Arsip Tag: Kelurahan Wulung

Tertabrak Kereta Api Barang, Wanita Setengah Baya Meninggal Dunia

Blora Diva.-

Seorang wanita bernama Sukarti (48), Sabtu (8/2023) sekira pukul 10.25 Wib tewas setelah disambar kereta api barang di Km 65+1 Doplang Randublatung, turut Kelurahan Wulung RT 01 RW.03 Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora.
Menurut saksi mata Lasmijan, Satpam PT KAI yang sedang piket di stasiun, sekira pukul 10,25 Wib datang kereta api barang bernomor 2524 dari Jakarta menuju Surabaya, berhenti di Stasiun Randunlatung. Kemudian masinis bernama Sulaiman dan asisten masinis bernama Topi Tirwanto melapor bahwa kereta api yang dikemudikan telah menabrak korban yang sedang berjalan kaki dari barat ke timur di pinggir perlintasan rel kereta api.


Usai mendapat laporan saksi Lasmijan langsung mendatangi TKP, sementara kereta api barang tersebut melanjutkan perjalanan ke Surabaya. “Saya bersama anggota Polsek Randublatung dan Tim medis Puskesmas Randublatung mendatangi TKP, dan benar ada orang meninggal dunia tertabrak kereta api,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan ditemukan di bagian belakang kepala sebelah kiri mengalami luka robek sepanjang 10 cm lebar 2 cm. Patah leher dalam (Revitasi servical), keluar darah dari hidung, luka lecet pada tangan kiri, dan luka robek pada siku lengan kanan.
“Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan atau penganiayaan dan disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat tertabrak kereta api,” papar dr Sapta E.P bersama tim medis Puskesmas Randublatung. (*)

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Blora Bagikan 1.134 Sertifikat Tanah di Kelurahan Wulung

BLORA.-

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Blora, Selasa (22/11/2022) melaksanakan kegiatan pembagian sertifikat kepada warga masyarakat Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Kegiatan pembagian sertifikat tanah yang diterbitkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) pada hari itu menempati dua tempat yaitu di ruang kelas SD Negeri 3 Wulung dan Gedung Serba Guna Kelurahan Wulung.

Tampak keceriaan pada wajah masing-masing warga masyarakat yang hadir ketika menunggu proses pembagian sertifikat tanah yang menjadi hak miliknya. Pembagian sertifikat dilakukan oleh 12 petugas BPN Blora yang pimpin oleh Widi Harsono A.Ptnh.MH.

Pembagian sertifikat disaksikan Camat Randublatung Sutarso S.Sos.M.Si, Kepala Kelurahan Wulung Tarmidi S.Sos, dan Staf Kelurahan, Babinkamtibmas Bripka Winanto, Babinsa Serka Sutrisno, dan Koptu Mugiyono Kelurahan Wulung.

Sebelum pembagian dimulai Kepala Kelurahan Wulung Tarmidi S.Sos. manyampaikan kepada warga masyarakat, bahwa semua warga harus bersabar mengikuti antrian sesuai nomor urut masing-masing,
“Memang baru kali pertama program PTSL dilaksanakan di Kelurahan Wulung sini, saya mohon setelah menerima sertifikat agar diteliti dulu mungkin ada kesalahan dan tidak sesuai nama di KTP atau salah ketik supaya segera melapor petugas pada hari ini, supaya tidak ada keributan dikemudian hari,” tandas mantan Lurah Karangboyo, Cepu itu.

Di sela-sela pembagian sertifikat, Ketua Tim BPN Blora yang diwakili Widi Harsono A.Ptnh.MH mengatakan, bahwa pembagian sertifikat program PTSL adalah momen yang dinantikan oleh warga masyarakat. Karena dengan sertifikat, masyarakat sekarang sudah memiliki bukti kepemilikan tanah secara sah, dan manfaat sosialnya sangat besar.

“Contohnya, UKM bisa untuk menambah modal usaha dengan cara berhubungan dengan lembaga keuangan seperti Bank BRI atau yang lain,” ujar pria berpawakan tinggi itu. (*)

Dikukuhkan, PKK Tanggap dan Tangguh Bencana Kelurahan Wulung-Randublatung

BLORA.-

Pengukuhan atau pelantikan Keluarga PKK Tanggap dan Tangguh Bencana Kelurahan Wulung, Senin (19/9/2022) dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora.

Pembukaan acara pada pukul 11.30 Wib. itu diawali dengan pembacaan doa dan sholawat nariyah bersama dipimpin oleh modin Wulung H. Rofik, dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PKK, pembacaan naskah pengukuhan oleh kepala Kelurahan Wulung, Tarmidi S.Sos.

Hadir dalam kegiatna tersebut Forkompimcam Randublatung diantaranya Camat Sutarso S.Sos. MSi beserta Ketua TP PKK Kecamatan Randublatung Sri Widiatin, Kepala Kelurahan Wulung Tarmidi S.Sos beserta Ketua TP PKK Suryati dan anggotanya, Babinsa Koptu Mugiono, Babinkamtibmas Bripka Winanto, staf Kelurahan Wulung dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu Kepala Kelurahan Wulung Tarmidi S.Sos menyampaikan kepada semua kelompok PKK dan warga sekitar perihal pentingnya kerukunan antar kelompok dan warga sekitar.

“Kerukunan harus kita jaga, dan kekompakan kita pegang erat-erat. Kalau kita rukun dan kompak, kita akan mudah mengerjakan apa yang kita programkan,” ujar Tarmidi.

Sementara itu Camat Randublatung Sutarso S.Sos MSi memberi pencerahan kepada anggota PKK dengan menyampaikan beberapa hal yang harus diketahui oleh para anggota PKK, diantaranya terkait stunting, bahwa di wilayah Randublatung sudah keadaan zero.

“Ini bukan hanya pengukuhan namun banyak yang harus dipahami terkait Tanggap dan Tangguh Bencana, bahwa kaitan bencana tidak harus bencana fisik, seperti kematian ibu hamil, kematian ibu melahirkan dan kematian bayi itu yang harus kita cegah bersama. Itulah fungsi dari pada Keluarga PKK Tanggap dan Tangguh Bencana,” imbuhnya. (*).