangunan desa yang lebih baik.
Dasar hukumnya; UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, Peraturan Presiden Nomor 8/2012 mengenalnya sebagai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Peraturan Mendikbudristek Nomor 41/2021 tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 162/E/KPT/2022, MoU lintas kementerian yakni Kemendes PDTT, serta Kemendikbud dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 2021 tentang afirmasi Pendidikan Tinggi untuk desa.

“Peserta yang berhak mengikuti program RPL Desa diantaranya; Kepala Desa, Perangkat Desa, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tenaga Pendamping Profesional, Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD), Pengurus BUMDesa/BUMDes Bersama, Pengurus Lembaga Kemasyarakatan Desa/Lembaga Adat Desa, Pendidik/Guru di desa, Tenaga Kesehatan di Desa, dan pegiat desa lainnya,” papar Heksa.

Saat ini program RPL Desa S1 sudah berjalan masuk semester 3 dari 4 semester yang akan ditempuh selama 2 tahun. Jumlah mahasiswa sebanyak 266 di 6 jurusan/prodi: Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Sosiologi Antropologi, Pendidikan Ekonomi, Manajemen, Ekonomi Pembangunaan & Akuntansi.

Biaya UKT per semester sebesar 5,4 juta masing-masing mahasiswa mendapat subsidi beasiswa dari APBD sebanyak 50% biaya UKT per semester sebnyk 2,7 juta.

Program RPL Desa S1 di Kabupaten Blora merupakan gagasan Bupati Blora yang ditindaklanjuti dengan melaksanakan perjanjian kerja sama (PKS) dengan UNNES dan BPSDM Kemendes PDTT RI. “Pada tahun yang akan datang, program ini akan dilanjuti dengan membuka program RPL Desa S2,” tandasnya. (*)

Diduga Salah Gunakan Dana Desa dan BLT, Kades Winong Didemo Ratusan Warganya

0

Korandiva-PATI.- Ratusan warga menggelar aksi demo di Kantor Desa Winong dan Kantor Kecamatan Winong Kabupaten Pati, Senin (2/9/2024). Mereka membawa berbagai poster, boneka kertas, dan juga replika sebagai ungkapan ketidak puasan warga desa atas kepemimpinan Kepala Desa Winong.

Poster dan keranda yang dibawa bertuliskan, “Hilangnya Kepercayaan Masyarakat”, sementara boneka benbentuk tikus berdasi seolah menggambarkan seorang pejabat rakus yang memakan hak rakyat.
Rombongan warga itu dinahkodai oleh Kowo selaku Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) yang diikuti oleh para tokoh Desa Winong.

Pada orasinya Kowo mengungkapkan, bahwa Kades Winong diduga telah melakukan penyalahgunaan keuangan Dana Desa (DD) hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT). “Total kerugian Rp 300 juta,” ujarnya, Senin (2/9/2024).

“Kepala Desa Winong, Ujok Budianto tidak tertib dalam kinerja, dalam absensi, tidak bisa memimpin, tidak pernah ngantor, tidak pernah ada koordinasi dengan BPD, dan juga perangkat desa,” sambung Kowo.

“Tuntutan Warga Desa Winong adalah, “KEPALA DESA MUNDUR”, karena ada dugaan korupsi, penyalahgunaan anggaran. Dugaan penyalahgunaan BLT, dana BUMDES dan Dana Desa. Nilainya sekitar Rp 300 jutaan,” tandas Kowo.

Sementara itu Camat Winong, Luky Pratugas Narimo mengatakan bahwa usai menerima rombongan demo pihaknya langsung melaporkan keluhan warga Winong ke Pj Bupati Sujarwanto Dwiatmoko.

Menurut Luky, Pemkab Pati akan menurunkan auditor ke Desa Winong Kecamatan Winong untuk melakukan audit. “Bukan audit reguler, tapi khusus di Desa Winong Kecamatan Winong,” ujarnya.

Luky menambahkan, yang bisa menentukan telah terjadi pelanggaran yang menyebabkan kerugian negara, berikut besaran kerugian negara adalah Inspektorat.

“Kalau ternyata nanti hasil laporan pemeriksaan mengarah kepada tindak pidana korupsi, tanpa diminta mundur, konsekuensi mundur akan diterima kepala desa,” tandas Camat Winong. (*)

Kades Tamansari Akan Bangun Lapangan Volly di Dukuh Karangnongko

0

Korandiva-PATI.-Masih dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 Republik Indonesia, warga Desa Tamansari Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati mengadakan berbagai lomba yang diikuti remaja karang taruna setempat dari tingkat RT maupun tingkat RW pada hari Miggu (1/9/2024).

Selain mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan, kegiatan lomba juga dipergunakan sebagai ajang silaturahmi antar warga, sekaligus mencari bakat prestasi muda-mudi di desa itu.

Dari bermacam lomba, yang paling menarik dan mendapat simpati remaja adalah pertandingan Bola Volly. Peserta lomba bola voly terdiri dari tim pedukuhan, tim karangtaruna, tim gabungan perangkat desa, dan tim lembaga yang ada di Desa Tamansari.

Kepala Desa Tamansari Dwiyanto dalam sambutan pembukaan menga mengaku senang dengan diselenggarakannya kegiatan yang digelar di lapangan Dukuh Kerepare Kulon.

“Ini lapangan bola volly baru, dan pertandainganini merupakan kegiatan perdana di lapangan ini. Semoga lapangan ini bisa melahirkan atau menciptakan atlit-atlit baru dalam olah raga bola volly,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Dwiyanto juga menambahkan, bahwa kelak akan menyusul lagi, Pemdes Tamansari akan membuat lapangan volly di Dukuh Karangnongko yang letaknya di perbatasan Dukuh Sani,” ungkapnya.

Apa yang disampaikan Pak Kades itu menjadi kabar gembira bagi warga Dukuh Karangnongko, ditambah lagi dalam pertandingan perdana kali ini, Tim dari Karangnongko berhasil merebut juara.

“Semoga rencana pembangunan lapanganbola volly segera terialisasi, sehingga kam bisa berlatih,” ujar salah satu penonton pertandingan bola volly yang juga warga Dukuh Karangnongko. (*)

Perhutani KPH Randublatung Berikan Bantuan Jamban kepada Masyarakat Desa Banyuurip

0

Korandiva-BLORA.-Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung menyerahkan dana bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk perbaikan sanitasi yang layak (Program Jambanisasi) kepada masyarakat di Desa Banyuurip Kecamatan Banjarejo wIlayah hutan ikut BKPH Temanjang KPH Randublatung, Senin 2 September 2024.

Hadir dalam dalam giat itu Administratur KPH Randublatung yang diwakil oleh KSS Kemitraan Produktif Junaidi beserta Staf HK AKP Triyono, Kemitraan Henu. M, dan tenaga pendamping masyarakat Ndaruwati Habib. Sementara keluarga yang mendapat bantuan diantaranya Parmin, Sirin, Pasiyem, Pariyo, dan anggota LMDH Temanjang.

ADM KPH Randublatung dalam sambutannya melalui KSS Kemitraan Produktif Junadi menyampaikan terima kasih kepada masyarakat sekitar hutan yang sudah mendapat bantuan non PUKM.

“Kami merasa lega dan senang karena bantuan pembuatan jamban di Desa Banyuurip sudah terlaksana, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Perhutani terhadap masyarakat desa hutan. “Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dan agar dirawat sebaik baiknya,” pesannya.

Selain itu Junaidi menghimbau agar masyarakat sekitar ikut menjaga kelestarian lingkungan dan khususnya hutan.
Di waktu yang sama Ketua LMDH Ngudi Karyo, Waras mengucapkan terima kasih kepada Perhutani yang telah memberi bantuan jamban di Desa Banyuurip.

“Saya atas nama teman-teman sangat berterima kasih pada Bapak pajabat Perhutani yang hadir, kami dan masyarakat desa Banyuurip agar senantiasa ikut menjaga keamanan hutan dan kelestarian hutan alam bisa lestari sepanjang masa”, katanya. (*)

Karnaval di Desa Panolan, Hadirkan Seni Tradisional dan Musik Gamelan

0

Korandiva-BLORA.- Di penghujung Agustus, tepatnya pada Sabtu (31/8/2024), Pemerintahan Desa Panolan Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, menggelar perayaan HUT Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia dengan menggelar acara karnaval pembangunan. Dengan penuh antusiasme, warga desa mengikuti acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB itu.

Kepala Desa Panolan, Kurmaeni Kurniawan menggerakkan peserta karnaval dengan pekikan kata “merdeka”. Dalam sambutannya, Kurmaeni menegaskan pentingnya menggali seluruh potensi warga Panolan sebagai kekuatan positif yang mampu mempererat persatuan masyarakat.

“Semua potensi warga Panolan, jika digali dengan baik, bisa menjadi kekuatan besar untuk memajukan desa kita,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini merupakan media penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. “Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk saling bersilaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan membangun persatuan di antara kita semua,” tambahnya.

Kurmaeni juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik.

Marching Band dari Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Panolan membuka karnaval dengan penampilan yang enerjik, mengiringi semangat peserta dan penonton.

Karnaval ini menampilkan beragam kesenian tradisional, termasuk tarian daerah dan musik gamelan, yang dibawakan oleh peserta dari setiap dusun. Mereka tidak hanya menampilkan kebudayaan lokal tetapi juga memamerkan berbagai inovasi dalam pembangunan desa, mulai dari pertanian hingga kerajinan tangan.

Pusat acara berlangsung di lapangan depan rumah panggung Desa Panolan, yang juga menjadi lokasi panggung utama untuk pembagian hadiah dan doorprize.

Antusiasme warga memuncak saat pengumuman pemenang lomba dan pembagian doorprize yang penuh kejutan. Suasana semakin semarak dengan tepuk tangan dan sorakan kegembiraan dari penonton.

Ketua Panitia, Imroyati, S.H.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT RI tahun ini bukan hanya menjadi momen refleksi atas perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Kami berharap rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan semangat kebersamaan, gotong-royong, dan cinta tanah air di antara warga Desa Panolan,” ujarnya.

Imroyati juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan acara ini, dengan harapan apa yang dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi seluruh warga Desa Panolan.

Karnaval ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan kemerdekaan bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan dengan tindakan positif dan bermanfaat. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus tumbuh dan berkembang demi kemajuan Desa Panolan di masa depan. (*)

Jabatan Diperpanjang 2 Tahun, Kades Jetak-Kunduran Gelar Acara Sholawat Bersama Habib Syafi’i Alaydrus dari Solo

0

Korandiva-BLORA. – Acara Jetak Bersholawat bersama Habib Syafi’i Alaydrus dari Solo dengan pengisi acara inti KH. Syafi’i dari Grobogan, digelar di rumah Siti Fatimah, kepala Desa Jetak Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Sabtu (31/8/24).

Kegiatan sholawat dihadiri seluruh aparatur Desa Jetak, dan seluruh ketua RT, RW, Kadus dan para ibu-ibu PKK, BPD. serta warga masyarakat.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkompincam Kecamatan Kunduran beserta jajaran TNI dan Polri. Hadir pula dari jajaran MWC NU Kunduran beserta seluruh Banomnya, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Kunduran.

Menurut Kades Jetak, Siti Fatimah, acara sholawatan dilaksanakan sebagai rasa syukur atas diperpanjangnya jabatan kepala desa hingga 2 tahun.

“Alhamdulillah, jabatan Kades yang sebelumnya 6 tahun sekarang jadi 8 tahun, dan SK perpanjangan sudah diberikan oleh Bupati Blora pada 23 Juni 2024 lalu,” ujar istri anggota DPRD Blora dari Fraksi-PKB, Munawar, SH, yang sekarang terpilih lagi untuk periode 2024-2029.

Alumni SMEA Negeri Blora lulusan Tahun 1996 yang akrab disapa Bu Fatimah oleh warganya itu menjabat Kades Jetak sudah dua periode sejak Tahun 2013. Di tengah kebahagiaannya yang mendalam, wanita yang dikaruniai tiga anak itu menggelar acara do’a dan sholawat bersama.

“Saya bersyukur, masih bisa melanjutkan pembangunan untuk dua tahun kedepan. Khususnya untuk warga Desa Jetak, mulai dari pembangunan fisik dan pembangun non fisik demi kemaslahatan bersama untuk warga kami,” paparnya.

Hadir pada acara sholawat bersama, H. Abdullah Aminuddin, anggota DPRD terpilih Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi- PKB dapil 5 (Grobogan – Blora).

Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Kaji Amin itu menuturkan sekaligus memberikan motivasi serta semangat kepada warga Jetak dan seluruh warga Kunduran yang hadir, khususnya Kades Fatimah dan suaminya, Munawar. “Semoga warga masyarakat Blora senantiasa sehat dan sejahtera, khususnya warga Desa Jetak agar diberikan kesehatan dan tetap semangat,” tutur Amin.

“Yang jelas saya ucapkan selamat atas perpanjangan masa jabatan Bu Kades Jetak, Bu Siti Fatimah. Dan selamat juga kepada Bapak Munawar, karena terpilih kembali menjadi anggota DPRD dari Fraksi PKB periode 2024-2029. Tetaplah semangat mengemban amanah,” ucap Amin di sela-sela bersholawat.

Tampak hadir pula anggota DPRD Blora H. Ketut Kunarwo (Dapil II), dan H. Aliyudin (Dapil V), keduanya dari Fraksi PKB.

Di hadapan awak media Munawar menjelaskan, bahwa perpanjangan masajabatan Kades hingga 2 tahun itu merupakan implementasi dari Undang-Undang Desa Nomor 3 Tahun 2024, yang awalnya 6 tahun menjadi 8 tahun.

Munawar berharap pada sisa waktu 2 tahun kedepan, Bu Siti Fatimah juga mampu mengaspirasi pembangunan di Desa Jetak.

“Kita tidak terfokus dengan pembangunan fisik saja, melainkan juga mampu meningkatkan pembangunan dari sektoral sumber daya manusianya, khususnya warga Desa Jetak,” pungkasnya. (*)

Harga Jagung Anjlok, Petani Blora Hanya Bisa Pasrah

0

Korandiva-BLORA.- Harga jagung anjlok, para petani di Desa Gedebeg Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora hanya bisa pasrah. Di penghujung bulan Agustus, harga jagung Rp 4.800 untuk kadar air 17 (kering tes). Harga itu harga gudang , kalau untuk harga dari petani yang dibeli tengkulak bisa lebih murah lagi, tergantung nego antara petani dengan pedagang.

Hingga panen, petani jagung menunggu tanamannya kurang lebih 120 hari atau istilah bahasa jawanya “telung lapan”. Panjangnya waktu itu untuk memanen hasil yang maksimal dan untuk mengurangi kadar air (KA).

Dengan harga yang tidak menentu dan cenderung murah, Andi seorang petani jagung asal Desa Gedebeg mengaku hanya bisa pasrah. “Rego jagung gur payu 3700 bar selep yen diitung-itung blas ora ono sisane, gur mbalekke modale sarasan, Pak. Wis bibitte larang , tenogo mundak kabeh terus panenne ora cucuk,” ujar Andi kepada wartawan ketika ditemui di tempat ladang jagungnya.

Harapan petani di wilayah Kabupaten Blora, harga jagung bisa stabil dan pemerintah melalui dinas terkait yang membidanginya untuk ikut mengawal harga sehingga petani jagung tidak rugi.

Salah seorang pemilik gudang jagung di Ngawen, Suprianto saat di wawancara wartawan soal harga jagung yang tidak menentu mengatakan, bahwa harga jagung cenderung menurun dan tidak stabil akibat pasokan jagung yang masuk ke pabrik pakan ternak (fedmil) sangat melimpah.

“Sudah hukum alam, Mas. Kalau banyak pasokan otomatis harga turun, dan apabila pasokan kurang otomatis harga naik,” pungkasnya. (*)

Bupati Blora Hadiri Malam Resepsi 17 Agustusan di Joglo Guwo Sentono Desa Mendenrejo

0

Korandiva-BLORA.- Dirangkai dengan berbagai hiburan, malam resepsi dalam rangka merayakan HUT Republik Indonesia ke-79 di Joglo Guwo Sentono berlangsung meriah, lancar dan ramai.

Selain merupakan tempat wisata religi, Guwo Sentono yang lokasinya berada di tepi Bengawan Solo membuat nyaman siapapun yang datang menyaksikan penampilan grup campursari Laras Wijoyo dari Purwodadi, Grobogan dengan delapan penyanyi kondangnya.

Seni tari gambyong yang dibawakan oleh grup guru TK se-Kecamatan Kradenan menjadi penampilan perdana sebelum acara dibuka oleh Ketua Panitia Tujubelasan Aris Susanto yang tidak lain adalah Kepala Desa Sumber, Jum’at (30/8/2024).

“Selaku ketua panitia, kami mohon ma’af bila ada kekurangan dalam melaksanakan tugas negara di tingkat kecamatan, dan terima kasih atas dukungan dari semua lapisan masyarakat di wilayah Kradenan,” ujar Aris.

Hal senada disampaikan Camat Kradenan Tarkun SH M.Si, bahwa keberhasilan acara ini berkat dukungan dari semua elmen masyarakat khususnya Forkopincam Kecamatan Kradenan, sehingga acara berlasung aman tertib dan kondusif,” paparnya

Sementara itu Bupati Blora Dr Arif Rohman dalam sambutannya di depan masyarakat yang malam itu tumplek blek di area Guwo Sentono.

“Melihat antusias masyarakat Mendenrejo di sini, saya merasa lega karena warga Kradenan setia menunggu kedatangan kami dan rombongan walaupun agak telat,” ucap Arif.

“Masyarakat tentunya merasa senang dan bersyukur karena jalan di Blora selatan ini sebagian besar sudah halus walaupun belum 100%, dan mohon doanya insyaallah akan saya lanjutkan,” tandas Arief seraya mohon pamit karena esok hari ada acara cek up kesehatan untuk memenuhi persaratan maju lagi,” pungkas Gus Arif.

Di penghujung acara, diumuman dan diserahan Tropi untuk pemenang lomba dalam perayaan HUT RI ke-79 sebagai berikut:

Lomba Gerak Jalan kategori SD/ MI
Juara 1 SDN 4 Mendenrejo
Juara 2 SDN 3 Mendenrejo
Juara 3 SDN 2 Mendenrejo
Lomba Gerak Jalan kategori SMP/MTS
Juara 1 MTS Jompong
Juara 2 SMP.M.Sumber
Juara 3 MTS Jompong.

Lomba Gerak Jalan kategori SMA/UMUM.
Juara 1 SMA NU Kradenan
Juara 2 SMA NU Kradenan
Juara 3 SMA Muhamadyah
Lomba Karnaval kategori SD/MI
Juara 1 SDN 4 Mendenrejo
Juara 2 SDN 3 Mendenrejo
Juara 3 SDN 2 Mendenrejo
Lomba Karnaval kategori SMA/SMK/ UMUM.
Juara 1 Pemuda Sumber
Juara 2 SMA NU Kradenan
Juara 3 Pemuda Bapangan. (*).