Beranda blog Halaman 88

DPC PEPABRI Blora Gelar Tasyakuran HUT ke-65 dengan Tema “Rajut Persatuan Demi Keutuhan Bangsa”

0

Korandiva-BLORA.- Bertempat di rumah dinas Bupati Blora, Dewan Pengurus Cabang Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (DPC PEPABRI) Kabupaten Blora menggelar tasyakuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 PEPABRI, Rabu, 18 September 2024.

“Acara ini kami selenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-65 PEPABRI,” kata Ketua PEPABRI Cabang Blora Letnan Kolonel Purnawirawan Sri Harjanto.
Ia mengatakan tasyakuran HUT ke-65 PEPABRI merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah Yang Maha Pemurah karena kita diberi kesehatan prima dan masih mampu memberikan pengabdian untuk masyarakat, bangsa dan negara.

“Tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 PEPABRI tahun 2024 adalah, Rajut Persatuan Demi Keutuhan Bangsa,” jelasnya.
Dalam sambutan, Letkol Purn. Sri Harjanto membacakan amanat Ketua Umum DPP Pepabri Jenderal Purn. H.Agum Gumelar pada peringatan Hari Ulang Tahun ke 65 PEPABRI tahun 2024.

Dikatakannya, DPP PEPABRI melaksanakan acara syukuran peringatan HUT ke-65 PEPABRI di Monumen Palagan Ambarawa.
Palagan Ambarawa merupakan simbol persatuan dan ketangguhan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Disampaikan lebih lanjut, pada tahun 2024 merupakan tahun politik yang perlu adanya pemahan bersama dalam berdemokrasi bagi segenap komponen bangsa secara arif bijaksana.
Kita semua meletakkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“PEPABRI adalah organisasi yang mandiri dan berwatak pejuang serta bersifat netral. Namun sebagai individu anggota PEPABRI memiliki kedudukan,hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara Indonesia lainnya,” tandasnya.

Dengan demikian, anggota PEPABRI bebas menentukan pilihan politiknya tanpa kehilangan jati dirinya sebagai prajurit pejuang yang berpegang teguh kepada nilai nilai Sapta Marga atau TRIBRATA.
PEPABRI memiliki ciri atau jati diri, Pertama, berwatak pejuang tanpa pamrih yang selalu peduli akan peduli kondisi bangsa dan tidak boleh apatis.

Kedua, berwawasan negarawan yang selalu menempatkan diri sebagai organisasi yang berwawasan negarawan. Artinya, semua yang dipikirkan, diperbuat dan dilakukan diorientasikan untuk kepentingan bangsa dan negara.
Ketiga, PEPABRI organisasi partisipatif yang selalu ikut berperan dan berpartisipasi dalam pembangunan.

Pihaknya mengingatkan kepada seluruh anggota PEPABRI bahwa perbedaan dalam memilih harus berakhir ketika pemilu telah selesai.
“Dan hormati apa yang menjadi keputusan demokrasi. Sebagai warga PEPABRI harus dapat memberi teladan dan edukasi yang baik bagi anggota masyarakat,” tuturnya.

“Sebagai purnawirawan TNI dan Polri kita tetap memiliki watak dan semangat sebagai prajurit TNI maupun Bhayangkari Polri yang mengabdi kepada Bangsa dan Negara,” ucapnya.

Soliditas TNI dan POLRI akan tercapai bila kita tetap bersatu tidak hanya dalam bentuk seremonal belaka,tetapi tetap bersatu dalam jiwa dan semangat untuk kepentingan bangsa dan negara.
“Dirgahayu PEPABRI. Sekali berjuang tetap berjuang, sekali prajurit tetap prajurit dan sekali Bhayangkara tetap Bhayangkara,” tegasnya.

Peringatan tahun ini sangat istimewa dan bersejarah karena baru kali pelaksanaan kegiatan tasyakuran HUT PEPABRI selain mendapat dukungan dan bantuan dari Bupati Dr.H.Arief Rohman SIP., M.Si, juga memperoleh sponsor dari
Dandim 0721/Blora, Kapolres Blora dan pihak perbankan. Juga memperoleh bantuan paket sembako dari seorang tokoh wanita Kabupaten Blora Hj. Sri Setyorini.
Berkenaan hal tersebut Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan spirit dan dukungan serta bantuan sehingga agenda tasyakuran bisa berjalan lancar dan sukses.

Disamping itu peringatan HUT PEPABRI kali ini juga sebagai momentum bangkitnya kembali para pengurus dan anggota PEPABRI Kabupaten Blora untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dalam sesarengan mbangun Blora.

Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE., mewakili Bupati Blora Arief Rohman, mengawali sambutan menyampaikan ucapan selamat ulang tahun PEPABRI Kabupaten Blora yang ke 65.
Dengan harapan semoga pada peringatan tahun kali ini, bukan hanya menjadi ajang untuk bersilaturahmi, tetapi bisa menjadi momen bagi kita semua untuk meningkatkan semangat dalam menciptakan persatuan dan kesatuan di Kabupaten Blora.
Pemkab Blora memberi apresiasi kepada para pengurus dan anggota PEPABRI yang masih memberikan teladan dalam mewujudkan kerukunan persatuan dan kesatuan masyarakat dengan jiwa pejuang dan semangat kebangsaan yang tidak pudar.

“Sampai saat ini para pengurus dan anggota PEPABRI di Kabupaten Blora masih memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung ikut berpartisipasi aktif mengabdikan diri dalam sesarengan mbangun Blora,” ungkapnya.

Ia sangat berharap agar PEPABRI tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa melalui tindakan nyata yang mencerminkan jiwa patriotisme dan nasionalisme.

Disamping itu Sekda Blora Komang Gede Irawadi mengajak kepada seluruh anggota PEPABRI untuk turut serta menjaga kondusifitas dan kedamaian di masyarakat menjelang Pilkada 2024 yang akan digelar 27 November 2024.

“Selamat memperingati HUT PEPBRI ke 65 semoga kita diberikan keberkahan, keselamatan dan kesehatan. Dengan jiwa dan semangat Sapta Marga dan Tribrata mari kita sama-sama membangun Blora yang unggul dan Berdaya saing,” kata Sekda Blora Komang Gede Irawadi.

Selain acara tasyakuran, sebelumnya dilaksanakan ziarah ke TMP Wira Bhakti Blora.
Kemudian, penyerahan paket sembako kepada anggota PEPABRI dan penyerahan tanda penghargaan Satya Lencana lima tahun kepada Kapten Purn Sunarto dan delapan pengurus lainnya.
Tasyakuran diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan suka ria bersama diiringi solo urgen dengan menghadirkan penyanyi Blora.

“Tasyakuran bisa mewujudkan 3 M : Meriah, Menghibur, Memberi peningkatan spirit pengabdian kepada anggota PEPABRI Blora,” kata Ketua PWRI Blora Bambang Sulistya.
Peserta yang hadir adalah pengurus dan anggota PEPABRI, Unsur Forkompinda dan Berbagai Ormas terkait termasuk Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) serta hadir pula mantan Bupati Blora RM Yudi Sancoyo selaku penaseha DHD 45 dan mantan ketua DPRD Blora HM Kusnanto Ketua DHD 45. (*).

Rakor Tenaga Pendamping Profesional se-Blora, Pemerintahan Desa Diminta Segera Perbarui RPJM Des Menjadi 8 Tahun

0

Korandiva-BLORA.- Menindaklanjuti perpanjangan masa jabatan kepala desa selama 2 tahun menjadi 8 tahun masa jabatan, pemerintahan desa dituntut segera melakukan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa sekaligus membuat Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP) Tahun Anggaran 2025.

Kepala Dinas PMD Blora, Yayuk Windrati melalui Kepala bidang Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa, Suwiji mengatakan, RPJM yang semula dibuat untuk masa jabatan 6 tahun harus segera diperbarui menjadi 8 tahun.

“Musyawarah Desa Tahunan juga harus segera dilaksanakan untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP) Tahun Anggaran 2025,” ujarnya.
Terkait hal itu, Dinas PMD Kabupaten Blora menggelar Rakor Tenaga Pendamping Profesional se Blora di Joglo Nirwana Resto, Jiken-Blora, Selasa (17/9/2024).

Kepada wartawan Suwiji mengatakan, kegiatan rakor diikuti 106 para tenaga ahli, pendamping desa, dan pendamping lokal desa se Kabupaten Blora. “Mereka mengikuti diskusi sekaligus mendapatkan materi dari Dinas PMD,” katanya.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Blora Arief Rohman yang hadir pada acara rakor mengimbau agar tenaga profesional itu segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa untuk memetakan kebutuhan yang diperlukan. Dengan begitu, target yang ditentukan di desa dampingannya bisa terealisasi.

’’Kami selalu menekankan bagaimana target di desanya bisa panjenengan dampingi dan selaraskan,” katanya.
Ditandaskan, pendamping desa memiliki peran yang penting dalam menyukseskan pembangunan di desanya. Untuk itu, mereka diminta ikut mendampingi proses pembangunan di desa, mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan pembangunan yang ada di desa-desa.

Arief ingin agar pendamping desa juga dapat rutin berkoordinasi dengan pendamping lain, seperti halnya PKH dan lainnya.
“Saya ingin agar ada rapat koordinasi dengan pendamping lainnya, untuk mengkoordinasikan agar tidak ada ego sektoral, karena sama-sama menangani persoalan di desa,” katanya.

Dikatakannya, persoalan seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, angka kemiskinan, stunting, ini kaitannya SDGs dan sebagainya, untuk bisa didata dan dipetakan apa saja yang menjadi kebutuhan untuk pengembangan desanya.

“Kemajuan Kabupaten Blora ditopang dari kemajuan desa-desa yang ada di Blora, kita awali dari pembangunan yang ada di desa,” tambahnya
Ia berharap agar nantinya PMD beserta para pendamping, dapat ikut serta memberi masukan dalam menentukan program-program prioritas yang ada di desanya.

“Seperti halnya dalam pembangunan infrastruktur, agar desa dapat menentukan mana saja yang menjadi prioritas, misalnya kebutuhan pembangunan jalan perlu untuk segera dilakukan, dibandingkan infrastruktur lainnya,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Arief menyerahkan bantuan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa tahun anggaran 2024 kepada 4 penerima, masing-masing senilai Rp 75 juta.

Para penerimanya masing-masing, BUM Desa Mustika Abadi Desa Sempu, Kunduran; BUM Desa Sumber Merdeka Desa Wantilgung, Ngawen; BUM Desa Maju Jaya Desa Talokwohmojo, Ngawen; BUM Desa Sarimulyo Desa Sarirejo, Bogorejo. (*)

Jawa Tengah Hadapi DKI Jakarta di Semifinal Cabor Bola Voli Putra PON XXI 2024

0

Korandiva–BLORA.- Tim bola voli putra Jawa Tengah akan bertarung menghadapi DKI Jakarta dalam babak semifinal cabang olahraga (cabor) bola voli Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Sumatera Utara. Pertandingan akan berlangsung pada Rabu, 18 September 2024, pukul 14.00 WIB, di GOR Bola Voli Indoor – Sumut Sport Center, dan disiarkan langsung oleh MNCTV serta Vision+. Manager tim bola voli putra Jawa Tengah, Siswanto, S.Pd., M.H., menyatakan kesiapan timnya menghadapi laga penting ini. Menurutnya, tim sudah menjalani latihan intensif serta evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.

“Kami siap secara fisik dan mental untuk menghadapi DKI Jakarta. Anak-anak sudah melalui persiapan matang, baik secara taktik maupun stamina. Kami optimis bisa memberikan yang terbaik untuk Jawa Tengah,” ujar Siswanto.

Selain itu, Siswanto juga menambahkan bahwa para pemain andalan Jawa Tengah seperti Doni Haryono, Kaula, Rifky, Viko, dan pemain lainnya sudah siap memberikan yang terbaik di lapangan. “Pemain kami ada Doni Haryono, Kaula, Rifky, Viko dan anak-anak lain sudah siap bertanding untuk menang,” terang Siswanto yang sedang dalam perjalanan menuju Medan.

Pertandingan semifinal ini akan menjadi tantangan besar bagi Jawa Tengah, mengingat DKI Jakarta memiliki catatan apik dalam beberapa turnamen sebelumnya. Namun, Siswanto yakin dengan semangat juang dan kekompakan tim, mereka bisa meraih hasil maksimal dan melaju ke babak final.

Pertandingan ini sangat dinantikan oleh para pendukung kedua tim, dan atmosfer pertandingan diperkirakan akan sangat sengit mengingat kualitas pemain dari kedua provinsi yang sama-sama kuat di bidang bola voli. (*)

Ratusan Relawan Berbondong-bondong Sillaturami ke Mbah Abu Nafi di Markas Kemenangan ÀBDI RAKYAT

0

Korandiva-BLORA.- Ratusan orang yang tergabung dalam kelompok relawan Mbah Abu Nafi berbondong-bondong silaturahmi ke markas kemenangan ABDI RAKYAT yang bertempat di Omah Majapahit Jln. Ki Soreng No 39, Karang jati, Blora, Senin 16 September 2024 pada pukul pukul 10 .00-12.00 WIB.

Menurut Edy Harsono selaku pemilik Omah Mojopahit, bahwa relawan dari berbagai kalangan itu berbondong-bondong datang sendiri dengan keiklasannya yang merupakan panggilan hati untuk bersillaturami dengan calon Bupati Blora yaitu Abu Nafi yang akrab dipanggil Mbah Abu. “Silaturahmi ini bertujuan ingin menyampaikan harapannya agar Blora ada perubahan.

Posko ABDI RAKYAT didirikan pada hari Minggu 15 September 2024 di atas lahan dan bangunan Milik Edy Harsono yang dengan keikhlasan. Tanpa ada sewa dipakai sebagai tempat Posko Kemenangan ABDI RAKYAT.

Sejak resmi dijadikan Posko, silih bergantian masyarakat kabupaten Blora untuk bersillaturami kepada calon pemimpin Blora.

“Panggilan hati kepengen Blora Perubahan yang bisa memberikan banyak lapangan pekerjaan dan kemakmuran Rakyat untuk itu saya ikhlas dan tidak memungut biaya sewa lahan dan Bangunan dipakai Posko Kemenangan, ABDI RAKYAT supaya bisa sebagai tempat Sillaturami saling memberikan ide-ide yang cermelang menuju Blora Perubahan” ujar Edy Harsono ketika ditemui awak media.

Hal senada disampaikan Abu Nafi selaku calon bupati. Bahwa sejak Posko berdiri selalu ada masyarakat yang bersillaturami yang jumlahnya ratusan dari berbagai kalangan.

“Mereka datang untuk menyampaikan aspirasinya, dengan datang langsung secara ikhlas membuat kami kagum dan siap untuk Menuju Blora Perubahan,” ujar Abu Nafi ketika ditemui awak media. (*)

Diduga Cabuli Puluhan Santriwati, Oknum Guru Ngaji di Ngawen-Blora Dilaporkan ke Polisi

0

Korandiva-BLORA.- Oknum guru ngaji di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora berinisial ST (46) akhirnya dilaporkan ke Polres Blora, Jum’at (13/09/2024). Oknum guru ngaji tersebut diduga mencabuli puluhan santriwatinya selama bertahun-tahun.

Berdasarkan pengakuan dari salah satu korban berinisial B (21) yang berhasil ditemui awak media, modus yang dilakukan oknum guru ngaji tersebut mempengaruhi korban dengan dalih agar korban cepat mendapat ilmu. Tak hanya itu, oknum guru ngaji tersebut juga mengancam jika korban buka suara nanti akan dibuat gila.

“Awalnya diajak ngaji di dalam kamar, tiba-tiba lampu dimatikan dan tubuh saya diraba-raba, Mas. Terus orangnya bilang biar cepat dapat ilmunya harus mau menuruti kemauannya. Saya juga diancam kalau saya sampai memberitahu orang lain, saya akan dibuat gila,” ucap korban, Kamis (12/9/2024).

Menurut pengakuan korban, oknum guru ngaji tersebut melakukan tindakan pencabulan terhadap dirinya dan beberapa temannya selama bertahun-tahun, dan dilakukan di beberapa tempat yang berbeda.
“Sudah dilakukan sejak saya umur 17 tahun, Mas. Dan sekarang saya umur 21 tahun. Itu sejak saya masih lajang mas, sampai sekarang sudah punya suami. Korbannya tidak cuma saya mas, yang saya ketahui dan sudah komunikasi dengan saya ada 10 orang,” ucapnya.

“Tempatnya beda-beda mas, pertama di tempat ngaji, di rumah kosong milik santrinya di Kecamatan Japah, di 2 tempat usaha saya mas, itu di Kecamatan Tunjungan dan di Rembang, kemudian di hotel, dan di Kecamatan Todanan saya dikontrakkan 1 rumah,” imbuhnya.

Mirisnya, suami yang merupakan santri dari oknum guru ngaji, dan dulu dijodohkan oleh oknum guru ngaji tersebut setelah mengetahui hal itu, sang suami tidak mau berhubungan dengan istrinya sebagai suami istri. Dan sang suami malah berpihak kepada oknum guru ngaji tersebut.
Dari pengakuan korban, oknum guru ngaji tersebut menyetubuhi dirinya bisa sampai 4 kali dalam satu minggu, bahkan dalam satu hari bisa paksa bersetubuh layaknya suami istri hingga 3 kali. Mirisnya lagi, korban diwajibkan melayani nafsu birahinya setiap malam Jum’at.

“Dalam satu minggu itu 4 kali mas, sama malam Jum’at itu wajib. Beberapa kali ada yang dalam satu hari itu sampai 3 kali, dilakukannya mulai dari jam 21.00 sampai jam 03.00 WIB,” jelasnya.
Bahkan, korban sempat beberapa kali hendak melakukan percobaan bunuh diri karena depresi dan merasa dirinya sudah dirusak oleh oknum guru ngajinya, “Dulu saya sudah mau gantung diri mas, sudah nyiapin tali, tapi nggak jadi. Sering malah mas (mencoba mengakhiri hidup dengan berbagai cara_red),” jelasnya.

Atas pencabulan yang dialaminya selama 4 tahun oleh oknum guru ngaji tersebut, korban akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan oknum guru ngaji itu kepada pihak kepolisian pada hari Rabu (11/09).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Selamet, saat dihubungi melalui pesan Whatsapp membenarkan jika ada laporan tentang dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru ngaji.
“Pengaduan, dan sudah kita tindak lanjuti pemeriksaan saksi-saksi, korban, dan mengumpulkan bukti-bukti, nanti ada perkembangan saya infokan ya,” ucapnya, Jum’at (13/09/2024). (*)

Ustadz Mariya: Waspada Godaan Setan dari Berbagai Arah

0

Korandiva-BLORA. – Masjid Al-Hikmah Muhammadiyah Cepu kembali menggelar Kajian Umum Ahad Pagi dengan tema “Iblis Tak Pernah Menyerah” (15/9/2024). Kajian ini dipimpin oleh Ustadz Drs. H. Mariya, M.Pd., yang mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap tipu daya setan yang selalu berusaha menyesatkan manusia.

Sebelum kajian dimulai, jamaah diajak membaca Al-Qur’an bersama-sama yang dipimpin oleh ustaz Hilmi, moderator dalam kajian tersebut. Suasana tenang dan khidmat menyelimuti masjid, menandai awal dari pembahasan yang mendalam.

Dalam penyampaiannya, Ustadz H. Mariya menegaskan bahwa setan tidak pernah menyerah dalam menggoda manusia dari berbagai arah. Musuh nyata yang selalu mengintai manusia ini tidak boleh dianggap remeh. “Setan harus diposisikan sebagai musuh, bukan sahabat. Kita tidak boleh berdamai dengannya,” tegasnya.

Setan, jelas Ustadz H. Mariya, menyerang manusia dengan cara-cara licik. Ia menggoda manusia dari depan dengan menanamkan keraguan terhadap hari akhir dan kehidupan setelah mati.
“Cita-cita tertinggi setan adalah menjadikan manusia kufur, ingkar terhadap kebenaran. Dari belakang, setan mendorong manusia untuk lebih mencintai dunia dan melupakan kehidupan abadi di akhirat,” ungkapnya.

Setan juga menggoda dari arah kanan, membuat manusia menganggap amal sholeh tidak lagi penting. Sementara dari arah kiri, ia menghiasi kemaksiatan hingga tampak indah dan diikuti banyak orang sebagai tren.

Untuk menghindari godaan tersebut, Ustadz H. Mariya menyarankan agar manusia senantiasa berdoa kepada Allah, meminta perlindungan dari arah atas, dan bersikap rendah hati dengan menundukkan kepala ke arah bawah, agar tidak tergoda oleh keburukan yang ada di sekelilingnya. Setan, menurutnya, tidak memiliki ruang untuk menggoda manusia dari atas dan bawah jika mereka selalu berserah diri kepada Allah.

Melalui kajian ini, umat diajak untuk memperkuat keimanan dan terus berwaspada terhadap segala bentuk godaan setan. Doa dan amal sholeh menjadi tameng yang efektif dalam melindungi diri dari tipu daya setan yang tak pernah berhenti berusaha menyesatkan.
Kajian Ahad Pagi di Masjid Al-Hikmah ini merupakan bagian dari program Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Cepu, yang secara rutin diselenggarakan untuk memperkuat pemahaman agama di kalangan masyarakat. (*)

Akibat Kekeringan Perhutani KPH Randublatung Beri Bantuan Air Bersih Kepada Dua Belas LMDH

0

Korandiva-BLORA.- Musim kemarau yang berkepanjangan, Perum Perhutani KPH Randublatung salurkan bantuan TJSL Non PUKM berupa droping air bersih di dua belas Lembaga Masyarakat Desa Hutan LKDH sebagai mitra kerja dari pada Perhutani rabu 11/9/2024.

Dua belas LMDH yang droping air bersih diantaranya, Rimba Lestari desa Doplang, Jati Mulyo desa Sungget, Jati Mukti desa Plosorejo, Jati Makmur desa Kepoh, Wana Alam Subur desa Pelem, Jati Makmur desa Sambongwangan, Langgeng Jati desa Tanggel, Jati Lestari desa Tobo, Wana Lestari desa Botoreco, Wonodadi desa Pengkoljagong, Ngudi Karya desa Banjarejo, Jati Lestari desa Jati, yang semuanya mitra kerja Perhutani KPH Randublatung.

Di kesempatan itu Administratur Perhutani KPH Randublatung Herry Merkusyanto Putro kepada para perwakilan LMDH mengucapkan rasa syukur ke Hadirat Allah SWT yang selalu memberi rahmad dan Hidayahnya,sehingga hari ini kita bisa mengadakan kegiatan sosial droping air bersih kepada 12 kelompok LMDH.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat
disekitar hutan dan semoga dapat meringankan beban kususnya air bersih,mungkin masih banyak kekuranganya karena keterbatasan dari pihak Perhutani, maka kami mohon maaf yang sebesar besarnya,”pungkas Herry.

Di hari itu juga Sumaji Ketua Asosiasi LMDH se KPH Randublatung menyampaikan terima kasih kepada pejabat Perhutani khususnya Pak ADM yang telah memberi bantuan air bersih dilingkungan masyarakat tengah hutan.

“Saya selaku perwakilan dari kelompok LMDH,saya harurkan terima kasih kepada Perum Perhutani Randublatung khususnya Pak ADM yang peduli kepada masyarakat sekitar hutan beri bantuan air bersih yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar hutan, dan semoga selalu jaya dan dicintai oleh masyarakat,” ucap Sumaji.(*).

Kabid Sarpras: DAK Komputer Hanya untuk Sekolah Dasar

0

Korandiva-BLORA.- Kebijakan Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pendidikan yang menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai pertahun mencapai puluhan miliar, bahkan untuk Tahun 2025 diproyeksikan Rp 110 Miliar telah banyak dirasakan manfaatnya oleh pengelola sekolah hingga siswa.

Bantuan DAK pendidikan tidak hanya diwujudkan pembangunan ruang kelas melainkan juga laboratorium komputer. Hal itu dibenarkan oleh Kabid Sarpras, Sandy Tresna Hadi, S.T.,M.M, bahwa untuk SMP, DAK hanya untuk pembangunan gedungnya saja, tidak satu paket dengan komputernya.

“Biasanya SMP yang dapat bantuan Lab komputer data di Dapodik sekolah tersebut sudah punya komputer,” katanya, Jumat (13/09/2024).
Menurut Sandy, DAK juga bisa untuk pengadaan komputer, tapi 2 tahun terakhir hanya untuk SD. “Untuk pengadaan komputer atau laptop saat ini masih prioritas untuk SD, masih ada 30% yang belum memiliki komputer untuk ANBK,” tambahnya.

Namun demikian, lanjut Sandy, tidak menutup kemungkinan bila ada SMP yang membutuhkan. “Apabila ada SMP yang masih membutuhkan komputer, sekolah bisa membuat surat usulan ke dinas,” tandasnya. (*)

Sekolah di Blora dapat DAK Lab. Komputer, Siswanto: Harus Ada Pembaruan Komputer

0

Korandiva-BLORA.- Terkait penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan laboraratorium komputer, wakil ketua DPRD Blora, Siswanto, SPd, MH minta Pemkab Blora membuat skala prioritas bagi sekolah-sekolah yang memerlukan fasilitas tersebut. “Saya setuju dengan pembangunan laboratorium komputer, tetapi pemerintah harus terlebih dahulu membuat perencanaan yang matang,” ujarnya.

Ketua DPD Partai Golkar Blora itu menambahkan, bahwa pemerintah harus membuat skema perencanaan agar tidak terjadi ketimpangan dalam distribusi fasilitas pendidikan. “Jika masih ada sekolah yang belum memiliki fasilitas tersebut, berarti ada masalah dalam pemerataan,” jelasnya.

Menurut Siswanto, salah satu masalah yang sering dikeluhkan sekolah-sekolah di Blora adalah kerusakan pada komputer yang mereka miliki. Banyak komputer yang sudah tidak bisa digunakan karena usang dan tidak pernah diperbarui. “Barang-barang elektronik memiliki batasan usia tertentu dalam hal daya tahan, dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan pembaruan harus menjadi perhatian,” katanya.

Menurut Siswanto, pengadaan fasilitas IT harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya sekali, agar sekolah-sekolah tetap memiliki perangkat yang memadai. Selain itu, penting juga bagi tenaga pengajar dan staf sekolah untuk dilatih dalam perawatan fasilitas tersebut, sehingga mereka dapat menghindari kerusakan yang disebabkan oleh penggunaan yang tidak tepat.

Masalah besar lain, saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Banyak sekolah yang harus meminjam komputer dari luar atau menggunakan laptop pribadi milik guru. “Maka dari itu, pemerintah perlu mengalokasikan anggaran khusus untuk pembelian fasilitas IT, baik komputer, laptop, LCD, maupun layar screen,” ujarnya. (*)

Jelang UNBK 2024, SMP Negeri 2 Japah Butuh Pinjaman Laptop dan Komputer

0

Korandiva-BLORA.- Pasca pembangunan ruang kelas baru dan laboratorium komputer melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023, SMP Negeri 2 Japah mengalami peningkatan signifikan dalam hal fasilitas pendidikan.

Keberadaan ruang kelas baru dan laboratorium komputer membawa perubahan yang sangat membantu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala SMPN 2 Japah, Amin Soetadji, S.Pd., bahwa dengan adanya gedung baru dan laboratorium komputer, siswa dan guru merasa lebih nyaman dan lebih semangat dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.

“Terealisasinya pembangunan gedung baru ini merupakan kebanggaan kami. Proses belajar mengajar kini lebih memadai dan memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru,” jelasnya.

Namun demikian, di balik manfaat besar yang dirasakan sekolah, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah kondisi laboratorium komputer yang ti-dak optimal karena dari sepuluh unit komputer yang tersedia, lima di antaranya saat ini rusak.

Menurut Amin, hal ini menjadi kendala besar–terutama menjelang pe-laksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2024.
“Saat ini, kami membutuhkan 15 laptop tambahan. Dari lima komputer yang ada di laboratorium, kami hanya memiliki tiga laptop. Sebanyak 11 laptop yang digunakan untuk UNBK 2024 berasal dari gotong royong para guru, yang meminjamkan laptop pribadi mereka,” jelas Amin.

Untuk menghadapi UNBK dan proses pembelajaran berbasis komputer secara optimal, SMPN 2 Japah sangat mengharapkan bantuan lebih lanjut dari pemerintah. Keberlanjutan dukungan DAK dinilai sangat penting untuk memenuhi kebutuhan mendesak tersebut, seperti pengadaan laptop dan komputer baru.

“Kami berharap ke depan, melalui DAK, kebutuhan yang mendesak seperti laptop dan komputer bisa kembali diperhatikan oleh pemerintah. Dengan begitu, kegiatan belajar berbasis komputer bisa dilaksanakan tanpa kendala,” harap Amin Soetadji.

Keberlanjutan dukungan DAK akan menjadi kunci penting dalam memastikan peningkatan kualitas pendidikan di SMPN 2 Japah.

“Fasilitas yang memadai tidak hanya akan mendukung pelaksanaan UNBK, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih dalam mempersiapkan siswa untuk masa depan di era digital,” ucapnya kepada awak media. (*)