Beranda blog Halaman 85

Program SSN di SDN 2 Jetis-Blora, Pembelajaran Agama di Mushola secara Bergantian

0

Korandiva-BLORA.- Pelaksanaan Program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) di SDN 2 Jetis, Kecamatan Blora, telah berjalan meski menghadapi beberapa kendala. Kepala Sekolah SDN 2 Jetis, Kusni, S.Pd.I, M.S.I., menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan di mushola sekolah, dengan siswa mengikuti pembelajaran agama secara bergantian.

Setiap pagi, siswa mengikuti kegiatan doa bersama dan sholat dhuha secara bergilir. Kelas 6 juga melaksanakan sholat dzuhur berjamaah di mushola, dan beberapa siswa bahkan sudah mampu menghafal surat Al-Nas hingga Al-Dhuha. Kusni menambahkan, kegiatan ini juga mencakup pembacaan surat-surat pendek yang diambil dari Juz Amma, dengan tujuan memperkuat penguasaan bacaan Al-Qur’an di kalangan siswa.

Selain itu, kelas 3 hingga kelas 6 secara bergantian melaksanakan sholat dzuhur berjamaah pada hari Senin hingga Kamis. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kedisiplinan siswa dalam beribadah serta menanamkan kebiasaan baik sejak dini.

Namun demikian, Kusni mengakui bahwa pelaksanaan SSN di SDN 2 Jetis belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa keterbatasan, termasuk minimnya jumlah tenaga pendidik yang khusus menangani program ini. Selain itu, sekolah juga tengah mencari guru dan muazin untuk memimpin kegiatan ibadah sekaligus mengajar mengaji. “Kami masih berupaya mencari tenaga pengajar dan muazin yang akan membantu program ini, termasuk menjadi imam sholat dhuha dan dzuhur berjamaah,” ungkap Kusni.

Selain masalah tenaga pengajar, kendala lain yang dihadapi SDN 2 Jetis adalah kurangnya sarana pendukung. Hingga saat ini, baru guru yang memegang bahan ajar, sementara siswa belum sepenuhnya mendapatkan literatur yang memadai. Kusni menyebut bahwa sekolah sudah menganggarkan kebutuhan literatur ini untuk dipenuhi pada tahun ajaran mendatang. “Kita baru anggarkan untuk tahun depan agar sarana belajar bisa terpenuhi,” ujarnya.

Meskipun terdapat berbagai tantangan, Kusni tetap optimis bahwa dengan dukungan dari berbagai pihak, program SSN di SDN 2 Jetis akan terus berkembang dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di sekolah tersebut. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. (*)

Program Sekolah Sisan Ngaji di SDN 2 Pelem-Blora, Siswa Kelas 4 hingga 6 Wajib Salat Dzuhur Berjamaah

0

Korandiva-BLORA.- Program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) yang telah diluncurkan di SDN 2 Pelem Kecamatan Blora, menunjukkan perkembangan positif meskipun menghadapi beberapa tantangan. Mukti Setyo Wibowo, M.Pd., Kepala Sekolah SDN 2 Pelem menyampaikan, bahwa program ini telah berjalan dengan baik, meski masih dalam keterbatasan, terutama karena guru PAI belum berstatus ASN.

Mukti Setyo Wibowo menjelaskan, bahwa pelaksanaan SSN di sekolahnya dilakukan secara rutin, dimulai setiap pagi dengan kegiatan doa bersama di lapangan sekolah. Siswa dari kelas 1 hingga 6 melantunkan Asmaul Husna, Sholawat Nariyah, serta membaca surat-surat pendek dari Al-Qur’an.
Selain itu, kegiatan SSN juga disisipkan dalam pembelajaran agama Islam di kelas. Para siswa diajak ke mushola untuk melaksanakan kegiatan keagamaan sesuai dengan jadwal mata pelajaran yang telah ditentukan.

Meskipun berjalan dengan lancar, Mukti mengakui bahwa ada kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program ini, yakni keterbatasan jumlah guru yang menangani SSN. Saat ini, hanya ada satu guru yang fokus dalam menjalankan program tersebut. “Kami berharap ke depan akan ada penambahan guru agar pelaksanaan program ini dapat lebih maksimal,” ujarnya.

Sebagai bagian dari program SSN, siswa dari kelas besar, yaitu kelas 4 hingga 6, juga diwajibkan melaksanakan salat dzuhur berjamaah di mushola sekolah. Mukti menambahkan bahwa untuk materi surat-surat pendek yang dibaca oleh siswa, sekolah menggunakan kitab Juz Amma sebagai referensi utama.

Mukti berharap, meski dengan keterbatasan yang ada, program Sekolah Sisan Ngaji dapat terus memberikan dampak positif dalam meningkatkan karakter religius siswa di SDN 2 Pelem. “Ini adalah upaya kami untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga berakhlak mulia,” tutup Mukti di depan awak media.

Program SSN sendiri merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mendukung pendidikan karakter berbasis agama, sejalan dengan kebijakan pendidikan pemerintah yang menekankan pentingnya penguatan pendidikan agama dalam kehidupan siswa sejak dini. (*)

Peringati HUT TNI ke-79, Koramil Cepu Gelar Expo di Lapangan Ronggolawe

0

Korandiva-BLORA.- Penampilan seni barong pada pembukaan Expo Cepu yang digelar di Lapangan Ronggolawe Cepu mampu menyedot ribuan pengunjung pada Sabtu malam (5/10/2024). Kesenian barong “Singo Tirto Wijoyo” pimpinan Dimas Farel Wahyu Tirta dari Desa Ngoken RT 01/RW 01 Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro itu dihadirkan ke Cepu dalam rangka memperingati HUT TNI ke-79.

Permainan barong, ganong, dan jaranan mampu membuat penonton terhipnotis hingga tak meninggalkan acara sampai malam. Sambil mengikuti kesenian barong, pengunjung yang membawa anak tampak bermain di wahana-wahana yang disediakan, sambil menikmati jajanan dan belanja pada stand-stand yang ada.

Pengunjung terutama kalangan masyarakat kecil tampak senang dan gembira bisa bersama-sama merayakan HUT TNI ke 79 yang digelar oleh Koramil Cepu/Kodim Blora sebab TNI merupakan pembela rakyat.

“Dengan niat tulus Expo Cepu digelar untuk menghibur masyarakat, dan tidak ada hubungannya dengan Pilkada,” ujar Komandan Koramil Cepu, Kapten Surana.

“Demi kenyamanan dan kondusifitas wilayah, jangan ada yang membawa gambaratau foto Paslon juga atribut- atribut perguruan. Supaya tidak terjadi gesekan tetap aman lancar dan kondusif sampai selesai acara,” tambahnya.

Iman Sugeng Rekno selaku Event Organizer mengatakan, bahwa Expo Cepu ini merupakan acara perdana yang dibawakan oleh Wahana Arjuna Media Profosindo dari Nganjuk, Jawa Timur.

“Saya senang melihat antusias masyarakat yang luar biasa, hingga berbondong-bondong membanjiri lapangan ini pada malam ini,” ujarnya.

Sementara itu Raden Satriyo selaku tokoh masyarakat Cepu ketika ditemui di Lapangan Ronggolawe mengaku bersyukur dengan digelarnya expo.

“Alhamdulillah, semoga kegiatan ini bisa meningkatkan perekonomian melalui berjualan UMKM, dn penggalangan parkir kendaraan,” ujarnya. (*)

Kementan Permudah Penebusan Pupuk Subsidi, Alokasi Pupuk di Blora Melimpah

Korandiva-BLORA.- Kabupaten Blora menerima alokasi pupuk bersubsidi sebesar 126.570 ton, dengan realisasi penyaluran mencapai 58,85%. Untuk memastikan pupuk bersubsidi terdistribusi secara optimal, Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperbaiki mekanisme penebusan, memudahkan akses petani dalam memperoleh pupuk tersebut.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Andi Nur Alam Syah, menegaskan bahwa pupuk bersubsidi merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Penyaluran pupuk bersubsidi yang dibiayai oleh negara harus dikelola dengan akuntabilitas tinggi, mulai dari distribusi hingga proses penebusannya,” kata Andi.

Kementan telah memperbarui mekanisme penebusan pupuk bersubsidi, yang kini semakin mudah diakses petani. Mereka hanya perlu terdaftar di sistem e-RDKK dan membawa KTP ke kios untuk membeli pupuk bersubsidi. Selain itu, petani yang berhak menerima pupuk bersubsidi wajib terdaftar dalam Simluhtan dan e-RDKK.

“Proses penebusan juga diverifikasi dengan foto petani, yang akan dilaporkan melalui aplikasi i-Pubers di kios penjualan,” tambah Andi.

Direktur Pupuk dan Pestisida Kementan, Jekvy Hendra, menambahkan bahwa dengan diberlakukannya Permentan Nomor 01 Tahun 2024 dan Kepmentan Nomor 249 Tahun 2024, stok pupuk bersubsidi dijamin tersedia di seluruh lini distribusi.

“PT Pupuk Indonesia memastikan bahwa stok pupuk bersubsidi mencukupi untuk kebutuhan petani. Dilihat dari realisasi penyerapan pupuk bersubsidi, masih tersedia cukup stok untuk musim tanam mendatang,” ujar Jekvy.

Dengan alokasi pupuk yang melimpah, Kementan mendorong petani untuk segera memanfaatkan stok pupuk bersubsidi, terutama menjelang musim tanam. Pupuk ini dialokasikan bagi subsektor tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai; subsektor hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih; serta subsektor perkebunan seperti tebu rakyat, kakao, dan kopi.

Petani dengan lahan maksimal 2 hektar, termasuk anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), juga dapat mengakses pupuk bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku dengan memastikan sudah terdaftar di e-ERDKK.

“e-RDKK dievaluasi hingga empat kali setahun, sehingga petani yang belum menerima alokasi pupuk bersubsidi dapat mengajukan kebutuhan mereka, selama memenuhi kriteria,” jelas Jekvy.

Kepala Sarana dan Prasarana Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Blora, Sukandar, menyampaikan bahwa proses penebusan pupuk di Blora berjalan lancar.

“Untuk penebusan, petani yang memiliki Kartu Tani dapat menggunakannya, sementara yang tidak punya Kartu Tani bisa menggunakan KTP, asalkan sudah terdaftar di e-RDKK. Tidak ada kendala di lapangan,” ungkap Sukandar.

Kementan terus mendampingi petani dalam proses penebusan ini agar tidak ada hambatan dalam distribusi pupuk di Blora maupun wilayah lainnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menyampaikan bahwa dengan peningkatan alokasi pupuk dan pembaruan peraturan, diharapkan seluruh alokasi pupuk bersubsidi dapat terserap secara optimal hingga akhir 2024.

“Perbaikan sistem ini dibuat untuk memudahkan akses petani terhadap pupuk bersubsidi, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (*)

Empat Rumah Warga Desa Jeruk-Randublatung Ludes Dilalap si Jago Merah

0

KoranDiva, Blora – Empat rumah warga ludes terbakar di Desa Jeruk, Randublatung pada Selasa malam (1/10/2024). Peristiwa ini diduga dipicu oleh bediang ternak yang terbakar hingga mengakibatkan kerugian material yang cukup signifikan.

Kasi Trantib Kecamatan Randublatung, Sugiyanto, melaporkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
“Rumah yang terbakar itu milik Suparmin (72) dan Lastari (43), serta dua rumah lainnya,” ujarnya, Rabu (2/10/2024).

Kronologi kejadian berawal ketika Suparmin selesai membuat bediang di bagian belakang rumah untuk ternaknya. Setelah itu, ia masuk ke rumah bagian depan untuk mengobrol dengan istrinya. Tiba-tiba api muncul dari belakang dan membesar dengan cepat.

“Suparmin dan istrinya langsung berlari keluar sambil berteriak meminta tolong kepada warga,” jelas Sugiyanto.

Warga setempat segera berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, dan api semakin meluas.

“Salah seorang warga kemudian melaporkan kebakaran tersebut ke Pemadam Kebakaran Pos Randublatung,” terangnya.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi beberapa menit kemudian dan bekerja sama dengan warga untuk memadamkan api.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun kerugian material cukup besar akibat rumah yang ludes terbakar.

“Setelah api padam, petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat memicu kebakaran susulan. Untuk nominal kerugian, kami masih dalam proses perhitungan,” tutup Sugiyanto.

Api berhasil dipadamkan dan isi rumah dapat diselamatkan, termasuk satu ekor sapi. Kerugian ditaksir mencapai Rp 400.000.000, dan uang tunai yang ikut terbakar Rp 15.000.000, (*).

Polisi Amankan Seorang Pria Diduga Pelaku Tindak Pidana Korupsi Pemberian Kredit Mikro di BRI Cabang Cepu

0

Korandiva-BLORA.- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora, Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan seorang pria berinisial STW (30), warga asal Tawangharjo Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

STW yang bertubas sebagai mantri di kantor BRI Cabang Cepu diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pemberian Kredit Mikro di BRI Unit Pasar Induk Kantor Cabang Cepu.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, SH, SIK, MH ketika menggelar konferensi pers di Aula Arya Guna Polres Blora menyampaikan, bahwa kejadian diketahui pada periode bulan Desember 2022 sampai dengan tanggal 3 Februari 2023.

Awal kejadian pada sekitar bulan Mei 2023, STW selaku mantri BRI Unit Pasar Induk Kanca Cepu telah menyalahgunakan jabatannya selaku mantri, yaitu menggunakan uang hasil pinjaman/kredit dari para nasabah sebanyak 16 nasabah mulai bulan Desember 2022 s/d tgl 3 Februari 2023, tetapi uang tersebut tidak dikembalikan sampai sekarang.

Kemudian setelah dilakukan penyelidikan bahwa benar terlapor telah melakukan perbuatan tersebut dengan 3 modus, yaitu:

a.) Topengan pinjaman (sebanyak 1 nasabah)
Bahwa sebelum melakukan kredit terlapor memanfaatkan kedekatan terlapor dengan nasabah untuk membujuk kepada nasabah melakukan kredit di BRI dan menjanjikan yang akan membayar kredit tersebut adalah terlapor sendiri, selanjutnya setelah proses pencairan kredit selesai, terlapor menghubungi nasabah untuk meminta buku rekening dan ATM beserta PINnya, selanjutnya uang pencairan kredit tersebut diambil seluruhnya untuk kepentingan pribadi terlapor.

b.) Tempilan pinjaman (sebanyak 13 nasabah)
Bahwa terlapor memprakarsai proses pemberian kredit tidak sesuai dengan kebutuhan nasabah atau dibuat lebih banyak selanjutnya setelah proses pencairan kredit selesai, terlapor menghubungi nasabah untuk membujuk nasabah supaya memberikan buku tabungan dan ATM beserta PINnya dengan alasan untuk mempercepat proses pengambilan uang pencairan kredit. Akan tetapi terlapor telah mengambil sebagian uang hasil pencairan kredit dengan menggunakan kartu ATM milik nasabah dan menggunakan sebagian uang hasil pencairan kredit tersebut untuk kepentingan pribadi terlapor sedangkan sisanya dipakai oleh nasabah sendiri.

c.) Pemakaian Setoran Pelunasan Pinjaman (sebanyak 2 nasabah)
Bahwa terlapor telah menerima titipan uang angsuran atau uang pelunasan dari nasabah untuk dibayarkan kepada BRI akan tetapi uang tersebut tidak terlapor bayarkan kepada BRI dan uang tersebut terlapor gunakan untuk kepentingan pribadi terlapor.
Bahwa maksud dan tujuan terlapor menyalahgunakan jabatan terlapor sebagai mantri dalam proses pemberian kredit mikro di BRI Unit Pasar Induk Kanca Cepu tersebut adalah untuk mendapatkan uang dan uang tersebut digunakan untk bermain judi online, uang yang didapatkan terlapor dari perbuatan tersebut sebesar Rp. 403.300.000,- (empat ratus tiga juta tiga ratus ribu rupiah) dan semuanya telah habis digunakan terlapor untuk bermain judi online.

Berdasarkan auditor internal BRI yang telah melakukan pemeriksaan kerugian yang dialami Bank BRI Unit Pasar Induk Cepu, didapatkan hasil audit kerugian awal sebesar Rp. 679.412.203,- (enam ratus tujuh puluh sembilan juta empat ratus dua belas ribu dua ratus tiga rupiah), update tindak lanjut kerugian per bulan Maret 2024 sebesar Rp. 459.588.956,- (empat ratus lima puluh Sembilan juta lima ratus delapan puluh delapan ribu sembilan ratus lima puluh enam rupiah) dan update tindak lanjut kerugian per bulan Mei 2024 sebesar Rp. 387.690.398,- (tiga ratus delapan puluh tujuh juta enam ratus Sembilan puluh ribu tiga ratus Sembilan puluh delapan rupiah) dengan total seluruh pinjaman yang dicairkan sebesar Rp. 715.000.000,- (tujuh ratus lima belas juta rupiah).

Dari hasil Perhitungan Kerugian Negara terhadap pinjaman yang dipakai terlapor adalah sebesar Rp. 401.444.334,- (empat ratus satu juta empat ratus empat puluh empat ribu tiga ratus tiga puluh empat rupiah).

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat Pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 UU RI No. 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah dalam UU RI No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi, ” ucap Kapolres Blora. (*)

Perhutani KPH Randublatung Besama Saka Wana Bakti Melaksanakan Tebang Penjarangan Di RPH Jatikusumo BKPH Kedung Jambu

0

Korandiva-BLORA.- Sebanyak tuju belas orang Sakawana Bakti mengikuti kegiatan praktek tebang penjarangan di petak 124 A masuk RPH Jatikusumo BKPH Kedung Jambu minggu (29/9/2024).

Kegiatan praktek tebang penjarangan oleh adik adik Saka Wana Bakti Pangkalan KPH Randublatung yang dibimbing langsung oleh Aper Kedung Jambu Lasno dan KSS Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan Junaidi dibantu mandor tebang Samsudi.

Salah satunya Asper Kedung Jambu Lasno memberi petunjuk dilokasi petak 124A cara memilih pohon pohoh jati yang tidak produktif istilah Pecel Teri yaitu pohon jati berpenyakit, seperti mati kering, pucuknya mengering itu tanda tanda akan mati, cacat, tertekan dan inger-inger. “Dengan harapan diakir daur kita dapatkan pohon jati yang berkuwalitas baik batang lutus dan diameter yang besar ” jelas Lasno.

Dikesempatan itu KSS Hukum Kepatuhan Agraria dan komunikasi Perusahaan sebagai sekretaris Pin Saka menambahkan,
“Bahwa kegiyatan hari ini merupakan praktek lapangan setelah adik-adik mendapatkan materi di sanggar,Bila adik-adik belum paham sebaiknya tanyakan kepada pak Samsudi sebagai mandor tebang sekaligus pembimbing kalian,semoga adik-adik tetap semangat dan jadilah orang yang bermanfaat terhadap orang lain”tutur Junaidi.

Diwaktu yang sama dari Dewa Saka kak Devian menyampaikan terima kasih kepada Administratur KPH Randublatung dan kakak – kakak Management KPH Randublatung.

“Semoga kegiyatan ini manjadikan adik-adik dapat ilmu dan pengalaman apa itu penjarangan / tebang pilih dan sebagainya” pungkasnya. (*).

Dewan Pengawas/Sekjen LKH dan Perum Perhutani Napak Tilas di Perhutani KPH Randublatung

0

Korandiva-BLORA.- Administratur Perhutani KPH Randublatung Herry Markusiyanto Putro menyambut kedatangan Dewan Pengawas/Sekjen LHK Dr Ir Bambang Hendroyono M.M dan Derektur Utama Perum PerhutanI Wahyu Kuncoro di Kantor KPH Randublatung Jumat (27/9/2024).

Dalam menyambut dua pejabat tersebut diantaranya Kadivre Jawa Barat, Kadivre Banten, Kadivre Jawa Tangah, Kadivre Jawa Timur dan ADM Perhutani KPH Blora Raya, ADM Perhutani KPH Ngawi dan ADM KPH Randublatung serta jajarannya.

Pada kesempatan itu hari Jumat 27/9 pukul 09.00 Wib Dewas/Sekjen LKH, Dirut Perum Perhutani beserta rombongan langsung berangkat ke lokasi sedangkan lokasi yang ditijau antara lain petak 68 terus ke rumah Dinas KRPH Sumengko,dilanjut ke Asper Boto dan rumah Dinas Boto terakhir di Gedung Wana Graha Perhutani KPH Randublatung.

Pada kesempatan itu Dewas/Sekjen LHK pak Bambang Hendroyono M.M. menyampaikan rasa syukurnya dan menceritakan tentang ia masih maha siswa dengan rekan-rekan.

“Saya sebelum lulus menjadi Sarjana Kehutanan saya ditugaskan dari kampus sebagai ketua KKN di KPH Randublatung,di tahun1987 saya dan teman teman praktek pengolahan hutan,kemudian di petak 68 saya dan teman teman praktek pengolahan tanaman ikut KRPH Sumengko sampai menjelang semester tujuh” kata Bambang.

Setelah itu Bambang dan rekan rekan berkometmen menjaga nama baik dalam menjalankan tugas di KPH Randublatung dengan pertimbanagan bahwa KPH terbaik pada saat itu, “Kemudian setelah saya lulus berbekal mengantongi ilmu dari Perhutani padasaat praktek perencanaan di KPH Kebonharjo saya memilih masuk menjadi pegawai di Departemen Kehutanan” pungkasnya.

Kemudian Dr. Ir Bambang Hendroyono M.M berpesan kepada semua yang hadir pada siang itu menyampaikan.
“Kita selaku orang Rimbawan tentunya jangan lelah mengelola hutan jati di pulau Jawa, ini artinya apa yang sudah kita sumbangkan untuk Perum Perhutani itu guna mewujudkan kelestarian hutan produksi Jati di Pulau Jawa” ungkapnya.

“Saya ingin kembali ke awal bahwa melihat ilmu kehutanan ini makin terbukti bahwa tanda tanda Kehutanan masih exsis hutan jati dan hutan jati di Pulau Jawa ini harus bertambah luasnya. Jadi kawan-kawan kehadiran saya didampingi Direktur Utama Perhutani hanya ingin mengajak kembali Rimbawan harus tangguh,” pesan Bambang Hendroyono. (*).

Wisuda Dauroh Tahfidz Santriwati Pondok Pesantren At-Tajdid Muhammadiyah Blora Sukses Digelar di Pendopo Kecamatan Cepu

0

Korandiva-BLORA.- Pondok Pesantren At-Tajdid Muhammadiyah Blora sukses menggelar acara Wisuda Dauroh Tahfidz yang berlangsung pada hari Senin, 30 September 2024, bertempat di Pendopo Kecamatan Cepu. Acara ini menjadi momen penting bagi tujuh santriwati yang telah berhasil menyelesaikan program tahfidz Al-Qur’an selama dua bulan.

Acara dimulai dengan sambutan dari Direktur Pondok Pesantren At-Tajdid, Ahmad Furqoni, M.Pd.I., yang menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para santriwati dalam menyelesaikan hafalan mereka. Beliau menjelaskan bahwa program dauroh tahfidz ini merupakan program tahunan yang telah memasuki tahun keempat.

“Dauroh tahfidz merupakan bagian dari upaya kami mencetak generasi Qur’ani. Selama dua bulan penuh, para santriwati mengikuti program intensif ini, dan alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan,” ujar Ahmad Furqoni.

Dalam wisuda kali ini, tujuh santriwati berhasil mencapai pencapaian luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an. Nailal Muna binti Zaenal Arifin berhasil menyelesaikan 10 juz. Ayu Nur Alfi binti Abdul Munif mencapai hafalan 11 juz. Ataqiya Norhalimah binti Sualiphanto berhasil menghafal 20 juz. Sedangkan Zulfiana Khaulah Az-zahra binti Sukardi, Fajar Situ Khotimah binti Santoso, Siti Kusnul Khotimah binti Selamet, dan Afanin Tsabita Riqqah Salsabila binti Choiri Noviyanto berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PCM Kecamatan Cepu, Dra. Mokh. Fathoni, MM. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan rasa haru yang mendalam atas pencapaian para santri.

“Saya merasa trenyuh dengan kegiatan santri dauroh saat menghafalkan mulai sebelum subuh hingga jelang tidur tiada henti. Saya hampir meneteskan air mata karena setiap hari mengetahui, mendengar mereka menghafalkan. Maka sungguh benar jika Rasulullah menjanjikan nanti di akhirat orangtua hafidz Qur’an akan diberi mahkota oleh Allah SWT sebagai tanda cintanya pada Al-Qur’an. Berharap pada orang tua untuk bisa ikut serta menjaga hafalan putra putranya,” ungkapnya.

Dia juga menekankan pentingnya pencapaian para hafidhoh ini sebagai kebanggaan bersama, tidak hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi orang tua, pondok pesantren, dan bangsa tercinta.

“Hafidhoh ini menjadi kebanggaan bersama, dirinya, orang tua, pondok, dan tentu bangsa tercinta. Maka menjadi tanggung jawab kita untuk bisa menyampaikan kebahagiaan ini kepada orang lain supaya bisa ikut serta menitipkan putranya ke At-Tajdid,” tambahnya.

Fathoni juga mengajak para santri yang belum mengikuti program dauroh tahfidz untuk termotivasi.
“Kepada santri-santri yang belum ikut, munculkan semangat dan keinginan untuk bisa menghafalkan Al-Qur’an. Karena dengan berkepribadian Al-Qur’an, in sya Allah, Allah akan senantiasa membimbing dan menjaga arah kehidupan kita kelak dengan terarah, damai, dan bahagia,” tuturnya menutup sambutannya.

Para santriwati mendapatkan penghargaan secara simbolis di hadapan para tamu undangan, yang terdiri dari tokoh masyarakat, wali santri, dan jajaran pengurus pesantren. Kesuksesan para santriwati ini tidak hanya membanggakan keluarga dan pondok, tetapi juga menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk semakin semangat dalam menghafal Al-Qur’an.

Acara wisuda ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebahagiaan. Penampilan beberapa santriwati dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an semakin menambah suasana haru dan kekhidmatan acara.

Dengan berakhirnya acara wisuda ini, para santriwati diharapkan tidak hanya menjaga hafalan yang telah mereka raih, tetapi juga terus meningkatkan kualitas hafalan dan pengamalan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Pondok Pesantren At-Tajdid Muhammadiyah Blora semakin menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang unggul dan berakhlak mulia. (*)

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syeh Abdul Qodir AlJaelani Syekh Subakir Para Leluhur & Alim Ulama Nusantara

0

Korandiva-BLORA.- Bertempat di halaman Mushola Soko Tunggal Noto Jiwo Dukuh Bapangan Mendenrejo Kecamatan Kradenan digelar kegiatan peringatan Maulud Nab SAW dan Haul Syeh Abdul Qodir Al Jailani para Ulama Nusantara Sabtu Tanggal (28/9/2024).

Kegiatan dimeriyahkan gamelan jowo dan kolompok Terbangan dari Tegal juga di hadiri oleh Abah Santri dari Tegal jawa Tengah, Dr Tri Susilowati SH, KRAT Supriyo Hadi Nagoro dari Kraton Kartosuro, Ahmad Bagus Maulana aliyas Bela Belu dari Boyolali,Kepala Desa Mandenrejo9 Supari dan Forkopincam Kradenan.

Acara dimulai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dilanjut acara inti yang diisi penceramah dari Tegal Jawa Tengah juga masih kerabat keraton Surakarta yang juga biasa dijuluki Abah Santri ini juga penganut ajaran Kanjeng Sunan Kali Jogo, maka ia selalu membicarakan tentang kehidupan orang jawa.

” Kita ini orang jawa yang dilahirkan di tanah jawa, maka sering kita ini dikatakan santri jawa, selain itu Abah juga berbicara hal Sedulur papat limo pancer” kata Abah Santri, Manusia lahir diiringi empat saudara lanjut Abah” yaitu ari-ari (palsenta), air, darah dan tali pusar” ujar Abah, disela sela wejangan juga diselingi solawatan dan gending jawa sehingga swasana menjadi kiqmad dan sejuk, dilanjutkan lagi Abah Santri menuturkan kaitannya Sedulur papat limo pancer.

“Pemahaman lebih dalam lagi, Manusia lahir dengan membawa empat napsu yaitu Aluamah (biologis), Supiyah (keduniawian)harta kekuasaan, Amarah (emosi) dan Amanah ( sepiritual) ke lima tentunya adalah diri pribadi yang utuh mencerminkan kesatuan yang harmonis dari ke empat anasir tersebut” tutur Abah Santri.

Dilanjutkan terkait Sedulut papat limo pancer Abah Santri menambahkan,
” Manusia mulai dalam kandungan usia delapan bulan Allah munurunkan ampat Malaikat yang dua disebelah kanan yang kiri, sedangkan empat Malaikat yang diturunkan oleh Allah yaitu Jibril, Mikail, Isrofil dan Izrofil ditambah satu lagi (diri kita) sihingga menjadi apa yang dinamakan”Sedulur papat limo pancer”(*).