BLORAJAWA TENGAH

Tumpeng Syukur di Peresmian Jalan Bulakan–Pilang–Temulus

Korandiva-BLORA.- Pagi di Randublatung terasa lebih meriah dari biasanya. Di sepanjang ruas Jalan Bulakan–Pilang–Temulus yang baru selesai dibangun, warga berjejer menyambut kedatangan Bupati Blora H. Arief Rohman, Sabtu (31/1/2026). Iringan drumband siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah memecah suasana, disusul prosesi pemotongan tumpeng yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas jalan baru yang kini membentang mulus sepanjang kurang lebih empat kilometer.

Bagi warga, peresmian itu bukan sekadar seremoni pembangunan infrastruktur. Jalan yang dahulu sempit dan rusak kini menjelma akses yang lebih lapang dan nyaman, membuka harapan akan aktivitas harian yang lebih lancar.

Senyum dan tepuk tangan mengiringi langkah Bupati saat menyapa warga, mencerminkan kebanggaan sekaligus optimisme yang tumbuh di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Arief Rohman menegaskan pentingnya infrastruktur sebagai penggerak ekonomi desa. Ia berharap jalan yang semakin mantap mampu memangkas biaya transportasi dan mempercepat distribusi hasil pertanian—sektor yang menjadi tulang punggung kehidupan warga Randublatung. “Akses yang baik akan membawa dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan ruas Bulakan–Pilang–Temulus menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Blora untuk membuka keterisolasian wilayah selatan. Jalan ini diproyeksikan terhubung dengan jalur Randublatung–Getas yang menjadi penghubung utama menuju pintu Tol Ngawi, Jawa Timur. Konektivitas yang lebih baik diyakini akan mempermudah mobilitas sekaligus memperluas peluang ekonomi warga.

Di balik hamparan beton yang kokoh, tersimpan cerita penantian panjang masyarakat. Berdasarkan data teknis tahun anggaran 2025/2026, proyek ini menelan biaya sekitar Rp12 miliar yang bersumber dari Bantuan Provinsi Jawa Tengah. Status jalannya pun telah meningkat menjadi jalan kabupaten sejak akhir 2022 dan masuk dalam lima paket pekerjaan prioritas di Blora tahun ini.

Bagi Zaenal, warga Desa Bulakan, perubahan itu terasa nyata. Kini perjalanan menuju Randublatung maupun Kradenan menjadi lebih singkat dan nyaman. “Senang jalan sudah bagus. Terima kasih Pak Bupati, baru kali ini pembangunan dilakukan menyeluruh,” tuturnya.
Jalan baru itu bukan hanya penghubung antardesa, melainkan juga jembatan harapan menuju kehidupan yang lebih mudah dan sejahtera. (*)

BERITA TERKAIT