22 C
Central Java
Minggu, 26 Juni, 2022

Buy now

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kelompok Sepeda Pancal, Makan Ikan besama Bapak Blora berpredikat “Otak Kanan”

BLORA.-

Kelompok sepeda pancal yang merupakan pos daya PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Kabupaten Blora, Selasa (14/6/2022) kembali menghelat gowes bersama. Suasana ceria, guyub rukun, canda tawa pun terpantul bersama temaran sinar matahari pagi.

“Sudah menjadi kelaziman, sebelum berangkat bersepeda diawali dengan doa bersama dilanjutkan menentukan rute perjalanan yang akan dilalui,” kata H. Soedadyo, Ketua kelompok sepeda pancal Blora Mustika yang juga mantan kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora itu.

Kemudian agenda terakhir makan bersama di warung makan yang berlebel murah meriah, penuh asupan gizi ala empat sehat lima sempurna.

Namun, khusus untuk kegiatan gowes kelompok sepeda pancal pada hari itu, acara tidak berakhir di warung makan karena harus memenuhi undangan syukuran di rumah H.Umartono, mantan Asisten 2 Setda Kabupaten Blora.

“Istirahat mengikuti acara syukuran terasa lebih nikmat dan segar, setelah mengayuh sepeda mengelilingi Kota Blora yang hampir memakan waktu satu jam,” kata Soedadyo.

Acara syukuran diawali dengan sambutan oleh bapak berpredikat “Otak Kanan”, H. Umartono yang setiap melangkah, berkiprah dan bertindak selalu ada indikasi menggunakan otak kanan. Spontanitas dan di luar pakem, tapi untuk kebaikan dan kemanfaatan orang banyak.

Seperti syukuran yang digelar pada hari itu di luar dugaan dia menjelaskan, bahwa beberapa waktu yang lalu mendapatkan seekor Ikan Patin (Pangasius sp) dari hamba Allah yang beratnya lebih dari dua Kg.

Semula ikan itu dipelihara dicampur dengan ikan lain, tapi karena ukuran ikan patin yang cukup besar ternyata menimbulkan gangguan ikan-ikan lain yang bisa menyebabkan kematian.

Ia akhirnya memutuskan ide untuk menyantap ikan patin bersama teman-teman kelompok sepeda pancal.

Atas dasar bentuk syukur yang selama ini keluarga besar Umartono diberi kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT.

Di samping itu ikan patin sendiri merupakan salah satu ikan yang memiliki sumber protein hewani bernutrisi tingggi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Agar nilai manfaat ikan patin bisa dirasakan oleh orang banyak dan sambil promosi budaya makan ikan patin maka saya putuskan untuk menyelenggaran syukuran dengan menu utama ikan patin.

Ternyata ide syukuran itu mendapat respon dan dukungan dari istri Umartono.

Bahkan oleh istri Umartono ikan patin dimasak bumbu merica (kelo mrica), masakan istimewa dan enak rasanya yang digemari oleh para peserta goes sepeda pancal.

Menu yang lain juga tersaji sate ayam Blora, sayur gudangan, pepes ikan, tempe mendoan, kerupuk dan berbagai jenis makanan selingan untuk snak serta buah buahan.

Umartono sendiri juga hobby mancing dan paham betul tentang kasiat berbagai jenis ikan.

Ia menjelaskan khusus ikan patin memiliki berbagai manfaat bagi manusia, di antaranya mencegah penyakit jantung dan turunkan kolesterol karena ikan patin mengandung lemak omega 3 dan omega 6 yang baik untuk jantung dan pembuluh darah.

Bahkan ada yang meyakini memakan ikan patin dapat meningkatkan vitalitas. Selanjutnya ikan patin juga dapat menjaga kesehatan otak dan meningkatkan memori serta konsentrasi pada lansia sekaligus mengurangi resiko terjadinya penyakit demensia dan alzheirmer/pikun.

Mencegah anemia dan mengontrol berat badan serta dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Kemudian selesai ungkapan Umartono dilanjutkan acara pencerahan dan doa oleh Soedadyo yang saat ini menjabat sebagai Ketua Muhammadiyah Kabupaten Blora dan Sekretaris PWRI Kabupaten Blora Soedadyo memberikan apresiasi positif implementasi bersyukur model Umartono tidak berteori langsung dibuktikan dan bisa dinikmati oleh orang banyak.

Ia mengajak kepada seluruh para peserta kelompok sepeda pancal agar bisa membumikan sikap syukur dalam kehidupan sehari hari di masa sulit saat ini.

Sudah menjadikan kwajiban bagi manusia untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT.

“Karena syukur, bentuk terima kasih atas segala pemberian dan nikmat yang diperoleh manusia selama menjalani kehidupan di dunia,” kata Soedadyo.

Bahkan sebagai umat Islam bersyukur dapat dilakukan melalui perbuatan, lisan termasuk hanya dalam hati.

Dengan memperbanyak bersyukur maka kenikmatan dan pahala yang diperoleh seseorang akan berlipat ganda.

Sebagaimana yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Ibrahim: 7, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmatku, maka sesungguhnya azabku sangat pedih.

Di samping itu kalau kita pandai bersyukur maka hidup penuh berkah dan terhindar dari penyakit hati seperti sombong, iri, dengki dan dendam.

Dalam budaya Jawa ada ungkapan kalau hidup akan tenang dan damai jangan bersikap Adigang, Adigung dan Adiguna .

Melalui kegiatan syukuran hari ini ada pelajaran yang sangat berharga bahwa Gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) terutama ikan patin penting untuk menjaga kesehatan untuk terwujudnya manusia yang sehat, kuat dan cerdas.

Di samping itu nembumikan syukur dalam kehidupan sehari-hari dapat menciptakan hidup makin berkah, terarah dan nikmat serta pahala makin bertambah. (*).

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Latest Articles