Dapur Andongrejo Bantah Isu Makanan Basi, Sebut Bau Daging Akibat Kontaminasi Kubis

Date:

Korandiva-BLORA. – Pihak dapur penyedia makanan di wilayah Andongrejo angkat bicara terkait isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan makanan basi di PAUD Islam Plus Khozinatul Ulum.
Alfrian Adam selaku SPPI Dapur Andongrejo menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia menjelaskan, bau kurang sedap yang sempat dikeluhkan bukan disebabkan karena daging dalam kondisi basi, melainkan kemungkinan akibat kontaminasi dengan bahan lain, yakni kubis.

“Perlu kami luruskan, daging tersebut tidak basi. Bau yang muncul kemungkinan karena kontaminasi dengan kubis, sehingga menimbulkan aroma yang kurang sedap,” jelas Alfrian saat dikonfirmasi.

Ia juga menyayangkan adanya unggahan di media sosial yang langsung menyimpulkan bahwa makanan yang disajikan dalam kondisi tidak layak konsumsi. Menurutnya, informasi tersebut tidak melalui klarifikasi terlebih dahulu kepada pihak dapur.

Alfrian memastikan bahwa seluruh proses pengolahan makanan di dapur Andongrejo telah mengikuti standar kebersihan dan kelayakan konsumsi. Pihaknya juga selalu melakukan pengecekan bahan sebelum dimasak dan didistribusikan.
“Kami sangat menjaga kualitas makanan, apalagi ini dikonsumsi oleh anak-anak. Jadi tidak benar jika disebut basi,” tegasnya.

Pihak dapur berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, serta mengedepankan klarifikasi sebelum menyebarkan kabar yang berpotensi merugikan pihak lain.
Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan polemik yang berkembang dapat diluruskan dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (*)

Koran DIVA Cetak Edisi 1065, Terbit Tanggal 13 April 2026

spot_img

BERITA TERBARU

BERITA TERKAIT
Related