BLORAJAWA TENGAH

Primkoptama Subur Jepon Gelar RAT, SHU Naik 4 Persen

Korandiva-BLORA.– Pengurus Primkoptama Subur PWRI Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 di Aula Kantor KPRI Dwi Eksa Jepon, Selasa (27/1/2026).

Ketua Primkoptama Subur, Tasmi, mantan kepala sekolah dasar yang dikenal disiplin, komunikatif, bersahaja, dan jujur, menegaskan bahwa pengelolaan koperasi selalu mengedepankan prinsip efisiensi, pelayanan prima, serta peningkatan kesejahteraan anggota. Hasilnya, Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun buku 2025 meningkat 4 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ketua PWRI Kecamatan Jepon, Rajiman Santarko, SE, M.Si, menyampaikan bahwa jajaran pengurus Primkoptama diisi oleh SDM berpengalaman di bidang perkoperasian, termasuk pernah menjadi pengurus KUD Jepon. Ia berharap Primkoptama Subur semakin maju dan RAT mampu menghasilkan program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan anggota.

Perwakilan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Blora, Dita Noviani Puspasari, SE, menilai Primkoptama Subur sebagai koperasi yang sehat, tertib administrasi, rutin menggelar RAT, serta mampu memberikan pelayanan prima. Ia juga membuka peluang konsultasi bagi pengurus apabila menghadapi kendala dalam pengelolaan koperasi.

Sementara itu, Ketua PWRI Kabupaten Blora, Ir. H. Bambang Sulistya, M.MA, memberikan apresiasi atas kinerja pengurus yang mampu menjaga kesehatan koperasi. Ia juga mengajak anggota menyambut tahun 2026 dengan semangat positif melalui budaya senyum.

Menurutnya, senyum membawa banyak manfaat, mulai dari mengurangi stres, menjaga kesehatan, hingga mempererat hubungan sosial. Dalam Islam, senyum juga bernilai sedekah, sebagaimana hadis riwayat Tirmidzi: “Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah.”

Ia memaknai SENYUM sebagai akronim motivatif:

  • S – Selalu ceria,
  • E – Enyahkan pikiran negatif,
  • N – Nuansa kekeluargaan,
  • Y – Yakin dan bersyukur,
  • U – Utamakan empati,
  • M – Mantapkan niat berbuat baik.

“Buah jambu buah rambutan, senyummu tak bisa kulupakan,” tutupnya dengan pantun. (*)

BERITA TERKAIT

Back to top button