Mahasiswa KKN IAI Al-Muhammad Cepu Hadirkan Semarak Nuzulul Qur’an di Festival Ramadhan Biting

Korandiva-BLORA.— Mahasiswa KKN Institut Agama Islam Al-Muhammad Cepu sedang menggelar_ Semarak Nuzulul Qur’an 1447 H di serambi Masjid Jamik Baitussalam, Desa Biting, Kec. Sambong, Kab Blora,
pada Sabtu, (7 Maret 2026) kemarin.
Ketua panitia Habib Khaironi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada takmir Masjid Jamik Baitussalam, para guru SD, dan warga Biting yang membuka ruang bagi mahasiswa KKN untuk belajar melayani. Ia menuturkan bahwa lomba anak-anak ini bukan ajang cari juara semata, melainkan “ikhtiar kecil agar masjid jadi ruang tumbuh—tempat anak-anak berani tampil, membuat salah, lalu belajar memperbaikinya sambil menautkan hati pada Al-Qur’an.” Habib juga mengajak orang tua meneruskan semangat lomba di rumah: lima ayat sehari lebih berarti daripada satu lomba setahun.
Ketua Takmir Masjid Jamik Baitussalam Biting Kiai Nurhadi menyambut singkat dengan penekanan pada kegembiraan membaca Al-Qur’an: “Kami senang serambi masjid penuh suara anak-anak. Jadikan Al-Qur’an bacaan yang menyenangkan, bukan beban—kalau mereka pulang dengan senyum karena hafal satu ayat baru, itu cukup bagi kami.”


Acara utama diisi ceramah KH Saerozi—pengasuh Pondok Pesantren Al-Ma’ruf Ngraho, Bojonegoro. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa Nuzulul Qur’an adalah “malam muhasabah, bukan sekadar peringatan seremonial”: “Kalau Al-Qur’an turun untuk dibaca, dimengerti, dan diamalkan, maka cinta kita harus mewujud dalam perilaku—jujur di kelas, lembut ke orang tua, tekun mengulang hafalan walau sedikit.”
Semarak diisi lomba keagamaan anak: Adzan–Iqamah, Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) surah Ad-Duha s.d. An-Nas, LCC Islami, Mewarnai Kaligrafi, dan Dai Cilik. Ratusan siswa SD setempat ikut—bukan sekadar kompetisi, tapi upaya menanamkan cinta Al-Qur’an dan nilai spiritual sejak dini.
Seusai penyerahan hadiah, Sekretaris Takmir Masjid Jamik Baitussalam Biting Taufiq Rohman, S.Pd, M.MPd menekankan bahwa lomba ini adalah “tempat bermain sekaligus belajar” bagi anak-anak Biting. Ia mengapresiasi semangat peserta dan mengingatkan bahwa penghargaan terbaik adalah konsistensi membaca Qur’an di rumah. Taufiq Rohman menyerahkan piala dan piagam kepada para juara mewarnai Kaligrafi Arab. (fiq)



