Arsip Tag: PPDI

Banjir Bandang di Pati Selatan Mengundang Keprihatinan Pengurus PPDI Kecamatan Tlogowungu

PATI.-

Banjir bandang yang melanda wilayah Pati Selatan beberapa waktu lalu, mengundang rasa keprihatinan dan kepedulian dari Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati.
Tepatnya pada hari Jumat (09/12/2022), perwakilan pengurus PPDI Kecamatan Tlogowungu yang dikomandani oleh Lasno, mengirimkan paket bantuan berupa air mineral, pampers, buku, peralatan mandi dan sembako.

Bantuan tersebut disalurkan pada dua titik bencana di Kecamatan Winong yaitu di Desa Godo dan Desa Gunungpanti.

Kepala Desa Gunung Panti, Suwawi mengaku sangat bersyukur dengan adanya kepedulian dari segenap OPD dan beberapa relawan serta donatur yang masih mengalir ke desanya.

Selain bantuan dari para relawan dan donatur yang sudah ada, Sumawi berharap segera ada kejelasan mengenai tempat tinggal bagi korban banjir yang rumahnya roboh atau rusak parah untuk dapat ditanggung oleh Pemda atau pemerintah pusat.

“Sekalipun tidak menimbulkan korban jiwa, Desa Gunungpanti mengalami dampak kerugian yang cukup besar,” tutur nya.

“Pesan saya kepada pemerintah hanya satu, yaitu kembalikan hutan sesuai dengan fungsinya,” tambahnya.

Sementara itu seorang pengurus PPDI Kecamatan Tlogowungu, Anggraeni Kusumastiwi SE menyoroti masalah hutan, khususnya galian C yang sudah sangat parah di Pati Selatan.

“Hal ini harus jadi perhatian serius, selain normalisasi sungai dan perawatan setelahnya. Jangan hanya kepentingan dan keuntungan segelintir orang namun dampak yang ditimbulkan harus dirasakan oleh seluruh warga,” imbuh Tiwi yang menjabat Sekdes Tamansari Tlogowungu itu. (*)

Gunawan Terpilih Menjadi Ketua PPDI Kecamatan Jati, Blora

BLORA.-

Bertempat di Pendopo Manggala Praja, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Jati Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (03/08/2022) mengadakan musyawarah.
Dan, dari hasil musyawarah terpilih Gunawan sebagai Ketua PPDI Kecamatan Jati periode Tahun 2022-2027. Gunawan adalah Sekdes Desa Jegong Kecamatan Jati. Sementara Wakil ketua dijabat Suranto (Desa Gabusan), sekretaris Eka Kristi, bendahara Budi Hartono.
Kegiatan tersebut dihadiri Forkompincam setempat diantaranya Camat Jati Drs. Muhari, Komandan Koramil 11/Jati Kapten Chb M. Rifai, Ketua PPDI Kabupaten Blora Cuk Sudaryanto, Ketua Praja Kecamatan Jati Supardi, Kades Pengkol Jagong Sugiyono dan perwakilan perangkat desa se- Kecamatan Jati.
Dalam pembukaan Ketua Panitia Suramto menyampaikan, bahwa pihaknya sudah berusaha maksimal untuk menyukseskan acara musyawarah yang sempat tertunda itu, sehingga baru Rabu (3/8/2022) bisa terlasana. “Semoga acara musyawarah bisa berjalan lancar dan aman,” ucap Ramto.
Dalam kesempatan itu wakil ketua PPDI lama Jatmiko berpesan kepada ketua dan pungurus terpilih, agar program BPJS Ketenaga Kerjaan yang sudah dirintis oleh pengurus lama agar diteruskan.
“Karena program BPJS ketenaga kerjaan ini akan bermanfaat bagi anggota PPDI itu sendiri,” pesan Jatmiko.


Sementara itu kepala desa Jati yang juga selaku Ketua Praja Kecamatan Jati menyampaikan dukungannya kepada ketua dan anggota PPDI yang terpilih. “Saya sangat mendukung program BPJS ketenaga kerjaan yang telah dicanangkan oleh pengurus lama, maka dari itu bagi Ketua dan pengurus baru nanti diharapkan bisa melaksanakan tugas-tugas yang sudah dijalankan pungurus terdahulu bahkan ditingkatkan iurannya yang tadinya Rp 10.000 ditingkatkan menjadi Rp 20.000,”ujarnya.
Dikesampatan itu Ketua PPDI Kabupaten Blora Cuk Sudaryanto menambahkan, selaku ketua PPDI Kabupaten sangat berterima kasih kepada PPDI yang terdahulu yang telah berjuang sangat gigih sehingga PPDI Kecamatan Jati bisa eksis sampai sekarang.
“Namun ketua lama Pak Basuki dikabarkan sedang sakit maka mari kita bersama-sama mendokan semoga segera diangkat penyakitnya oleh Allah Subhanahu Wa Ta’alauta’ala. Amin,” tambahnya.
Camat Jati Drs Muhari dalam.sambutannya memberi arahan atau wejangan kepada ketua dan pengurus PPDI yang baru periode Tahun 2022 – 2027.
“Saya berharap ketua dan pengurus terpilih bisa bersinergi dengan kepala desa dan perades di desa masing-masing, karena PPDI merupakan mitra kerja kepala desa dan perangkatnya. Harapan saya jadilah pelayan masyarakat yang baik dan amanah,” pungkasnya. (*)

Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Bojonegoro Gelar Sosialisasi Pada PPDI

BOJONEGORO;
Sembilan belas bulan jelang Pileg (Pemilihan Legislatif) dan Pilpres (Pemilihan Presiden) Bawaslu Bojonegoro makin giat laksanakan Sosialisasi pada seluruh lapisan masyarakat. Utamanya pada pemangku kepentingan lintas profesi. Kali ini salah satu penyelenggara Pemilu tersebut laksanakan sosialisasi Pengawasan Partisipatif Dan Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bojonegoro, Jumat (15/07/2022). Kegiatan dilaksanakan di Ruang Meliwis Putih Bakorwil Bojonegoro, dengan dihadiri oleh 35 orang dari dan 5 orang dari Gerkatin.

Bawaslu Bojonegoro bersama Ketua PPDI dan Kaban Kesbangpol

Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu. Salah satu tugas Bawaslu adalah pencegahan, pengawasan dan penindakan. “Sosialisasi ini merupakan salah satu wujud pencegahan yang Bawaslu Bojonegoro lakukan salah satunya dengan kelompok Disabilitas,” ujar Ketua Bawaslu Bojonegoro, Mochammad Zaenuri saat memberikan sambutan. Masih kata Zaenuri, agar kegiatan bersama kelompok disabilitas (PPDI) Bojonegoro ini tidak berhenti disini melainkan berkelanjutan. Maka, Bawaslu Bojonegoro melakukan MoU dengan PPDI Bojonegoro. “Bisa dilanjut seperti adanya tranfer pengetahuan dan pendidikan politik khususnya pengawasan Pemilu. Supaya nantinya masyarakat lebih banyak yang tahu terkait aturan Pemilu. Sehingga dapat meminimalisir pelanggaran yang mungkin terjadi,” paparnya.

Ketua Bawaslu dan Ketua PPDI saat menandatangani MoU

Karena dalam rangka pengawasan seluruh tahapan pemilu, Bawaslu Bojonegoro membutuhkan dukungan dan kerjasama semua elemen masyarakat Bojonegoro dalam melaksanakan Pencegahan dan Pengawasan. “Semoga pemilu ke depan berjalan lancar, kondusif dan semakin baik,” tukasnya Perlu diketahui, setelah pembukaan dilanjut penandatanganan MoU antara Bawaslu Bojonegoro Dan PPDI Bojonegoro. Kemudian penyampaian materi oleh Anggota Bawaslu Bojonegoro, Mujiono tentang tehnis pengawasan dan penjelasan regulasinya. Dan juga dari Kepala Bakesbangpol Mahmudi yang mengulas tentang partisipasi warga dalam pemilu merupakan bagian dari wujud wawasan kebangsaan. (*)